Articles

Found 30 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SYARIAH PADA KOPERASI; WUJUD REFORMASI KOPERASI MENUJU KOPERASI YANG BERKUALITAS Rachman, Abdul
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/at-taradhi.v7i2.1501

Abstract

Jumlah koperasi di Indonesia sebanyak 212.135 unit merupakan jumlah terbesar di dunia. Namun, angka Produk Domestik Bruto (PDB) koperasi Indonesia hanya 1,7 persen. Sungguh ironis, dengan jumlah terbesar di dunia namun angka Produk Domestik Bruto (PDB) kecil.Selain itu, menurut data Kementerian Koperasi dan UKM bahwa terdapat 62.000 koperasi dibekukan karena tidak aktif. Banyak faktor yang menyebabkan koperasi tidak aktif bahkan tidak mendapat respon positif dari masyarakat, diantaranya adalah terdapat penyalahgunaan Pengelolaan Bantuan Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PDB-UMKM), penyalahgunaan dana mitra koperasi, menawarkan produk illegal dan tidak rasional serta melanggar UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian. Hal inilah yang membuat banyak koperasi bangkrut karena ketidakjujuran dalam pengelolaan, struktur organisasi yang tidak sehat, monopoli kebijakan, produk yang tidak rasional dan illegal dan cenderung hanya berorientasi money oriented.Tujuan adanya penelitan ini adalah untuk dapat menciptakan pengelolaan koperasi dengan manajamen berbasis syariah yang akuntabel dan berkualitas.mengembangkan sumber daya manusia yang berbasis etika dan spiritual. menciptakan produk yang rasional dan legal, akad, kebijakan yang memiliki value positif dan bermanfaat. Hasilnya adalah penerapan manajemen berbasis syariah dapat dilakukan pada koperasi syariah dan koperasi konvensional dengan mengadopsi landasan moral manajemen berbasis syariah sehingga dapat mereformasi koperasi menuju koperasi yang berkualitas serta meningkatkan efektifitas dan efisiensi sumber daya koperasi.Keyword: manajemen berbasis syariah, koperasi
PENGARUH AKTIVITAS MATAHARI TERHADAP KERAPATAN ATMOSFER ATAS BERDASARKAN DATA POSISI GPS SATELIT LAPAN-A2 (SOLAR ACTVITY INFLUENCE ON THE UPPER ATMOSPHERIC DENSITY DERIVED FROM GPS DATA ON LAPAN-A2 SATELLITE) Dani, Tiar; Priyatikanto, Rhorom; Supriadi, Slamet; Rachman, Abdul; Qadir, Amrullah A.
Jurnal Sains Dirgantara Vol. 14 No. 2 Juni 2017
Publisher : Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30536/j.jsd.2017.v14.a2550

Abstract

Studies on atmospheric density were very important to obtain a correction factor for the atmospheric density model. Thus, improvement of atmospheric models accuracy, i.e. CIRA, JASCHIA, NRLMSISE, became important in its application for re-entry prediction, satellite tracking and mitigation of the collisions probability between active satellites with space debris. GPS equipment installed in LAPAN-A2 indirectly measured the upper atmospheric density variation in-situ from the satellite orbit path. Notwithstanding the measurement had a lower temporal resolution than using accelerometer, but still gives better resolution than using Two-Line Element (TLE) data. This study had successfully determined upper atmospheric density variation with a 10 second resolution using LAPAN-A2 GPS data. The LAPAN-A2 GPS data validated using In-track Radial Cross-track (RIC) had ± 2 km error compared to the TLE data. It was also found that there was influence of solar activity on atmospheric density changes obtained from the LAPAN-A2 GPS data. AbstrakStudi kerapatan atmosfer atas sangat penting untuk memperoleh faktor koreksi dari suatu model kerapatan atmosfer. Peningkatan akurasi dari model atmosfer yang telah ada (CIRA, JASCHIA, NRLMSISE) sangat penting dalam penerapannya untuk prediksi re-entry, penjejakan satelit dan prakiraan kemungkinan terjadinya tabrakan antara satelit aktif dengan sampah antariksa. Peralatan GPS yang terpasang di satelit LAPAN-A2 secara tidak langsung dapat melakukan pengukuran in-situ perubahan kerapatan atmosfer atas dari orbit yang dilaluinya, meskipun tingkat resolusi temporalnya masih lebih rendah dibandingkan menggunakan instrumen akselerometer tetapi masih jauh lebih baik dibandingkan menggunakan data Two-Line Element (TLE). Studi ini telah berhasil memperoleh variasi kerapatan atmosfer atas dengan resolusi 10 detik menggunakan data posisi GPS LAPAN-A2. Selain itu, diperoleh pula tingkat kesalahan dalam koordinat satelit (Radial Intrack Crosstrack - RIC) data TLE terhadap data posisi GPS LAPAN-A2 sebesar ± 2 km. Selain itu terlihat pula pengaruh aktivitas matahari terhadap perubahan kerapatan atmosfer atas yang diperoleh dari data posisi GPS LAPAN-A2
MUSIK TRADISIONAL THONG-THONG LEK DI DESA TANJUNGSARI KABUPATEN REMBANG Rachman, Abdul
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 8, No 3 (2007)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v8i3.779

