Articles

Found 19 Documents
Search

SPESIASI DAN BIOAVAILABILITAS LOGAM BERAT CU DAN ZN DALAM TANAH PERTANIAN ORGANIK DI DAERAH BEDUGUL Rahayu, Tri; Siaka, I Made; Widihati, Ida Ayu Gede
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Vol. 9, No. 2 Juli 2015
Publisher : Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana (Program of Study in Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University), Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A research on heavy metal speciation and bioavailability of Cu and Zn in soil of organic agriculture in Bedugul area has been carried out. This study aimed to determine the total metal content, speciation, and bioavailability of Cu and Zn in the soil of organic agriculture aged 5 and 4 years in Bedugul area. The total metal content was performed by the used of a digestion method with a mixture of HNO3 and HCl (3:1) in the ultrasonic bath and followed by heating on the hotplate. Speciation and bioavailability of Cu and Zn was conducted using SET (Sequential Extraction Technique). The content of Cu and Zn in the total sample was analyzed using the Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) with a calibration curve method. The total metal concentrations of Cu in the organic agricultural land of aged 5 and 4 years and were 41.8808-49.1060 mg/kg and 22.8544-41.6616 mg/kg  whereas the concentrations of Zn  in the organic agricultural land of aged 5 and 4 years were 62.9273-73.3729 mg/kg and 58.0970-73.9987 mg/kg respectively. The speciation of Cu obtained in in the organic agricultural land of aged 5 and 4 years was ranged from 6-17% and 3-14% in the EFLE fraction, from 9 to 37% and 6 to 24%  in the Fe/Mn oxides fraction, and ranged from 27 to 53% and 41 to 69% in the resistant fraction (non bioavailable). The Zn speciation found in the organic agricultural land of aged 5 and 4 years was ranged from 6 to 9% and 7 to 10% the EFLE fraction (bioavailable), from 15 to 22% and 11 to 25% in the Fe/Mn oxides and organic (potentially bioavailable) fractions and ranged from 46 to58% and 40 to 53%  in the silicate fraction (non bioavailable).
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KETAPANG 2 (Studi di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur Propinsi Kalimantan Tengah) Rahayu, Tri
xxxx Vol 1, No 2 (2012): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.426 KB)

Abstract

The increasing cases of DBD until recently is still a major health problem. The number of cases DBD in the helath care of Ketapang in 2011 of 116 cases with CFR 0,9%.Various efforts have been done such as epidemiologic investigations, periodic inspection larvae, abatisasi selective and others, but dengue cases are still increasing. The purpose of this study was to evaluate the implementation of the program P2DBD viewed from the input, process and output in the area of Ketapang 2 health care in 2011. This type of qualitative research study with a descriptive approach. Data was collected by in-depth interviews and observations. The  main informant program holder P2DBD and health promotion, program holder environmental health. The validity test of the triangulation of methods and sources to the head of the Ketapang 2 health care, head of P2B2 and investigator larvae. The results of this study is the `achievements epidemiology  investigation is still below the standard of 56.03%, fogging the focus has reached 100%, ABJ is 85.77%, achievement of health education is still not in accordance with planned, this is due to input provided is insufficient, either manpower, funds, facilities and infrastructure as well as the method/SOP, in the process of organizing the activities P2DBD no power in writing, planning and implementation of activities did not go as planned, and had never done in supervision steps at various levels. The conclusion of this research is the high incidence of dengue in the Ketapang 2 health care caused by a lack of community participation in the PSN, lack of coordination across sectors and programs, lack of supervision steps at various levels, lack of funds, facilities and infrastructure methods / SOPs and trained personnel so that the resulting output can not be achieved the maximum.
