p-Index From 2015 - 2020
8.709
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Hutan Lestari Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Ilmiah Admnistrasi Niaga Jurnal Kreatif Tadulako Online Studies in English Language and Education AGRIFOR Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Indonesian Journal of Urology Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Jurnal Ilmiah Pendas Jurnal Promosi Pendidikan Ekonomi The Journal of Pure and Applied Chemistry Research Folia Medica Indonesiana Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease MEDISAINS JIEM Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal AKP JURNAL KONSELING GUSJIGANG DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Indonesian Journal of Educational Counseling Edukasi Journal Journal of Honai Math JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia BBM (Buletin Bisnis & Manajemen) CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat AR-RAZI Jurnal Ilmiah JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Islamic Guidance and Counseling Journal JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Molekul: Jurnal Ilmiah Kimia Jurnal Kesehatan JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Jurnal Abdimas Mahakam Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Journal of Stem Cell Research and Tissue Engineering Jurnal Vokasi Jurnal Gawat Darurat Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Indonesia Natural Research Pharmaceutical Journal (INRPJ)
Articles

FITOKIMIA DAN POTENSI ANTIOKSIDAN DAUN JEMBELU (EMBELIA SP.) TANAMAN OBAT DARI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Purwati, Purwati; Marsella, Yossy
AGRIFOR Vol 19, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/af.v19i1.4575

Abstract

Daun jembelu telah dimanfaatkan oleh masyarakat Kalimantan Timur sebagai penambah citarasa pada masakan dan bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol pada olahan daging. Pemanfaatan daun jembelu sebagai tanaman obat perlu didukung melalui penelitian sehingga khasiatnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Penggunaan tanaman obat memiliki kelebihan diantaranya harga lebih murah, aman dan lebih sedikit efek samping. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kandungan fitokimia dan potensi antioksidan daun jembelu dari Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai tanaman obat. Penelitian ini menggunakan metode  analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dalam bentuk tabulasi dan gambar. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH dan gambaran aktivitas antioksidan yaitu dinyatakan dengan IC50. Hasil yang didapat lalu dihitung dengan menggunakan analisis data regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa aktif yang terdapat dalam daun jembelu meliputi alkaloid, fenolik dan steroid. Ekstrak metanol daun jembelu memiliki aktivitas antioksidan yang rendah dengan nilai IC50, sebesar 85.206 ppm.
ANALISIS PENGUASAAN KATA KERJA “GAIBIAN”DAN “ZHUANBIAN” PADA MAHASISWA ANGKATAN 2016 PENDIDIKAN BAHASA MANDARIN Purwati, Purwati; Ina, Ina; Lusi, Lusi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 8, No 12 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractVerbs is a words that express the state of action behavior, physiology or psychology. There are many verbs in Chinese, which is ?gaibian? and ?zhuanbian?. Although the meanings of these two words are similar, their usages are different. Therefore, Chinese students tend to misuse these two words. In order to understand the mastery of verb ?gaibian? and ?zhuanbian? by 2016 Chinese majors of Tanjungpura University, the author use the method to test the student and analyses the difficulties of ?gaibian? and ?zhuanbian?. The test results show that students?mastery of ?gaibian? is better than ?zhuanbian?. The correct rate of ?gaibian? is 70%, the corrate rate of ?zhuanbian? is only 61%. When analyzing the difficulties, the author finds that the good usage that students grasp  is ?gaibian? can bring ?le? and ?guo?. Nominal objects and indicators of ?zhuanbian? change from one situation to another. Unmastered usage is ?gaibian? show a change caused by external forces, and ?zhuanbian? show its own change generally to be better and higher level. Keywords: Verbs Word, Gaibian and zhuanbian, Condition of Mastery
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN UJI KADAR FLAVONOID FRAKSI ETIL ASETAT EKSTRAK BUAH TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.) purwati, purwati
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.641 KB)

