Articles

PEMBUATAN BOLA-BOLA UBI SEHAT BERORIENTASI DIRECT INSTRUCTION TERHADAP KETERAMPILAN VOKASIONAL SISWA TUNAGRAHITA RINGAN ROSDIANA WATI, NEVY; RIANTO, EDY
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKeterampilan vokasional merupakan pembelajaran yang menitikberatkan pada praktik serta bertujuan untuk mempersiapkan bakat dan minat peserta didik yang dimiliki. Siswa tunagrahita ringan dalam penelitian ini masih kurang mampu dalam hal keterampilan membuat bola-bola ubi sehat sehingga diperlukan model pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan siswa.Model pembelajaran yang diterapkan dalam keterampilan vokasional pembuatan bola-bola ubi sehat pada penelitian Ini adalah model direct instruction. Direct Instruction merupakan pembelajaran langsung dirancang oleh guru secara khusus dalam proses belajar yang dilakukan secara bertahap dan langkah demi langkahMetode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain one-shot case study dengan sampel 8 siswa tunagrahita ringan di SLB Negeri Gedangan SidoarjoHasil penelitian yang didapat pada post test menunjukkan nilai p(x) 0,00004 yang lebih kecil dari nilai krisis ? 5% yaitu 1,000. Apabila diketahui p(x) ? ? maka membuktikan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa ?ada pembuatan bola-bola ubi sehat berorientasi direct instruction terhadap keterampilan vokasional siswa tunagrahita ringan?Kata Kunci : Keterampilan vokasional, Direct Instruction, Siswa Tunagrahita Ringan.
PEMBUATAN BOLA-BOLA UBI SEHAT BERORIENTASI DIRECT INSTRUCTION TERHADAP KETERAMPILAN VOKASIONAL SISWA TUNAGRAHITA RINGAN ROSDIANA WATI, NEVY; RIANTO, EDY
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKeterampilan vokasional merupakan pembelajaran yang menitikberatkan pada praktik serta bertujuan untuk mempersiapkan bakat dan minat peserta didik yang dimiliki. Siswa tunagrahita ringan dalam penelitian ini masih kurang mampu dalam hal keterampilan membuat bola-bola ubi sehat sehingga diperlukan model pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan siswa.Model pembelajaran yang diterapkan dalam keterampilan vokasional pembuatan bola-bola ubi sehat pada penelitian Ini adalah model direct instruction. Direct Instruction merupakan pembelajaran langsung dirancang oleh guru secara khusus dalam proses belajar yang dilakukan secara bertahap dan langkah demi langkahMetode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain one-shot case study dengan sampel 8 siswa tunagrahita ringan di SLB Negeri Gedangan SidoarjoHasil penelitian yang didapat pada post test menunjukkan nilai p(x) 0,00004 yang lebih kecil dari nilai krisis ? 5% yaitu 1,000. Apabila diketahui p(x) ? ? maka membuktikan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa ?ada pembuatan bola-bola ubi sehat berorientasi direct instruction terhadap keterampilan vokasional siswa tunagrahita ringan?Kata Kunci : Keterampilan vokasional, Direct Instruction, Siswa Tunagrahita Ringan.
PEMBUATAN BOLA-BOLA UBI SEHAT BERORIENTASI DIRECT INSTRUCTION TERHADAP KETERAMPILAN VOKASIONAL SISWA TUNAGRAHITA RINGAN ROSDIANA WATI, NEVY; RIANTO, EDY
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKeterampilan vokasional merupakan pembelajaran yang menitikberatkan pada praktik serta bertujuan untuk mempersiapkan bakat dan minat peserta didik yang dimiliki. Siswa tunagrahita ringan dalam penelitian ini masih kurang mampu dalam hal keterampilan membuat bola-bola ubi sehat sehingga diperlukan model pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan siswa.Model pembelajaran yang diterapkan dalam keterampilan vokasional pembuatan bola-bola ubi sehat pada penelitian Ini adalah model direct instruction. Direct Instruction merupakan pembelajaran langsung dirancang oleh guru secara khusus dalam proses belajar yang dilakukan secara bertahap dan langkah demi langkahMetode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain one-shot case study dengan sampel 8 siswa tunagrahita ringan di SLB Negeri Gedangan SidoarjoHasil penelitian yang didapat pada post test menunjukkan nilai p(x) 0,00004 yang lebih kecil dari nilai krisis ? 5% yaitu 1,000. Apabila diketahui p(x) ? ? maka membuktikan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa ?ada pembuatan bola-bola ubi sehat berorientasi direct instruction terhadap keterampilan vokasional siswa tunagrahita ringan?Kata Kunci : Keterampilan vokasional, Direct Instruction, Siswa Tunagrahita Ringan.
