Margareta Rahayuningsih
Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang Jalan Raya Sekaran Gunungpati Semarang 50229

Published : 30 Documents
Articles

Found 30 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU DI TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA JAWA TENGAH MURTI, Wisnu Bayu; KARTIJONO, Nugroho Edi; RAHAYUNINGSIH, Margareta
Biospecies Vol 10 No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1051.116 KB) | DOI: 10.22437/biospecies.v10i2.3928

Abstract

Karimunjawa National Park has several types of ecosystems that hold high biodiversity potential and have not been fully recorded. Karimunjawa National Park is the habitat of flora and fauna including butterflies there. The objective of the research was the diversity of butterfly species in Karimunjawa Island. The study was conducted on August-September 2017. The method of the research using Point Count method. Data analysis using diversity index, evenness index, dominance index, and similarity index. The results showed that the index of diversity (H') of butterfly community on Karimunjawa Island has value (2.95), it indicates that the condition of the butterfly community is stable. The result of the Eveness Index obtained a high yield E = 0.76, it shows that the individual distribution of each type of butterfly on Karimunjawa Island is evenly distributed. The result of the dominant Index shows a low value (0.10), thus no dominance is concentrated on a particular type of butterfly. Analysis of similarity index of species in all habitats observed obtained results IS= 53-73%, this shows that in the three habitats observed can be inhabited by almost all butterfly species and Has an equally important role as a community of butterflies in Karimunjawa Island. Keywords: biodiversity, butterfly, Karimunjawa Island
PERSEBARAN DAN KEANEKARAGAMAN HERPETOFAUNA DALAM MENDUKUNG KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI KAMPUS SEKARAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Rahayuningsih, Margareta; Abdullah, Muhammad
Indonesian Journal of Conservation Vol 1, No 1 (2012): IJC
Publisher : Indonesian Journal of Conservation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on the distribution and diversity of herpetofauna in  Semarang State University needs to be done. This relates to developed of biodiversity conservation program in Semarang State University. The objective of the research was to analyze the distribution and diversity of herpetofauna in Semarang State University. The study was conducted in June to October 2010. The data of herpetofauna were collected by Visual Encounter Survey (VES). Time of observation made in the morning (8:00 to 11:00 am) and nigh time (19:00 to 23:00 pm). Data were analyzed using margaleft index for the Species Richness Index, Shannon Diversity Index (H ) for species diversity and Index of Equitability or Evenness Simpsons to determine the proportion of the abundance species. The results showed that 20 species of herpetofauna(9 familiesand 3 order) were found in Semarang State University. The Species richness Index (DMg) was 3.98, Diversity Index was 3,84, and Eveness Index was 1,28. The most of species that we found are the member of Family Ranidae, Bufonidae, and Gekkonidae.Penelitian tentang distribusi dan keanekaragaman  herpetofauna di Universitas Negeri Semarang perlu dilakukan. Hal ini berkaitan dengan pengembangan program konservasi keanekaragaman hayati di Universitas Negeri Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis distribusi dan keanekaragaman herpetofauna di Universitas Negeri Semarang. Penelitian dilakukan pada bulan Juni hinggaOktober 2010. Data herpetofauna dikumpulkan oleh Visual Encounter Survey (VES). Waktu pengamatan dilakukan pada pagi hari (8.00 sampai 11.00 pagi) dan dekat waktu (pukul 19.00 sampai 23.00 malam). Data dianalisis menggunakan indeks Margaleft untuk Indeks Kekayaan Spesies, Shannon Indeks Keanekaragaman (H) untuk keanekaragaman spesies dan Indeks Pemerataan atau Kemerataan Simpsons untukmenentukan proporsi dari spesies yang kelimpahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 20 spesies herpetofauna(9 famili dan 3 ordo) ditemukan di Universitas Negeri Semarang. Indeks Kekayaan Spesies (DMG) adalah 3,98, Indeks keanekaragaman 3,84, dan Indeks Eveness adalah 1,28. Spesies yang paling banyak ditemukan adalah anggota famili Ranidae, Bufonidae, dan Gekkonidae.