Abstract

Antioksidan berguna bagi kesehatan yakni untuk melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit degeneratif dan kanker yang disebabkan oleh radikal bebas dengan cara menetralkannya. Salah satu bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan adalah buah tomat (Lycopersicum Esculentum MILL.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan fraksi etil asetat buah tomat dan uji kadar flavonoid. Pembuatan ekstrak buah tomat dilakukan dengan metode maserasi selama tiga hari menggunakan pelarut etanol 70% dan dilanjutkan dengan fraksinasi dengan menggunakan pelarut etil asetat. Hasil fraksi diskrining dan mendapatkan senyawa flavonoid, alkaloid, fenolik, triterpenoid. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dan dilakukan pada beberapa seri konsentrasi sampel yaitu 1000, 500, 250, 1125, 62,5, 31,25, dan 15,625 ppm. Pembanding yang digunakan dalam pengujian aktivitas antioksidan adalah vitamin C dengan seri konsentrasi 20, 10, 5, 2,5, 1,25, 0,625, dan 0,321 ppm hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat buah tomat memiliki aktivitas antioksidan yang sedang dengan nilai IC50 sebesar 181,60 ppm dengan Nilai aaI >0,05 sebesar 0,5a36 sedangkan hasil dari pembanding yaitu vitamin C memiliki daya antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar a,72 ppm dengan nilai aaI >2 sebesar 20,88. Dan kadar flavonoid fraksi etil asetat sebesar 0,21 % (b/b). Kata kunci: antioksidan, kadar flavonoid, fraksi etil asetat buah tomat
POTENSI TUMBUHAN OBAT DI DESA BEMBAN KAWASAN HUTAN LINDUNG GUNUNG AMBAWANG KECAMATAN KUBU KABUPATEN KUBU RAYA Rianti, Yuli; Purwati, Purwati; Wahdina, Wahdina
JURNAL HUTAN LESTARI Vol 7, No 3 (2019): JURNAL HUTAN LESTARI
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The potential of forest products is not only in the form of timber, but also other valuable benefits that can contribute to human life such as medicinal plants for health. Medicinal plants are plants that have functions and nourishments as medicine and used for therapy or prevention of various diseases. The term ?medicinal? itself means ? to contain certain active substances that can treat certain diseases and contain certain active substances, contain a resultant effect or synergy of various substances which have the healing effects. This research aims to assess the potential and utilization of medicinal plants and herbs found in Bemban Village in the Protected Forest Area of Gunung Ambawang of Kubu Subdistrict, Kubu Raya Regency. The research was carried out in Bemban Village in the Protected Forest Area of Gunung Ambawang of Kubu Subdistrict, Kubu Raya Regency for more or less 4 weeks effective in the field. The vegetation analysis method in the field of the research was carried out with plot line method placed by purposive sampling. The research sites had 3 observation lines with a plot length of 100-300 m, the number of observation plots was 12 plots and each plot area was 0,04 ha with distance between the plots in one line was 50 m. So, the total area of observation was 0,04 ha. The results showed that there were 87 medicinal plant species of 59 families. A total of 58 medicinal plant species of 34 families were taken directly by the community around the yard, and 29 species of medicinal plants of 25 families found from the analysis of the vegetation in the field.  Keywords: Bemban Village, Gunung Ambawang, Medicinal Plants
ANALISIS PERBEDAAN RETURN SAHAM JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) DAN INDEKS LQ45 Purwati, Purwati; Rinawati, Tri; Santoso, Aprih
BBM (Buletin Bisnis & Manajemen) Vol 6, No 01 (2020): Volume 6, No. 01, 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YPPI Rembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of Debt To Equity Ratio (DER), Price To Book Value (PBV), Earning Per Share (EPS) on the Jakarta Islamic Index Stock Return and LQ45 Stock Return Index, and to determine the difference in the Jakarta Islamic Index Stock Return with LQ45 Index.The population of this research is the company for the Jakarta Islamic Index shares which are 30 listed companies and the LQ45 Index which is 45 listed companies. The sampling technique uses the Purposive Sampling method.The analysis technique used is the classical assumption test, the Multiple Linear Regression Test, and the Independent Sample t test.Significant value (Sig.) For DER, PBV and EPS for the JII Stock Index greater than 0.05 concluded that the hypothesis was rejected meaning that DER, PBV and EPS had no significant effect on Stock Return. Significant value (Sig.) For DER, PBV and EPS for the LQ45 Stock Index greater than 0.05 for the LQ45 stock index concluded that the hypothesis was rejected meaning that DER, PBV and EPS had no significant effect on Stock Return. There was a significant difference between Stock Returns JII with LQ45 Stock Return means the results obtained from stock investments for each company both JII and LQ45 Index. 
UJI STABILITAS FISIK DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN HAIR TONIC DARI EKSTRAK ETANOL 96% DAUN KANGKUNG (IPOMOEA AQUATICA FORSK.) PADA RAMBUT KELINCI JANTAN (NEW ZEALAND WHITE) purwati, purwati
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.305 KB)

