Articles

PENGARUH PEMBERIAN BOKASHI DAUN GAMAL (Gliricidia sepium) DAN DIAMETER AGREGAT TANAH TERHADAP PERUBAHAN SIFAT FISIKA TANAH DAN PERTUMBUHAN AWAL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) PADA ENTISOLS SIDERA Zaitun, Zaitun; Hasanah, Uswah; Rahman, Abd.
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 20, No 3 (2013)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.871 KB)

Abstract

Soil is a growing media for plant and living environment for soil micro dan macro organisms. Low soil fertility can become a limiting factor for plant growth and productivity. Soil fertility can be improved by adding organic materials such as bokashi.Another factor than can affect plant growth is soil aggregate diameter through its influence on various soil physical characteristics. The research objective was to determine the effect of gamal leaf bokashi (Gliricidia sepium)        and soil aggregate diameteron soil physical characteristics and early growth of tomato plant (Lycopersicum esculentum Mill.) in Entisols Sidera. The research was conducted from November to Desember 2013. Composite soil samples from 0-20 cm were taken from Sidera village Biromaru Sub District of Sigi District. The soil was sieved to obtain various aggregate diameter including       < 2 mm, 2-4 mm and 4-6 mm.The bokashi of gamal leaf was applied to the different soil aggregate diameter at a rate of 0, 30 t ha-1, 60 t ha-1. The research results showed no interaction effect of bokashi and soil aggregate diameter. The bokashi significantly reduced the bulk density to only 1,06 g cm-3 in 60 t ha-1 bokashi treatment. In contrast, the soil permeability significantly increased up to 26,18 cm h-1 and the water content at field capacity up to 22,02%. Shoot dry weight under 30 t ha-1 bokashi application was significantly higher than that under no bokashi added and that under 60 t ha-1 bokashi. Similar trend was also showed by dry root weight and total root length. Soil bulk density and water content at field capacity significantly and consistently reduced with larger soil aggregate diameter while soil permeability increased. Highest plant dry weight and total root length was found in 2-4 mm soil aggregate diameter treatment.                                                                                                                               Key Words : Aggregate diameter, bokashi, soil physical characteristics, and tomato growth.
PENDIDIKAN SEJARAH DAN KARAKTER BANGSA BELAJAR KETELADANAN HIDUP DARI KETOKOHAN NATSIR DAN BUYA HAMKA Rahman, Abd.
Sosiohumaniora Vol 15, No 3 (2013): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2013
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.712 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v15i3.5759

Abstract

Runtuhnya rezim Orde Baru di tangan mahasiswa pada tahun 1998 telah mengantarkan bangsa Indonesia menuju era reformasi. Digulirkannya era reformasi oleh mahasiswa hanya memiliki satu tujuan, yaitu terbangunnya bangsa Indonesia yang lebih baik. Kenapa bisa demikian, karena dua rezim sebelumnya, baik rezim Orde Lama, maupun rezim Orde Baru sama-sama gagal dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Atas dasar itu, rakyat sangat berharap, bahwa era reformasi adalah era yang paling tepat untuk melihat Indonesia dalam keadaan yang lebih baik. Namun sayang, harapan itu masih jauh, karena Indonesia tidak memiliki tokoh yang layak dalam memimpin bangsa ini, sehingga bangsa ini masih berkutat dengan berbagai permasalahannya. Dalam konteks ini, menarik kiranya penulis menampilkan dua tokoh pergerakan Islam, yaitu Muhammad Natsir dan Buya Hamka. Dengan menggunakan metodologi sejarah, kajian ini diharapkan mampu menampilkan fakta-fakta keteladanan hidup dari kedua tokoh ini, sehingga dapat dijadikan pijakan moral bagi bangsa ini untuk bangkit dari keterpurukan.
KESOPANAN BERKOMUNIKASI DALAM ASPEK KONSEP WAJAH Rahman, Abd.
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 11, No 2 (2016): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.651 KB) | DOI: 10.26499/loa.v11i2.1615

Abstract

Speaking is a means of social interaction. Through language, someone can share ideas and thoughts to the hearer. This interaction process needs an understanding between the speaker and the hearer. The speaker should understand the concept of face in social interaction so that the communication process can run well. The object of this research is George Yule?s concept of face. This concept is about self-image that should be taken into account by the hearer. Face will be constructed differently based on the situations. The analysis uses descriptive qualitative method.  Qualitative method provides a lot of data from the social community. Then, the data are constructed in a theme that has meaning and is easily understood. The knowledge of face concept in social interaction helps us to see hearers? thought and direction of the talk even though without any words stated.    
Identitas Historis Orang Loloda di Pesisir Halmahera Hingga Pasca Era Reformasi Indonesia 1999-2010 Rahman, Abd.
Buletin Al-Turas Vol 22, No 2 (2016): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v22i2.4043

