p-Index From 2015 - 2020
6.592
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia PROSIDING SEMINAR NASIONAL Cakrawala Pendidikan JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) JOURNAL OF COASTAL DEVELOPMENT ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences BULETIN OSEANOGRAFI MARINA SAINTEK PERIKANAN METANA Prosiding Seminar Nasional MIPA Prosiding Seminar Biologi Journal of Management of Aquatic Resources Journal of Marine Research Jurnal Pengajaran MIPA Jurnal Buana Informatika Jurnal Ilmu Kesehatan Duta Gama Klaten Jurnal Pendidikan IPA Indonesia JURNAL SISTEM INFORMASI Jurnal Teknik Kimia Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam PAWIYATAN Jurnal Bioedukasi Pendidikan Biologi Global Medical & Health Communication (GMHC) Traditional Medicine Journal Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Indonesian Journal of Cancer Jurnal Kelautan Tropis The Indonesian Biomedical Journal BIODIDAKTIKA, JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA Unnes Science Education Journal Tech-E JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer) Journal Of Vocational Health Studies Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Journal of Natural Science and Integration Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) EKSAKTA : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi Jurnal Mangifera Edu Perspektif Keguruan dan Pendidikan bit-Tech Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains)
Articles

VALIDITAS DAN RELIABILITAS TES DISPOSISI BERPIKIR KRITIS DALAM BIOLOGI PERGURUAN TINGGI Syahfitri, Jayanti; Firman, Harry; Redjeki, Sri; Sriyati, Siti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.095 KB)

Abstract

The purpose of this study was to look at the content validity and reliability of Critical Thinking Disposition Tests (CTDT). The CTDT consists of 10 groups of questions, each of which consists of 7 questions that lead to CTD. This research was conducted at two Universities in Bengkulu involving biological education students. The total number of respondents is 526 students taken from the level of study, namely the 1st, 2nd, 3rd and 4th year. After being validated by some experts the results show that content validity of CTDT has valid. In addition reliability test results show that CTDT overall has a high reliability of 0.978. While, the reliability value is based on Composite Reliability (CR) and Cronbach Alpha for each indicator in sequence, truth seeking (CR = 0.96 and Cronbach = 0.962), open mind (CR = 0.94 and Cronbach = 0.937), analicity ( CR = 0.97 and Cronbach = 0.969), sistematicity (CR = 0.96 and Cronbach = 0.957), self confidence (CR = 0.98 and Cronbach = 0.979), inquisitiveness (CR = 0.93 and Cronbach = 0.926) and maturity (CR = 0.97 and Cronbach = 0.967).The best score for disposition is on open mind and most students have an ambivalent. Keywords: validitas, reliabilitas, disposisi berpikir kritis
KEMAMPUAN MENGKONSTRUKSI PETA KONSEP DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENGUASAAN KONSEP BIOTEKNOLOGI Purwianingsih, Widi; Rustaman, Nuryani Y; Redjeki, Sri
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains No 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v15i1.12199

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengukur efektivitas penggunaan peta konsep pada konsep-konsep yang mendasari bioteknologi terhadap penguasaan konsep. Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa Pendidikan Biologi peserta mata Kapita Selekta Biologi SMA 1 dan 2 yang membahas 5 materi/konsep yang melandasi bioteknologi. Efektivitas penggunaan peta konsep diukur berdasarkan peningkatan nilai peta konsep dari satu materi ke materi berikutnya, serta berdasarkan hasil tes. Hasil penelitian menunjukkan, penguasaan konsep-konsep dasar bioteknologi meningkat seiring dengan nilai peta konsep.Kata kunci: bioteknologi, penguasaan konsep, peta konsep
STUDI KELIMPAHAN JUVENIL IKAN PADA EKOSISTEM PADANG LAMUN DI PERAIRAN KARIMUNJAWA, KABUPATEN JEPARA Wizurai, Praressha; Redjeki, Sri; Hartati, Sri Turni
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v1i2.2014