Abstract

ABSTRAKKangkung (Ipomoea aquatica Forsk.) secara empiris dikenal dapat memicu pertumbuhan rambut, namun belum ada penelitian yang membuktikan pernyataan tersebut. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui stabilitas fisik dan aktivitas pertumbuhan rambut pada kelinci jantan sediaan hair tonic yang mengandung ekstrak etanol daun kangkung dengan variasi konsentrasi 5%, 10%, dan 15%. Sediaan hair tonic dibuat dengan bahan tambahan etanol 96%, propilenglikol, metil paraben, natrium metabisulfit, natrium-EDTA,dan tween 80. Uji stabilitas dilakukan pada suhu tinggi (40°C), suhu kamar (25°C), dan suhu rendah (4°C). Uji aktivitas diaplikasikan pada rambut kelinci jantan yang telah dicukur sebelumnya. Penentuan aktivitas dilakukan dengan perhitungan panjang rambut dan bobot rambut kelinci jantan. Hasil uji stabilitas fisik menunjukkan ketiga formula tidak stabil dalam penyimpanan suhu tinggi (40°C), suhu kamar (25°C), dan suhu rendah (4°C) secara homogenitas. Formula yang memberi hasil potensial terhadap pertumbuhan rambut kelinci jantan adalah hair tonic dengan konsentrasi ekstrak etanol daun kangkung 5%.Kata kunci: Kangkung, Hair tonic, Pertumbuhan rambut, Uji Stabilitas, Uji Aktivitas
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL 80% UMBI SARANG SEMUT (MYRMECODIA ERINACEA BECC) TERHADAP SEL DARAH MERAH DOMBA YANG DIINDUKSI T-BHP DENGAN PARAMETER MDA purwati, purwati
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.524 KB)

Abstract

ABSTRAK Radikal bebas atau sering disebut oksidan merupakan hal yang normal dan terbentuk secara terus menerus di dalam tubuh manusia Komponen penting yang mampu menyelamatkan sel-sel tubuh manusia dari bahaya radikal bebas adalah antioksidan. Tingginya kadar oksidan dalam tubuh dapat ditunjukkan oleh rendahnya aktivitas enzim antioksidan dan tingginya kadar malondialdehid (MDA).Sarang semut (Myermecodia erinacea Becc) diketahui memiliki kandungan flavonoid yang berkhasiat sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek antioksidan ekstrak etanol 80%umbi sarang semut (Myrmecodia erinacea Becc). Dengan mengukur kadar MDA (malondialdehide) sebagai parameter stress oksidatif Penelitian dilakukan pada 6 kelompok perlakuan yaitu terdiri dari kontrol normal sel darah merah domba yang hanya di berikan larutan kreps ringer fosfat, kontrol negatif sel darah merah domba diberikan larutan kreps ringer fosfat dan terbutilhidroperoksida, kontrol positif diberikan larutan kreps ringer fosfat, terbutilhidroperoksida dan vitamin c. untuk KE-1 diberikan dosis ekstrak 0.6Mg/ml, KE-2 diberikan dosis ekstrak 1.2Mg/ml dan KE-3 diberikan dosis ekstrak 2.4Mg/ml. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan kadar MDA (Malonaldehide) pada pemberian umbi sarang semut. Kata Kunci : umbi sarang semut, antioksidan,MDA,sel darah merah domba, radikal bebas ABSTRACT Free radical or often called oxidant is normal and is formed continuously in the human body. Antioxidant is important components which is able to save cells in human body from the dangerous of free radical. High levels of oxidants in the human body can be regulated by low activity of antioxidant enzyme and levels of malondialdehyde (MDA). Ant plants (Myermecodia erinacea Becc) is known to contain flavonoid which is efficacious as antioxidant. The aim of this study is to determine the effect of antioxidant of ethanol extract 80% of ant plants (Myrmecodia erinacea Becc). By measuring the level of MDA (malondialdehyde) as a parameter of oxidative stress, the study is conducted on 6 treatments group that consists of normal control to red blood cells of sheep is given composition of krebs ringer phosphate, negative control to red blood cells of sheep is given composition of krebs ringer phosphate and tert-Butyl hydroperoxide, positive control is given composition krebs ringer phosphate, tert-Butyl hydroperoxide, vitamin c. The first step is given a dose of extract 0.6Mg / ml, the second is given a dose of extract of 1.2Mg / ml and the third is given a dose of extract 2.4Mg / ml. The result of the study  is showing to decrease the level of MDA (Malondialdialdehyde) on the supply of ant plants (Myrmecodia). Keywords: umbi sarang semut, antioxidant, MDA, red blood cells of sheep, free radicals
UJI AKTIVITAS KRIM ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) DENGAN METODE DPPH (2,2-DIPHENYL-1-PICRYLHYDRAZYL) purwati, purwati
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 2, No 2 (2017): Indonesia Natural research Pharmaceutical Journal
Publisher : INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) diketahui sebagai tanaman yang kaya akan antioksidan. Pada penelitian ini dilakukan analisis kadar total antosianin dan aktivitas antioksidan krim kulit buah naga merah. Analisa kadar antosianin pada pelarut etanol 70% didapatkan sebesar 0,096%atau 96 mg/g. Pada aktivitas antioksidan krim kulit buah naga merah digunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Kulit buah naga merah diekstraksi secara maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 70% kemudian dibuat sediaan krim lalu diuji aktivitas antioksidannya dalam berbagai konsentrasi. Dari ketiga formula krim kulit buah naga merah, didapatkan nilai IC50 krim tertinggi pada formula III 96,40 ppm dengan konsentrasi ekstrak kulit buah naga merah 16%. Dari ketiga formula krim ini, formula III mempunyai aktivitas antioksidan yang kuat dibandingkan dengan formula I dan II.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN MASKER GEL PEEL OFF DARI EKSTRAK KULIT TERUNG UNGU(SOLANUM MELONGENAL.) purwati, purwati
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 1, No 2 (2016): Indonesia Natural Research Pharmaceutical Journal
Publisher : INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.989 KB)