Abstract

Abstrak Tujuan dari paper ini adalah untuk menjelaskan perjuangan orang-orang Loloda dalam mencari kembali identitas dirinya di Halmahera Maluku Utara, di mana sejarah menjadi landasan berpikir dan bertindak dalam mencapai tujuannya bahkan sampai sekarang. Perjuangan orang Loloda itu mulai semakin gencar seiring dengan berlakunya undang-undang otonomi daerah nomor 22 tahun 1999 sampai hari ini. Semarak diberitakan bahwa tokoh-tokoh adat masyarakat Loloda menuntut kabupaten tersendiri lepas dari Kabupaten Halmahera Utara (Loloda Utara) dan Barat (Loloda Selatan) dengan nama ”Kabupaten Loloda Pasifik”. Isu lain yang berkembang ialah bahwa sampai saat ini masyarakat Loloda belum menikmati kekayaan sumber daya alamnya sendiri yang melimpah dan diabaikan. Mereka mulai kembali mencari identitas diri lewat sejarahnya yang hingga kini masih dianggap kabur dan sarat diskriminasi. Sikap disintegrasi pun mulai muncul dari yang sebelumnya berskala kabupaten menjadi berskala propinsi. Mereka ingin melepaskan diri, keluar dari Propinsi Maluku Utara dan menyatakan diri siap bergabung dengan Propinsi Sulawesi Utara apabila aspirasinya tidak terpenuhi. Pertanyaannya adalah bagaimana hubungan antara sejarah daerah ini dengan munculnya tuntutan perubahan status Loloda dari kecamatan ke kabupaten baru yang diharapkan.---Abstract The purpose of this paper is to describe the struggle of Loloda people to find their true identity in Halmahera, North Maluku, where the history of the foundation of thingking and acting in achieving its goals even now. The struggle of people Loloda formulate his identity began to become more frequent, they are accompanied by a search history in the area of the sea and the Maluku Island. In addition since, num. 22th 1999 along with the beginnings of the issue of autonomy in Indonesia until now, lively reported that traditional leaders of society Loloda sue the district of its own apart from the district North Halmahera (North Loloda) and west (South Loloda) with the name “District of Loloda Pasific”. Another growing issue is that until now, people Loloda not enjoy the wealth of its own natural resources are abundant and ignored. They started back in search for identity through history which is still considered to be vague and full of discrimination. Attitude began to emerge from the disintegration of the previously district-wide scale to the provinces, where they want to break away, out of North Maluku province and declared themselves ready to join the North Sulawesi province. The question which then must be answered is, what is the relationship between the local history of this region with the aspiration of the Loloda people to form a new district even want to join with other provinces.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PERTOLONGAN PERSALINAN PADA TENAGA KESEHATAN DI DESA LOLU KECAMATAN BIROMARU KABUPATEN SIGI Rahman, Abd.
Healthy Tadulako Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Healthy Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Puskesmas Biromaru pada tahun 2014 jumlah persalinan yang ditolong oleh tenaga non kesehatan sebesar 51 orang dan di Desa Lolu pada tahun 2014 sebanyak 31 persalinan ditolong oleh tenaga non kesehatan, data ini merupakan tertinggi dibandingkan desa yang lain di Wilayah Kerja Puskesmas Biromaru Kabupaten Sigi. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan pertolongan persalinan pada tenaga kesehatan di Desa Lolu Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan pertolongan persalinan pada tenaga kesehatan di Desa Lolu Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisa data dengan menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 orang ibu yang pernah melahirkan 1 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan pertolongan persalinan pada tenaga kesehatan dengan nilai p= 0,045 dan ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan pertolongan persalinan pada tenaga kesehatan dengan nilai p= 0,015. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap ibu dengan pertolongan persalinan pada tenaga kesehatan di Desa Lolu Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi. Diharapkan Puskesmas Biromaru dan Poskesdes Desa Lolu agar perlunya meningkatkan peran dan dukungan dari petugas kesehatan dengan meningkatkan promosi dan pendampingan bagi ibu hamil agar pada saat bersalin dapat ditolong oleh tenaga kesehatan
KORELASI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DAN KINERJA GURU DENGAN HASIL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI MI NEGERI KOTA BANDA ACEH Rahman, Abd.
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 3: Agustus 2015
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.619 KB)