PERAN SERTA ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA MENULIS PERMULAAN DENGAN METODE GLOBAL INTUITIF RIANTO, EDY
Pendidikan Luar Biasa Vol 8, No 1 (2012): Volume 8 No 1 April 2012
Publisher : Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract; This class action research uses global intuitive method and involves the parents of the deaf student on the learning process wheter it is in the school or the house. The purpose of the research are to in crease the students ability of reading and writing and to in crease the parents involment on learning process in the school or the house. On the first cycle, it is found that the students ability of reading and writing sample sentence get 77 % and the parents activity on the involvement of the learning procers is 79,08 %. Based on the result of the first cycle the researcher continued to the action reseach on second cycle, on this cycle the researcherincrease the home visit to the students parents,uses the same age child as contemporary tutor, repair the parents guidance in home. Those three aspect show the result of the study completely, which is more than 80 %. Based of the result of the research, it can be concluded that the result of the beginning of reading and writing ability is better and more increase on the second cycle than the first cycle, especrally on reading the simple sentence the students have written. The parents are also more intensive or involve the their childrens education.
MEDIA TEKA-TEKI SILANG BERGAMBAR TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA PENGENALAN ANGGOTA KELUARGA PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN PUSPITA SARI, ADINDA; RIANTO, EDY
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kekurangan yang dimiliki siswa tunagrahita yaitu ketidak mampuan dalam menangkap sebuah informasi yang dipengaruhi oleh rendahnya penguasaan kosakata sehingga mengakibatkan perkembangan bahasa siswa menjadi terhambat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata anak tunagrahita ringan dalam pengenalan tentang anggota keluarga, penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis pre eksperimental design dengan rancangan one group pre-test post-test design. Teknik statistik dalam analisis data penelitian ini adalah Wilcaxon matched pairs test. Teknik pengumpulan data berupa tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media teka-teki silang bergambar dapat berpengaruh terhadap penguasaan kosakata pada anak tunagrahita kelas dua di SDLB C Kumara II Surabaya. Penelitian menunjukkan sebelum diberikan perlakuan kosakata anak tunagrahita ringan memiliki rata-rata 51,78 setelah diberikan perlakuan meningkat menjadi 79,01. Penelitan menunjukkan nilai Zhitung= 2,5 lebih besar daripada Ztabel 5% (Zt)=2 (Zh > Zt), maka Ho ditolak Ha diterima, sehingga ada pengaruh antara media teka-teki silang terhadap penguasaan kosakata pengenalan anggota keluarga pada anak tunagrahita ringan.
P.E (PLAY EDUCATION)WARM UP TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL ANAK TUNAGRAHITA RINGAN MUFIDAH, HIDAYATUL; RIANTO, EDY
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 14, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak Tunagrahita ringan memiliki hambatan pada keterampilan sosial yang meliputi bekerjasama, saling membantu dan saling berbagi sehingga perlu ditingkatkan. Dalam penelitian ini keterampilan sosial anak tunagrahita ringan ditingkatkan melalui P.E (Play Education) Warm Up. Tujuannya untuk menguji P.E (Play Education) Warm Up terhadap keterampilan sosial anak tunagrahita ringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian pre-eksperimen dengan rancangan penelitian one group, pre test, post test design. Subjek penelitian delapan anak tunagrahita ringan di SLB Al Azhar Sidoarjo yang memiliki hambatan pada keterampilan sosial. Teknik pengumpulan data berupa observasi dengan teknik analisis data statistik non parametrik dengan menggunakan tabel uji wilcoxon. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa dari nilai pre-test rata-rata 32.5 dan setelah diberikan perlakuan memperoleh post-test dengan nilai rata-rata 81.5. Selain itu hasil penelitian menunjukkan T(jenjang terkecil)= 0 lebih kecil dari T?(tabel) =4 yang artinya ada pengaruh P.E (Play Education) Warm Up terhadap keterampilan sosial anak tunagrahita ringan Kata Kunci : (Play Education) Warm Up, keterampilan sosial, tunagrahita
PERMAINAN SHOPPING BINGO MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK AUTIS SUKAWATI, KHOIRUNISAK; RIANTO, EDY
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 12, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kemampuan anak autis dalam berkomunikasi lisan pada umumnya terhambat. Hambatan dalam komunikasi diatasi dengan permainan shopping bingo modifikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh permainan shopping bingo modifikasi terhadap kemampuan komunikasi pada anak autis di SLB Nur Rahmah Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pra eksperimen dan menggunakan rancangan one-group pre-test and post-test design. Teknik pengumpulan data berupa tes lisan. Teknik analisis data menggunakan statistik non parametrik Wilcoxon Match Pairs Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai pre-test 35,00, kemudian setelah diterapkan treatmen shopping bingo modifikasi diperoleh nilai post-test 66,67. Sejalan dengan itu penelitian menunjukkan hasil Zh=2,2 lebih besar dibanding Zt=1,96, maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil tersebut terbukti bahwa ada pengaruh dari permainan shopping bingo modifikasi tehadap kemampuan komunikasi anak autis. Kata Kunci: Autis, Komunikasi, Permainan Shopping Bingo Modifikasi