THE EFFECTIVENESS OF SOMEBODY WANTED BUT SO (SWBS) STRATEGY TOWARD STUDENTS’ READING COMPREHENSION AT SENIOR HIGH SCHOOL A Study at the Eleventh Grade Students of Social Program in SMA Negeri 14 Padang Rahayu, Tri; Yelfiza, Yelfiza; Sariasih, Wiwit
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari penggunaan strategi Somebody Wanted But So (SWBS) terhadap kemampuan pemahaman siswa membaca jenis-jenis teks dalam pembelajaran Bahasa Inggris, karena masih banyak siswa yang tidak mengerti maksud atau isi cerita dari sebuah teks dalam pembelajaran reading. Mereka kesulitan dalam menentukan topic, ide pokok, kalimat pendukung dan informasi penting dalam teks. Jenis penelitian ini adalah eksperiment. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 14 Padang. Dalam menentukan homogenitas dan normalitas pada populasi, peneliti menggunakan Lilifors, Software Minitab dan F-testing. Data yang diambil untuk menentukan sampel adalah nilai mid semester 2 kelas XI IPS 1-5 tahun akademik 2013/2014. Berdasarkan hasil yang diperoleh, Sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas XI IPS 3 sebagai kelas tryout, XI IPS 4  sebagai kelas experiment  dan XI IPS 5 sebagai  kelas control. Untuk membantu siswa dalam memahami teks, dalam penelitian ini peneliti menggunakan strategi Somebody Wanted But So (SWBS) dalam kelas eksperimen dan sebagai strategi pembanding peneliti menggunakan strategi Questioning dalam kelas kontrol. Perlakuan yang diberikan sebanyak 8 kali pertemuan, materi yang diberikan sesuai dengan silabus kelas XI semester 2 yaitu narrative dan hortatory eksposition teks. Sebelum melakukan treatment, peneiti memberikan pretest dan setelah melakukan treatment, peneliti memberikan post-test untuk mengetahui hasil dari pengaruh strategi yang telah dicobakan. Setelah mendapatkan data posttest dari kelas experiment and control, peneliti menganalisa hasil post-test dengan menggunakan rumus Sugiono (2011:273). Berdasarkan hasil analisis post test  didapat rata-rata hasil tes pada  kelas eksperimen adalah 20,96 dan  standar deviasi 4, 82 dan rata-rata nilai kelas control adalah 19,77 dan standar deviasi 2,80. Pengujian hipotesis ini dilakukan dengan uji t, setelah dilakukan pengujian diperoleh ttest 2, 33 lebih besar dari ttable 2,00, sehingga disimpulkan bahwa strategi Somebody Wanted But So (SWBS) lebih effective dibandingkan strategi Questioning terhadap kemampuan pemahaman membaca siswa dalam membaca berbagi genre dalam Bahasa Inggris khususnya dalam kemampuan pemahaman membaca pada siswa kelas XI
EVALUASI PROGRAM PENATAAN DAN REHABILITASI PERMUKIMAN KUMUH STUDI KASUS KAWASAN BANTARAN SUNGAI CODE BAGIAN UTARA, YOGYAKARTA Rahayu, Tri; Sudaryono, Sudaryono; Baiquni, M.
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 10, No 2 (2003)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

Meskipun Pemerintah telah rnelaksanakan penanganan daerah kumuh untuk waktu yang cukup lama, infrastruktur yang dibangun telah diabaikan den ditinggalkan. Hal ini terkait dengan kebijakan pemerintah pada waktu yang lalu dinrana banyak program yang dilaksanakan tanpa melibatkan masyarakat. Belajar dari kegagalan ini, pemerintah mengubah pola pengembangan menuju aktivitas pemberdayaan masyarakat yang disebut Konsep TRIDAYA. Konsep ini memiliki 3 komponen pemberdayaan: (1) pemberdayaan komunitas sosial, (2) pemanfaatan lingkungan fisik, dan (3) peningkatan usaha kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pencapaian pengembangan infrastruktur di daerah Sungai Code bagian utara dalam program penataan dan rehabilitasi permukiman kumuh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-eksploratif, dengan melakukan interview tidak terstruktur dengan masyarakat yang terlibat dalam program. Hasilnya di analisis dengan metode deskriptif kualitatif. Program tersebut merniliki 3 komponen: (1) penyediaan air, (2) jalan setapak, (3) limbah padat. Dari setiap komponen program dapat dikembangkan 3 tema yaitu masalah sebelum adanya program, benefit dan dampak dari program, serta tanggapan terhadap program. Tema-tema ini dikelompokkan ke dalam beberapa konsep. Terdapat 2 katagori: 2 program berisikan penyediaan air, jalan setapak dapat dicapai, tetapi program limbah padat tidak dapat dikembangkan lagi.
