Articles

Found 29 Documents
Search

PERBEDAAN PENGARUH PARASETAMOL DAN PARECOXIB TERHADAP AKTIVITAS AGREGASI TROMBOSIT PADA PASIEN SIRS ATAU SEPSIS Wibowo, Admaji; Purwoko, Purwoko; Suradi, Suradi
JAI (Jurnal Anestesiologi Indonesia) Vol 10, No 3 (2018): Jurnal Anestesiologi Indonesia
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1785.04 KB) | DOI: 10.14710/jai.v10i3.13493

Abstract

Latar Belakang: Parasetamol dan parecoxib adalah Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS) yang paling banyak digunakan pada pasien yang dirawat dengan SIRS atau sepsis di ICU sebagai antipiretik dan anti inflamasi. Kedua obat tersebut dapat mempengaruhi agregasi trombosit yang dapat kita nilai melalui tes agregasi trombosit.Tujuan: Mengetahui perbedaan pengaruh pemberian parasetamol dan parecoxib terhadap aktivitas agregasi trombosit pada pasien SIRS atau sepsis.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian experimental dengan pendekatan uji klinis dengan rancangan penelitian pre dan post. Terdapat 34 subjek penelitian pasien SIRS atau sepsis yang dirawat di ICU dengan umur antara 17 - 65 tahun. Distribusi sampel meliputi 17 subjek dengan pemberian parasetamol dan 17 subjek dengan pemberian parecoxib. Setelah dilakukan pengacakan dilakukan pemeriksaan agregasi trombosit sebelum perlakuan dan 120 menit sesudah perlakuan dengan menggunakan induktor 10 µM ADP.Hasil: Berdasarkan hasil uji beda Mann Whitney pada kelompok tidak berpasangan mendapatkan nilai p=0,310, yang berarti bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal agregasi trombosit antara kelompok parasetamol dan parecoxib sebelum perlakuan dan nilai p=0,013 (p<0,05), yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok parasetamol dan parecoxib setelah perlakuan. Analisa selanjutnya berdasarkan hasil uji beda Wilcoxon pada kelompok berpasangan mendapat nilai p=0,020 (p<0,05) yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian parasetamol.Kesimpulan: Penggunaan parasetamol akan berdampak pada penurunan agregasi trombosit secara signifikan secara statistik dibandingkan dengan parecoxib (p=0,013).
Peran Kebijakan Fisal Dalam Peningkatan Produktvitas Pembibitan Sapi Nasional Purwoko, Purwoko
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 19, No 2 (2015)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v19i2.137

Abstract

Pemerintah Indonesia gagal mencapai target swasembada daging sapi pada tahun 2014. Rendahnya produktivitas usaha pembibitan sapi diyakini sebagai kendala utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi peningkatan produktivitas usaha pembibitan sapi serta kebijakan fiskal untuk mendukung strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif, yang didukung dengan analisis SWOT sebagai alat bantu. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar usaha pembibitan sapi di Indonesia dilakukan oleh peternak dalam skala rumah tangga yang berada di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, yang rawan kekeringan di musim kemarau. Sementara itu, kebun sawit di Sumatera dan Kalimantan yang kaya biomassa belum banyak dimanfaatkan untuk usaha pembibitan sapi. Investor kurang berminat berusaha di bidang pembibitan sapi karena margin keuntungannya rendah, perputaran modalnya lama, dan risiko usahanya tinggi. Kebijakan fiskal dapat dimanfaatkan untuk mendorong upaya pembibitan sapi nasional, baik melalui pemberian insentif fiskal maupun alokasi anggaran. Insentif fiskal dapat diberikan untuk pembibitan sapi di lahan sawit, pengadaan sarana transportasi khusus untuk sapi, atau impor indukan sapi betina produktif siap kawin. Alokasi anggaran dapat disiapkan untuk membangun waduk dan irigasi untuk daerah peternakan yang mengalami kekeringan di musim kemarau; peningkatan produksi semen beku, serta peningkatan kualitas dan kuantitas masyarakat peternak.
Kajian Sistem Prosedur Bongkar Muat Barang Pada Angkutan Kereta Api Purwoko, Purwoko; Irawan, Noval
Warta Penelitian Perhubungan Vol 25, No 1 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2111.952 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v25i1.704

