Dyah Ika Rinawati
PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO

Published : 73 Documents
Articles

PENGOLAHAN LIMBAH MANDIRI UNTUK MENINGKATKAN SUSTAINABILITAS UKM DI KAMPOENG BATIK LAWEYAN (STUDI KASUSDI UKM SAUD EFENDY BATIK, LAWEYAN-SOLO) Lestari, Septiana Puji; Hartini, Sri; Rinawati, Dyah Ika
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UKM Saud Effendy merupakan salah satu UKM yang berada di kawasan kampoeng batik Laweyan. Proses produksi pada Saud Effendy Batik menggunakan lilin, bahan pewarna yang melibatkan bahan-bahan kimia. Dengan banyaknya penggunaan zat pencemar tanpa melalui proses pengolahan menyebabkan turunnya kualitas lingkungan. Pada SE Batik upaya pengurangan dampak dengan menggunakan kembali limbah lilin, namun limbah cair masih dibuang begitu saja. Sehingga menyebabkan aliran air yang tercemar, merusak tatanan kehidupan air, merusak ketersediaan air untuk kepentingan umum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat eko efisiensi proses produksi batik. Untuk selanjutnya memberikan usulan rancangan pengolahan limbah mandiri. Kemudian membandingkan dampak lingkungan sebelum dan sesudah adanya usulan rancangan pengolahan limbah. Dari hasil LCA didapatkan eco cost sebesar  Rp. 275.777.954,00. Dari perhitungan Cost Benefit Analysis untuk net value menunjukkan nilai profit ekonomi yang sangat tinggi berkisar Rp 1.129.377.644,00. UKM Saud Effendy batik memiliki tingkat eko efisiensi sebesar 75,6 %. Usulan rancangan pengolahan limbah mandiri dapat menurunkan eco cost sebesar Rp. 54.011.212,00. Hasil eko efsiensi setelah adanya usulan pengolahan limbah sebesar 81 %..
MANAJEMEN RISIKO PADA DISTRIBUSI PRODUK PT XYZ Keswari, Ayu Inggriani; Rinawati, Dyah Ika
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi handphone di Indonesia. Dalam melakukan pendistribusian barang masih terdapat beberapa kasus yang terjadi seperti kehilangan, barang tertukar, terlambat, dan barang rusak. Penelitian dilakukan dengan tujuan mengetahui langkah mitigasi yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk mengurangi dampak risiko yang ditimbulkan. Tahapan yang dilakukan adalah menghitung skor risiko dengan mengalikan skala dampak yang dihasilkan dengan frekuensi terjadinya risiko, selanjutnya membuat peta risiko, menganalisis risiko yang memiliki skor terbesar, kemudian menentukan mitigasi risiko yang dapat dilakukan perusahaan. Pada perhitungan skor risiko, risiko yang memiliki skor terbesar adalah barang tertukar dan barang hilang di ekspedisi dengan masing-masing memiliki skor sama yaitu 12. Selanjutnya analisis penyebab dengan menggunakan metode 5 whys untuk menemukan akar permasalahan yang terjadi, untuk barang tertukar akar masalahnya adalah penulisan tujuan yang tidak jelas, sedangkan untuk kehilangan di ekspedisi disebabkan oleh faktor pekerja dari ekspedisi sendiri. Sehingga rekomendasi yang diberikan adalah dengan membuat form pengiriman yang lebih jelas dengan diketik, membuat perjanjian untuk tidak melakukan pembongkaran barang dan memberikan sanksi berupa penurunan nilai untuk performansi saat dilakukan penilaian ekspedisi, dan saat penilaian ekspedisi faktor utama yang dipertimbangkan tidak hanya biaya yang murah namun juga tingkat performansi serta membuat form penerimaan barang oleh ekspedisi ataupun Marketing Dealer untuk memudahkan melakukan pelacakan saat kehilangan.  Abstract          Risk Management of Product Distribution in PT XYZ. PT XYZ is one of the companies that produce mobile phones in Indonesia. In conducting the distribution of goods there are still some cases such as lost, exchanged goods to another destination, delayed, and damaged goods. The study was conducted with the aim of knowing the mitigation measures that can be undertaken by companies to mitigate the risks. First step is to calculate the risk score by multiplying the scale of the impact generated by the frequency of occurrence of the risk, then mapping the risks, analyzing risks that have the greatest score, then determine the risk mitigation that can be done by the company. In the calculation of risk scores, risk having the greatest score is exchanged goods and goods lost in expedition which score is 12. Further analysis of the causes by using five whys method to find the root of the problems that occurs, for exchanged goods root problem is the destination written are not clear, while the loss in the expedition due to the labor factor of the expedition itself. So the recommendation is to make clearer the delivery form with typed, making an agreement between the company and expedition about unloading goods and providing sanctions in performance assessment moment for the expedition, and when the expedition assessment the main factors to be considered not only low cost but also the performance level and create a form of receipt of goods by the expedition or Marketing Dealer for easy tracking when lost happened.
