Articles

Found 18 Documents
Search

Peranan Bauran Pemasaran (Marketing Mix) terhadap Peningkatan Penjualan (Sebuah Kajian terhadap Bisnis Restoran) Rachmawati, Rina
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari waktu kewaktu bisnis dibidang makanan mempunyai kecenderungan terus meningkat. Permintaan pangan yang terus meningkat karena merupakan kebutuhan dasar manusia berimbas terhadap peningkatan penawaran makanan. Hal ini sesuai dengan hukum permintaan dan penawaran (supply and demand law). Terdapat bermacam-macam bisnis makanan, antara lain adalah bisnis restoran dan bisnis popular catering (cafe, coffe shop, toko roti/ bakery dan steak house). Dalam bidang pemasaran, kondisi paling sulit adalah mempertahankan konsumen untuk selalu menggunakan produk dari penjual, atau sering disebut dengan loyalitas pelanggan. Untuk mampu menciptakan loyalitas pelanggan tersebut, para pengusaha perlu memiliki suatu strategi pemasaran yang jitu dalam memasarkan produknya. Salah satu bentuk strategi pemasaran yang mampu mendukung dalam memasarkan produk makanan untuk menciptakan loyalitas konsumen adalah penggunaan strategi marketing mix (bauran pemasaran) yang meliputi product, price, promotion, dan physical evidence atau place. Jika konsumen mendapatkan kepuasan terhadap produk yang dijual, maka mereka akan loyal. Jika terwujud loyalitas pelanggan, maka akan berimbas terhadap peningkatan penjualan.Kata kunci : bisnis makanan, marketing mix, penjualan
PENGARUH KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN (SEBUAH KAJIAN TERHADAP BISNIS MAKANAN Rachmawati, Rina
Teknobuga Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Food business will never shrink. During 1997 monetary crisis it proved its resistance andremained undevastated. To succeed in food business, an entrepreneur can not rely solely on theproduct offered and its quality, but it must also consider the services. Food business is increasinglygrowing, yet only few survive in the long run. Nowadays the companies’ goal in marketing hasshifted from customer acquisition to customer retention or customer loyalty. Customer loyalty is themain target marketers work out to achieve. With loyalty of customers at hand, companies will getbenefit as expected. As such, companies will be able to maintain their business. However, it takescustomers’ satisfaction in order to get their loyalty. In fact customer satisfaction depends on somefactors such as quality of customer service, customer value and product advantages. These fourfactors are closely related and essential to bring benefits to the companies which in turn affect thesustainability of food business.Key word : customer loyality, customer expectasyk, eksisBisnis makanan tidak akan pernah meredup. Pada saat krisis moneter tahun 1997,bisnis makanan tidak terkena imbasnya. Dalam mengembangkan bisnis makanan, pengusaha tidakcukup hanya mengandalkan barang dan mutu produk yang dijual, tetapi juga harus disertai denganjasa (servis). Semakin banyaknya bisnis makanan yang berkembang, tidak semuanya mampubertahan lama. Dalam terminologi pemasaran dapat dikatakan bahwa tujuan perusahaan terkaitdengan pemasaran saat ini telah bergeser dari akuisisi pembeli (customer acquisition) kepadakesetiaan pelanggan (customer retention or customer loyalty). Loyalitas pelanggan merupakantujuan inti yang diupayakan pemasar. Hal ini dikarenakan dengan adanya loyalitas pelanggansesuai dengan yang diharapkan, dapat dipastikan perusahaan akan meraih keuntungan. Dampaklainnya adalah perusahaan mampu mempertahankan bisnisnya (eksistensi). Untuk mendapatkanloyalitas diperlukan kepuasaan pelanggan. Dan untuk mendapatkan kepuasaan pelanggan, perluadanya faktor pendukung, antara lain kualitas pelayanan terhadap pelanggan, nilai pelanggan(customer value) dan keunggulan produk (product advantage). Keempat faktor tersebut salingberkaitan erat dan mampu memciptakan keuntungan usaha yang juga berdampak terhadapeksistensi bisnis makananKata kunci : loyalitas pelanggan, kepuasaan pelanggan, eksistensi
PENGUNGKAPAN INTELLECTUAL CAPITAL Rachmawati, Rina
Jurnal Dinamika Manajemen (Journal of Management Dynamics) Proceeding Madic 2015
Publisher : Department of Management, Faculty of Economics, Semarang State University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jdm.v0i0.4746

Abstract

KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PRODUK BISNIS INKUBATOR PROGRAM STUDI PKK KONSENTRASI TATA BUSANA Sawitri, Sicilia; Rachmawati, Rina
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 31, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v31i1.5685