Abstract

Pada saat sekarang belum terdapat Sistem Operasi Pelayanan (SOP) untuk sistem dan prosedur bongkar muat barang pada angkutan kereta api. Maka untuk menyusun sistem dan prosedur tersebut dilakukan penelitian di lapangan dengan wawancara terhadap manajemen perkeretaapian kantor pusat PT. Kereta Api (Persero) dan kepada ekspidisi muatan kereta api, sedangkan untuk penyelesaian kajian menggunakan analisis diskriptip kualitatip dengan mengacu teori teknik tata kerja perusahaan. Hasil penelitian sebuah formula sistem dan prosedur bongkar muat barang untuk dilaksanakan oleh operator kereta api, pada pelayanan bongkar muat barang di stasiun.
Fever in children: palpation, the understanding of mother and further • action Purwoko, Purwoko
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Vol 35, No 2 (2003)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Fever is the most common event lead the mother to bring her children to seek for health service. Assessment of fever by palpation is commonly done to recognize fever in children. Objective: The aim of this study was to examine the sensitivity of palpation and understanding of fever in children by mothers.Methods: This study was descriptive analytic design, done to mothers visited outpatient clinic Department of Child Health Dr. Sardjito Hospital from Januari until April 2001. Sample for study determined by systematic random sampling. Data were obtained by interview with the mothers using questionnaires and temperature measurements to children using thermometer. Data were analysed using Chi-square (c2), and logistic regression.Results: Most of (91%) all mothers (511) assessed fever in children by palpation and 23,1% used thermometer. Palpation by mothers had showed that 84.6% of mothers palpated fever rightly and 77.2% of mothers palpated non fever rightly. Most of (95.7%) mothers felt worried when their children got fever, with the reasons afraid of seizure (26.2%), or when they suffered from severe illness (64.0%). Mothers who understood about the definition of fever (&gt; 37.50C) were more worried (OR: 3.80 (95% CI: 1.36-10.61%1} than they didnt. The first practice to manage fever in the family was giving antipyretic (72.0%). Antipyretics administration was based on consideration of antipyretic benefit (OR: 2.31 (95% CI: 1.51-3.54%)), and the availability of antipyretic in household (OR: 2.14 (95% CI: 1.423.23%1}, but wasnt on mothers worrying (OR: .394 (95% CI: .12-1.35)).Conclusions: Palpation assess fever by mothers.The higher the understanding of mothers on fever the sooner they seek for help. Mothers understanding on the benefit of antipyretics and the availability of antipyretics at home make the mothers giving antipyretics sooner.Key words: fever-accuracy of fever-mothers knowledge-mothers attitude-antypyretics administration
PENGEMBANGAN SOAL MATEMATIKA NON RUTIN DI SMA XAVERIUS 4 PALEMBANG Suandito, Billy; Darmawijoyo, Darmawijoyo; Purwoko, Purwoko
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.061 KB) | DOI: 10.22342/jpm.3.2.325.

Abstract

Menurut Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), tujuan pembelajaran matematika antara lain menggunakan penalaran pada pola, membuat generalisasi, memecahkan masalah. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan juga menyebutkan fokus dalam pembelajaran Matematika adalah pemecahan masalah terbuka dengan solusi tak tunggal, dan masalah dengan berbagai cara penyelesaian . Oleh karena itu, perlu dikembangkan soal yang dapat menimbulkan kemampuan siswa untuk mencapai tujuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan soal non rutin yang valid dan praktis. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan ( development research) yang terdiri dari analisis, desain, evaluasi dan revisi. Pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis untuk melihat valid dan praktis soal non rutin. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Xaverius 4 Palembang yang berjumlah 32 orang, dengan kesimpulan (1) prototip soal yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis.(2) berdasarkan proses pengembangan diperoleh bahwa prorotip perangkat soal yang dikembangkan memiliki efek potensial terhadap kemampuan siswa mengerjakan soal matematika non rutin siswa kelas XI IPA SMA Xaverius 4 Palembang.  Hal ini terlihat dari hasil tes siswa dengan rata â?? rata 31,94 pada rentang 12 sampai 48, dengan kategori baik. Oleh karena itu soal â?? soal yang dikembangkan dapat digunakan. Kata kunci : soal matematika non rutin.  
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KUANTUM DI KELAS VIII SMP Fitriani, Marini; Hartono, Yusuf; Purwoko, Purwoko
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.175 KB) | DOI: 10.22342/jpm.4.1.311.

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran dengan pendekatan Kuantum yang valid dan praktis untuk mengajarkan matematika siswa kelas VIII SMP; (2) mengetahui  potensial efeknya  terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP. Metode penelitian terdiri dari 3 tahap yaitu: (1) self evaluation, meliputi tahap analisis dan desain perangkat pembelajaran; (2) prototyping, meliputi tahap evaluasi dan revisi; dan (3) field test. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi aktivitas siswa, observasi kemampuan guru mengelola pembelajaran dengan pendekatan Kuantum, tes hasil belajar dan angket tentang tanggapan siswa terhadap pembelajaran dengan pendekatan Kuantum. Hasil observasi aktivitas siswa menunjukkan bahwa semua indikator aktivitas siswa berada dalam batas waktu toleransi yang ditetapkan artinya pembelajaran yang menggunakan perangkat dengan pendekatan Kuantum efektif. Hasil observasi kemampuan guru mengelola pembelajaran dengan pendekatan Kuantum tergolong baik. Dari tes hasil belajar pada tiap akhir pertemuan dan tes akhir seluruh materi bangun ruang sisi datar hampir semua siswa telah memenuhi KKM yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil angket diperoleh bahwa siswa senang pembelajaran matematika diajarkan dengan pendekatan Kuantum. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan pendekatan Kuantum dikategorikan valid dan praktis; (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan mempunyai potensial efek terhadap kemampuan siswa dalam menguasai materi bangun ruang sisi datar. Kata kunci : perangkat pembelajaran, pendekatan Kuantum.
BARISAN GEOMETRI DALAM TANGGA NADA DIATONIS Purwoko, Purwoko
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.969 KB) | DOI: 10.22342/jpm.1.2.815.