Abstract

Seagrass ecosystem of high organic productivity, with a high diversity of biota. On these ecosystems, diverse marine life such as fish juvenile, crustaceans, mollusks (Pinna sp, Lambis sp, Strombus sp), echinoderms (Holothuria sp, sp Synapta, Diadema sp, Arcbaster sp, Linckia sp) and worms (Polichaeta) (Bengen, 2001). The research was conducted at 10 stations. Sampling was conducted two times each observation station parallel to the shoreline and perpendicular to the shoreline using a small beam trawl. The results showed that the juvenile was found 27 species from 14 family. abundance average - average is 0.484 ind/m2 juvenile fish and the highest abundance at station 9 with the abundance of juvenile fish reaching ind/m2 1.40 and the lowest abundance found at station 3 and station 10 to the abundance of only 0.04 ind/m2 . The pattern of distribution of juvenile fish species tend to be random this is because in each station has similar characteristics.
MORFOMETRI PENYU YANG TERTANGKAP SECARA BYCATCH DI PERAIRAN SAMBAS, KALIMANTAN BARAT Fajar, Surya; Kushartono, Edi Wibowo; Redjeki, Sri
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v7i2.25901

Abstract

ABSTRAK : Di dunia ada 7 jenis penyu dan 6 diantaranya terdapat di Indonesia. Penyu telah mengalami penurunan yang drastis jumlah populasinya dalam jangka waktu terakhir ini. Berkurangnya populasi penyu itu antara lain dipengaruhi oleh beberapa faktor dan salah satunya adalah penyu yang tertangkap secara bycatch oleh jaring nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lokasi dan morfometri penyu yang tertangkap secara bycatch di perairan Sambas. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10 Maret - 31 Mei 2016 di Perairan Sambas, Kalimantan Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data yang dikumpulkan yaitu lokasi, jumlah dan morfometri yang meliputi panjang karapas dan lebar karapas penyu yang tertangkap secara bycatch serta pengambilan data parameter perairan yaitu suhu, pH, salinitas, kecerahan, dan kedalaman. Data yang telah didapat dianalisis menggunakan grafik dan analisis regresi korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah laut Selimpai merupakan lokasi tertangkapnya penyu secara bycatch paling banyak dengan jumlah 4 ekor Penyu hijau dan 3 ekor Penyu Lekang tertangkap secara bycatch diberbagai lokasi di perairan Sambas. Morfometri penyu yang tertangkap secara bycatchmemiliki ukuran panjang karapas berkisar 38 - 68 cm dan lebar karapas berkisar 35 - 65 cm. Penambahan ukuran panjang karapas diikuti dengan penambahan ukuran lebar karapas yang dibuktikan dengan nilai determinasi (R²) sebesar 0,991 atau 99,1 %. Parameter lingkungan memiliki nilai suhu rata - rata adalah 28,95°C, nilai pH adalah 7, nilai salinitas rata - rata adalah 28,27 ?, nilai kecerahan rata - rata adalah 2,26 m dan nilai kedalaman rata - rata adalah 12,86 m.ABSTRACT : In the world there are 7 species of sea turtles and 6 of which are found in Indonesia. The sea turtles has undergrone a drastic decline in the number of population in this last periode of time. The decline in the population of sea turtles that, among others, is influence by several factors and one of them was captured bycatch by fishermen nets. This research aims to know the location and morphometrics of sea turtles are caught in bycatch in the waters of Sambas, West Kalimantan. This research wa conducted on 10th march ? 31st may 2016 in the waters of Sambas, West Kalimantan. The methods use in this research is descriptive method. The data collected that is the location, number and morphometrics which includes carapace length and carapace width of sea turtles caught in bycatch and data retrieval parameters water is temperature, pH, salinity, brightness and depth. Data obtaines were analyzed using graph and correlation regression analysis. The results showed that in sea Selimpai was the location of the capture of sea turtles in most heavily by the number of 4 green turtles and 3 olive ridley are caught in bycatch has a size of carapace length range in 38 - 68 cm and carapace width range in 35 - 65 cm. The additions of the carapace length size affects the size of the addition of the carapace width as evidence by value determination (R²) of 0,991 atau 99,1 %. Environmental parameters has a value of average temperature is 28,95°C, a value of pH is 7, the value of the average salinity is 28,27 ?, average brightness value is 2,26 m and an average depth is 12,86 m.
KONDISI KEMATANGAN GONAD IKAN KARANG PADA BULAN FEBRUARI DI PERAIRAN PULAU KOON, SERAM BAGIAN TIMUR, MALUKU Ihkamuddin, Zihni; Redjeki, Sri
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v3i3.6008