KEANEKARAGAMAN JENIS AVIFAUNA DI CAGAR ALAM KELING II/III KABUPATEN JEPARA JAWA TENGAH Chrystanto, Chrystanto; Asiyatun, Siti; Rahayuningsih, Margareta
Indonesian Journal of Conservation Vol 3, No 1 (2014): IJC
Publisher : Indonesian Journal of Conservation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nature Reserve (CA) Keling II / III is one of the nature reserves in Central Java which is impaired due to the local community use; therefore, the area does not function as it was initially planned. The aim of this study was to find out the diversity of avifauna or group of birds as information to determine management plans in that region. The observation method of Bird-watching applied point count and the data obtained were analyzed using the Shannon Wiener diversity index. The results showed 23 species of birds are found. They were from 6 orders and 14 families. A total of six listed were protected species as it was mentioned in government regulation No. 7 Year 1999 on the preservation of flora and fauna as well as the Law No. 5 Year 1990, namely Javan Kingfisher (Halcyon Cyanoventris), Collared Kingfisher (Halcyon Chloris), Javan Pond Heron (Ardeola Speciosa), Cattle Egrets (Bubulcus Ibis), Little Egret (Egretta Garzetta), And Olive-Backed Sunbird (Cinnyris Jugular). The Diversity Index (Shannon Wiener) in the region was 2.68.Keywords: Nature Reserves Keling II / III, Avifauna, Diversity Cagar Alam (CA) Keling II/III merupakan salah satu cagar alam di jawa Tengah yang mengalami gangguan akibat pemanfaatan masyarakat sekitar, sehingga kawasan tersebut tidak berfungsi sebagaimana awal penunjukannya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keanekaragaman avifauna atau kelompok burung sebagai informasi untuk menentukan rencana pengelolaan di kawasan tersebut. Metode pengamatan burung di lapangan menggunakan point count. Data pengamatan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan indeks keanekaragaman Shannon Wiener. Hasil pengamatan menunjukkan ditemukan 23 spesies burung dari 6 ordo dan 14 family. Sebanyak enam spesies yang ditemukan tercatat dilindungi dalam peraturan pemerintah No.7 Tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa serta UU No 5 Tahun 1990 antara lain Halcyon cyanoventris (cekakak jawa), Cekakak sungai (Halcyon chloris) Blekok sawah (Ardeola speciosa), Kuntul kerbau (Bubulcus ibis), Kuntul kecil (Egretta garzetta), dan Cinnyris jugularis (burungmadu sriganti). Indeks Keanekaragaman (Shannon Wiener) di kawasan tersebut sebesar 2,68.Kata kunci : Cagar Alam Keling II/III, Avifauna, Keanekaragaman 
MENGOPTIMALKAN PEMBELAJARAN BIOTEKNOLOGI MODERN DI SMA MELALUI SEMINAR DAN PELATIHAN KULTUR JARINGAN TANAMAN Rahayu, Enni Suwarsi; Rahayuningsih, Margareta; Noekent, Vitradesie
Rekayasa Vol 16, No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Unnes Journal. Research and Community Service Institute, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sebagian besar SMA di Kota Semarang dan sekitarnya materi bioteknologi modern dalam mata pelajaran Biologi belum dibelajarkan secara optimal. Pembelajaran berlangsung teoritis tanpa disertai praktikum. Oleh karena itu dilakukan kegiatan yang bertujuan untuk mengoptimalkan pembelajaran bioteknologi modern di SMA melalui pengembangan laboratorium kultur jaringan untuk melaksanakan praktikum. Kegiatan dilakukan dengan metode seminar interaktif, kunjungan ke laboratorium, dan pelatihan teknik kultur jaringan tanaman. Sasaran kegiatan ini adalah guru anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi SMA. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman prinsip dasar kultur jaringan para guru termasuk kategori baik. Respon yang diberikan pada saat kunjungan sangat positif, dan sebagian telah diimplementasikan dalam pengembangan laboratorium dan proses pembelajaran di sekolah masing-masing. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa dengan seminar interaktif, kunjungan ke laboratorium dan pelatihan teknik kultur jaringan pembelajaran materi bioteknologi modern dapat berlangsung lengkap dengan praktikum sehingga lebih optimal
PENGEMBANGAN KEBUN WISATA PENDIDIKAN (KWP) UNNES MELALUI BIOEDUENTERPREUNERSHIP Rahayuningsih, Margareta; Abdullah, Moh.; N., Vitradesi; Arif, Samsul
Indonesian Journal of Conservation Vol 4, No 1 (2015): IJC
