Enni Suwarsi Rahayu
Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang

Published : 30 Documents
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC SKILL TEKNOLOGI FERMENTASI BERBASIS MASALAH LINGKUNGAN Mulyono, Yatin; Bintari, Siti Harnina; Rahayu, Enni Suwarsi; Widiyaningrum, Priyantini
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 41, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pembelajaran biologi di SMA 1 Kandangserang, mengembangkan perangkat pembelajaran dengan pendekatan scientific skill berbasis masalah lingkungan pada limbah produksi tempe-tahu, dan mengevaluasi validitas, efektivitas, serta kepraktisan perangkat pembelajaran tersebut. Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan menganalisis kebutuhan kemudian mengembangkan produk dan diuji validitas, efektivitas, dan kepraktisanya hingga diperoleh produk final. Produk yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran dengan pendekatan scientific skill teknologi fermentasi berbasis masalah lingkungan pada limbah produksi tempe-tahu, yaitu meliputi silabus, RPP, bahan ajar, lembar diskusi peserta didik (LDPD), dan lembar penilaian scientific skill. Hasil analisis menunjukkan perangkat pembelajaran sangat valid, efektif, dan praktis diterapkan. Guru hendaknya menerapkan perangkat pembelajaran dengan pendekatan scientific skill teknologi fermentasi berbasis masalah lingkungan pada limbah produksi tempe-tahu. The research aims to describe biology learning process in SMA 1 Kandangserang detaily, expand learning process with scientific skill approach problem based learning, and evaluate the validity, effectivity, and practical the learning equipment. The method in this research is Research and Development, by analyzing the need and then developing a product and find the validity, effectivity, practically until gets the final product. The product that been developed is learning equipment with scientific skill technology of fermentation that principle with surrounding problems, consist of the syllabi, lesson plan, teaching materials, student discussion papers, and scientific skill’s evaluation  paper. The learning equipment is valid, efective and has been used. Learning equipment using scientific skill inenvironment problem based should be applied in making of tempe-tahu by the teacher.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN AUTENTIK BERBASIS LITERASI SAINS PADA MATERI SISTEM EKSKRESI Astuti, Widi Puji; Budi Prasetyo, Andreas Priyono; Rahayu, Enni Suwarsi
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 41, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asesmen merupakan bagian integral dari proses pembelajaran sains. Aspek-aspek yang diukur dalam sains menentukan strategi pembelajaran dan jenis asesmen. Selama ini, aspek yang diukur masih terbatas pada kemampuan kognitif dan belum mengarah pada penguasaan literasi sains. Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan instrumen asesmen autentik berbasis literasi sains pada materi sistem ekskresi berdasarkan analisis kebutuhan disekolah. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development, dengan desain penelitian pretest posttest control group design. Subjek penelitian ujicoba skala kecil adalah 10 siswa anggota KIR SMAN 3Semarang, dan ujicoba skala luas adalah 68 siswa kelas XI IPA SMAN 3 Semarang. Produk penelitian berupa peer assessment, penilaian unjuk kerja, proyek, portofolio, sikap, dan tes. Hasil pengembangan instrumen asesmen autentik berbasis literasi sains menunjukkan bahwa instrumen asesmen valid, reliabel, efektif, dan tingkat kepraktisannya tinggi. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata validitas menunjukkan kriteria sangat tinggi. Keefektivan instrumen ditunjukkan dengan perubahan positif hasil belajar siswa, peningkatan indeks gain berada pada kisaran sedang, dan adanya pengaruh positif penerapan instrumen asesmen terhadap hasil belajar. Kepraktisan instrumen asesmen ditunjukkan oleh adanya respon positif siswa dan guru. Assessment is an integral part of the learning process of science. Measured aspects in determining science learning strategies and types of assessment. During this time,aspects ofthe measured is limited to cognitive abilities and not lead to mastery of science literacy. The research objective is to develop authentic assessment instrument based on material science literacy excretion system based on analysis of school needs.The type of the research was Research and Development, and pretest posttest control group design. The limited-scale subjects were 10 scientific group students of SMAN 3 Semarang, and the implementation-scale subjects were 68 students of Grade XI IPA of SMAN 3 Semarang. Product research is peer assessment, performance assessments, projects, portfolios, attitudes, and test.The research analysis showed that the science literacy based authentic assessment instrument developed in the study was valid, reliable, effective, and practical. This was shown from the very high score of the validity mean. The effectiveness of the instrument could be shown from the positive changes on the students’ study outcomes, with the gain index in medium rate, and the positive impact of the instrument implementation on the students’ study outcomes. The assessment instrument was considered practical based on the positive responses from students and teachers.