Abstract

Thong-thong Lek merupakan salah satu kesenian tradisional yang dimiliki olehmasyarakat desa Tanjungsari, kecamatan Rembang, kabupaten Rembang. Alat musik ThongthongLek berupa bambu yang dibentuk kenthongan. Setiap tahunnya masyarakat desaTanjungsari selalu disibukkan dengan kegiatan lomba Thong-thong Lek, dalam mengikutilomba dibutuhkan banyak biaya dan tenaga namun tidak menjadi masalah bagi warga desaTanjungsari. Menyikapi hal tersebut di atas penulis ingin meneliti tentang bagaimanakeberadaan musik tradisional Thong-thong Lek di desa Tanjungsari dan bagaimana dukunganwarga desa Tanjungsari terhadap musik tradisional Thong-thong Lek. Pendekatan yangdigunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa kesenian tradisional Thong-thong Lek yang semula fungsinyahanya membangunkan orang sahur pada bulan Ramadhan, tetapi kini keberadaan musiktradisional Thong-thong Lek ikut meramaikan kota Rembang pada bulan Ramadhan. ThongthongLek pada perkembangannya ada dua jenis, yaitu jenis tradisi dan jenis elektrik. Semuaalat diletakkan di atas panggurig kecuali kenthongan dibawa sendiri oleh pemainnya berjalandi depan mobil panggung tersebut.Kata kunci : Thong-thong Lek, fungsi, kentongan
BENTUK DAN ANALISIS MUSIK KERONCONG TANAH AIRKU KARYA KELLY PUSPITO Rachman, Abdul
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 13, No 1 (2013): (DOI & DOAJ Indexed, June 2013)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v13i1.2534

Abstract

Musik keroncong merupakan musik asli Indonesia karena tumbuh dan berkembang di Indonesia. Namun perkembangannya tidak sebaik jenis musik barat seperti pop, rock ataupun musik dangdut. Musik keroncong sering dianggap sebagai musik yang dikonsumsi kalangan orang tua saja karena memang peminat musik keroncong sebagian besar adalah orang tua. Seorang komponis keroncong asal Semarang yaitu Kelly Puspito tergugah untuk mengembangkan musik keroncong karena melihat musik keroncong sudah mulai ditinggalkan oleh para remaja. Kelly Puspito melakukan inovasi terhadap musik keroncong asli dengan cara mengembangkan harmonisasi atau progresi akor dengan menambahkan akor-akor yang sudah baku, melodi yang bervariasi bergerak melangkah dan melompat,  rentangan nada yang luas, ritmis bervariasi yaitu bernilai seperempatan, seperdelapanan, hingga seperenambelasan, serta interval nada yang cukup tajam baik naik maupun turun. Hal itu sesuai dengan karakteristik remaja yaitu selalu ingin berinovasi, menyukai tantangan dan ingin mencoba hal-hal yang baru. Keroncong music is an original Indonesian music since it grew and developed in Indonesia. However, its development was not as good as western music such as pop, rock, or dangdut. Keroncong music is often regarded as music consumed only by the adults since those who like the music are mostly adults. A keroncong composer from Semarang Kelly Puspito was encouraged to familiarize keroncong music since she noticed that the music has been abandoned by youngsters. Kelly has innovated the music by enhancing harmonization or accord progression by adding standard accords, more various melodies of moving forward and skipping, extensive tone stretching, variously patterned rhythmic tone by 1/4, 1/8, and even 1/16 and a sharp tone interval either ascending or descending tones. This is relevant to youngsters’ characteristics to always innovate, take challenges, and want to experiment with new things. 
Penetapan Margin Dalam Pembiayaan Murabahah Rachman, Abdul; Pratama, Erik
ISLAMINOMICS Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : STES Islamic Village

