Djoko Suprajitno Rahardjo
Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Agresive Mobile Learning Menggunakan Notifikasi Email, RSS dan SMS Berbasiskan MLE Sirojuddin, Ahmad; Ahmadi, Candra; Affandi, Achmad; Rahardjo, Djoko Suprajitno
Jurnal Eksplora Informatika Vol 2 No 1 (2012): Eksplora Informatika
Publisher : Bagian Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.836 KB) | DOI: 10.30864/eksplora.v2i1.17

Abstract

Belajar bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Hal ini dapat dilakukan karena perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Para pertumbuhan pengguna ponsel juga memiliki peran dalam mengubah gaya belajar siswa dari-berbasis desktop ke ponsel berbasis. Ada e-learning teknologi tampaknya pasif karena hanya menunggu sampai siswa atau guru untuk login. Desain Manajemen Pembelajaran Sistem agresif (LMS) ini bertujuan untuk memberikan notifikasi kepada pengguna ketika ada penambahan, update, dan penghapusan materi dalam bentuk kursus, forum, chatting, wiki atau bahan lainnya. Pemberitahuan akan dikirim sebagai Short Message Service (SMS), Really Simple Syndication (RSS) dan surat elektronik (e-mail) kepada pengguna. Rancangan sistem ini akan menggunakan teknologi layanan web sederhana untuk membuat komunikasi antara server LMS di web hosting dengan server SMS yang berada pada komputer lokal.
Analisis Perancangan BTS Hotel pada Kawasan Kampus di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Sukolilo-Surabaya Pratomo, Istas; Fahmi, Moh. Imam Rahmat; Rahardjo, Djoko Suprajitno
JAVA Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 13, No 2 (2015)
Publisher : JAVA Journal of Electrical and Electronics Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1193.437 KB)

Abstract

Data survei pelanggan terkait persepsi kualitas layanan seluler di ITS Sukolilo menyebutkan bahwa 80% pelanggan memberikan persepsi sedang-buruk terhadap layanan seluler berbasis data. Salah satu penyebabnya adalah kondisi Kampus ITS Sukolilo sebagai daeah urban dimana banyak bangunan dan gedung bertingkat yang mengakibatkan banyaknya shadow area. Distributed Antenna System atau dikenal dengan BTS Hotel menawarkan teknologi base station yang dipusatkan pada satu lokasi yang akan melayani beberapa remote site. Pada setiap remote site tersebut akan dihubungkan langsung oleh sebuah single fiber untuk menjangkau area yang tidak bisa terlayani maksimal. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk merancang BTS Hotel di Kampus ITS Sukolilo sebagai solusi dari perluasan area layanan dan peningkatan kapasitas layanan dengan melakukan perencanaan capacity planning, coverage planning dan jaringan fiber optic. Hal ini dilakukan untuk mengestimasi jumlah pole dan luas cakupan dari setiap sel serta topologi jaringan fiber optic. Hasil perancangan menggunakan               A Multiple-Carrier Multiple-Technology configuration. Nilai OBQ yang didapat dari perancangan sebesar 27,95 Mbps/Km2 untuk jaringan 3G UMTS dan 10,51 Mbps/Km2 untuk jaringan 4G LTE. Jumlah pole dari hasil perancangan sebanyak 14 pole, dengan luas cakupan 0,098 Km2/sel dan radius 194,5 m. Sedangkan untuk jaringan fiber optic, menggunakan Single Mode Multi Core Fiber Optic dengan 16 core yang membutuhkan panjang total kabel sekitar 7.035 m