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR EKOLOGI KURIKULUM 2013 BERMUATAN SETS MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Winarti, Yayuk; Indriyanti, Dyah Rini; Rahayu, Enni Suwarsi
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 44, No 1 (2015): Lembaran Ilmu Kependidikan: April 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi pembelajaran bermuatan SETS dan model pembelajaran PBL dapat digunakan untuk memecahkan permasalahan ekologi dan meningkatkan pemahaman materi ekologi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan validitas, kepraktisan, dan efektivitas bahan ajar serta mendiskripsikan karakteristik bahan ajar yang dikembangkan. Metode  penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development). Desain penelitian uji coba skala luas menggunakan pretest-posttest control group design dan posttest-only control design. Hasil validasi bahan ajar yang dilakukan oleh ahli pendidikan, ahli materi dan praktisi pendidikan dengan rata-rata nilainya 91,67 (amat baik). Kepraktisan bahan ajar menurut siswa sebesar 91,00 (sangat baik) dan menurut guru sebesar 98,50 (sangat baik). Berdasarkan hasil belajar kognitif, sikap dan keterampilan modul yang dikembangkan efektif. Karakteristik modul ekologi hasil pengembangan yaitu materinya diawali dengan permasalahan sehari-hari yang ada disekitar kita. Permasalahan ditutup dengan pertanyaan yang mengarahkan ke pemahaman tentang SETS. Hasil belajar kelas kontrol dan kelas perlakuan terjadi perbedaan yang signifikan, baik pada penilaian kognitif, sikap dan keterampilan. T Learning materials contain SETS and PBL learning model can be used to solve the problems of ecology and to increase the understanding of ecological materials. This research is aimed to determine the validity, practicality, and effectiveness of learning materials and to describe the characteristics of the developed learning materials. The research method is a research and development. Design of large scale trials using a pretest-posttest control group design and posttest-only control design.The results of the validation materials made by education experts, materials expert and practitioners of education have average mark of 91.67. The practicality of materials according to the students of 91.00 and according to the teachers of 98.50. Based on the resuts of cognitive learning, attitudes and skills of developed modules, it works effectively. Characteristics of ecological module from that development is that the material is staryed from daily life problems around us. The issue is closed with a question leading to an understanding of the SETS. The results of study control class and experiment occurs a significant difference, both on the cognitive assessment, attitudes and skills. 
KARAKTERISASI TALAS LOKAL JAWA TENGAH (IDENTIFIKASI SUMBER PLASMA NUTFAH SEBAGAI UPAYA KONSERVASI TANAMAN PANGAN ALTERNATIF) Rudyatmi, Ely; Rahayu, Enni Suwarsi
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v12i1.5420

Abstract

Tujuan penelitian untuk menginventarisasi, mendeskripsikan karakter morfologi dan mendeskripsikan manfaat talas lokal (Colocasia esculenta) Jawa Tengah. Jenis penetitian eksploratif dengan teknik jelajah alam dan wawancara. Sampel berupa tanaman talas lokal di Kabupaten Banyumas, Wonosobo, Karanganyar, Kebumen, Semarang, Purwodadi, Tegal, Rembang dan Cilacap. Nama jenis talas dan manfaatnya ditentukan berdasarkan wawancara. Karakter morfologi meliputi tipe tanaman, daun, umbi dan akar didasarkan pada panduan karakterisasi dan evaluasi plasma nutfah talas Kusumo dkk. (2002). Data dianalisis secara diskriptif. Hasil penelitian di Jawa Tengah ditemukan 28 jenis talas lokal yang tersebar secara tidak merata di 9 Kabupeten pada ketinggian tempat 10–1.420 m dpl. Karakter morfologi ditlis dengan kode 1 -9. Tanaman talas lokal banyak dimanfaatkan masyarakat Jawa Tengah sebagai pengganti nasi, makanan camilan, maupun sayur sesuai karakter masing-masing jenis talas.