Abstract

Perairan Pulau Koon terletak di Kabupaten Seram Bagian Timur dan merupakan wilayah konservasi di Indonesia Timur yang telah ditetapkan sejak tahun 2011. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ikan karang yang tertangkap oleh nelayan dan mengetahui kondisi kematangan gonad ikan karang pada bulan Februari di sekitar kawasan perairan Pulau Koon. Analsis data yang digunakan tingkat kematangan gonad (TKG) berdasarkan Holden dan Raitt (1974), nilai Gonado Somatic Index (GSI) dan Gonado Index (GI). Hasil penelitian mendapatkan sampel ikan sebanyak 60 ekor tersusun atas 4 famili yang terdiri dari 6 genus dan 13 species (Cephalopholis cyanostigma, Cephalopholis urodeta, Epinephelus polyhekadion, Epinephelus bleekeri, Lethrinus ornatus, Lutjanus bohar, Lutjanus ehrengergi, Lutjanus monostigma, Lutjanus gibbus, Lutjanus sebae, Plectorhinchus lineatus, Plectorhincus multivittatus dan Pristopomoides multidens). Berdasarkan data TKG diduga pada bulan Februari merupakan masa reproduksi aktif untuk 11 spesies ikan Cephalopholis cyanostigma, Epinephelus polyhekadion, Lethrinus ornatus, Lutjanus bohar, Lutjanus ehrengergi, Lutjanus monostigma, Lutjanus gibbus, Lutjanus sebae, Plectorhinchus lineatus, Plectorhincus multivittatus dan Pristopomoides multidens.
STUDI BIOLOGI IKAN PARI (DASYATIS SP) DI TPI TASIK AGUNG REMBANG Syam Utami, Mutiari Nurul; Redjeki, Sri; Putra Jaya, Nur Taurif Syamsudin
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v3i2.4967

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan terluas di dunia yang memiliki lebih dari 17,000 pulau, teridentifikasi ada 9,634 pulau yang belum memiliki nama. Negara ini beriklim tropis dan memiliki lima buah pulau besar yaitu Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Irian. Indonesia juga tercatat sebagai salah satu negara yang memanfaatkan sumber daya ikan bertulang rawan (hiu dan pari) terbesar di dunia. Ikan hiu dan pari yang tertangkap bisa sebagai hasil tangkap sampingan maupun sebagai tangkapan utama. Sampai saat ini informasi tentang biologi ikan pari di perairan Jawa dan wilayah lain yang diperoleh masih sedikit, sehingga hal ini menimbulkan kesulitan dalam pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biologi ikan pari dengan menghitung panjang berat dan mengetahui isi lambung ikan pari yang didaratkan di TPI Tasik Agung Rembang. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif, dimana pengambilan data dengan menggunakan sample survey method. Penelitian dilaksanakan bulan April ? Mei 2013 di TPI Tasik Agung Rembang. Materi yang digunakan adalah 88 sampel Ikan Pari (Dasyatis sp). Sampling Ikan Pari (Dasyatis sp) dilakukan sebanyak 4 kali yaitu tanggal 13 April, 27 April, 11 Mei dan 25 Mei 2013. Analisis data berupa analisis hubungan panjang dan berat, analisis makanan dan mengetahui jenis makanan. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan ikan pari pada bulan April ? Mei 2013 bersifat allometrik negatif yang memiliki nilai slope (b) sebesar 2,835. Komposisi isi lambung ikan pari didominasi dengan jenis makan udang yang lebih banyak, sedangkan jenis anak ikan lebih sedikit.
PENGARUH PENERAPAN PROGRAM PERKULIAHAN BIOLOGI KONSERVASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI BIODIVERSITAS MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI Mukti Leksono, Suroso; Rustaman, Nuryani; Redjeki, Sri
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN FEBRUARI 2015, TH. XXXIV, NO. 1
Publisher : LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v1i1.4179

