Rosyid Ridho
Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Gadja Mada Sekip Utara Yogyakarta 55281

Published : 12 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Lemuru (Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia)

FORTIFIKASI SURIMI IKAN KUNIRAN (Upeneus sulphureus) UNTUK MENINGKATKAN PROTEIN KUE DONAT Hidayat, Nova Bagus; Ridho, Rosyid; Adharani, Nadya; Kurniawati, Any
JURNAL LEMURU Vol 1 No 1 (2019): JURNAL LEMURU
Publisher : Program Studi Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.2 KB)

Abstract

Diversivikasi produk perikanan dengan memanfaatkan surimi berbahan dasar ikan kuniran sebagai bahan tambahan pembuatan kue donat dapat meningkatkan kualitas gizi terhadap kandungan protein pada kue donat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase penambahan surimi ikan kuniran pada donat yang paling disukai serta kandungan kadar protein pada semua kue donat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu dengan persentase penambahan ikan surimi sebanyak 0%, 10%, 20%, 30% dan 40% serta 70 panelis tidak terlatih. Parameter yang diamati adalah kadar protein surimi ikan kuniran, kadar protein kue donat dan uji hedonik meliputi warna, aroma, rasa dan tekstur kue donat. Berdasarkan hasil penelitian surimi ikan kuniran memiliki kandungan kadar protein sebesar 34.14%. Kadar protein kue donat tertinggi terdapat pada penambahan surimi ikan kuniran sebanyak 40% yakni sebesar 17.09%. Pada perlakuan penambahan surimi ikan kuniran 30% menghasilkan donat yang paling disukai dibandingkan perlakuan lainnya, dengan kandungan protein sebesar 14.69 %.
KARAKTERISTIK UJI HEDONIK KOYA IKAN BERBAHAN DASAR BEBERAPA LIMBAH KEPALA IKAN SEBAGAI PELENGKAP MAKANAN Wardhana, Megandhi Gusti; Putra, Filias Tomy Suwarno; Ridho, Rosyid
JURNAL LEMURU Vol 1 No 1 (2019): JURNAL LEMURU
Publisher : Program Studi Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.374 KB)

Abstract

Muncar merupakan salah satu daerah di Provinsi Jawa Timur yang memiliki produktivitas perikanan sangat tinggi. Tingginya produktifitas perikanan tersebut menjadi faktor utama munculnya industri pengolahan perikanan yang menghasilkan limbah dalam jumlah besar. Limbah tersebut salah satunya adalah kepala ikan yang belum ditangani dengan optimal. Cara untuk mengoptimalkan penanganan limbah kepala ikan adalah dengan mengolahnya menjadi koya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui koya limbah kepala ikan yang paling disukai dan kandungan protein dari koya dengan bahan baku limbah kepala ikan. Data hasil penelitian yang diperoleh disajikan dalam bentuk diagram disertai dengan standard error. Hasil pengujian kadar protein menunjukan bahwa (P4) yaitu koya limbah kepala ikan layang memiliki kandungan paling tinggi yaitu dengan rata-rata 31,75%, dan yang paling rendah adalah (P3) yaitu koya limbah kepala ikan tongkol dengan nilai rata-rata 30,3%. Hasil pengujian hedonik menunjukkan bahkan (P4) koya limbah kepala ikan layang adalah yang paling disukai dengan nilai rata-rata 4,61 untuk warna, 4,51 untuk aroma, 4,79 untuk rasa dan 4,96 untuk tekstur.
SUPLEMENTASI TEPUNG IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) UNTUK MENINGKATKAN KANDUNGAN PROTEIN PADA KUE TERANG BULANG Pratama, Angga Eka; Ridho, Rosyid; Adharani, Nadya; Kurniawati, Any
JURNAL LEMURU Vol 1 No 1 (2019): JURNAL LEMURU
Publisher : Program Studi Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.522 KB)

Abstract

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan ikan lele dumbo maka perlu adanya penelitian tentang diversifikasi produk olahan ikan lele dalam bentuk tepung sebagai bahan baku pembuatan kue terang bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan protein kue terang bulan dengan penambahan tepung ikan lele, mengetahui tingkat kesukaan (uji hedonik) konsumen terhadap kue terang bulan dan mengetahui formulasi yang tepat dalam membuat kue terang bulan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan melakukan pengolahan kue terang bulan perlakukan 0 (kontrol), penambahan tepung ikan sebesar 5%, 10%. 15%, 20%. Data protein kemudian dianalisis dengan SEM (Standard Error of Mean) menggunakan Microsoft excel 2007. Hasil uji proksimat kadar protein tertinggi yaitu pada perlakuan P4 dengan nilai rata-rata 18,8%, sedangkan untuk kadar protein terendah pada perlakuan K dengan nilai rata-rata 6,19%. Untuk uji hedonik pada parameter warna nilai tertinggi pada perlakuan K dengan nilai rata-rata 4,21, parameter aroma nilai tertinggi pada perlakuan P1 dengan nilai rata-rata 4,17, parameter rasa nilai tertinggi pada perlakuan P1 dengan nilai rata-rata 4,19 dan parameter tekstur nilai tertinggi pada perlakuan P1 dengan nilai rata-rata 4,18. Berdasarkan pengujian hedonik, maka perlakuan P1 merupakan perlakuan pengolahan yang memiliki nilai kesukaan tertinggi dari panelis, yaitu dengan penambahan tepung ikan lele sebesar 5%.
PEMANFAATAN LIMBAH TULANG IKAN TUNA DALAM PEMBUATAN CILOK SEBAGAI SUMBER KALSIUM Susanto, Agung Hermawan; Ridho, Rosyid; Sulistiono, Sulistiono
JURNAL LEMURU Vol 1 No 1 (2019): JURNAL LEMURU
Publisher : Program Studi Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.049 KB)

Abstract

Muncar banyak terdapat limbah tulang ikan tuna yang belum dimanfaatkan sebagai olahan makanan. Untuk memanfaatkan limbah tulang ikan tuna agar meningkatkan nilai ekonomis dari limbah tulang ikan tuna maka perlu dilakukan penelitian tentang pemanfaatan limbah tulang ikan tuna dalam pembuatan cilok sebagai sumber kalsium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kadar kalsium yang terdapat pada cilok dan mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap cilok dengan penambahan tepung tulang ikan tuna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan dua pengujian yaitu uji proksimat (uji kadar kalsium) dan uji hedonik (kesukaan). Data hasil uji proksimat dianalisis menggunakan SEM (Standard Error of the Mean) dan data hasil uji hedonik disajikan dalam bentuk diagram batang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar kalsium pada cilok dengan penambahan tepung tulang ikan tuna 0%, 10%, 20%, dan 30% masing-masing mengalami peningkatan yaitu dengan rata-rata 0,031, 0,075, 0,154, dan 0,268. Tingkat kesukaan panelis terhadap cilok dengan penambahan tepung tulang ikan tuna tertinggi pada cilok dengan penambahan tepung tulang ikan tuna 10% dengan nilai rata-rata (4,60). Sedangkan tingkat kesukaan panelis terendah terdapat pada cilok dengan penambahan tepung tulang ikan tuna 30% (3,75).