ANALISIS KECACATAN PRODUK KAIN COTTON DI DEPARTEMEN PRINTING PADA PT.KUSUMAHADI SANTOSA DENGAN METODE C-CHART Ramadhani, Fery; Rinawati, Dyah Ika
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Kusumahadi Santosa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri tekstil. Permasalahan yang dialami perusahaan adalah masih banyaknya kecacatan yang terjadi terjadi pada kain jenis kain cotton dalam produksi printing. Kondisi ini dapat menyebabkan kerugian secara finansial maupun non finansial. Metode pengendalian kualitas yang digunakan dalam penelitian dengan menggunakan metode C-Chart, diagram pareto, dan diagram sebab akibat. Tujuan dari penelitian ini (1) mengetahui batas kendali atas (UCL) dan batas kendali bawah (LCL) pada diagram peta pengendalian C-Chart (2) Untuk mengetahui rata-rata kecacatan produk kain cotton. (3) Untuk mengetahui jenis kerusakan kain yang sering terjadi pada PT. Kusumahadi Santosa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui rata-rata kerusakan kain cotton pada tahun 2015 sebesar 1249 unit dengan batas pengendalian atas (UCL) sebesar 1355.02 dan batas pengendalian bawah (LCL) sebesar 1142.98. Dengan kerusakan tertinggi di tahun 2015 pada bulan juni dengan kerusakan sebanyak 1347 unit dan kerusakan paling sedikit terjadi pada bulan desember dengan kerusakan sebanyak 1153 unit. Dari perhitungan nilai  UCL dan LCL yang dilakukan dengan menggunakan metode C-chart dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat data yang out of control atau dalam kata lain masih terkendali. Jenis kecacatan yang terdapat pada kain cotton antara lain warna tidak sesuai, blobor, nglipat, nggaler/bergaris, dan noda. AbstractTitle : Product Defect Analysis in Printing Department PT. Kusumahadi Santosa with C-Chart Method. PT. Kusumahadi Santosa is a company engaged in the textile industry. Problems experienced by the company is still the number of defects that occur occur on the type of cotton fabric in printing production. This condition can cause financial and non financial loss. Quality control method used in research by using method of C-Chart, pareto diagram, and cause and effect diagram. The purpose of this study (1) to know the upper control limit (UCL) and lower control limit (LCL) on the C-Chart control chart map (2) To know the average damage of cotton cloth products. (3) To know the type of fabric damage that often occurs at PT. Kusumahadi Santosa.Based on the result of the research, it is known that the average cotton fabric damage in 2015 is 1249 units with the upper control limit (UCL) of 1355.02 and the lower control limit (LCL) of 1142.98. With the highest damage in 2015 in June with damage of 1347 units and the least damage occurred in December with damage as many as 1153 units. From the calculation of UCL and LCL values performed using C-chart method can be concluded that there is no data out of control or in other words still under control. The types of defects found in cotton fabric include skewing, bowing, Crease, stripes, and stains..