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi mahasiswa menguasai dan mengaplikasikan konsep konservasi literasi biodiversitas, yaitu dengan penerapan program perkuliahan Biologi Konservasi Berbasis Kearifan Lokal (BKBKL) yang memadukan pembelajaran aktif di kelas dengan pembelajaran di lapangan. Metode yang digunakan adalah metode quasi eksperimen. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa pada semester Ganjil 2012/2013. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, sedang analisis data dengan uji beda rata-rata (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan literasi biodiversitas mahasiswa antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Hal ini dapat diartikan bahwa perkuliahan BKBKL yang dikembangkan mempengaruhi peningkatan literasi biodiversitas mahasiswa. Hal ini disebabkan perkuliahan BKBKL melibatkan kemampuan mahasiswa menginvestigasi, mengembangkan keterampilan proses biodiversitas dan kemampuan penguasaan konsep sehingga mereka mampu bertindak untuk menghargai biodiversitas. Akumulasi tindakan yang dilakukan oleh peserta didik akan membentuk karakter konservasi. Kata Kunci: literasi biodiversitas, kearifan lokal, biologi konservasi THE EFFECT OF THE CONSERVATION BIOLOGY COURSE PROGRAM BASED ON THE LOCAL WISDOM TOWARDS THE BIOLOGY TEACHER CANDIDATES? BIODIVERSITY LITERACY CAPABILITY Absract: This study was aimed to describe the students? competence in mastering and applying the biodiversity literacy conservation concept, that is, through the implementation of the conservation Biology course program based on local wisdom integrating the active teaching in the class and the teaching in the field. The method used is the quasi-experimental method. The subjects were students of the Biology Education Department Study Program, FKIP Sultan Ageng Tirtayasa University in the odd semester of 2012/2013. The data were collected using a test and analyzed using the t-test. The findings showed that there was a significant difference in the biodiversity literacy improvement between the experimental group and the control group. This can be concluded that the conservation Biology course based on local wisdom influences the students biodiversity literacy improvement. This is because the conservation Biology course program based on local wisdom involved students? ability to investigate, to develop the biodiversity process skill and the students? ability to master the concept so that they could appreciate the biodiversity. The accummulation of the actions done by the students will be able to implant their conservation character. Keyword: biodiversity literacy, local wisdom, consrvation biology
STUDI HABITAT PENELURAN PENYU HIJAU (CHELONIA MYDAS) DI PANTAI PANGUMBAHAN SUKABUMI JAWA BARAT Bara, Duduh Abdul; Redjeki, Sri; Hariadi, Hariadi
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v2i3.3143

Abstract

All sorts of turtle have registered in the list of Apendik I CITES (Convention on International Trade of Endangered Spesies). The convention forbid the international trade of all products/result of turtle: neither the egg, meat or caravas.The purpose of this research is to know the nesting of Green Turtle (Chelonia mydas) reviewed from the physical aspect and biology of Pangumbahan Beach, Sukabumi , West Java. The research was did on January 5th-7th 2011. The method that used is Descriptive Exploratory Method. The research material that used is Green Turtle (Chelonia mydas), the nesting of turtle that include the outside vegetation, predator, the long and wide of beach, the temperature, the slope of beach, the moisture of substrate, and the composition of sand. There is 6 station based on Association of The Green Turtle Cultivation. Data collection was did by direct observation in locates. Based on the research result, the Green turtle (Chelonia mydas) in Pangumbahan Beach achieve 19. The width of Pangumbahan Beach is about 72 - 92 m and the length is about 3000 m. The slope of the beach is about 2.4% - 2.8%. The measured result of the sand temperature is about 28 ?C - 29.3 ?C. The composition moisture of surface sediments is about 0.05% - 1.13%, and the moisture inside sediments (50cm) about 0.26% - 4.1%. The sand particle of Pangumbahan Beach is dominated by the medium sand with percentage in each more than 25%. The vegetation that dominate is Pandanus (Pandanus tectorius), meanwhile kind of predators that find in the locate are Wild Dogs (Canis lupus), Red Ants (Oechophylla smaragdina), Crab (Ocypoda sp).
DISTRIBUSI HORIZONTAL ZOOPLANKTON BERDASARKAN SALINITAS DI PERAIRAN BONANG KABUPATEN DEMAK INDONESIA Yudhatama, Bayu Khrisna; Redjeki, Sri; Suryono, Chrisna Adhi
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v8i3.24988