KEMAMPUAN PRAGMATIK ANAK TUNARUNGU MELALUI PENERAPAN METODE KOMUNIKASI TOTAL MULLYANA, DIMY; RIANTO, EDY
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 12, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian pragamatik bagi anak tunarungu jarang dilakukan, padahal kemampuan pragmatik pada anak tunarungu dapat ditemukan karena anak tunarungu dapat berkomunikasi dua arah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis aspek-aspek kemampuan pragmatik (instrumental, regulatory, personal exspress dan feeling, aturan interaksi sosial, heuristic dan imaginasi) yang muncul pada anak tunarungu dengan penggunaan aspek pendukung komunikasi total (oral, aural dan manual). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif (dari tahappra-lapangan, tahappekerjaanlapangandantahapanalisis data). Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Subjek penelitian ini sejumlah 8 anak tunarungu kelas IX A dan B, dan 5 informaan dari kepala sekolah, dua guru kelas dan dua guru mata pelajaran. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kemampuan pragmatik anak tunarungu telah teridentifikasi pada enam aspek pragmatik yang terdiri atas instrumental(menentukan pilihan, mendiskripsikan dan meminta bantuan terhadap suatu benda dan aktivitas), regulatory (memberikan arahan/petunjuk dalam permainan, membuat sesuatu dan mengubah gaya perintah), personal exspress dan feeling(menyatakan dan memberikan keterangan atas perasaan, keadaan yang dialami oleh dirinya dan orang lain), aturan interaksi sosial(kemampuan dalam memulai, mempertahankan dan mengakhiri komunikasi dengan sopan), heuristic(meminta penjelasan tentang aktivitas atau topik tertentu baik dengan tanya jawab) dan imaginasi (kemampuan bermain peran, humor dan penciptaan cerita dari suatu gambar seri). Setiap aspek pragmatik yang munculreratanya menggunakan sisa pendengarannya dengan didukung metode oral (bicara) dan metode manual (gesture, ejaan jari, isyarat dan ekspresi). serta penggunaan bahasa dan komunikasi anak reratanya dengan menggunakan 1-3 kata. Bimbingan dan evaluasi terhadap pengembangan pragmatik sebagai upaya pengembangan keterampilan bahasa terus dilakukan disaat terjadinya kesalahan bahasa dan upaya jangka panjang melalui bimbingan konseling dan parenting. Kata kunci: pragmatik, komunikasi total
PENERAPAN METODE DRILL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBUAT KUE KERING SISWA TUNAGRAHITA RINGAN DEWI PERMATASARI, ULFIA; RIANTO, EDY
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 11, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

?Penerapan Metode Drill Untuk Meningkatkan Kemampuan Membuat Kue Kering Siswa Tunagrahita Ringan ? Siswa tunagrahita ringan dalam Penelitian ini masih kurang mampu dalam hal ketrampilan membuat kue kering untuk itu penerapan metode drill digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan ketrampilan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode drill terhadap kemampuan membuat kue kering bagi siswa tunagrahita ringan.. Metode drill ini dilakukan secara berulang-ulang sehingga siswa cepat paham terhadap pembelajaran yang dilakukan..Desain Penelitian yang digunakan oneshot case study dengan sampel 6 siswa tunagrahita ringan di SLB C AKW Kumara 1 Surabaya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes perbuatan dan observasi sebagai data pendukung. Hasil Penelitian yang didapat post-test adalah nilai p(x) 0,00217 yang lebih kecil dari nilai krisis ? 5% yaitu 1,0000 . Apabila diketahui p(x) ? ? maka membuktikan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa ?ada peningkatan dalam keterampilan membuat kue kering dengan metode drill bagi siswa tunagrahita ringan?. Kata Kunci : Metode Drill, Kue Kering (nastar), Siswa Tunagrahita
PERMAINAN BARRIER GAME TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK SISWA TUNARUNGU NIKMAH, KHOIRUL; RIANTO, EDY
Jurnal Pendidikan Khusus Vol 11, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hambatan pendengaran atau ketunarunguan mengakibatkan terbatasnya keterampilan berbahasa yang satu diantaranya kemampuan menyimak. Terbatasnya kemampuan menyimak siswa tunarungu menyebabkan kurangnya penerimaan informasi. Barrier game salah satu permainan bahasa yang dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan bahasa reseptif maupun ekspresif. Salah satu permasalahan bahasa reseptif tunarungu yaitu kurang mampu untuk mengikuti perintah secara verbal sehingga ketika diberikan perintah harus ada pengulangan disertai contoh perilaku, kurang memahami kalimat secara utuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh permainan Barrier game terhadap kemampuan menyimak siswa tunarungu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimental dan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian ini 8 siswa tunarungu kelas II SDLB-B Dharma Wanita, Sidoarjo. Teknik pengumpulan data berupa tes dengan teknik analisis data statistik non parametrik dengan rumus uji Wilcoxon match pairs test . Hasil analisis data menunjukan bahwa tes awal diperoleh rata-rata 57,5 dan pada tes akhir setelah diberikan permainan barrier game diperoleh rata-rata sebesar 87.5. Hal ini menunjukan adanya peningkatan yang signifikan , nilai Zh = 2,521 lebih besar dari nilai kritis 5% Zt = 1,96 yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak yang menunjukan adanya pengaruh permainan Barrier game terhadap kemampuan menyimak siswa tunarungu kelas II SDLB-B Dharma Wanita Sidoarjo. Kata Kunci: Permainan Barrier Game, Kemampuan Menyimak, siswa Tunarungu