Publisher : Indonesian Journal of Conservation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Educational garden of Semarang State University has an area of about two hectares and developed since 2001. Initial management focuses on developing Jelajah Alam Sekitar (JAS) (exploring environment around). The potential of Unnes basically can be used as inventory for the campus environment, and therefore could be used as branding of Conservation University through creative and innovative products with the concept of empowerment. The purpose of this activity is the development and sustainability of the program in Educational Gardens of Unnes through Biodeduenterpreneurship. IbIKK Development of Educational Gardens of Unnes as Conservation University branding through the Bioeduenterpreunership has formed a business unit under the name "Omah Keboen Unnes", draw up a business plan , develop tour packages, education and training, and has been able to improve the infrastructure and services by adding completeness of equipment and facility improvements. With the promotion that is conducted recently, a business unit Omah Keboen Unnes in 2014 has been able to attract consumers with details of 15 people follow the package “Ketan” (Paket Tulang Daung [Package of Bone Leaf]), 100 people follow package JAS to know the biodiversity in KWP, 200 students attend the package outbound and also 60 training plant nursery. Kebun Wisata Pendidikan Unnes (Universitas Negeri Semarang) memiliki luas sekitar dua hektar dan dikembangkan sejak tahun 2001. Awal pengelolaan lebih fokus untuk mengembangkan pendidikan jelajah alam sekitar (JAS). Potensi yang dimiliki Unnes tersebut pada dasarnya dapat dijadikan sebagai inventaris bagi lingkungan kampus dan selanjutnya dapat dijadikan sebagai branding Universitas Konservasi melalui produk kreatif dan inovatif dengan konsep pemberdayaan. Tujuan kegiatan ini adalah pengembangan dan keberlanjutan program di Kebun Wisata Pendidikan Unnes melalui Biodeduenterpreneurship. IbIKK Pengembangan Kebun Wisata Pendidikan Unnes sebagai Branding Universitas Konservasi melalui program Bioeduenterpreunership telah membentuk unit usaha dengan nama “Omah Keboen Unnes”, menyusun business plan yang terperinci, mengembangkan paket-paket wisata, pendidikan dan pelatihan, serta telah dapat meningkatkan prasarana dan layanan dengan menambah kelengkapan peralatan dan pembenahan fasilitas. Dengan promosi yang belum lama dilakukan, unit usaha Omah Keboen Unnes pada tahun 2014 telah mampu menarik konsumen dengan rincian 15 orang mengikuti paket Ketan (Paket Tulang Daun), 100 orang mengikuti paket JAS untuk mengenal keanekaragaman hayati di KWP, 200 siswa mengikuti paket outbond dan juga 60 orang mengikuti pelatihan pembibitan tanaman. 
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) DENGAN MIND MAPPING Marpuah, Siti; Rahayuningsih, Margareta; Sukaesih, Sri
Journal of Biology Education Vol 4 No 3 (2015)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  bertujuan mendiskripsikan efektivitas model pembelajaran CIRC dengan mind mapping pada materi Invertebrata terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Wirosari. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X IPA 1 dan X IPA 2 SMA Negeri 1 Wirosari tahun pelajaran 2014/2015 menggunakan metode Quasi experimental design dengan desain Nonequivalent control group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA (1, 2, 3, 4, dan 5). Sampel penelitian ini ditentukan secara Purposive sampling, yaitu siswa kelas X IPA 1 dan X IPA 2. Data hasil belajar dianalisis menggunakan uji t dan normalitas gain, sedangkan data aktivitas dianalisis menggunakan uji t dan deskriptif persentase. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa setelah mengikuti pembelajaran nilai hasil belajar dan aktivitas kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol. Terdapat perbedaan signifikan hasil belajar dengan t hitung 6,65 > t tabel 1,66, juga terdapat perbedaan signifikan pada aktivitas siswa dengan t hitung 6,65 > t tabel 3,07. Purpose of this research to describe the effectiveness of the learning model CIRC with mind mapping on Invertebrates material on the activities and results of class X student of SMAN 1 Wirosari. This study was carried out in class X  IPA 1 and X IPA 2 SMA Negeri 1 Wirosari 2014/2015 school year using Quasi experimental design with Nonequivalent control group Design. The reasearch population was all students of class X IPA (1, 2, 3, 4, and 5). The research sample was determined by purposive sampling, namely class X IPA 1 and 2. Learning outcome data were analyzed using the t test and normality gain, while activity data were analyzed using the t test and descriptive percentages. Based on the analysis of the data found that after participating in the learning values ​​learning outcomes and activities of the experimental class is larger than the control class. There are significant differences in learning outcomes by t count of 6.65 > 1.66 t table, there are also significant differences in the activity of students with t count 6.65 > 3.07 t table.