DESAIN IKLAN SABUN LUX, ERA 1997-2001 Rahayu, Tri
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol 2, No 2 (2005)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lux sebagai fenomena deain iklan kecantikan dalam keberadaannya, senantiasa mengekspos sosok wanita-wanita cantik sebagai model iklannya bahkan kalau kita mencermati kasus desain iklan Lux baik di media cetak media audio visula (TV) yang beredar di era glonalisasi menyadarkan kita pada seputar permasalahn pada makna /gagasan ideologi dibalik pencitraannya. Mengapa model-model iklan selalu menampilkan seorang bintang selebritis yang lagi naik daun bahkan jika kita telusuri kebanyakan model adalah indo. Image apa yang akan disampiakan pada masyarakat  karena jika berfikir hanya sebatang sabun seharga Rp 2000.00 saja.Ketertarikan saya mengupas desain Lux tidak semata-mata saya tendensius dan fanatif pada Lux, tapi lebih jauh dalam  pemikiran saya menangkap sesuatu di balik semua itu. wacana ini menjadi sangat menarik sebagai kajian ilmiah yang pada gilirannya dapat mengkritik sekaligus menambah pemikiran-pemikiran baru guna penyegaran desain iklan yang renovatif sekaligus sesuai dengan budaya iklannya dan nilai-nilai kebenaran. AbstractAs a phenomenon , the beauty advertisement design in its exixtance always exposes beautiful female figures as the advertising models. We may realize it as such a matter of meaning or ideological idea behind the image projection when we pay close attention ti the advertisement design of Lux in mass and visual media ( television) released in the era of globalization . Why are advertisement models always those of popular celebrities? Even if we trace it, most of them are hybrid ones. What is actually the real image conveyed to the society for thingking it is only a two -thousand rupiah bodysoap
SEMIOTIC DESIGN Rahayu, Tri
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol 6, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractDesign Semiotics.Self-maturing linguistics itself, on the the contextual-communication as case of keywords of the problem becomes such general symptoms towards the ultimate point where everything is a language . On the most significant relation about discourses of design as linguistics phenomenon first and foremsot on the viusal culture framework as formed by contemporary civilizationis felt to position design as a centre of this civilization. Design become an intelegent zone expresses, the complexity needs and exixtential to outside-inside, is moving to the rotation of interiority inner -sublime of human. There, design becomes in nutrition of inner-human, expressing hidden experiences that is a confusion and beyond the wods, moreever to sophisticated epistemology, semiotics here becomes a very important part of the expression of reality. This writing is trying to explore the semiotics framework on design. Abstrak.Design Semiotics. "Linguitics" yang mematangkan dirinya pada kontekstual komunikasi  sebagai keywords pesoalannya, menjadi semacam gejala umum yang titik kemen-dasaranan akan segala hal ada pada ranah language. Pada kajian yang teramat penting tentang pewacanaan desain sebagai fenomena bahasa, terutama sekali pada kerangka visual culture sebagai bentukan peradaban kontemporer terasa makin mendaulat design sebagai inti/orbit peradaban ini. Desain menjadi wilayah cerdas yang membahsakan kompleksitas kebutuhan dan kebertubuhan akan tubuh dan jiwa. Pewacanaan design lantas bergeser dari eksistensi ke esensi , dari luaran ke kedalaman, bergerak ke pusaran sublimitas interioritas batin manusia. di sana desain menjadi nutrisi batin manusia, mengungkap pengalaman -pengalaman tersembunyi yang galau dan susah terumuskan, bahkan memasuki wilayah labenswelt ( membahasakan sebelum realitas terbahasakan) Lewat epis-temologinya yang sedemikian rumit, semiotics dalam hal ini menjadi bagian yang teramat penting pada realitas pembahasanannya. Tulisan ini mencoba menelisik kerangka semiotics dalam design 