Abstract

Radikal bebas adalah suatu atom, gugus atau molekul yang memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan pada orbit paling luar, termasuk atom hidrogen. Antioksidan merupakan senyawa atau molekul yang dapat mencegah terjadinya proses oksidasi yang disebabkan oleh radikal bebas. Kulit terung ungu mempunyai kandungan antioksidan yang baik untuk menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan mengetahui dari ekstrak kulit terug ungu pada sediaan masker gelpeel offdapat memenuhi persyaratan mutu evaluasi fisik sediaan dan memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Ektraksi kulit terung ungu dilakukan secara maserasi dengan etanol 80 % dan metode pengukuran antioksidan dengan peredaman DPPH. Penelitian menggunakan formula yaitu formula dengan konsentrasi 1xIC50, 2 xIC50, 3xIC50 dan vitamin C sebagai kontrol positif. Dan diperoleh hasil sebagai berikut;627,6749 ppm; 616,0556 ppm; 604,6578 ppm dan 152,8106 ppm. Kemudian dilakukan evaluasi fisik meliputi organoleptik, viskositas, daya sebar, homogenitas, waktu mengering sediaan, pH, dan iritasi primer. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa masker gel peel off ekstrak kulit terung ungu memenuhi persyaratan mutu homogenitas, waktu mengering sediaan, pH, dan iritasi primer tetapi belum memenuhi persyaratan viskositas dan daya sebar dan pada formula konsentrasi 3xIC80 dengan nilai0, 1725 % (604,6578 ppm) memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi melalui analisa data IC50 uji anova one way.Kata kunci: Antioksidan, Kulit Terung Ungu, Masker Gel Peel Off, DPPH Free radicals is an atom or group of atoms, or molecules that have one or more unpaired electron on the outermost orbit. The antioxidant is compound or molecule that can prevent the oxydation process caused by free radicals. The Eggplant peel  has  a  good quality of antioxidant to fight against the free radicals. The aim of this researchis to determine that the peel-off mask gel of the eggplants peels extract meet the quality requirements of evaluation of physical preparation and has antioxidant activity. The extraction of eggplant peel  is conducted by maceration with 80% of etanol and the antioxidant activity assays performed with the DPPH. The research used the formula 1xIC50, 2xIC50, 3xIC50 in the concentrationand vitamine C as the positive control. The result showed: 627,6749 ppm; 616,0556 ppm; 604,6578 ppm and 152,8106 ppm. Then the physical evaluation was conducted; it consisted of organoleptic, viscocity, dispersive power, homogenity, dry time , pH,  and primary irritation.Based on this reseach, the peel-off gel mask of eggplant peel exract meets the quality requirements of homogenity, dry time, pH, and primary irritation, but not the viscocity requirements and the dispersive power and on the concetration fomula 3xIC80 with 0,1725 % (604,6578 ppm) is the highest antioxidant activity by using data analysis IC50in one-way of anova test.Key word: Antioxidant, Eggplant peel, Peel- OffGel Mask, DPPH 