USULAN TINDAKAN PENCEGAHAN RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESMENT, RISK CONTROL (HIRARC) (STUDI KASUS DI DEPARTMEN PRODUKSI GI PT. FUMIRA, SEMARANG) Samsudin, Sadam; Rinawati, Dyah Ika; Rumita, Rani
Industrial Engineering Online Journal Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. FUMIRA memiliki permasalahan kecelakaan kerja selama 5 tahun terakhir, terutama di area produksi GI (Galvanizing Iron) dengan total kecelakaan sebanyak 67 kasus dari tahun 2007-2011. Hal ini menunjukan bahwa kecelakaan kerja yang mengakibatkan luka ringan sebanyak 39%, luka sedang sebanyak 57% dan luka berat sebanyak 4%. Untuk mencegah risiko/ bahaya kecelakaan kerja dapat  melakukan identifikasi potensi bahaya, menentukan peringkat risiko dan mengetahui sumber-sumber yang berpotensial terjadinya risiko kecelakaan kerja. Identifikasi potensi (sumber) bahaya ini dilakukan dengan mencatat semua langkah-langkah tiap aktifitas yang terjadi pada departemen produksi GI di PT. FUMIRA dengan menggunakan pendekatan tahapan manajemen risiko atau  Hazard Identification, Risk Assessment, Risk Control (HIRARC) dengan alat bantu identifikasi bahaya mengunakan job safety analysis (JSA) sehingga didapat total bahaya sebanyak 123 risk events dan yang berpotensi terjadi yaitu sebanyak 43 risk events. Potensi bahaya yang memiliki nilai Risk  Priority Indeks (RPI) tertinggi  adalah tergores seng RPI yaitu 15. Usulan  yang sesuai dengan potensi bahaya adalah Safe Operating Procedure (SOP), mengunakan alat pelindung diri (APD), good housekeeping dan melakukan perawatan pada mesin.    PT. FUMIRA have accident problems during the last 5 years, especially in the area of production of GI (Galvanizing Iron) with total accidents by 67 cases from the year 2007 to 2011. This shows that the accident which resulted in minor injuries as much as 39 %, 57% moderate injuries and severe injuries as much as 4 %. To prevent the risk / hazard accidents can perform hazard identification, risk rank and determine potential sources of the risk of accidents. Identify potential ( source ) This is done by noting the danger of all the steps of each activity that occurs in the production department of GI in PT. FUMIRA using a risk management approach to the stages or Hazard Identification, Risk Assessment, Risk Control ( HIRARC ) with hazard identification tools using Job Safety Analysis ( JSA ) in order to get as many as 123 total hazard and potential risk events occur as many as 43 risk events. Potential hazards that have a value of Risk Priority Index ( RPI ) is etched zinc highest RPI of 15. The proposal is in accordance with the potential hazard is Safe Operating Procedure ( SOP ), use personal protective equipment ( PPE ), good housekeeping and perform maintenance on the machine.
ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL MENGGUNAKAN NASA-TLX DAN EVALUASI JUMLAH PEKERJA PADA LANTAI PRODUKSI PT. ESSENTRA SURABAYA Kurniawati, Kharisma Panca; Rinawati, Dyah Ika
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Essentra Surabaya merupakan perusahaan yang bergerak di industri pembuatan filter rokok. Jenis filter yang diproduksi adalah filter mono dan dual. Pada akhir tahun 2013, untuk meminimalisasi cost produksi, PT Essentra Surabaya melakukan kebijakan untuk mengurangi jumlah tenaga kerja di lantai produksi. Selain itu kerusakan mesin yang terjadi serta penerapan autonomous yang diterapkan perusahaan membuat para operator ini harus berusaha berpikir dan mengeluarkan tenaga ekstra untuk memperbaiki mesin tersebut, sedangkan di sisi lain mereka juga dibebankan oleh target harian perusahaan. Dari hasil data yang didapatkan mengenai output produksi juga ditemukan adanya gap yang cukup signifikan antara target output dengan ketentuan nilai OEE perusahaan sebesar 60% dengan aktual output yang dihasilkan perharinya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis beban kerja mental dan evaluasi jumlah pekerja optimum pada lantai produksi. Dari hasil penelitian, terdapat empat pekerja yang memiliki beban mental dengan kategori berat, yaitu Catcher Mesin SM01, Operator Mesin KM09, Operator Mesin KM07, dan Operator Mesin KM08. Dan jumlah pekerja optimum untuk catcher adalah 1 orang dan operator mesin mono adalah 2 orang.  Abstract PT Essentra Surabaya is a company engaged in the manufacture of cigarette filters. This type of filtr the filter is produced in mono and dual. At the end of 2013, to minimize the cost of production, PT Surabaya Essentra do policies to reduce the amount of labor in the production floor. In addition the engine damage that occurred as well as the application of autonomous applied companies make these operators must attempt to think and take out extra power to fix the machine, while on the other hand they also charged by the daily targets of the company. The data obtained from the results of the production output has also found a significant gap between the target output with OEE value provisions of the company amounting to 60% of the actual output produced per day. The purpose of this research is to analyse the mental workload and the evaluation of the optimum number of workers on the production floor. From the results of the research there were four workers who have the mental workload with heavy categories, namely Machine Catcher SM01, Machine Operator KM09, Machine Operator KM07, and Machine Operator KM08. The optimum number of workers and for catcher is one person and machine operator mono is two people.
DESAIN SISTEM INFORMASI CREW MANPOWER PLANNING (CMPP) PT. GARUDA INDONESIA TBK. DENGAN INTEGRATED DEFINITION – FUNCTION MODELLING (IDEF0) DAN INTEGRATED DEFINITION – DATA MODELLING (IDEF1X) Istiqobudi, Khoirunisa; Saptadi, Singgih; Rinawati, Dyah Ika
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Business process modelling merupakan sebuah aktivitas yang bertujuan untuk memahami sebuah proses bisnis dari suatu organisasi. Proses bisnis merupakan aktivitas penting di dalam sebuah perusahaan, contohnya pada dunia penerbangan, untuk meningkatkan pelayanan transportasi udara, PT. Garuda Indonesia menyusun rencana penaikan investasi jumlah armada pesawat untuk dioperasikan. Faktor pendukung pengoperasian armada-armada pesawat tersebut adalah cockpit crew manpower planning (CMPP). Dalam penelitian ini, adanya proses bisnis yang terstruktur akan meningkatkan efisiensi dan efektifitas perusahaan dalam mengeksekusi rencana perusahaan terkait CMPP.  Tujuan dari penelitian ini adalah membuat usulan desain perbaikan sistem informasi untuk aktivitas CMPP PT. Garuda Indonesia. Proses bisnis dimodelkan dengan berdasarkan komponen information system building blocks yang berfokus pada proses dan data. Penyusnan model proses pada sistem informasi dilakukan dengan analisis terhadap proses bisnis aktivitas terkait dan analisis proses bisnis dilakukan dengan desain IDEF0 pada konsisi saat ini (as-is). Perbaikan sistem informasi dilakukan dengan perancangan proses menggunakan IDEF0 to-be. Sedangankan model data disusun berdasarkan model IDEF0 (as-is dan to-be) dalam perencanaan desain data berupa IDEF1X yang memperlihatkan hubungan antar entitas dalam aktivitas terkait.  ABSTRACTINFORMATION SYSTEM DESIGN FOR CREW MANPOWER PLANNING (CMPP) PT. GARUDA INDONESIA TBK. USING INTEGRATED DEFINITION ? FUNCTION MODELLING (IDEF0) AND INTEGRATED DEFINITION ? DATA MODELLING (IDEF1X). Business process modelling is an activity that aims to understand a business process of an organization. Business process is an important activity in a company, for example in the world of aviation, to improve air transportation services, PT. Garuda Indonesia plans to increase investment in the number of aircraft fleets to operate. Supporting factors for the operation of the aircraft fleets were the cockpit crew manpower planning (CMPP). In this study, the existence of a structured business process will improve the efficiency and effectiveness of the company in executing the company's plans related to CMPP. The purpose of this research is to make a design proposal for information system improvement for CMPP activities of PT. Garuda Indonesia. Business processes are modeled by component information system building blocks that focus on processes and data. The preparation of the process model in the information system is carried out by analyzing the business processes of related activities and analyzing business processes carried out with the IDEF0 design in the current condition (as-is). Improving the information system is done by designing the process using IDEF0 to-be. While the data model is arranged based on the IDEF0 model (as-is and to-be) in the data design planning in the form of IDEF1X which shows the relationships between entities in related activities. 
