Syaharuddin Rasyid
Politeknik Ujung Pandang

Published : 10 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Teknik Mesin "TEKNOLOGI"

RANCANG BANGUN ALAT PRESS KUE PUTU KACANG Rasyid, Syaharuddin
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 11, No 2 Apr (2010)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kapasitas produksi kue putu kacang. Metode pengujian untuk mencapai tujuan adalah merancang, membuat, merakit, dan menguji kualitas dan kuantitas hasil pembuatan kue putu kacang. Berdasarkan hasil rancang bangun alat press putu kacang, maka telah diperoleh alat yang dapat digunakan pada industri pembuatan kue putu kacang . Dengan alat pres kue putu kacang, hasil cetakan mempunyai tekstur yang lebih rapat, relief atau ukirannya lebih nampak sehingga kualitasnya lebih meningka. Untuk sekali proses pencetakan (6 buah putu kacang) dibutuhkan waktu maksimal 5 menit sehingga untuk 1 jam dapat dihasilkan sekitar 72 buah putu kacang. Pencetakan putu kacang yang dilakukan dengan alat pres dapat menghemat tenaga sebab proses penekanan tidak dilakukan satu per satu pada lubang cetakan. Kata kunci : Alat Press, Kue, Putu Kacang
STUDY OF EXPERIMENTAL ON USING OF THE VIBRATION SIGNAL TO DETECT THE SURFACE ROUGHNESS OF MACHINING RESULTS WITH USING OF PARAMETRIC EQUATIONS M., Muas; Rasyid, Syaharuddin
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 15, No 1 Apr (2012)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research carried out aimed to produce two model / equation, which are the surface roughness and the machining vibration.  The generated machining vibration model can be used as substitution parameter to predict surface roughness.Workpiece material used was aluminum-alloy. Aluminum alloys was processed on CNC machines of TU-3A. The first phase of the study (first year), the focus on the synthesis and study of theoretical models to determine the optimum level of accuracy that can be achieved from the model.Design and research methods are divided into several stages. Starting from preparation, cutting parameter settings, machining process, measurement, until to processing and data analysis. Based on the cutting parameters that have been designed before it, then the machining process is performed to obtain the data. Data obtained from the measurement of machinery vibration and surface roughness. Overall, the amount of data obtained from the machining process as many as 125 rows of data. Data processing done to obtain surface roughness and machining vibration equations coupled with the accuracy of each model. Model produced in this study were 5 (five) model, both of surface roughness and machining vibration. But from 5 (five) models,  only selected 1(one) model which has an optimum level of accuracy. In this study produced each 1 (one) model of surface roughness and 1(one) model of machining vibration couple with the accuracy of each model.The resulting model for surface roughness has a level of accuracy (theoretically) of 83,533%. While the model generated for machining vibration has the highest accuracy (theoretically) of 82,188%. Keywords: Spindle speed, feedrate, depth of cut, vibration machining, and surface roughness.
RANCANG BANGUN ALAT PENGERING KUE TRADISIONAL ”PUTU KACANG” UNTUK INDUSTRI RUMAH TANGGA Tekad, Muhammad; Bhuana, Chnadra; Rasyid, Syaharuddin
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 12, No 4 Okt (2010)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah dapat mengeringkan kue putu kacang secara kontinyu, menurunkan kandungan air pada putu kacang sampai 5 %, dan menentukan suhu dan waktu pengering yang optimal. Metode penelitian untuk mencapai tujuan adalah merancang, membuat, merakit, menguji alat pengering dengan berbagai variasi temperatur, dan menganalisa data hasil pengujian. Berdasarkan hasil pembuatan alat pengering putu kacang telah diperoleh prototipe alat pengering dengan spesifikasi; Daya listrik 600 Watt, Temperatur Pengering sampai dengan 250OC, dengan kapasitas 450 biji. Alat ini dapat mengeringkan kue putu kacang sebanyak 450 biji dengan kadar air sampai 5% selama 3, 4, dan 5 jam pada pada temperatur 50, 60, dan 70OC. Suhu dan waktu yang optimal untuk mencapai kadar air 5% adalah pada suhu 70OC dengan waktu pengeringan selama 3 jam. Kata Kunci : Alat Pengering, Putu Kacang.
PEMANFAATAN MEDIA PENDINGIN UDARA BERTEKANAN PADA PROSES PEMBUBUTAN PLASTIK POLYSTIRENE (PS) DI MESIN CNC TU-2A Rasyid, Syaharuddin; Tangkemanda, Abram
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 13, No 1 Apr (2011)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kualitas permukaan produk bahan plastik polystirene, mengetahui variabel tekanan udara dan variabel pemesinan yang paling berpengaruh terhadap kekasaran permukaan, mengetahui hubungan (korelasi) antar setiap variabel tekanan udara dan variabel pemesinan, menentukan tekanan udara dan variabel pemesinan yang dapat menghasilkan nilai kekasaran permukaan yang rendah. Metode pengujian yang dilakukan adalah pengukuran kekasaran permukaan dengan beberapa variabel tekanan udara ( 1, 4, 5, 6, 7 Bar),  variabel putaran mesin (800, 1000, 1200, 1400, dan 1600 rpm), variabel kecepatan pemakanan (60, 80, 100, dan 120 mm/menit), analisa data dengan metode statistik, dan uji validitas data. Kualitas permukaan produk hasil pembubutan telah meningkat setelah menggunakan media pendingin udara bertekanan. Nilai kekasaran permukaan rata-rata yang telah dicapai antara 2,12mm dan 2,28mm, dan nilai kekasaran permukaan rata-rata tanpa menggunakan media pendingin udara bertekanan adalah 3,8 mm. Parameter yang paling dominan berpengaruh dalam pengujian ini untuk plastik polystirene adalah tekanan udara (X3) dengan nilai 0,325 kemudian parameter kecepatan pemakanan (X2) dengan nilai 0,00894 dan terakhir adalah parameter kecepatan potong atau putaran mesin dengan nilai 0,000796. Pemberian tekanan udara pada proses pembubutan  plastik polystirene sangat berpengaruh meningkatkan kualitas permukaan bahan atau menurunkan kekasaran permukaan. Nilai kekasaran terendah terjadi pada tekanan 4 bar, putaran mesin 1200 rpm, dan kecepatan pemakanan 100 mm/menit dengan nilai 1,33 mm. Kata kunci : Pendingin Udara, Plastik polystirene, Kekasaran Permukaan.