REALITAS DESAIN DALAM KECAMUK PERADABAN: SUATU KAJIAN FILSAFAT ILMU Rahayu, Tri
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol 3, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractOur discussion and tracing concerning the reality problem of already lost signs of post-modern works, increasingly show us the essence of the human civilization are which also experiences changes in the reality aspect, science discourse, and contextual civilization itself As such, what is reality the position of art in the civilization itself? What is reality of art and design? Why has art lost its image or beauty? Then what is art itself? The answer to the rages of these basic questions is: the end of art. But whatever its form, it is clear that art permanently gives a fresh ahnosphare, offers unique solutions which can not be seized even by engineering or science.AbstrakPembicaraan dan pengembaraan kita pada persoalan realitas pertandaan yang sudah hilang pada karya-karya post-modern, membawa kita pada hakekat zaman yang sudah berubah. Pada tataran kontekstual realitas, diskursus sains, dan kontekstual civilization itu sendiri mulai bergeser ke pemaknaan-pemaknaan yang mulai keluar dari preskriptif stuktur. Seni dengan demikian posisinya dalam kehidupan seperti apa? Mengapa seni kehilangan citra dirinya? Lantas apa seni itu sendiri?. Berbagai gejolak pertanyaan mendasar ini jawabannya yang pasti adalah the end of art. Namun apapun bentuknya, jelas secara permanen seni memberikan suasana segar, menawarkan solusi yang unik yang tidak bisa didapatkan bahkan oleh keahlian teknik maupun ilmu pengetahuan
PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MOTIVASI BELAJAR SEBAGAI VARIABEL INTERRVENING PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Rahayu, Tri; Thomas, Partono
Economic Education Analysis Journal Vol 6 No 3 (2017): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Economic Education Analysis Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to find out whether is there any influence of  professional competence of teacher and learning interest toward students’ learning outcomes either directly or indirectly through learning motivation as intervening variable. The population in this research are 149 students of grade XI social science of SMA N 2 Ungaran. Sample used were 109 students, taken with proportional random sampling technique. Methods of data collection using the questionnaire and documentation. Methods of data analysis using desciptive statistical analysis and path analysis. The result showed that (1) there was a simultaneously influence of professional competence of teacher, learning interest, and learning motivation toward students’ learning outcomes of 64,1%., meanwhile the partial influence was 11,56% for professional competence of teacher, 5,76% for learning interest, and learning motivation was 22,18%., (2) there was an influence of professional competence of teacher toward students’ learning outcomes through learning motivation of 10,83%, and influence of learning interest toward students’ learning outcomes through learning motivation was 19,44%.  According to the research, it can be concluded that professional competence of teacher and learning interest influences students’ learning outcomes both directly and indirectly through learning motivation.