PENERAPAN STRATEGI MARKETING MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT DAN PERANCANGAN WEBSITE (STUDI KASUS: UD. WAYANG) Purnama, Anthony Budi; Rinawati, Dyah Ika
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

[Penerapan Strategi Marketing Menggunakan Analisis SWOT dan Perancangan Website (Studi Kasus: UD.  Wayang] UD. Wayang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pembuatan maket bangunan dan produksi aksesoris maket. Perusahaan pesaing mulai menggunakan media internet sejak beberapa tahun lalu sebagai sarana untuk melakukan pemasaran untuk meningkatkan jumlah pelanggan dan memperluas pasar. Selain itu, banyak perusahaan pesaing yang bergerak dalam bidang serupa telah menggunakan bantuan internet seperti pembuatan website perusahaan atau situs-situs jual beli untuk menawarkan produk yang dibuat sehingga mampu menarik konsumen dan meningkatkan jumlah penjualan perusahaan. Hal ini dapat menyebabkan UD. Wayang kehilangan pelanggan dan berada dalam posisi yang tidak menguntungkan dalam persaingan. Berdasarkan analisis strategi tabel IFAS-EFAS, UD. Wayang sedang berada pada wilayah V yang merupakan fase stabilitas dengan skor bobot ranking untuk IFAS adalah  bernilai 2,43 dan skor bobot ranking untuk EFAS adalah 2,2. Pada posisi ini, perusahaan berada pada posisi yang dianggap memuaskan, mampu mencapai target yang telah ditetapkan, serta memperoleh keuntungan yang cukup baik. Strategi pemasaran yang digunakan perusahaan saat ini masih menggunakan strategi konvensional berupa word of mouth yaitu mengandalkan promosi perusahaan dari mulut ke mulut. Sesuai dengan strategi marketing yang sudah dilakukan oleh UD. Wayang, maka penulis memberikan usulan pembuatan website bagi UD. Wayang. Tujuan dari pembuatan website ini yaitu meningkatkan pemasaran produk, memperluas pasar, serta memberikan kemampuan bagi UD. Wayang untuk dapat bersaing dengan perusahaan lain. Website UD. Wayang akan memberikan berbagai macam informasi antara lain profil perusahaan, sejarah perusahaan, produk yang dihasilkan perusahaan yang terdiri dari maket dan aksesoris maket, serta contact person yang dapat dihubungi pelanggan jika tertarik untuk menggunakan jasa UD. Wayang. Abstract[Implementation Of Marketing Strategy Using Swot Analysis And Website Design (Case Study: UD. Wayang)] UD. Wayang is a company engaged in the manufacture of building maket and maket accessories. Competitor started using internet media since a few years ago as a means to do marketing to increase the number of customers and expand the market. In addition, many competitors that operate in similar fields have used the help of the Internet such as the creation of corporate websites or trading sites to offer products made so as to attract consumers and increase the number of sales companies. This can cause UD. Wayang lose customers and are in an unfavorable position in the competition. Based on IFAS-EFAS table strategy analysis, UD. Wayang is in region V which is the stability phase with the ranking weight score for IFAS is 2.43 and the ranking weight score for EFAS is 2.2. In this position, the company is in a position that is considered satisfactory, able to achieve the set targets, and earn a pretty good profit. Marketing strategy used by the company is still using conventional strategy of word of mouth that is relying on the promotion of the company from mouth to mouth. In accordance with the marketing strategy that has been done by UD. Wayang, then the authors provide a website creation proposal for UD. Wayang. The purpose of this website is to improve product marketing, expand the market, and provide the ability for UD. Wayang to compete with other companies. Website UD. Puppet will provide various information such as company profile, company history, company produced product consisting of maket and maket accessories, and contact person that can be contacted by customer if interested to use UD. Wayang services.