Abstract

Home Economics Incubator Bussiness was created as a result of a National Strategy research in 2013, created some products. The quality of the products will be known by asking to the costumer satisfaction. The aim of this research want to know how high the costumer satisfaction after used the products of Home Economic Incubator Business. By using survey method the research was conducted. The population and the samples of this research were all of the buyer who used the products. Data were collected by using Costumer Satisfaction Quetionary, and were analized by prosentase descriptive analyze. The result of this research shew that the costumers’ satisfaction were very high (82 %). The suggestions were submitted: (1) Needs design product development, (2) Needs coordination of all faculty members, such as: dean, the chief of Home Economics study programs, lecturers, and students, (3) Needs a new work to promote the products.
IBM DI KELURAHAN PATEMON GUNUNGPATI SEMARANG DALAM MENGEMBANGKAN KEWIRAUSAHAAN BIDANG BUSANA Sawitri, Sicilia; Prawetyaningtyas, Wulansari; Rachmawati, Rina
Rekayasa Vol 13, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Unnes Journal. Research and Community Service Institute, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem which want to overcome in this activity was: how to design marketing and packaging techniques in order to improve patcwaork crafts business productivity. This activity aims to provide the skills in pakacging and marketing techniques for crafters and craft of patchwork business owners. The methods were applied to devotion of lectures, demonstration and exercise. The resullt in this community service activity, showed an increase in the skills of participants in making pakacging and marketing techniques. Suggestion can be submitted include: (1) For business owner in Semarang district, should take the advantage of human resources that have been trained to increase the productivity. (2) It takes longer to train the new participant to be able do the marketing and pakacging well. (3) It remains to be developed craft of vrious designs by using fabric wastes as row material, in order to obtain the creavity and innovative crafts. (4) For organizations devoted to the community (LP2M), training should be followed up with the other skill, such as: knitting, embroydery, accessories, etc. (5) Needs the net work with other department, such as Department of Industri in Semarang District, Chamber of Commerrse of Central Java andd others.
PEMBUATAN HIASAN KERUDUNG DENGAN TEKNIK MENGAIT DI KELURAHAN PATEMON GUNUNGPATI SEMARANG Sawitri, Sicilia; Rachmawati, Rina; Kusumastuti, Adhi
Teknobuga Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang ingin diatasi dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah bagaimana mengembangkan keterampilan ibu-ibu dan remaja putri di wilayah kelurahan Patemon dalam membuat hiasan kerudung dengan teknik mengait (Crocheting) yang dapat dijadikan bekal berwirausaha. Metode yang dipergunakan dalam kegiatan ini antara lain: ceramah, demonstrasi dan latihan. Hasil yang didiperoleh dari kegiatan, adalah adanya   peningkatan keterampilan ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri dalam membuat kerudung dengan teknik mengait sehingga dapat berwirausaha dan mendapat income tambahan bagi keluarganya. Saran yang diajukan antara lain: (1) Bagi ibu-ibu masyarakat Kelurahan Patemon hendaknya memanfaatkan sumber daya manusia yang telah diberi pelatihan agar produktivitasnya meningkat, (2) Masih perlu dikembangkan berbagai desain kerajinan dengan teknik mengait, agar diperoleh hasil kerajinan yang kreatif dan inovatif,  (3) Bagi Lembaga Pengabdian Kepada Masyarkat (LPM) hendaknya pelatihan ini ditindaklanjuti dengan pemberian materi   dan keterampilan-keterampilan lain, misalnya: membuat kerajinan dengan teknik  merajut, bordir mesin, dan pembuatan pelengkap busana.
PENGARUH KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN Rachmawati, Rina
Teknobuga Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bisnis makanan tidak akan pernah meredup. Pada saat krisis moneter tahun 1997, bisnis makanan tidak terkena imbasnya. Dalam mengembangkan bisnis makanan, pengusaha tidak cukup hanya mengandalkan barang dan mutu produk yang dijual, tetapi juga harus disertai dengan jasa (servis). Semakin banyaknya bisnis makanan yang berkembang, tidak semuanya mampu bertahan lama. Dalam terminologi pemasaran dapat dikatakan bahwa tujuan perusahaan terkait dengan pemasaran saat ini telah bergeser dari akuisisi pembeli (customer acquisition) kepada kesetiaan pelanggan  (customer  retention  or  customer  loyalty).  Loyalitas  pelanggan  merupakan tujuan  inti  yang diupayakan pemasar. Hal ini dikarenakan  dengan adanya loyalitas  pelanggan sesuai dengan yang diharapkan, dapat dipastikan perusahaan akan meraih keuntungan. Dampak lainnya adalah perusahaan mampu mempertahankan bisnisnya (eksistensi). Untuk mendapatkan loyalitas diperlukan kepuasaan pelanggan. Dan untuk mendapatkan kepuasaan pelanggan, perlu adanya  faktor  pendukung,  antara  lain  kualitas  pelayanan terhadap  pelanggan,  nilai  pelanggan (customer  value)  dan  keunggulan produk  (product  advantage).  Keempat  faktor  tersebut  saling berkaitan erat dan mampu memciptakan keuntungan usaha yang juga berdampak terhadap eksistensi bisnis makanan
IMPLEMENTASI STRATEGI BRANDING USAHA BATIK DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERILAKU KONSUMEN DAN LOYALITAS KONSUMEN PADA UMKM BATIK PEKALONGAN JAWA TENGAH Rachmawati, Rina; Sawitri, Sicilia