Abstract

ABSTRAK: Zooplankton merupakan salah satu biota yang sensitif akan perubahan karakteristik perairan. Zooplankton sering dijadikan indikator terhadap kondisi ekologis suatu perairan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui Distribusi zooplankton dan pengaruh perbedaan salinitas pada distribusi zooplankton di Perairan Bonang Kabupaten Demak. Lokasi penelitian dibagi menjadi tiga stasiun yaitu Stasiun A (Sungai), Stasiun B (Muara), Stasiun C (Laut). Sampel diambil dengan plankton net di ketiga stasiun tersebut dengan tiga kali pengulangan dan tiga waktu pengulangan di setiap stasiunnya. Hasil penelitian ini ditemukan 20 genus zooplankton yaitu Corycaeus sp, Muggiaea sp, Mysis sp, Penaeus sp, Macrobrachium sp, Anisomysis sp, Pleuromamma sp, Thysanopoda sp, Euterpina sp, Undinula sp, Acartia sp, Arcella sp, Acrocalanus sp, Centropages sp, Candacia sp, Halopthilus sp, Paracalanus sp, Metridia sp, Pseudocalanus sp, Emplectonema sp yang termasuk ke dalam 6 Kelas, Keenam kelas tersebut terdiri dari Hydrozoa, Malascostraca, Maxillopoda, Tubulinea, dan Hexanaulipa.  Hasilnya nilai P yaitu 0,00008 < 0,5 yang berarti salinitas memberi dampak pada distribusi horizontal zooplankton berdasarkan Uji Anova. ABSTRACT: Zooplankton is one of the sensitive biota to respond environmental aquatic of changes. Zooplankton is frequently used as an indicator of the ecological conditions of waters. The purpose of this study is to determine the distribution of zooplankton and the effect of differences in salinity on zooplankton distribution in the coastal waters of Bonang Demak Regency. The research location is divided into three stations namely Station A (River), Station B (Estuary), Station C (Marine). Samples were taken with a plankton net at the three stations with three repetitions and three repetitions at each station. The results of this study found 20 genera zooplankton namely Corycaeus sp, Muggiaea sp, Mysis sp, Penaeus sp, Macrobrachium sp, Anisomysis sp, Pleuromamma sp, Thysanopoda sp, Euterpina sp, Undinula sp, Acartia sp, Arcella sp, Acrocalanus sp, Centropages sp, Candacia sp, Halopthilus sp, Paracalanus sp, Metridia sp, Pseudocalanus sp, Emplectonema sp included in 6 Classes, The six classes consist of Hydrozoa, Malascostraca, Maxillopoda, Tubulinea, and Hexanaulipa. The result is P value P = 0,00008 < 0,5 that meansthe zooplankton distribution is influenced by salinity based on the Anova Test  
KETERKAITAN JUMLAH TANGKAPAN IKAN PELAGIS KECIL DENGAN DISTRIBUSI KLOROFIL-A DAN SUHU PERMUKAAN LAUT MENGGUNAKAN CITRA MODIS DI LAUT JAWA DAN SELAT MAKASSAR Ashari, Fuad; Redjeki, Sri; Kunarso, Kunarso
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v3i3.6009