CHACARTERIZATION OF LOCAL DURIAN GERMPLASM BASED ON THE MORPHOLOGY OF FRUIT Retnoningsih, Amin; Rahayu, Enni Suwarsi; Sari, Ika Puspita
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v14i2.8989

Abstract

One of the efforts to improve the quality and the conservation of local fruits like durian requires characteristic certainty of durian fruits according to the needs of plant breeders and tastes of consumers. Some durian germplasm at Hortimart Agro Center in Central Java have been successfully characterized. There are 43 accessions with 18 characters covering 64 character states of fruit. The dendrogram showed that those 43 accessions split into 2 groups. Durian Kartomarmo separated from the other 42 accessions. Durian Kartosumarmo has a unique characteristic on its fruit, which has an apex with irregular shape (mammiform). Some durians which have good taste, such as durian Bismo, Cokro, Janoko, and Petruk were grouped together with durian Monthong. The coeffient similarity in 43 accessions of the durian fruit is between 0.44-0.86. The diversity of accessions based on the fruit morphology showed that these 43 accessions were different and not a duplicate of different accessions. It shows that each of accession should be categorized as a different cultivar since there are many other characteristics that have not been observed.
PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI QUESTION STUDENT HAVE (QSH), MEDIA INTERAKTIF EKOSISTEM, DAN KOMBINASINYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Rahmawati, Lady; Rahayu, Enni Suwarsi; Martin H.B., F. Putut
Journal of Biology Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan strategi QSH, media interaktif ekosistem, dan kombinasi keduanya dan menentukan yang paling optimal digunakan pada pembelajaran ekosistem. Penelitian ini menggunakan rancangan Pre-Experiment Design, dengan menggunakan pola Pretest-Posttest Group Design. Populasi penelitian terdiri atas seluruh siswa kelas X SMA PGRI 2 Kayen yang terdiri atas 7 kelas, dengan 3 kelas sampel yang diambil menggunakan teknik purposive sampling.  Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 60% siswa kelas QSH, 82% siswa kelas flash, 100% siswa kelas kombinasi lulus KKM. Rata-rata n-gain ketiga kelas eksperimen mencapai kriteria sedang, dan hasil belajar afektif siswa mencapai kategori baik. Hasil uji hipotesis dilanjutkan dengan uji lanjut BNT menunjukkan bahwa kelas kombinasi paling optimal digunakan dalam pembelajaran ekosistem dibandingkan kedua kelas lainnya.The objective of the research to examine the effect of using QSH strategy, interactive media of ecosystem, and a combination of both and which is more optimal treatment used in the ecosystem. This research was Pre-Experiment Design, using pretest-posttest group design. The population in this research was all students X SMA PGRI 2 Kayen, while samples in this study was three classes taken using purposiv sampling. The results showed 60% of QSH class , 82% students of flash class, 100% of students of combination class pass KKM. N-gain result of third class reached medium criteria, and affective learning outcomes reach high category. Hypothesis results continued with LSD test showed that treatment of combination class was the most optimal  in the learning ecosystem than the other two classes.