EFEKTIVITAS METODE FIELD TRIP DI SUNGAI KALIGARANG SEMARANG TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI PENGELOLAAN LINGKUNGAN Marini, Marini; Rahayuningsih, Margareta; Retnoningsih, Amin
Journal of Biology Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode field trip di Sungai Kaligarang Semarang terhadap hasil belajar siswa pada materi pengelolaan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre experimental dengan desain one shot case study. Populasi diambil dari siswa kelas VII SMP N 40 Semarang tahun ajaran 2014/2015. Sampel yang digunakan adalah kelas VIIF, VIIG, dan VIIH yang diambil dengan teknik convenience sampling. Data penelitian berupa hasil belajar siswa ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, data tanggapan siswa dan guru yang dikumpulkan dengan metode observasi dan tes. Data-data tersebut dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ≥ 75% siswa mencapai ketuntasan (nilai ≥ 75) pada hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik. Jumlah siswa yang tuntas pada hasil belajar kognitif di kelas VIIF sebesar 96,7%, kelas VIIG sebesar 100% dan kelas VIIH sebesar 100%. Pada hasil belajar afektif kelas VIIF sebesar 87%, kelas VIIG sebesar 100% dan kelas VIIH sebesar 81,2%. Pada hasil belajar psikomotorik kelas VIIF sebesar 100%, kelas VIIG sebesar 78,1% dan kelas VIIH sebesar 87,2%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa filed trip di Sungai Kaligarang Semarang dan jalan sekitarnya efektif terhadap hasil belajar siswa materi pengelolaan lingkungan. The objective of the research was to analyse effectiveness learning outcome on  environmental management in Semarang Kaligarang River using field trip methods.The method used in this research is a pre-experimental design with one shot case study. The population of this research used all the grade VII studentsat SMPN40Semarangacademic year2014/2015. Samples were gradeVIIF, VIIG, andVIIH students collected by convenience samplingtechnique. Data were obtained from the student worksheet, post test, questionaire studentandteacher. The data was analyzed by descriptive quantitative. The results showed that≥ 75% of student achieved optimal learning outputs (score ≥ 75) in cognitive, affective, and psychomotor learning outcome. The number of student that got optimal value on the cognitif outcome amounted to 96,7% in  grade VIIF and amounted 100% in  grade VIIG and VIIH. In affective learning outcome  grade VIIF amounted to 87%,  grade VIIG of 100% and amounted to 81,2% in  grade VIIH. In psychomotor learning outcome amounted to 100% in  grade VIIF, amounted 78,1% in grade VIIG and amounted 87,2% in  grade VIIH.Based on the resultsof this study can be concludedthat thefiledtripinSemarangKaligarangRivereffective on student learning outcomes in environmental management.
KEEFEKTIFAN MEDIA SPESIMEN DENGAN METODE TWO STAY-TWO STRAY PADA MATERI ARTHROPODA Retnaningsih, Lia; Priyono, Bambang; Rahayuningsih, Margareta
Journal of Biology Education Vol 1 No 3 (2012)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KUNCI DETERMINASI DAN FLASHCARD SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INKUIRI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP SMP Purnamasari, Herni; Rahayuningsih, Margareta; Chasnah, Chasnah
Journal of Biology Education Vol 1 No 3 (2012)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EFEKTIVITAS PEMANFAATAN PENANGKARAN KUPU-KUPU DI UNNES SEBAGAI SUMBER BELAJAR MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BAGI SISWA SMP NEGERI 24 SEMARANG Nugroho, Adam Satya Praba; Rahayuningsih, Margareta; Setiati, Ning
Journal of Biology Education Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aimed to identify the effectiveness of the use of  the Butterfly Sanctuary  at Semarang State University (SSU) as biology learning resourcess for  SMP Negeri 24 Semarang students who  learned the Growth and Development topics. It was a Quasi Experimental Research with Non Equivalent Control Group Design and with purposiverandom sampling techniques. The location of research was at both SMP Negeri 24 Semarang and the Butterfly Sanctuary at SSU during the academic semester of 2013/2014. The  research result showed that the  students’ activities of experimental  groups  were more active in biology  learning than of that of the untreated group (control classess),  t-test showed that tcount (12,94) > ttable (1,99) there was significant difference of learning achievement between the two classes (experiment  and control). The  use of  the Butterfly Sanctuary at SSU had significantly  influenced the increased  biology activities and achievements  on  the topics of  Growth and Development. Penilitian ini bertujuan mengetahui efektivitas-pemanfaatan penangkaran kupu-kupu di Unnes sebagai sumber belajar terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa dalam kegiatan pembelajaran di SMP Negeri 24 Semarang pada materi pertumbuhan dan perkembangan. Penelitian ini menggunakan rancangan Quasi Experimental Research dengan Non Equivalent Control Group Design dan pengambilan sampel secara purposif random sampling. Pelaksanaan penelitian dilakukan di SMP Negeri 24 Semarang dan penangkaran kupu-kupu di Unnes pada semester gasal tahun ajaran 2013/2014. Hasil penelitian menunjukkan tingkat aktivitas siswa kelas eksperimen pada kegiatan pembelajaran di penangkaran kupu-kupu lebih aktif daripada kelas control. Hasil uji t terhadap rerata nilai hasil belajar menunjukkan thitung (12.94) > ttabel (1,99) hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan terhadap rerata nilai hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kesimpulan penelitian ini adalah pemanfaatan penangkaran kupu-kupu di Unnes sebagai sumber belajar berpengaruh positif terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam kegiatan pembelajaran di SMP Negeri 24 Semarang pada materi pertumbuhan dan perkembangan