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.32 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metodepenentuan margin yang sesuai dengan syari’ah, mengetahuimetode penentuan margin dalam pembiayaan murabahah padaPT. Bank Pembiayaan Rakyak Syariah (BPRS) Berkah Ramadhan- Tangerang, dan apakah metode penentuan margin dalampembiayaan murabahah pada PT. Bank Pembiayaan RakyakSyariah (BPRS) Berkah Ramadhan - Tangerang telah patuhterhadap kesesuaian syari’ah. Objek penelitian dalam penelitianini adalah PT. Bank Pembiayaan Rakyak Syariah (BPRS) BerkahRamadhan - Tangerang. Metode penelitian yang digunakan olehpeneliti dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif.Kesimpulan penelitian ini adalah penentuan margin akadmurabahah yang syar’i adalah penentuan margin yang tidakmelanggar nilai-nilai keadilan dan tidak eksploitatif, penentuanmargin akad murabahah PT. Bank Pembiayaan Rakyak Syariah(BPRS) Berkah Ramadhan - Tangerang adalah dengan metodemark-up pricing dan dengan pertimbangan Direct/IndirectCompetitors Market Rate (ICMR/DCMR) dengan rata-ratabesaran margin 1,5% - 2% / bulan.
PENGARUH RADIASI EUV MATAHARI DAN AKTIVITAS GEOMAGNET TERHADAP VARIASI KERAPATAN ATMOSFER DARI ELEMEN ORBIT LAPAN-TUBSAT [INFLUENCE OF SOLAR EUV RADIATION AND GEOMAGNETIC ACTIVITY ON ATMOSPHERIC DENSITY VARIATION USING LAPAN-TUBSAT ORBITAL ELEMENTS] Dani, Tiar; Rachman, Abdul
Jurnal Sains Dirgantara Vol. 10 N0. 2 Juni 2013
Publisher : Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi lingkungan antariksa yang sangat ekstrim akibat aktivitas matahari dapat menyebabkan efek yang serius bagi satelit, baik itu efek anomali ataupun peluruhan orbit. Peluruhan orbit disebabkan oleh peningkatan kerapatan atmosfer terutama pada satelit-satelit di orbit rendah. Lapan-Tubsat dan satelit-satelit Lapan generasi selanjutnya akan ditempatkan di orbit rendah sehingga perlu diketahui pengaruh radiasi EUV dan aktivitas geomagnet terhadap kerapatan atmosfer yang dilintasinya. Hasil analisis keterpengaruhan kerapatan atmosfer, diperoleh korelasi sebesar 83% antara F10.7 sebagai proksi dari radiasi EUV dengan variasi kerapatan atmosfer, sedangkan korelasi dengan aktivitas geomagnet menggunakan indeks Ap sebagai proksi sebesar 13%. Kenaikan kerapatan atmosfer rata-rata akibat aktivitas matahari moderat dan tinggi masing-masing sebesar 4 kali dan 11 kali dibanding rata-ratanya saat aktivitas matahari tenang. Sedangkan aktivitas geomagnet moderat menyebabkan terjadinya kenaikan kerapatan atmosfer rata-rata sebesar 1 kali lebih tinggi dibanding saat keadaan geomagnet tenang. Kata kunci: Kerapatan atmosfer, Radiasi EUV, Aktivitas geomagnet TLE, Lapan-Tubsat, F10.7, Indeks Ap.
ETIKA PENYIARAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM Rachman, Abdul
RISALAH Vol 24, No 2 (2013): November 2013
Publisher : RISALAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