Abstract

Abstrak : Hasil pembelajaran pendidikan jasmani di pengaruhi oleh beberapa faktor, yang diimbanggi olah, kompetensi kepala sekolah dan kinerja guru. Kompetensi kepala sekolah yang terasparan dan kinerja guru yang maksimal akan mempengaruhi hasil pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian pada MI Negeri kota banda aceh, dapat diperoleh kompetensi kepala sekolah dan kinerja guru dengan hasil pembelajaran pendidikan jasmani MI Negeri Kota Banda Aceh masih tarap sederhana, di bandingkan dengan Sekolah Dasar Yang ada di Kota Banda Aceh di sebabkan faktor-faktor lain yang mendukung permasalah ini. Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: untuk mengutahui korelasi kompetensi kepala sekolah dan kinerja guru dengan hasil pembelajaran pendidikan jasmani MI Negeri kota banda aceh, Populasinya adalah seluruh MI Negeri kota banda aceh, sampel penelitian ini adalah seluruh kepala sekolah MI Negeri Kota Banda Aceh adalah 11 sekolah, guru pendidikan jasmani dan hasil pembelajaran pendidikan jasmani. Perhitungan data yang diperoleh dari hasil Angket Kompetensi Kepala Sekolah, Angket Kinerja Guru dan Hasil Rapots pendidikan jasmani MI Negeri Kota Banda Aceh. Hasil penghitungan di peroleh F hitung = 49,78, sedangkan nilai F tabel, adalah 4,46 pada taraf signifikansi dengan db (n-k-1) sebangai penyebut dan k sebagai pembilang artinya F hitung lebih besar F tabel, , Uraian tersebut menunjukkan bahwa hipoitesis yang penulis rumuskan di terima kebenarannya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi kompetensi kepala sekolah dan Kinerja guru dengan hasil pembelajaran MI Negeri Kota Banda Aceh.Kata kunci: Kompetensi kepala sekolah, Kinerja Guru, Hasil Pembelajaran Pendidikan jasmani
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANAGAISAKI Rahman, Abd.; Nur, A. Fahira
Healthy Tadulako Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Healthy Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar Belakang :Di Indonesia penyakit ISPA sering berada pada urutan pertama penyebab kematian pada kelompok bayi dan balita. Selain itu, ISPA juga sering berada pada daftar 10 penyakit terbanyak. Survei mortalitas yang dilakukan oleh Subdit ISPA tahun 2005 menempatkan pneumonia sebagai penyebab kematian bayi terbesar di Indonesia yaitu 22,3% dari seluruh kematian bayi. Pada survei yang sama menyebutkan bahwa sebanyak 23,6% kematian pada balita disebabkan oleh penyakit pneumonia, yang merupakan proporsi terbesar dari seluruh penyebab kematian pada balita Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif dan faktor lainnya dengan kejadian penyakit ISPA pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Managaisaki.. Metode Penelitian :Jenis penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study ( potonglintang), sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 responden dengan tekhnik pengambilan sampel secara consecutive sampling. Hasil Penelitian : hasil penelitian menunjukkan sebagian besar anak mengalami penyakit ISPA yaitu 33 (55%), sebagian besar anak balita tidak diberikan ASI secara Eksklusif yaitu sebesar 41 (68,3%), sebagian besar Ibu mempunyai pengetahuan baik yaitu berjumlah 54 Ibu (90%),  dansebagian besar anak mendapatkan imunisasi secara lengkap yaitu berjumlah 45 Anak (76,3%) hasil uji statistic variable pemberian ASI eksklusif dan status imunisasi berhubungan dengan kejadian penyakit ISPA sementara pengetahuan ibu tidak berhubungan dengan kejadian penyakit ISPA.Kesimpulan :Terdapat hubungan bermakna antarapemberian ASI eksklusif dan status imunisasi dengan kejadian penyakit ISPA dan tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu dan kejadian penyakit ISPA..Saran: Bagi Puskesmas Managaisaki diharapkan adanya sosialisasi dan diseminasi kepada ibu tentang pentingnya pemberian ASI secara Eksklusif kepada bayi agar dapat memberikan kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terkena penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut. Kata Kunci : Pemberian ASI Eksklusif dan Kejadian ISPA
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DALAM MENGENAL TANDA BAHAYA KEHAMILAN DAN PERSALINAN DI PUSKESMAS MANAGAISAKI Rahman, Abd.