PENGEMBANGAN MEDIA “WOODY PUZZLE” UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI, AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI STRUKTUR JARINGAN TUMBUHAN Kurniawati, Intan; Rahayu, Enni Suwarsi
Journal of Biology Education Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract _________________________________________________________________ The aim of the research was to develop, to test the validity and effectiveness, and analyze the application media in the form of  woody puzzle. The design of this research was research and development (R&D). Woody puzzle media was validated by material and media experts. The effectiveness of product was tested using motivation, activity and student learning outcomes whereas the aplication was tested using teacher and students response. The result of the research  showed that woody puzzle media was valid, effective and can be applicated. The application of woody puzzle media increased the motivation, activity, students learning outcomes and can be applicated.Abstrak ___________________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kevalidan dan keefektifan serta menganalisis keterterapan media pembelajaran berbentuk “woody puzzle”. Penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Woody puzzle divalidasi oleh validator materi dan media. Keefektifan ditentukan berdasarkan motivasi, aktivitas, dan hasil belajar siswa sedangkan keterterapan ditentukan berdasarkan respon guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media woody puzzle yang dikembangkan sangat valid, efektif dan dapat diterapkan. Penerapan media woody puzzle dapat meningkatkan motivasi, aktivitas dan hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media woody puzzle layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran di SMA Negeri 2 Kendal kelas XI.  
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI GERAK TUMBUHAN Setiowati, Agus; Ngabekti, Sri; Rahayu, Enni Suwarsi
Journal of Biology Education Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar ranah kognitif siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Semarang tahun ajaran 2014/2015 pada materi gerak tumbuhan belum mencapai ketuntasan klasikal. Hal ini disebabkan bahan ajar yang digunakan belum menuntun siswa untuk menemukan konsep, melainkan hanya memberi konsep. Oleh karena itu, diperlukan adanya model pembelajaran dan bahan ajar yang dapat meningkatkan pemahaman konsep yang mengukur hasil belajar kognitif. Masalah tersebut dapat diatasi dengan pembelajaran menggunakan LKS berbasis guided inquiry pada materi gerak tumbuhan. Penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang dimodifikasi. Uji coba skala kecil dilakukan menggunakan 15 siswa yang diambil dengan teknik stratified sampling, sedangkan uji coba skala besar menggunakan 36 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan LKS masuk kriteria valid. Penggunaan LKS dikatakan efektif karena hasil belajar kognitif menunjukkan 94,4% siswa mencapai kriteria ketuntasan klasikal. Penggunaan LKS dikatakan praktis karena respon guru mencapai 75% masuk kategori praktis, sedangkan tanggapan siswa mencapai 80,5% masuk dalam kategori sangat praktis, 16,7% masuk dalam kategori praktis, dan 2,8% masuk dalam kategori cukup. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa LKS berbasis guided inquiry valid, efektif dan praktis digunakan pada pembelajaran materi gerak tumbuhan. The results of cognitive learning eighth grade students of SMP Negeri 8 Semarang academic year 2014/2015 on a motion of plant material has not reached the classical completeness. This is due to the teaching materials used do not lead students to discover concepts, but only to give the concept. Therefore, it is necessary to have a model of learning and teaching materials to enhance the understanding of the concept that measures the cognitive learning. The problem can be overcome by learning to use the LKS-based guided inquiry in motion plant material. This research is the Research and Development (R & D) is modified. Small-scale trials conducted using 15 students drawn by stratified sampling, whereas large-scale trial using 36 students. The results showed that the development of LKS qualify as valid. Use of LKS is said to be effective for cognitive learning results showed 94.4% of pupils achieving the expected classical completeness. Use of LKS say practical because the response of teachers to achieve 75% categorized as practical, while the responses of students reached 80.5% in the category very practical, 16.7% in the category of practical, and 2.8% in the category enough. Based on the above results, it can be concluded that the LKS based guided inquiry valid., effective and practical to use learning materials plant motion.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PBP) DAN BERWAWASAN SALINGTEMAS Assalma, Nur Endah; Rahayu, Enni Suwarsi; Iswari, Retno Sri