Abstract

Matematika akan lebih menarik bila diterapkan dalam kehidupan nyata. Barisan geometri adalah satu di antaranya. Barisan geometri 13 suku dengan rasio 21/12 adalah barisan frekuensi tangga nada diatonis dalam satu oktaf. Tulisan ini akan menganalisis secara numerik frekuensi nada-nada diatonis dan jarak frets pada gitar. Pada bagian akhir akan ditawarkan alternatif pembelajaran barisan geomatri di sekolah dan aplikasinya dalam mata pelajaran lain.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGENAAN CUKAI ATAS PRODUK KANTONG PLASTIK DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN Purwoko, Purwoko
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 16, No 2 (2012)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v16i2.44

Abstract

Karena sifatnya yang kuat menahan beban, harganya yang murah, dan bisa digunakan sebagai sarana promosi yang efektif, penggunaan kantong plastik di Indonesia telah berkembang dengan sangat pesat. Banyak supermarket, toko, dan warung yang memberikan kantong plastik untuk membungkus barang belanjaan secara gratis. Akibatnya, sampah kantong plastik bisa dijumpai di mana-mana. Masalahnya, sampah kantong memerlukan waktu ratusan tahun untuk dapat terurai dengan sempurna, sehingga terjadi ketidakseimbangan antara produksi dan penghancuran sampah kantong plastik. Apabila tidak dibatasi penggunaannya, dikhawatirkan akan mengganggu upaya pelestarian lingkungan.Pengenaan cukai atas produk kantong plastik merupakan salah satu upaya untuk mengurangi laju pertumbuhan penggunaan kantong plastik. Kajian ini menganalisis efektivitas pengenaan cukai atas produk kantong plastik serta dampaknya terhadap perekonomian. Analisis dilakukan dengan menggunakan elastisitas untuk melihat sejauh mana kebijakan pengenaan cukai dapat mengurangi laju penggunaan kantong plastik serta model Input-output untuk melihat dampak ekonomi dari kebijakan pengenaan cukai atas produk tersebut.
KEMAMPUAN SISWA MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN METODE MIND MAPPING DI KELAS BILINGUAL SMP NEGERI 1 PALEMBANG Pratiwi, Weni Dwi; Aisyah, Nyimas; Purwoko, Purwoko
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.566 KB) | DOI: 10.22342/jpm.7.2.3883.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa memecahkan masalah matematika. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kemampuan siswa dalam memahami masalah dan menindaklanjuti rencana penyelesaian masalah dengan metode yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa memecahkan masalah matematika dengan metode mind mapping di kelas VII.2 bilingual SMP Negeri 1 Palembang serta mendapatkan gambaran mengenai kualitas mind mapping yang digunakan siswa dalam menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII.2 SMP Negeri 1 Palembang sebanyak 30 orang siswa. Metode penelitian ini berupa penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah dengan melakukan tes pada subjek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa kualitas mind map pada problem sheet I dan II dikategorikan baik dengan nilai rata-rata 76,11 sedangkan kemampuan siswa memecahkan masalah matematika dengan metode mind mapping secara keseluruhan dikategorikan baik yaitu sebesar 78,93. Sedangkan kemampuan siswa memecakan masalah dengan metode mind mapping secara keseluruhan adalah sebanyak 35,71% siswa pada kategori sangat baik, 42,86% siswa pada kategori baik, 14,29% siswa pada kategori cukup, sisanya pada kategori kurang. Dari hasil penelitian tersebut, diharapkan kepada sekolah agar dapat memfasilitasi guru dan siswa untuk dapat melangsungkan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika serta selalu terbuka dengan inovasi metode atau teknik baru yang mendorong kemampuan tersebut.
PENGARUH PENDEKATAN OPEN-ENDED TERHADAP PENALARAN MATEMATIKA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA PALEMBANG Lestari, Neny; Hartono, Yusuf; Purwoko, Purwoko
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.682 KB) | DOI: 10.22342/jpm.10.1.3284.81-95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan open-ended terhadap penalaran matematika pada pembelajaran matematika siswa di kelas VII SMP Negeri 8 Palembang. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII.5 yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes yang berupa soal dalam bentuk uraian. Tes awal yang dilakukan sebelum dilakukannya pendekatan open-ended pada awal pertemuan sebagai pretest dan tes akhir yang dilakukan setelah dilakukannya pendekatan open-ended sebagai posttest. Hasil yang diperoleh setelah berlangsungnya proses pembelajaran dengan pendekatan open-ended adalah adanya pengaruh yang cukup signifikan terhadap penalaran matematik siswa di kelas VII SMP Negeri 8 Palembang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan pendekatan open-ended berpengaruh terhadap penalaran matematika siswa di kelas VII SMP Negeri 8 Palembang.  DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jpm.10.1.3284.81-95