Endang Retnoningsih
Otolaryngology Head&Neck Surgery Department of Medical Faculty Brawijaya University / Dr. Saiful Anwar Regional Public Hospital

Published : 38 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Information Management For Educators And Professionals (IMBI)

Animasi Interaktif Pengenalan Agama Islam Untuk Anak Usia Dini Pada TK Al-Ikhwan Bekasi Lestari, Nita Ari; Retnoningsih, Endang
INFORMATION MANAGEMENT FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS Vol 2 No 2 (2018): INFORMATION MANAGEMENT FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS (Juni 2018)
Publisher : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.413 KB)

Abstract

Abstrak: Pelaksanaan upaya meningkatkan penyajian aplikasi dalam pengajaran di taman kanak-kanak, harus ada terjadinya inovasi dalam belajar yang sebelumnya konvensional menjadi pembelajaran digital, karena pembelajaran yang monoton dan banyak anak yang malas untuk memahami pelajaran, maka berdasarkan permasalahan tersebut dibuatkan media pembelajaran yang dapat membangkitkan semangat anak untuk belajar dan memahami pelajaran yang telah ditentukan. Dalam penelitian ini pembuatan animasi menggunakan metode ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluate). Penggunaan animasi interaktif di TK Al-Ikhwan Bekasi dalam dalam belajar diperoleh hasil yaitu memudahkan anak-anak memahami mata pelajaran agama islam, dapat memotivasi para pengajar agar selalu kreatif dalam mencapai tujuan pembelajaran dengan hasil yang maksimal karena pembelajaran ini dipadukan dengan unsur permainan yang interaktif sehingga anak diajarkan untuk belajar secara mandiri tanpa perlu didampingi guru.   Kata kunci: animasi interaktif, media pembelajaran.   Abstract: Implementation of efforts to improve the presentation of applications in teaching in kindergarten, there must be an innovation in learning that previously conventional into digital learning, because the learning is monotonous and many children are lazy to understand the lesson, then based on these problems made learning media that can generate the spirit of the child to learn and understand the lesson that has been determined. In this research, animation making using ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluate). The use of interactive animation in Kindergarten Al-Ikhwan Bekasi in the learning obtained results that facilitate the children understand the subjects of Islamic religion, can motivate the teachers to always be creative in achieving the goal of learning with maximum results because this learning is combined with interactive game elements so that children are taught to learn independently without the need to be accompanied by teachers.   Keywords: interactive animation,  learning media.
Algoritma Pengurutan Data (Sorting) Dengan Metode Insertion Sort dan Selection Sort Retnoningsih, Endang
INFORMATION MANAGEMENT FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS Vol 3 No 1 (2018): INFORMATION MANAGEMENT FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS (Desember 2018)
Publisher : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.3 KB)

Abstract

Abstrak: Pengurutan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari dunia komputer. Adanya kebutuhan terhadap proses pengurutan memunculkan bermacam-macam metode pengurutan yang bertujuan untuk memperoleh metode pengurutan yang optimal. Dengan menggunakan algoritma yang baik dapat menghasilkan program yang efisien dari segi waktu dan hasil yang dicapai. Data terkadang berada dalam bentuk yang tidak berpola ataupun dengan pola tertentu yang diinginkan. Secara umum ada dua jenis pengurutan data yaitu model urut naik (ascending) yang mengurutkan data dari yang mempunyai nilai terkecil sampai terbesar dan model urut turun (descending) yang mengurutkan data dari yang mempunyai nilai terbesar sampai terkecil. Perbandingan pengurutan data (sorting) dalam sebuah array (L) menggunakan dua algoritma dengan prinsip kerja yang berbeda. Pada penelitian ini membandingkan algoritma metode selection sort menggunakan prinsip pertukaran elemen dalam proses sorting, dan metode insertion sort menggunakan prinsip geser dan sisip elemen dalam proses sorting. Tidak ada algoritma terbaik untuk semua keadaan, kadang kala sebuah algoritma sangat efisien ketika jumlah datanya sedikit, namun kinerjanya menjadi berkurang ketika jumlah data ditambahkan atau meningkat. Hasil dari penelitian adalah metode insertion sort lebih unggul pada jumlah data yang sedikit, sedangkan metode selection sort lebih unggul pada jumlah data yang lebih banyak.   Kata kunci: Algoritma, Larik, Insertion Sort, Selection Sort, Visual Basic.   Abstract: Ordering is something that cannot be separated from the computer world. The need for the sorting process gives rise to a variety of sorting methods that aim to obtain the optimal sorting method. Using a good algorithm can produce programs that are efficient in terms of time and results achieved. Data sometimes is in a form that is not patterned or with a certain pattern desired. In general there are two types of sorting data, namely the ascending model which sorts data from the smallest to the largest and the descending sequence model which sorts data from the largest to the smallest. Comparison of sorting in an array (L) uses two algorithms with different working principles. In this study comparing algorithms the selection sort method uses the principle of element exchange in the sorting process, and the insertion sort method uses the principle of sliding and inserting elements in the sorting process. There is no best algorithm for all situations, sometimes an algorithm is very efficient when the amount of data is small, but its performance decreases when the amount of data is added or increased. The results of the study are that the insertion sort method is superior to the small amount of data, while the selection sort method is superior to a larger amount of data.   Keywords: Algorithms, Array, Insertion Sort, Selection Sort, Visual Basic.