Healthy Tadulako Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Healthy Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang :Millennium Development Goals (MDG`s) atau tujuan pembangunan millenium merupakan hasil ratifikasi pembangunan yang dimiliki oleh pemerintah Indonesia. MDG’s mempunyai delapan tujuan pembangunan. Tujuan  MDG’s untuk pembangunan kesehatan ada 3, salah satunya  adalah meningkatkan kesehatan ibu yang mempunyai target menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar (75%) antara tahun 1990 sampai tahun 2015, Upaya untuk menurunkan kematian ibu adalah dengan mengenal secara dini tanda bahaya kehamilan dan persalinan. Tujuan : Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan di Puskesmas Managaisaki. Metode Penelitian : Jenis penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study ( potong lintang), sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 responden dengan tekhnik pengambilan sampel secara Accidental sampling. Hasil Penelitian : hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu hamil mengenal tanda bahaya kehamilan ddan persalinan yaitu nak mengalami penyakit ISPA yaitu 39 (65%), sebagian besar Ibu hamil memiliki pengetahuan baik dalam mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan yaitu 46 (76.67%) dan sebagian besar Ibu hamil mempunyai sikap positif dalam mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan yaitu berjumlah 32 (53.33%),  dansebagian besar anak mendapatkan imunisasi secara lengkap yaitu berjumlah 45 Anak (76,3%) hasil uji statistik variabel pengetahuan dan sikap ibu hamil berhubungan dengan mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan. Kesimpulan : Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan mengenal tanda bahaya kehamilan dan persalinan.   Kata kunci : Pengetahuan dan sikap, tanda bahaya kehamilan
KAJIAN FISIKA KIMIA LIMBAH STYROFOAM DAN APLIKASINYA Sumarni, Ni Ketut; Sosidi, Husain; Rahman, Abd.; Musafira, Musafira
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Number 3 (December 2013)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.478 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan senyawa polistyren yang  memiliki sifat hampir sama dengan polimer alam yaitu amilosa yang diperoleh dari pati amprotab sehingga dapat dipadukan atau di-poliblend. Pada tahapan ini dilakukan analisis sifat polimer yang meliputi gugus fungsi dan massa molekul relatif rata-rata polimer. Dari hasil analisis gugus fungsi dengan FTIR, polistyren termasuk senyawa non polar karena tidak terlihat adanya puncak serapan disekitar  3600 - 3200 cm-1 yang disebabkan vibrasi ikatan hidrogen dari gugus -OH. Sifat non polar ini dapat dirubah menjadi sifat polar dengan melakukan sulfonasi terhadap polistyren menjadi polistyren tersulfonasi. Hasil analisis gugus fungsi  polistyren tersulfonasi, menunjukkan adanya puncak serapan yang lebar disekitar 3600 - 3200 cm- yang disebabkan vibrasi ikatan hidrogen dari gugus ?OH. Sedangkan massa molekul relatif rata-rata yang terukur untuk polistiren tersulfonasi (PSS) diperoleh 54.688,27 g/mol sedangkan amilosa diperoleh sebesar 70.987,45 g/mol jika dibandingkan dengan amilopektin yang diperoleh sebesar 95.225,47 g/mol, sehingga PSS lebih memungkinkan dapat dipoliblend dengan amilosa jika dibandingkan dengan amilopektin. Selain itu kesamaan sifat juga dimiliki oleh PSS dan amilosa yaitu sama-sama memiliki struktur rantai lurus sedangkan amilopektin memiliki struktur rantai bercabang. Perbandingan komposisi poliblend  yang dibuat meliputi PS:Amilosa  (80:20b/b), PSS:Amilosa (100:0, 90:10, 80:20, 70:30, 60:40, 50:50) dan masing dilakukan karakterisasi meliputi Analisis gugus fungsi, Analisis uji tarik, Analisis sifat termal, Analisis sifat kristal, Analisis permukaan dan Uji biodegradasi.  
MODEL DISTRIBUSI SALINITAS DAN TEMPERATUR AIR LAUT DENGAN MENGGUNAKAN METODE NUMERIK 2D DI MUARA SUNGAI TOAYA DAN MUARA SUNGAI PALU Rahman, Abd.; Arfiah, Arfiah; Mudin, Yutdam
G r a v i t a s i Vol. 16 No. 2 (2017)
Publisher : Faculty of Mathematical and Natural Sciences, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (946.761 KB)

Abstract

The research on salinity and temperature distribution in Palu Bay waters has been conducted. This study aims to models the salinity and temperature suitable distribution caused by river discharge and current patterns using wind and tidal generators. This area of research covers estuary of Palu River and estuary of Toaya River. Research stages use primary data of river flow, river salinity and temporary river temperature. For secondary data use bathymetry data, tidal data and wind data. The results showed that the pattern of surface currents in the waters of Palu Bay is very weak. The maximum current velocity at the time of the farm and full moon in the mouth of Palu Bay are 0.15 m/s 0.1 m/s. The salinity value of the estuary of the Palu River and the estuary of the Toaya River at the time of install is 6.8? and 32.4? while at low tide is 5.2? and 9.4?. The estuary of the Palu River estuary and the mouth of the Toaya River at tides of 26.4 °C and 27.9 °C while at low tide is 26.3 °C and 27.7 °C. Key words: Current pattern, Salinity distribution, Temperature distribution