ANALISIS POLA KONSUMSI RUMAH TANGGA PENGRAJIN SONGKET DI KOTA PALEMBANG Lisnini, Lisnini; Purwati, Purwati
Orasi Bisnis : Jurnal Ilmiah Administrasi Niaga Vol 7, No 1 (2012): Orasi Bisinis Edisi VII Mei 2012
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was conducted to examine the consumption patterns of mothers single parents in the village craftsmen songket 30 ilir which is the center of the city of Palembang songket industry. The population size is songket 94 craftsmen, from the number of samples was taken using a purposive sampling technique. The results showed that the consumption patterns of mothers craftsmen more food consumption amounting to Rp 606,653.223, - compared to non-food consumption, in which non-food consumption in an independent variable does not include the non-food consumption will be decreased by Rp 11.341.966, -. Food consumption will decline if education and increased investment, while non-food consumption will be reduced if women artisans to increase investment. Conclusion The results of this study of food consumption was higher than non-food consumption.
Co-Authors Abdul Rofik, Abdul Al murhan, Al murhan Alfi Noviyana, Alfi Anggorowati, Dwi Ana Aprih Santoso, Aprih Aris Dwi Cahyono, Aris Dwi Arsensi, Iin Asmawati, Nurngaini Budi Fitriaji, Ruli Budiono Budiono Chasani, Mochamad Clarry Sada Dadan Hermawan, Dadan Darwati, Lestari Eko Dian Riana Ningsih Eko Slamet, Eko Elya Hartini, Elya Endi Prilansa Mahadi Esya Alhadi Fadhilah, Raudhatul Faizah, Rayinda Fatimah, Susi Fatubun, Rainita Fatubun, Rainitha FEDIK ABDUL RANTAM Firmansyah, Dida Fitria, Wayan Eka Handayani, Ririn Sri Hartiwi Diastuti I Wayan Yudiana Ina, Ina Indrasari, Nelly Isda, Irma Dewi Karomah, Siti Karomah, Siti Lestari, Riana Dwi Lianasari, Dewi Lianasari, Dewi Lianasari, Dewi Lisnini Lisnini Lusi, Lusi Manurung, Idawati Marchelia, Laili Zahrina Mardiyah Kurniasih Maria Ulfa Mariskha Z Marsella, Yossy Maryati, Susio Ma’rifah, Atun Raudotul Moniqa Siagawati, Moniqa Muhammad japar, Muhammad Mumu, Jeinne Murtiningsih Murtiningsih Nasronudin Nasronudin Nofi Nur Yuhenita, Nofi Nur Nurdin, Ahmad P, Sulis Dwi Panjaitan, Frans Herianto Putro, Hijrah Eko Qurbaniah, Mahwar Ratna Stia Dewi Riana Ningsih, Dian Rianti, Yuli Rinawati, Tri Rini Lestari Riyadi Riyadi rohayati rohayati Rohmayanti Rohmayanti Rosdiani, Rianti Sabilal Alif Sabirin Matsjeh Senny Widyaningsih Septi Wardani, Septi Septiyati Purwandari Setianingsih Setianingsih, Setianingsih Siti Fatonah Stia Dewi, Ratna SUDARSONO SUDARSONO Sugiyadi, Sugiyadi Sugiyadi, Sugiyadi Sulastri Sulastri Sunaryo Hardjowijoto Suwandri Suwandri Tanujaya, Benidiktus Tutik Nugrahini Undri Rastuti Utomo, Surya Budi Vaulina, Eva Wahdina, Wahdina Wardani, Fitri Esti Wardani, Fitri Esti Wardani, Fitria Esti Wardani, Fitria Esti Warsinah Warsinah Widha Sunarno Willy Sandhika Wironegoro, Rio Wiwin Dinar Prastiti, Wiwin Dinar Yuliana, Efi Eka Zulida, Evi Zusfahair Zusfahair, Zusfahair