From the point of view of broadcasters as media, Malvin L. DeFleur & Everet E. Dennis, Understanding Mass Communication, which is a type of media that uses electromagnetic instrument in conveying the message to the audience simultaneously. While broadcasting is called broadcasting has the meaning as: "pemancarluasan activities by means of transmitting broadcast and / or transmission facilities on land, at sea or in space by using the radio frequency spectrum (radio signals) in the form of waves. Ethics comes from the Greek word is "Ethos". In the singular, "ethos" means ordinary residence, pastures, stables, habits, customs, morals, feelings, ways of thinking. In terms of philosophy, ethics means of the usual science or knowledge about customs. In Indonesian dictionary is the science of the principles of morals. as proselytizing religions require people to internalize, transmission, diffusion, transformation, and the actualization of the Shariah and media methods that originates in the al-Qur’an, as the book of preaching, and the sunnah of the Prophet to madu (mankind). This is a Muslim initiative to make syariaat Islam became a reality in the lives of individuals, families, communities and audiences realized in congregation so that Bohemian ummah good good good in the world now and in the hereafter. So together we have seen the publication of ethics and syari turns "at Islam should have a strong relationship so that it will give impetus to the development and prosperity of society and the nation. Until not so easy Indonesian society teracuni by bad news on the controversial ruling.
BENTUK ARANSEMEN MUSIK KERONCONG ASLI KARYA KELLY PUSPITO DAN RELEVANSINYA BAGI REMAJA DALAM MENGEMBANGKAN MUSIK KERONCONG ASLI Rachman, Abdul; Lestari, Wahyu
Catharsis Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analyze Education and Training Using Marine Engine Simulator at STIP Jakarta Indonesia Rachman, Abdul; Simanjuntak, Marihot
EDUCATIO : Journal of Education Vol 4 No 1 (2019): May 2019
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

On this research paper analysis Cadet Engineer, junior engineer, Operational level senior engineer, and management level senior engineer will do experiment using data velocity various scenario at marine engine simulator and then result of experiment will use analysis education and training  marine engine simulator for to know correct time. Then analysis has also revealed that the human errors occur for the following reasons: Lack of knowledge on the over all system and fundamental operation, Insufficient confirmation to operation and Incomplete knowledge on the operational sequence. the roles of instructor will be described in order to reduce the cause for such human errors and to enhance the educational performance according implemented and development each them various scenario base on expert justification and reference IMO Standard and SOLAS. kinds various scenario safety procedure for all Engineer with hope to minimalist accident loss of soul at sea. For the purpose of machinery plant operation training by means of Engine Room Simulator (ERS) based on PC, describes the features of human errors by the Incompetence trainees in the marine engine plant operation and shows the necessary improvement in the training in order to decrease such errors from the viewpoint of educational technology.  The examination of such data has shown that error occurs mainly by omission error and extraneous act. Further analysis was made on such errors by the trainees engineer to find out the characteristics of errors caused in the process of acquiring procedural knowledge for the operation according implemented development various safety scenario.
PEMBANGUNGAN SISTEM INFORMASI ANOMALI SATELIT (SIAS) Ahmad, Nizam; Rachman, Abdul
Jurnal Sains Dirgantara Vol 6, No.2 Juni (2009)
Publisher : Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus anomali yang kerap terjadi pada satelit-satelit orbit rendah (LEO) dan tinggi (GEO) menyebabkan penurunan kinerja sistem satelit. Pada umumnya anomali ini banyak disebabkan oleh cuaca antariksa berupa interaksi partikel energi tinggi pada sistem satelit dan pengaruh aktivitas geomagnet terutama disaat terjadi badai. Kejadian anomali satelit dapat dianalisis melalui suatu sistem informasi yang memadukan parameter cuaca antariksa seperti energi dan fluks proton, elektron dan indeks Kp dengan data kegagalan sistem satelit. Sistem Informasi Anomali Satelit (SIAS) merupakan perangkat yang dibangun dan dikembangkan sebagai upaya peringatan dini gangguan operasional satelit dengan menggunakan semua data tersebut. Meski SIAS masih berupa prototip, namun SIAS telah dapat digunakan untuk menganalisis beberapa kejadian anomali satelit orbit rendah dan orbit tinggi. Kata kunci : Anomali satelit, SIAS.