Dwi Teguh Rahardjo
Prodi Pendidikan Fisika, Jurusan PMIPA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 57126, Indonesia

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

SIMPLE METHOD FOR NON CONTACT THICKNESS GAUGE USING ULTRASONIC SENSOR AND ANDROID SMARTPHONE Jamaluddin, Anif; Listiana, Fita; Rahardjo, Dwi Teguh; Rahmasari, Lita; Harjunowibowo, Dewanto
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 15, No 1: July 2015
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to develop simple method for non contact thickness gauge using ultrasonic sensor and android smartphone. This system is constructed using ultrasonic sensor HY-SRF05, microcontroller ATMEGA328, bluetooth module and android smartphone. Ultrasonic sensor transmits ultrasonic pulses in the form of waves and recieves back the pulses after the waves are reflected by an object. The time duration of ultrasonic between  transmition and reception is calculated as distance between sensor and sample. The method of for thickness measurement adhere sample on holder infront of ultrasonic sensor. The Thickness measurement of sample is calculated base on distance beetwen sensor to holder (fixed barrier)  and sample to sensor. The zero position of measurement is distance of sensor to holder. The data of thickness is sent via bluetooth and received by the Android application. Android Application uses to  display measurement is designed base on MIT App Inventor for Android (AIA) platform. The measurement results show a fairly high degree of accuracy is 99.978%. DOI: http://dx.doi.org/10.11591/telkomnika.v15i1.7187
PENERAPAN PENDEKATAN SOMATIC, AUDITORY, VISUAL, INTELLRCTUALY (SAVI) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 3 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Fitriyaningsih, Fitriyaningsih; Jamzuri, Jamzuri; Rahardjo, Dwi Teguh
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.371 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Penggunaan pendekatan Somatic, Auditory, Visual Intelletualy (SAVI) melalui metode pembelajaran diskusi informasi dan demonstrasi dapat meningkatkan motivasi belajar fisika siswa. (2) Penggunaan pendekatan Somatic, Auditory, Visual Intelletualy (SAVI) melalui metode pembelajaran diskusi informasi dan demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 3 Boyolalitahun pelajaran 2012/2013 yang dikhususkan pada materi pokok teori kinetik gas sebanyak 31 siswa. Data diperoleh melalui pengamatan, review tanggapan guru, tes kognitif, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa : (1) penerapan pendekatan Somatic, Auditory, Visual, Intellectualy (SAVI)dengan metode pembelajaran diskusi informasi dan demonstrasidapat meningkatkan motivasi belajar fisika siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 3Boyolali Tahun Pelajaran 2012/2013 pada materi pokok teori kinetik gas. Peningkatan motivasi belajar fisika siswa terbukti dengan analisis lembar observasi motivasi belajar siswa selama penelitian berlangsungmeningkat sebesar 43,14 % pada siklus 1, dan 65,72 % pada siklus 2 dibandingkan dengan keadaan awal (2) Pendekatan Somatic, Auditory, Visua, Intellectualy (SAVI)dengan metode pembelajaran diskusi informasi dan demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 3 Boyolali Tahun Pelajaran 2012/2013 pada materi pokokteori kinetik gas. Peningkatan hasil belajar fisika siswa berdasarkan aspek kognitif  yakni ketuntasan belajar fisika oleh siswa pada awalnya sebesar 64,74 % meningkat menjadi 100 % pada siklus I, dan pada siklus II menjadi 96,77 % dari target yang ditetapkan yakni ketuntasan belajar siswa sebesar 75%. Kata Kunci : Pendekatan SAVI, motivasi belajar, hasil belajar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA MODUL ELEKTRONIK ANIMASI INTERAKTIF UNTUK KELAS XI SMA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA Wiyoko, Tri; Sarwanto, Sarwanto; Rahardjo, Dwi Teguh