Journal of Biology Education Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas LKS yang digunakan, mengembangkan LKS dengan pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek (PBP) dan berwawasan salingtemas, dan menentukan validitas, efektivitas, dan keterterapan LKS hasil pengembangan. Jenis penelitian ini adalah Research and Development. Fokus penelitian adalah validitas, efektivitas, dan keterterapan LKS hasil pengembangan. LKS hasil pengembangan memiliki karakteristik mengaitkan materi pembelajaran dengan situasi nyata yang telah terjadi di sekitar siswa, berisikan kegiatan eksploratif dan point plus. LKS hasil pengembangan telah diuji rata-rata validitasnya dan dinyatakan sangat valid oleh ketiga validator dengan hasil penilaian 88,45%. LKS hasil pengembangan efektif ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata hasil belajar siswa (90,27). Guru dan siswa memberikan tanggapan sangat tinggi terhadap penerapan LKS hasil pengembangan. Simpulan penelitian ini yaitu LKS hasil pengembangan dengan pendekatan PBP dan berwawasan salingtemas valid, efektif dan dapat diterapkan sebagai bahan ajar di SMA N 1 Nawangan.       Abstract ___________________________________________________________________ This study aims to analyze the use worksheets, worksheets develop PBL and insightful approach salingtemas, and determine the validity, effectiveness, and apllicable worksheets result of the development. This type of research is research Research and Development. The focus of research is the validity, effectiveness, and apllicable worksheets result of the development. Worksheets result of the development has a characteristic product of the development of learning materials linked to the real situation that has been going around students, containing exploratory activity and contains a plus point. Worksheets has tested the validity of the results of development and expressed very valid by the validator third with 88.45% yield assessment. Worksheets effective development outcomes indicated by the increasing value of the average classroom student learning outcomes X.2 is 90.27. Teachers and students gave very high responses to the application of the results of development worksheets. The conclusions of this research is LKS develop PBL and insightful approach salingtemas valid, effective and can be applied as teaching materials in SMA N 1 Nawangan.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA DENGAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI PENGELOLAAN LINGKUNGAN Nurhidayah, Tri; Rahayu, Enni Suwarsi; T.Martuti, Nana Kariada
Journal of Biology Education Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preliminary results showedthatduringtheworksheets thatenablestudentsto uselessandlessaboutstudentsusing the environmentas a learning resource. Research& development isdescribingworksheetsusedinSMP Negeri23Purworejo, developexistingworksheets, andmeasure the validity, effectiveness, andapplicability. worksheets characteristicsof the developmentusing theenvironmentas a learning resourcematerialsthat supportenvironmental management, containsactivities thatcan improvelearning outcomes, activities, processesandskills, as well asphysicallysuperiorthan thepreviousworksheets. worksheets developmentresultsandtheir validitytestedexpressedveryvalidbytwoexpertswith84% and effectivedevelopmentresultsare shownwith94% of studentspass the study, 100% of studentsactiveandveryactive, studentsareskilledand highlyskilled98.96%. Teachersandstudentsrespondverywell to theapplication ofthe results ofthe development of worksheets. Based on theresults ofthe studyconcludedthatbiologyworksheetswithguided inquiryapproachvalid, effective, andcan beappliedas amedium of learning.Penelitian awal menunjukkan bahwa Lembar Kerja Siswa yang selama ini digunakan kurang mengaktifkan siswa dan kurang memanfaatkan lingkungan sekitar siswa sebagai sumber belajar. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mendiskripsikan Lembar Kerja Siswa yang digunakan di SMP Negeri 23 Purworejo, mengembangkan, dan mengukur validitas, efektivitas, serta keterterapan. Karakteristik Lembar Kerja Siswa hasil pengembangan menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar yang mendukung materi pengelolaan lingkungan, berisikan kegiatan yang mampu meningkatkan hasil belajar, aktivitas, dan keterampilan proses, serta lebih unggul secara fisik. Lembar Kerja Siswa hasil pengembangan diuji validitasnya dan dinyatakan sangat valid oleh kedua pakar dengan hasil penilaian 84% dan  siswa tuntas belajar ditunjukkan dengan 94%, 100% siswa aktif dan sangat aktif, siswa terampil dan sangat terampil 98,96%. Guru dan siswa memberikan tanggapan sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian Lembar Kerja Siswa dengan pendekatan inkuiri terbimbing valid, efektif, dan dapat diterapkan sebagai media pembelajaran.