Maya Puspita
Jl. Prof. Soedarto SH. UNDIP, Tembalang, Semarang 50275, Indonesia

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

Gambaran Kepuasan Pasien Rawat Jalan terhadap Pelayanan di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura (RSIJS) Tahun 2015 Chairunnisa, Chairunnisa; Puspita, Maya
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari bagian humas RSIJS mengenai kritik dan saran menunjukan adanya keluhan terhadap pelayanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan di RSIJS. Penelitian ini merupakan penelitian survei deskriptif melalui pendekatan kuantitatif, penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2015. Jumlah responden sebanyak 110 responden. Teknik pengambilan sampel adalah Acidental sampling Alat analisis yang digunakan adalah Importance-Performance Analysis (IPA). Hasil uji IPA dalam diagram kartesius menunjukan atribut yang masuk dalam kuadran A adalah kebersihan kamar mandi, kebersihan poli rawat jalan, keramahan dan kesantunan petugas pendaftaran dan kasir, ketepatan waktu dokter dalam memulai memberikan pelayanan dan kedisiplinan waktu pelayanan. Atribut yang masuk dalam kuadran B adalah prosedur penerimaan pasien dilayani secara cepat dan tidak berbelit-belit, kecepatan bagian pendaftaran dan kasir dalam pelayanan, ketepatan waktu perawat dalam memberikan pelayanan, cepat tanggap dokter, perawat, petugas pendaftaran dan kasir dalam membantu pasien, perawat memperhatikan sungguh-sungguh kepada pasien, pemberian pelayanan terhadap pasien tanpa pilih-pilih. Atribut yang masuk dalam kuadran C adalah terciptanya suasana kekeluargaan antara perawat dengan pasien, dan, adanya media elektronik tv di ruang tunggu. Atribut yang masuk dalam kuadran D adalah kebersihan dan kenyamanan ruang tunggu, terciptanya suasana kekeluargaan antara dokter dan pasien, dokter memberikan kesempatan bertanya kepadapasien dan waktu pelayanan yang cukup. adanya kotak saran untuk kritik dan keluhan, tenaga medis dan karyawan rumah sakit berpenampilan rapi dan bersih. Saran yang dapat diberikan antara lain : meningkatkan evaluasi kinerja pegawai melalui peningkatan kedisiplinan dan lebih diperhatikan untuk kebersihan kamar mandi dan kebersihan poli rawat jalan dan meningkatkan keramahanpetugas.Kata Kunci: Kepuasan pasien, rawat jalan, pelayanan
BIOECOLOGY OF SARGASSUM SP. AND ITS EXTRACT BIOACTIVITY AS ANTI-MDR BACTERIA Pramesti, Rini; Setyati, Wilis Ari; Zainuddin, Muhammad; Puspita, Maya
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 22, No 4 (2017): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.819 KB) | DOI: 10.14710/ik.ijms.22.4.185-192

Abstract

This study was done to investigate the bioecology and extract bioactivity of Sargassum sp from Jepara district. Seaweed was collected from Teluk Awur, Panjang Island, Bandengan, Ujung Piring and Bondo. There were seven species of Sargassum identified i.e. S. duplicatum, S. polycystum, S. echinocarpum, S. cinerium, S. crassifolium, S. plagyophillum and S. binderi. Community structure indices were calculated based on data collected by survey. Antibacterial activity of Sargassum extract was done on MDR bacteria. The results showed that diversity index at Panjang Island, Bandengan, and Ujung Piring were categorized as medium, while Teluk Awur and Bondo were categorized as low. Evenness index was high at Teluk Awur, Panjang Island, Bandengan and Ujung Piring and Bondo was low. There was no dominant species found in most of the locations. The principal component analysis exhibited the main variable that affected the Sargassum at Teluk Awur was phosphate, Panjang Island was depth, Ujung Piring was salinity and Bondo was temperature, dissolved oxygen and pH, respectively. There was character similarity between Panjang Island and Bandengan (99.73%), meanwhile, at Teluk Awur, Ujung Piring, and Bondo, the similarity was 99.62%, 99.60%, and 99.52%, respectively. Antibacterial activity of Sargassum sp. demonstrated a positive activity against the MDR bacteria, Staphylococcus aureus (6.28±0.04 mm), Escherichia coli (6.96±0.19 mm), and S. epidermidis (12.65±0.23 mm). Clustering analysis of extracts with bactericidal characteristic found three classes with similarity of class 1, 2 and 3 at 72.33%, 76.80% and 58.50%, respectively. Sargassum sp. was categorized in class 1 had the best antibacterial activity and the highest abundance value. Keywords: ecology, community, Sargassum sp., extracts, antibacterial
Potentiality of Using Spreading Sargassum Species from Indonesia as an Interesting Source of Antibacterial and Radical Scavenging Compounds: A Preliminary Study Widowati, Ita; Puspita, Maya; Stiger-Pouvreau, Valerie; Bourgougnon, Nathalie
International Journal of Marine and Aquatic Resource Conservation and Co-existence 2014: IJMARCC Volume 1 Issue 1 Year 2014
Publisher : International Journal of Marine and Aquatic Resource Conservation and Co-existence