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.033 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran modul elektronik animasi interaktif yang memenuhi kriteria baik dari aspek materi, bahasa Indonesia dan media (2) mengembangkan modul elektronik animasi interaktif yang dapat meningkatkan motivasi belajar fisika siswa. metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R & D) dengan tahapan (a) analisis potensi dan masalah, (b) pengumpulan data (c) pembuatan desain, (d) validasi desain, (e) revisi desain, (f) uji coba produk, (g) revisi produk, (h) uji coba pemakaian (i) revisi produk (j) produk media. Uji coba produk pada siswa kelas XI di Surakarta yang meliputi uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji kelompok besar. Jenis data yang diperoleh bersifat kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengambilan data melalui angket dan wawancara. Data motivasi belajar siswa diambil secara one group pretest-posttest design. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul elektronik animasi interaktif yang dikembangkan memenuhi kriteria baik dari aspek materi, bahasa Indonesia, dan media. Hasil skor rata-rata penilaian 88,3 yang terdiri dari skor penilaian ahli materi 96, skor penilaian ahli bahasa Indonesia 72, dan skor penilaian ahli media 97. Penilaian media berkriteria baik juga berdasarkan penilaian siswa dalam tiga tahap pengujian dengan rincian rata-rata uji perorangan 84,2%, uji kelompok kecil 82,2% dan uji kelompok besar 81,85%. Pengembangan media modul elektronik animasi interaktif dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, berdasarkan hasil uji coba perorangan terjadi peningkatan motivasi belajar siswa 3,3% dengan hasil analis uji-t berpasangan thitung = 3,359 > ttabel = 2,015, pada uji coba kelompok kecil terdapat peningkatan motivasi belajar siswa 5,4% dengan hasil analisis uji-t berpsangan thitung = 4,725 > ttabel = 1,729 dan uji coba kelompok besar terdapat peningkatan motivasi belajar siswa 6,17% dengan hasil analisis uji-t berpasangan thitung = 7,850 > ttabel = 1,671. Kata kunci: modul elektronik animasi interaktif, validasi, motivasi
EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS CTL MELALUI METODE EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI PADA MATERI ALAT OPTIK DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA DI SMA Murtini, Lis; Aminah, Nonoh Siti; Rahardjo, Dwi Teguh
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 6, No 3 (2015): SNFPF 2015 Prospek Pendidikan Sains 5 Tahun ke Depan
Publisher : Physics Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.595 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya (1) Perbedaan pengaruh penggunaan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) melalui metode eksperimen dan demonstrasi terhadap kemampuan kognitif siswa, (2) Perbedaan pengaruh kemampuan awal siswa kategori tinggi, sedang, dan rendah terhadap kemampuan kognitif siswa, (3) Interaksi penggunaan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) dan kemampuan awal terhadap kemampuan kognitif siswa.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial (2 x 3). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X semester II SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Tahun Ajaran 2014/2015. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel yang diambil terdiri dari dua kelas yakni kelas X-5 berjumlah 41 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X-6 berjumlah 41 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes dan teknik dokumentasi. Teknik tes digunakan untuk memperoleh data kemampuan awal siswa sebelum diberi pembelajaran pada sub pokok bahasan Pemantulan dan Pembiasan Cahaya serta data kemampuan kognitif siswa pada sub pokok bahasan Alat Optik setelah diberi pembelajaran. Teknik dokumentasi digunakan untuk mengetahui keadaan awal siswa pada kedua kelas. Data dianalisis menggunakan anava dua jalan dengan isi sel tak sama.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Ada perbedaan pengaruh penggunaan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) melalui metode eksperimen dan demonstrasi terhadap kemampuan kognitif siswa>), (2) Ada perbedaan pengaruh kemampuan awal siswa kategori tinggi, sedang, dan rendah terhadap kemampuan kognitif siswa>, (3) Tidak ada interaksi penggunaan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) dan kemampuan awal terhadap kemampuan kognitif siswa<.Kata kunci : pendekatan CTL, kemampuan awal, metode eksperimen, metode demonstrasi
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATERI FLUIDA STATIS Rizkayanti, Yazida; Sukarmin, Sukarmin; Rahardjo, Dwi Teguh
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 6, No 3 (2015): SNFPF 2015 Prospek Pendidikan Sains 5 Tahun ke Depan