ANALISIS OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA MESIN DIGESTER DAN PENDEKATAN 5 WHYS UNTUK PERBAIKAN PADA PT TOBA PULP LESTARI,TBK. (STUDI KASUS: PT TOBA PULP LESTARI,TBK.) Sitompul, Boynard Giovinda; Rinawati, Dyah Ika
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Toba Pulp Lestari,Tbk didirikan tahun 1968 adalah salah satu perusahaan yang kegiatan utamanya adalah memproduksi pulp. Untuk memenuhi permintaan dari kliennya, PT Toba Pulp Lestari  mengoperasikan mesin yang terus beroperasi secara kontinu 24 jam agar dapat memenuhi target yang telah di tetapkan dengan tingkat efektivitas yang tinggi. Walaupun demikian penggunaan mesin atau peralatan produksi juga memiliki kelemahan karena produktivitas dan efektivitas mesin atau peralatan produksi tergantung kondisi dan peralatan pendukungnya. Secara teori Digester ditargetkan mampu menghasilkan output sebesar 624 ton. Tetapi pada pelaksanaannya diketahui bahwa hasil output secara aktual tidak dapat mencapai target. Menurut data historis mesin, sering terjadi downtime seperti temperature down, vacum mesin trip, pressure down, speed down, power trip, consistency down,dll, sehingga mengakibatkan sheetbreak.Pada penelitian ini akan dilakukan pengamatan yang bertujuan menghitung tingkat availability, performance, dan quality dari mesin Digester, memperoleh nilai OEE dari mesin Digester, mengidentifikasi Six Big Losses pada mesin Digester dan mengajukan strategi-strategi pemecahan masalah yang terjadi.. Dari hasil penelitian dan pengolahan data didapatkan nilai dari OEE Digester sebesar 65,43%, yang mana nilai tersebut masih belum memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh JIPM yaitu sebesar 85%. Faktor yang paling mempengaruhinya adalah reduce speed losses.ABSTRACTPT Toba Pulp Lestari, Tbk founded in 1968 is one of the companies whose main activity is producing pulp. To meet the demands of its clients, PT Toba Pulp Lestari operates a machine that continues to operate continuously 24 hours in order to meet the targets that have been set with a high level of effectiveness. However, the use of machinery or production equipment also has disadvantages because the productivity and effectiveness of machinery or production equipment depends on the conditions and supporting equipment.In theory, Digester is targeted to be able to produce an output of 624 tons. But in its implementation it is known that the actual output cannot reach the target. According to the machine's historical data, frequent downtime such as temperature down, vacuum engine trip, pressure down, speed down, power trip, consistency down, etc., resulting in sheetbreak.In this research, observations will be carried out aimed at calculating the availability, performance and quality levels of Digester machines, obtaining OEE values from Digester machines, identifying Six Big Losses on Digester machines and proposing problem solving strategies that occur. From the results of research and processing the data obtained from the OEE Digester amounted to 65.43%, of which the value still did not meet the standards set by JIPM which was equal to 85%. The most influencing factor is reducing speed losses.
PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU SEMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) PADA PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK. PLANT CIREBON Yosia Bunga, William Ariel; Rinawati, Dyah Ika
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepanjang hasil audit tahun 2016, dari 12 periode pembelian, terdapat lima periode yang mendapatkan rapor merah, artinya pengeluaran pada kelima periode tersebut melebihi biaya yang telah direncanakan yang disebabkan oleh ketidakakuratan perencanaan bahan baku. Maka itu permasalahan ini diangkat menjadi sebuah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode Material Requirement Planning (MRP) pada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Plant Cirebon dalam merencanakan persediaan bahan baku dapat mengatasi permasalahan yang ada. Perencanaan kebutuhan material dengan menggunakan metode MRP dalam tulisan ini menggunakan metode lot sizing, dimana metode-metode lot sizing yang digunakan adalah Lot-for-lot, Economic order quantity, Periodic Order Quantity, Least Unit Cost, dan Least Total Cost serta menggunakan rumus peramalan Weighted Moving Average dan Single Exponential Smoothing sebagai acuan untuk mengetahui besarnya kebutuhan bahan baku dimasa mendatang. Dari kelima metode MRP yang digunakan, dapat diketahui bahwa metode Lot-for-lot (LFL) memiliki total biaya persediaan paling rendah sebesar Rp 258.298.356.944,92, artinya perusahaan dapat meminimalisasikan biaya persediaan sebesar Rp 18.361.941.518,39 sehingga dengan demikian terbukti bahwa salah satu metode MRP ini dapat berperan dalam mengefisiensi biaya persediaan bahan baku pada perusahaan.Abstract[Inventory Planning of Cement Raw Materials Using Material Requirement Planning (MRP) Method at PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Plant Cirebon] Based on  the results of the 2016 audit, from 12 purchase periods, there were five periods that received a red report card, which means that the expenditure in the five periods exceeded the planned costs caused by inaccurate planning of raw materials. So this problem was raised into a study that aims to find out whether the application of the Material Requirement Planning (MRP) method to PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Plant Cirebon in planning the supply of raw materials can overcome the existing problems. Inventory planning  using the MRP method in this paper uses lot sizing method, where lot sizing methods that used to are Lot-for-lot, Economic order quantity, Periodic Order Quantity, Least Unit Cost, and Least Total Cost and using forecasting formulas Weighted Moving Average and Single Exponential Smoothing as a reference to know the amount of raw material needs in the future. From the  five of MRP methods used, it can be seen that the Lot-for-lot (LFL) method has the lowest total inventory cost of Rp. 258,298,356,944.92, meaning that the company can minimize inventory costs by Rp. 18,361,941,518.39 so that it is proven that one of these MRP methods can play a role in the efficiency of raw material inventory costs to the company.
UPAYA ELIMINASI WASTE PADA PROSES PRODUKSI PAVING BLOCK DENGAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING (STUDI KASUS PT ALAM DAYA SAKTI) Iswandharu, Aditya Dimas; Sriyanto, Sriyanto; Rinawati, Dyah Ika
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Alam Daya Sakti merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur bahan bangunan dengan Paving Block Holland sebagai produk utamanya. Terdapat beberapa permasalahan waste pada proses produksi Paving Block pada PT Alam Daya Sakti, yang menyebabkan pemborosan sumber daya yang digunakan dalam proses produksi Paving Block Holland sehingga menyebabkan tingginya biaya produksi. Untuk meringkas biaya produksi dan meningkatkan efisiensi produksi, perusahaan harus mengeliminasi pemborosan (waste) dengan menerapkan pendekatan Lean Manufacturing. Pendekatan ini diawali dengan memahami gambaran umum perusahaan, khususnya alur proses produksi Paving Block Holland