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.406 KB)

Abstract

As an archipelagic country with 95,181 km long coastline, Indonesia has great potential as the producer of seaweeds. The diverse phyla of marine macroalgae (red, brown and green seaweeds) are known to produce molecules which are attractive for diverse industries. Applications of algal products range from simple biomass production for food, feed and fuels to valuable products such as sugar polymers, cosmetics, pharmaceuticals, pigments, and food supplements. Seaweeds also have the potential to be used as a source of new bioactive for human, animal or plant health, as well as a source of new synthons and biocatalysts in sustainable chemistry (Bourgougnon and Stiger-Pouvreau, 2011). In this paper, among species of economic value we focus on brown seaweeds belonging to family Sargassaceae and genus Sargassum spreading along Indonesian coasts. Members of this genus are especially abundant in tropical and subtropical regions (Zemke-White and Ohno, 1999). The purpose of this study is to analyze the antibacterial and antioxidant activity of three species of Sargassum, i.e. S. echinocarpum, S. duplicatum and S. polycystum. Both polar and non-polar extracts have been prepared from those three species. In vitro antibacterial activities of extracts were evaluated against Gram-positive bacteria Staphylococcus aureus and Gram-negative bacteria Escherichia coli. Results indicated all the three species tested showed an antibacterial activity. The most effective antibacterial activity against S. aerous was from S. echinocarpum with ethil asetat, inhibition zone 1.13 ± 0.25 mm; S. duplicatum with N-Hexane was most effective against E. coli, 1.20 ± 0.28 mm.   Key words: Antibacterial, Sargassum, Staphylococcus aureus, Escherichia coli.
KEARIFAN LOKAL DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA PESISIR DAN LAUT HUKUM ADAT LAOT DAN LEMBAGA PANGLIMA LAOT DI NANGGROE ACEH DARUSSALAM Puspita, Maya
Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Vol 3, No 2: 2008
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.362 KB) | DOI: 10.14710/sabda.3.2.%p

Abstract

The fisherman communities of Aceh Nangroe Darussalam has been aware to manage their potential resources, their coast and seas for centuries equipped with local indigenous values tradition and culture, so-called ?traditional wisdom.? The traditional wisdom implied in this region includes the authority ground of Panglima Laot, fishing time determination and the system of marine management cooperated with local government. The sanction is also applied as a consequence of its violation. They respect the nature a lot and believe if they ?treat? the nature wisely and gently, it will give them something in return. They well manage between the local indigenous values tradition and culture and management of coastal and marine resources in order to maintain the sustainability of the resources. Primarily, after the tsunami, the fishermen society became more cautious and aware to preserve the ocean along with the resources.
KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI ORANG TUA DAN ANAK DALAM MENANAMKAN ETIKA DALAM BAHASA DAERAH TOLAKI Puspita, Maya
Journal Ilmu KOMUNIKASI UHO Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Journal Ilmu KOMUNIKASI UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.674 KB)

Abstract

ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah komunikasi antar pribadi orang tua dan anak dalam menanamkan etika dalam bahasa daerah Tolaki dan Bagaimana bentuk pemahaman anak dalam etika bahasa daerah Tolaki di Kelurahan Potoro Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi antar pribadi orangtua dan anak dalam menanamkan etika dalam bahasa daerah Tolaki serta untuk mengetahui bentuk pemahaman anak dalam bahasa daerah Tolaki pada anak di Kelurahan Potoro Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan. Manfaat dalam penelitian ini secara akademis memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan teori dan disiplin komunikasi, khususnya komunikasi antar pribadi, secara praktis penelitian ini dapat menjadi acuan bagi keluarga yang memiliki permasalahan dalam menanamkan etika dalam bahasa daerah kepada anak khususnya bahasa daerah Tolaki, dan secara metodologis penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pengembangan kajian-kajian penelitian kualitatif, khususnya komunikasi antar pribadi.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk komunikasi orangtua dan anak dalam menanamkan etika dalam bahasa daerah Tolaki dimulai dengan keterbukaan, empati, sikap positif, dukungan dan umpan balik yang dimana orangtua bertindak sebagai komunikator dalam memberikan dan menanamkan etika dalam bahasa daerah Tolaki pada anak dengan berbicara menggunakan bahasa daerah di rumah agar anak terbiasa mendengarkannya. Pemahaman anak dalam bahasa daerah Tolaki sejak kecil anak sudah diajarkan dalam penggunaan bahasa daerah Tolaki dengan baik serta tutur kata yang halus dan anak cukup memahami dalam penggunaan bahasa daerah yang baik dalam bentuk kata-kata (ungkapan) bahasa daerah, orangtua juga menerapkan nilai-nilai positif bahasa daerah serta budaya/kesenian daerah Tolaki pada anak .Kata kunci : komunikasi orang tua dan anak, etika berbahasa Tolaki