ANALISA KEKUATAN IMPAK PADA PENYAMBUNGAN PENGELASAN SMAW MATERIAL ASSAB 705 DENGAN VARIASI ARUS PENGELASAN A.Jalil, Saifuddin; Zulkifli, Zulkifli; Rahayu, Tri
Jurnal POLIMESIN Vol 15, No 2 (2017): Polimesin
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v15i2.376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arus pengelasan pada kekuatan dan ketangguhan las SMAW dengan elektroda E7018.Penelitian ini menggunakan bahan baja ASSAB 705, baja ini termasuk baja karbon rendah. Bahan di beri perlakuan pengelasan dengan variasi arus100 Ampere, 125 Ampere, dan 150 Ampere dengan menggunakan las SMAW DC polaritas terbalik dengan elektroda di hubungkan dengan kutub positif dan logam induk di hubungkan dengan kutub negatif, posisi pengelasan dengan menggunakan posisi pengelasan mendatar atau bawah tangan, jenis kampuh yang di gunakan adalah kampuh V dengan sudut 70°.  Spesimen di lakukan pengujian Impak metote Charpy. Hasil pengujian impak pada kelompok specimen base metal dan specimen variasi arus menunjukkan bahwa nilai kekuatan impak yang paling tinggi terdapat pada base metal yaitu sebesar 146 joule dan 1,825 joule/mm2, dibanding dengan kelompok variasi arus 100 Ampere, 125 Ampere dan 150 Ampere. Jenis-jenis perpatahan yang terjadi adalah pada base metal dan kelompok spesimen arus 100 Ampere adalah patah getas, dan kelompok spesimen 125 Ampere dan kelompok spesimen 150 Ampere adalah patah ulet. Kata kunci : Arus, SMAW, ASSAB 705, ketangguhan, E7018
Upaya Peningkatan Penjualan pada Pelaku Usaha Rumahan Kelurahan Cigadung, Kecamatan Karang Tanjung, Pandeglang, Banten Melalui E-Commerce Krisnanik, Erly; Rahayu, Tri; Muliawati, Anita
ETHOS (Jurnal Penelitian dan Pengabdian) Vol 6 No.2 (Juni, 2018) Ethos: Jurnal Penelitian dan Pengabdian (Sains & Teknologi)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ethos.v6i2.3247

Abstract

Abstract. The Law of the Republic of Indonesia Number 20 Year 2008 About Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) One point in clause 4 says that empowerment for UMKM is very necessary in order to increase self-reliance, togetherness and entrepreneurship, and one item in clause 5 says that grow and develop the ability of UMKM into a strong and independent business. Based on the above, the objectives and targets of the program of community service activities performed by servants in the sub-district of Cigadung subdistrict Karang Tanjung Pandeglang Banten are: 1) to increase the growth rate of sales of home business actors by utilizing ICT as a medium of marketing products on-line; 2) to improve the quality of life, independence, and economic welfare hence required assistance and big involvement of the local government tools, as well as various parties including institutions of higher education as a form of dedication to the community is needed concrete support. The methods to be used in this PPM program are lecture / exposure methods and practices to provide insight into marketing strategies by utilizing ICTs, and creating e-commerce websites. The resulting output is a product of e-commerce website that can be utilized by home-based business actors to be able to update products offered at any time with reference to marketing strategy.Keywords: UMKM, e-commerce, on-line salesAbstrak. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah salah satu butir pada pasal 4 mengatakan bahwa pemberdayaan bagi UMKM sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan kemandirian, kebersamaan dan kewirausahaan, serta salah satu butir pada pasal 5 mengatakan bahwa menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah menjadi usaha yang tangguh dan mandiri. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan dan target dari program kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan pengabdi diwilayah kelurahan Cigadung kecamatan Karang Tanjung Pandeglang Banten adalah: 1) untuk meningkatkan laju pertumbuhan penjualan pelaku usaha rumahan dengan memanfaatkan TIK sebagai media memasarkan produk secara on-line; 2)  untuk meningkatkan  kualitas hidup, kemandirian, dan kesejahteraan ekonomi maka diperlukan pendampingan dan keterlibatan yang besar dari perangkat pemerintah daerah, serta berbagai pihak termasuk institusi perguruan tinggi sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat sangat dibutuhkan dukungannya secara kongkrit. Metode yang digunakan dalam program kegiatan PPM ini adalah metode ceramah/paparan dan praktek untuk memberikan masukkan tentang strategi pemasaran dengan memanfaatkan TIK, dan membuat website e-commerce. Luaran yang dihasilkan adalah sebuah produk berupa website e-commerce yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha rumahan untuk dapat mengupdate produk-produk yang ditawarkan setiap saat dengan mengacu pada strategi pemasaran.Kata Kunci: UMKM, e-commerce, penjualan on-line,