Publisher : Physics Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.698 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas X MIA 4 SMA N 1 Surakarta melalui implementasi model pembelajaran Kooperatif tipe STAD pada materi Fluida Statis. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 4 SMA N 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015 sebanyak 32 siswa. Data diperoleh melalui kajian dokumen, observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Kooperatif tipe STAD pada materi Fluida Statis dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas X MIA 4 SMA N 1 Surakarta. Hal ini dapat dilihat pada siklus I, dari 9 indikator aktivitas belajar siswa, 3 indikator aktivitas belajar siswa telah mencapai target, sedangkan pada siklus II keseluruhan indikator aktivitas belajar siswa telah mencapai target penelitian sebesar 70%.Kata kunci: PTK, Kooperatif tipe STAD, Fluida Statis, Aktivitas Belajar
Kontribusi Motivasi Berprestasi dan Pemanfaatan Sumber Belajar Terhadap Kemampuan Kognitif Siswa Mata Pelajaran Fisika Kelas X SMA N 1 Karangayar Andriyani, Andriyani; Sunarno, Widha; Rahardjo, Dwi Teguh
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 6, No 3 (2015): SNFPF 2015 Prospek Pendidikan Sains 5 Tahun ke Depan
Publisher : Physics Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.819 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui ada atau tidak adanya kontribusi yang signifikan dari motivasi berprestasi terhadap kemampuan kognitif mata pelajaran Fisika siswa kelas X SMA Negeri 1 Karanganyar; (2) mengetahui ada atau tidak adanya kontribusi yang signifikan dari pemanfaatan sumber belajar terhadap kemampuan kognitif mata pelajaran Fisika siswa kelas X SMA Negeri 1 Karanganyar; (3) mengetahui ada atau tidak adanya kontribusi yang signifikan antara motivasi berprestasi dan pemanfaatan sumber belajar terhadap kemampuan kognitif mata pelajaran Fisika siswa kelas X SMA Negeri 1 Karanganyar.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA N 1 Karanganyar tahun ajaran 2014/2015 sejumlah 306 siswa dengan sampel 32 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan teknik Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, angket dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis datanya adalah teknik analisis regresi linier ganda.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa; (1) Ada kontribusi positif yang signifikan dari Motivasi Berprestasi dan Kemampuan Kognitif Fisika siswa dengan nilai rx1y > rtabel sebesar 0,406 (2) Ada kontribusi positif yang signifikan dari Pemanfaatan Sumber Belajar dan Kemampuan Kognitif Fisika siswa dengan nilai rx2y > rtabel sebesar 0,412 (3) Ada kontribusi positif yang signifikan antara Motivasi Berprestasi dan Pemanfaatan sumber belajar secara bersama-sama dengan Kemampuan Kognitif Fisika siswa dengan nilai rx1x2y > rtabel sebesar 7,48.Kata kunci : Motivasi Berprestasi, Sumber Belajar dan Kemampuan Kognitif
Using Spreadsheet Modeling in Basic Physics Laboratory Practice for Physics Education Curriculum Fauzi, Ahmad; Rahardjo, Dwi Teguh; Romadhon, Utoro; Kawuri, Kunthi Ratna
International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Vol 2, No 1 (2017): International Conference on Science and Applied Science 2017
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijsascs.v2i1.16666

Abstract

Physics is one of a branch of science which uses much of mathematical concept. Usually, the concept of physics is expressed in a mathematical equation; it will make physics easier to be understood. Therefore, the students need to understand about mathematical modelling to help them understand physics. Students who take fundamental physics and physics laboratory course required to understand the concept of feedback that is mathematically expressed in differential equations. However, most of the students have not been taught the concept of differential equations at early semester. Therefore, we are interested in reviewing the use of mathematical modelling with a spreadsheet in the case of feedback that is integrated with laboratory practice. The results of this study indicate that students gave positive perceptions and improve their ability in understanding the concept of feedback that is mathematically expressed in the differential equation.