Teknobuga Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang mempunyai nilai yang tinggi. Pengakuan UNESCO tahun 2009 yang menyebutkan batik merupakan warisan budaya Indonesia, berimbas pada dunia batik Indonesia dan diikuti meningkatnya industri batik di Indonesia. Tetapi yang disayangkan, perkembangan batik dan diikuti pertumbuhan usaha batik di Indonesia ini, belum sejalan   dengan   positioning-nya   batik   di   hati   konsumen   batik.   Salah   satu penyebabnya adalah tidak semua pengusaha batik sadar akan kekuatan merek kepada usahanya. Padahal Brand (branding) merupakan salah satu elemen penting untuk menentukan apakah sebuah industri batik bisa mendapatkan eksistensi usaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kesadaran pemilik usaha batik Pekalongan Jawa Tengah terhadap Branding (merek) usahanya, dan untuk mengetahui pengaruh branding batik terhadap perilaku pembeli batik dan loyalitas konsumen. Penelitian ini akan dilakukan terhadap pemilik usaha batik di dua sentra terbesar batik Pekalongan, yaitu di Sentra Batik Kauman dan Pesindon. Variable strategi  branding  adalah:  citra  merek  (brand  image),  karakteristik  merek,  brand equity, differential effect, brand knowledge, loyalitas merek dan investasi merek. Objek penelitian kedua adalah konsumen batik yang membeli produk batik di UMKM batik pekalongan. Akan mengupas tentang perilaku konsumen dan loyalitas konsumen. Penelitian pada tahun pertama, meliputi 3 tahap 1)melakukan pemetaan tentang strategi branding (merek) UMKM batik Pekalongan, 2)menganalisa perilaku konsumen batik terhadap adanya branding batik, 3)menganalisa loyalitas konsumen. Metode analisis data responden pemilik usaha batik adalah dengan analisis cluster, dan data responden konsumen menggunakan analisis SEM AMOS 16,0.Hasil analisis data adalah, bahwa pengusaha di Pekalongan sudah memiliki strategi branding  (merek),  tetapi  belum  berjalan  dengan  baik.  Nilai  penerapan  strategibranding adalah sebesar 49% dalam kategori sedang dan 29% dalam kategori baik. Nilai tertinggi adalah indikator citra merek sebesar 7,52, sedangkan nilai terendah adalah  loyalitas  merek  sebesar  5,1.  Sedangkan  hasil  kedua  menunjukkan  hasil bahwa Perilaku Konsumen tidak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadapStrategi Branding usaha batik di Pekalongan. Dan Loyalitas Konsumen tidak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Strategi Branding usaha batik di Pekalongan. Dan saran yang diajukan, pengusaha batik di Pekalongan walaupun sistem order didominasi oleh pesanan partai besar oleh toko batik besar, sebaiknya tetap   memperhatikan   strategi   Branding   (merek)   usahanya,   hal   ini   karenaberhubungan dengan kualitas produk yang berimbas terhadap eksistensi usaha batik di Pekalongan.
The effectiveness of entrepreneursip teaching materials for engginering students at the faculty of engineering, semarang state university Rachmawati, Rina
Dinamika Pendidikan Vol 11, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of the was to test the effectiveness of entrepreneurship teaching materials for students majoring at Pendidikan Kesejahteraan keluarga (PKK) on the Faculty of Engineering, Semarang State University (Unnes). Entrepreneurship teaching materials were developed by researchers with ADDIE model, and the article only focused on the effectiveness of entrepreneurship teaching materials. It was a quasi-experimental study with a before-after or one group pretest-posttest technique. The research was conducted for 4th semester students of Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Department who were taking the entrepreneurship subject. In the experimental group, students were taught with teaching materials which were developed by the references of entrepreneurship subject on Higher Education and also was adapted with the conditions of  Unnes students.The data were collected by test, questionnaires and learning observation sheets. To test the hypothesis, it used paired t-test analysis and gain-score testing to measure the effectiveness of teaching materials in supporting the Entrepreneurship subject at the department of PKK on the Faculty of Engineering, Unnes. The results of the study showed that entrepreneurship teaching materials were in enough effective and the results of other analyzes showed that students’ scores increased from pre-test to post-test for students who were taught with Entrepreneurship teaching materials.
Interaksi Geminivirus pada Kejadian Inokulasi Ganda Hidayat, Sri Hendrastuti; Rachmawati, Rina; Lestari, Puji; Aidawati, Noor
Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia Vol 11, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpti.12105

Abstract

Incidence of geminivirus infection has been caused severe losses on various economically important crops. This losses may cause by single infection or mix infection of several strain of geminiviruses. In this experiment we used two strain of geminiviruses, geminivirus infecting chillipepper from Segunung, West Java and geminivirus infecting tomato from Lembang, West Java (GVToL), to study the effect of geminivirus mix infection on the symptom expression and the capability of each strain to multiply in the host cell. Coefficient of dissimilarity between this two strain of geminiviruses is 7.5. When the two strain of geminiviruses was inoculated together to tomato plants by insect vector; Bemisia tabaci, the symptoms on infected plants is slightly different but less severe than those on plants inoculated with each strain separately. Detection with polymerase chain reaction (PCR) followed by restriction enzyme digest of PCR product revealed that GVToL multiply better in the infected host cell.