dengan Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan titik pemborosan pada proses produksi secara umum. Langkah selanjutnya yaitu mengidentifikasi aktivitas ? aktivitas produksi kedalam Value Added Activity, Non Value Added Activity, dan Necessary but Non Value Added Activity dengan hasil perbandingan VA 89,54%; NVA 8,24%; dan NNVA 2,22%. Aktivitas yang termasuk kedalam NVA dan NNVA tersebut selanjutnya diidentifikasi kedalam Seven Waste dengan hasil waste terbesar adalah jenis Waiting (42%). Selanjutnya waste jenis Waiting dicari akar penyebab timbulnya dengan menggunakan Fishbone Diagram dan 5 Whys, dimana ditemukan akar penyebab berupa ?Kebijakan perusahaan dalam menentukan jumlah produksi kurang tepat?. Terakhir, dilakukan upaya eliminasi akar penyebab waste tersebut dengan rekomendasi perbaikan berupa ?Perancangan Kebijakan Usulan Jumlah Target Produksi Paving Block Holland?.AbstractWaste Elimination Effort On Paving Block Production Process with Lean Manufacturing Approach (Case Study PT Alam Daya Sakti. There are some waste issues in the Paving Block production process at the company, which causes waste of resources used in the production process causing high production costs. To decrease productioncosts and improve production efficiency, companies must eliminate waste by applying the Lean Manufacturing approach. This approach begins with understandingcompany?s general picture, particularly the flow of the Paving Block Holland production process with Value Stream Mapping (VSM) to map the point of waste in the productionprocess in general. Next step is to identify production activities into Value Added - based Activity, with the result of VA comparison 89,54%; NVA 8.24%; and NNVA 2.22%. Activities included in the NVA and NNVA are then identified into Seven Wastewith the largest waste product being Waiting (42%), and then searched for root causeby using Fishbone Diagram and 5 Whys, which found the root cause of "Company policy in determining production target is less appropriate". Finally, eliminating the root cause of the waste with the counter measure waste "Design Policy Proposed Number of Production Target Paving Block Holland".
Co-Authors Aditya Wiratama Putra Agus Indra Winarko, Agus Indra Arfan Bakhtiar Ariani Putri Winanda, Ariani Putri Aries Susanty Arif Susilo Utomo Ary Arvianto Audy Yumna Ardila, Audy Yumna Bambang Purwanggono Catur Indra Agusman Christian Hendriawan Darminto Pujotomo Denny Nurkertamanda Dian Purnamasari Diana Puspita Sari Diana Puspitasari Fahrudin Fahrudin Fairuz Zakiah Fatrin Muljadi Fuzie Priatamphatie, Fuzie Gregorius Budhi Wisnu Haryo Santoso hilda prabandini Humairah, Natia Intan Arthantia Istiqobudi, Khoirunisa Iswandharu, Aditya Dimas Jeffry Pane Karina Karina Keswari, Ayu Inggriani Kharisma Panca Kurniawati, Kharisma Panca Krisnanto, Sigit Heru Luri, Hangestya Marsius Sihombing, Marsius Marudut Mujur Mas Ajeng Puspito Astuti, Mas Ajeng Puspito Maya Kartika, Maya Medisia Pertiwi, Medisia Meredith D Renjaan, Meredith D Meylani Meylani Mochamad Irfan Try Handoko Nadia Cynthia Dewi, Nadia Cynthia Nadia Cythia Dewi Nia Budi Puspitasari Nita Trisnawati Noka Lisano, Noka Noor Charif Rachman, Noor Charif Novie Susanto Novika Rahayu, Novika Nugroho WP, Susatyo Nurrizki, Muhammad Risvan P. Girsang, Artati Rut Pandu Martino, Pandu Pradikdaya, Rezha Risdiyansyah Prakoso, Muhammad Faiz Aji Prasetyo Yulianto Pratiwi, Icha Putri Prayodya, Andana Cantya Purnama, Anthony Budi Purnawan Adi Wicaksono Puspita Sari, Nia Budi Puspitaningtyas, Dyah Ayu Puspitasari, Rosi R. Ristanto Baskoro, R. Ristanto Ramadhani, Fery Rani Rumita Renaldi, Stellya V. Retno Diyah Anggraeny Rif?ah, Mega Inayati Sadam Samsudin Septiana Puji Lestari Silvia Merdikawati Singgih Saptadi Sinta Nurmalasari Sitompul, Boynard Giovinda Sri Hartini Sri Hartini Hartini Sriyanto Sriyanto Supartini Supartini Susatyo Nugroho W.P. Sutrisno, Bayu Dwi Syahrani, Fauzan Tenny Monika Tri Setyo Wicaksono Widharto, Yusuf Wiwik Budiawan Wiwoho, Suryo Yosia Bunga, William Ariel Zahra, Lutfia Zainal Fanani