Abstract

Laut Indonesia sangat kaya akan sumberdaya perikanan, terutama ikan pelagis yang menjadi hasil tangkapan utama nelayan. Peramalan daerah tangkapan ikan bisa menggunakan indikator suhu permukaan laut dan kadar klorofil-a. Hasil peramalan daerah tangkapan ikan belum digunakan oleh nelayan dari Kecamatan Juwana Kabupaten Pati karena belum yakin adanya keterkaitan kadar klorofil-a dan SPL dengan hasil tangkapan.Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan tingkat keterkaitan jumlah tangkapan ikan pelagis kecil dengan sebaran klorofil-a dan suhu permukaan laut di Laut Jawa dan Selat Makassar.Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Juli 2013. Daerah pengambilan data berada di Laut Jawa sampai Selat Makassar, berada pada Lintang 2 - 7? LS dan Bujur 112 ? 118? BT. Data penelitian yang digunakan berupa hasil tangkapan, arah dan kecepatan arus, serta koordinat titik tangkapan, juga data sebaran klorofil-a dan SPL yang diperoleh dari citra satelit MODIS level-3 periode 8-harian dan data angin dari website www.ecmwf.int. Kadar klorofil-a yang ditentukan secara detail per lokasi tangkapan berkaitan sangat lemah dengan hasil tangkapan ikan layang, tongkol, semar dan banyar yang ditangkap menggunakan alat tangkap purse seine. Kadar klorofil-a yang ditentukan secara rerata keseluruhan di area penangkapan berkaitan kuat dengan hasil tangkapan ikan layang, tongkol, semar dan banyar yang ditangkap menggunakan alat tangkap jaring purse seine dengan nilai koefesien korelasi (r) 0,638. Suhu permukaan laut baik yang ditentukan detail per lokasi tangkapan maupun secara rerata keseluruhan area tangkapan mempunyai tingkat keterkaitan sedang dengan hasil tangkapan ikan layang, tongkol, semar dan banyar yang ditangkap menggunakan alat tangkap jaring purse seine dengan nilai kisaran koefesien korelasi (r) ?(0,502 ? 0,534). Faktor yang mempengaruhi keberhasilan nelayan  purse seine dalam melakukan proses penangkapan disamping kadar klorofil-a dan SPL juga arah arus permukaan dan arus dalam serta arah angin.
Co-Authors ., Kemaludin Abdul Ghofar Achmad Munandar Achyani Achyani, Achyani Adi Rahmat Adi Santoso Adina Feti Nuraini Ahmad Basyarie, Ahmad Ali Djunaedi Ambariyanto , Anam, Aufa Andanar, Cantika Elistyowati Anggoro, Pius Anggraheny -, Anggraheny Any Fitriani Ari Widodo Arif, Mas?ad Astuti, Retno W. Ateng Supriatna Azizah T.N., Ria Bagus Eko Hardiono Baidhowie, Lutfil Hakim Baiq Fatmawati Bayong Tjasyono Buwono, Robby C Chandra, Didi Teguh Chrisna Adhi Suryono Dedi Rosadi Devi Nandita Choesin, Devi Nandita Diah Permata Wijayanti Duduh Abdul Bara DWIRINI RETNO GUNARTI Edi Faizal Edi Iskandar, Edi Edi Wibowo Edi Wibowo Kushartono Edi, Hargo Seno Wahyu Endang Sri Susilo Endang Supriyantini Fajar, Surya Ferhad, Adibah Firdaus, Annisa Rahma Fuad Ashari Furqaani, Annisa Rahmah Guntara, M. Hadi Endrawati Haksan Darwangsa Handayani, Astri Hapsara, Hudanu Hariadi Hariadi Harry Firman Hindriana, Anna Fitri Hutagaol, Inggrid Debora I Nyoman P Aryantha Ika Ayuningtyas Iriawati Iriawati Irwani Irwani Ita Riniatsih Ken Suwartimah Khabib Mustofa Kiki Astuti, Kiki Kunarso Kunarso Kurniati, Ely Lies Mardiyana, Lies Lilik Maslukah Mahendrajaya, Robertus Triaji Mahendrajaya, Robertus Triaji Mailani, Rena Mayunar Mayunar ., Mayunar Meirawati, Endika Mimin Nurjhani K Mr Kusnadi Muchtadi, Dimas Faizal Akbar Muhammad Syaipul Hayat Muhammad Zainuri Mutiara Nurul Fajar Utami Mutiari Nurul Syam Utami Nugroho, Aditya Dwi Nur Taurif Syamsudin Putra Jaya Nurasyah Dewi Napitupulu Nurhadi Ibrahim Nuryani Rustaman Nuryani Y Rustaman Nuryani Y Rustaman Nuryani Y. Rustaman Nuryani Y. Rustaman Nusaputro, Kurnia Adi Philipus Uli Basa Hutabarat Pinandita, Laras Kinanti Pradana, Henrian Rizki Praressha Wizurai Pratama, Candrika Prayoga Nugraha Taunay Purwati K. Suprapto Putra, Muhamad Reza Arief Putri, Riska Novianti R. Noer Pagripto W, R. Noer Pagripto Raden Ario Rakhmawan, Aditya Retno Hartati Ria Azizah Ria Azizah Tri Nuraini Ria Kodariah Riandi Riandi Rizky Maulana, Rizky Romadhon Romadhon Rudhi Pribadi S, Argina Dewi Santoso, Dewi Irawati Soeria Saputri, Renny Ayu Sariwulan Diana Septiarani, Bintang Sheila Puspa Arrum, Sheila Puspa Siti Sriyati Slamet Suharto, Slamet Sophie Yolanda Sri Mulyani Sri Sedjati Sri Turni Hartati Sri Wahjuni Sunaryo Sunaryo Suri, Auliyani Andam Suroso Mukti Leksono Suryanti, Evi Suryanti, Evi Syahfitri, Jayanti Syahfitri, Jayanti Tapilouw, Marisa Christina Tarigan, Thomas Edison Taufik Rahman Taufiq-Spj, Nur Tomi Hidayat, Tomi Trinovita Andraini Triwik Sri Mulati Ucu Rahayu Wafi, Azmi Sabilakisbatul Wahyu, Rindika Widi Purwianingsih Widianingsih Widianingsih Wulandari, Ika Desie Yenny Anwar Yudhatama, Bayu Khrisna Yunika Ayu Setya W Ayu Setya W. Yustin Ragil Dewanti Yusuf Hilmi Adisendjaja Zaenal Abidin Zihni Ihkamuddin