Riswanti Rini
PGSD

Published : 90 Documents
Articles

HUBUNGAN PENGGUNAAN METODE BERCAKAP-CAKAP DENGAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN Septanti, Handis; Rini, Riswanti; Kurniawati, Asih Budi
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 5 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research was an underdeveloped language ability in early childhood. This study aimed to investigate the relationship between the use of conversation method toward early childhood language ability. This research used quantitative method with a correlational approach. The subjects of this research were all class A students at Al-Azhar 14 kindergarten, which were 18 children. The data were analyzed by using spearman rank correlation. It was obtained that the average value of Y variable by 82% within the criteria of developing was very good and the average value of X variables by 78% within the criteria of developing was very good. The result showed that relationship between the use of conversation method toward children language ability contributed by 42%. Therefore, conversation method influenced children language development.Masalah dalam penelitian ini adalah belum berkembangnya kemampuan berbahasa pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan metode bercakap-cakap dengan kemampuan berbahasa pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subyek penelitian ini adalah siswa TK Al AZHAR 14 kelas A yang berjumlah 18 orang siswa. Analisis data menggunakan jenis korelasi Spearman rank yang diperoleh nilai rata-rata pada variabel Y sebesar 82% dengan kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB), dan rata-rata pada variabel X sebesar 78% dengan kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil penelitian yang diperoleh untuk hubungan metode bercakap-cakap dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak adalah sebesar 42%. Berdasarkan hal itu maka metode bercakap-cakap mempunyai hubungan dengan pengembangan kemampuan berbahasa anak.kata Kunci: metode bercakap-cakap, kemampuan berbahasa, anak usia dini.
HUBUNGAN KEGIATAN MERONCE DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK Pratiwi, Heni Putri; Rini, Riswanti; Kurniawati, Asih Budi
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problems in this study is was the low fine motor development of children aged 5-6 year. The purpuso of the study was to determine the relationship between the lacing activities meronce with children fine motor development of children. The method was using correlation. The study population in this study was all students of B2 class in At-Taqwa kindergarten Central Lampung. The technique sampling was using study population because all population was used as sampled. The independent variabel (X) was lacing activities, while the dependent variabel (Y) was fine motoric skills. Data were collected by observation and documentation. Data was analyzed by using Spearman Rank test analysis. The results showed that there was a corelation between lacing activities and fine motor, with the correlation coefficient (R) of 0,626.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kegiatan meronce dengan perkembangan motorik halus anak. Metode yang digunakan yaitu metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini semua siswa yang berada dikelompok B2 di TK At-Taqwa Lampung Tengah. Teknik pengambilan sampel menggunakan populasi study karena semua populasi dijadikan sebagai sampel. Variabel bebas (X) kegiatan meronce, sedangkan variabel terikat (Y) adalah motorik halus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kegiatan meronce dengan motorik halus dengan koefisien korelasi r sebesar 0,626.Kata kunci: meronce, motorik halus, anak usia dini
PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK Fitriyani, Fitriyani; Rini, Riswanti; Sofia, Ari
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 1 (2018): JPA
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe the development of children's creativity in PAUD Alam Al Muttaqin, with focus of research: Planning; Learning Process; Evaluation of Learning. The method used in this research was qualitative approach with case study design. The data were collected by using through interview, observation, and documentation. The data sources consisted of school principal and teachers. The data analyted by using: data collection; data reduction; data presentation; drawing conclusions. Research Setting: the location of PAUD Alam Al Muttaqin. Results showed that: in planning process, the teachers developed creativity with supportive learning methods, like: direct practice, role playing, storytelling, finding learning method, and motor development, which has been adjusted with the RPPH (lesson plan for daily basis). In learning process, teachers developed creativity by creating games and by utilizing media aids or educational properties as well as creating a creativity development strategy. While in evaluation of learning, teachers developed questions and answers session. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan kreativitas anak di PAUD Alam Al Muttaqin, dengan fokus penelitian : Perencanaan Pembelajaran; Proses Pembelajaran; Evaluasi Pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari kepala sekolah dan guru. Teknik analisa data: Pengumpulan data; Reduksi data; Penyajian data; Proses penarik kesimpulan. Setting data: Lokasi di PAUD Alam Al Muttaqin. Hasil penelitian: Perencanaan pembelajran, guru mengembangkan kreativitas dengan menggunakan metode pembelajaran yang mendukung dalam pengembangan kreativitas seperti metode praktek langsung, metode bermain peran, metode mendongeng, metode belajar menemukan, dan metode pengembangan motorik, yang sudah disesuaikan dengan RPPH yang dibuat. Proses pembelajaran, guru mengembangkan kreativitas dengan membuat permainan dan menggunakan alat bantu media atau alat peraga serta membuat strategi pengembangan kreativitas. Evaluasi pembelajaran, guru mengembangkannya dengan tanya jawab.Kata kunci: anak usia dini, guru, kreativitas.
HUBUNGAN METODE BERMAIN PERAN MIKRO DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK Lianti, Febri; Rini, Riswanti; Kurniawati, Asih Budi
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 5 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research problem of this study was the low social development emotional in children aged 4-5 years in group A Satu Atap kindergarten Pringsewu. This study aimed to investigate the relationship between micro role playing method with social emotional development in early childhood. The method used was the correlation method. The population was all of students in group A Satu Atap kindergarten Pringsewu. Data were collected by observation and documentation. Independent variabel was micro role playing method (x) while dependent variabel was the social emotional development (y). Data was analysed by using spearman rank test. The results showed that there was the relationship between micro role playing method with social emotional development in early chilhood. This can be proved from the calculation of Spearman rank correlation of 0.90.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya perkembangan sosial emosional pada anak usia 4-5 tahun di kelompok A TK Satu Atap Pringsewu. Penelitian ini bertujuannya untuk mengetahui hubungan antara metode bermain peran mikro dengan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Metode yang digunakan adalah metode korelasional. Populasinya adalah semua siswa kelompok A TK Satu Atap Pringsewu. Variabel bebas yaitu metode bermain peran mikro (x) sedangkan variabel terikat yaitu perkembangan sosial emosional (y). Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara metode bermain peran mikro dengan perkembangan sosial emosional anak. Hal ini dibuktikan dari hasil perhitungan korelasi spearman rank sebesar 0,90.Kata kunci: bermain peran mikro, perkembangan sosial emosional, anak usia dini.
EKSPLORASI BERMAIN PERAN MIKRO ANAK USIA DINI DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA Erlinda, Elvira Putri; Rini, Riswanti; Sofia, Ari
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 6 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research was the lack of speaking skills of children aged 5-6 years in kindergarten of Kartika II-26 Bandar Lampung academic year 2015/2016. The purpose of this research was to determine the correlation of micro role play activities with the speaking skills of early childhood. The sampling technique was using purposive sampling. The sample used in this study were 26 children. Then the data of observation result were analyzed by using tables analysis and analysis of hypotesis test was using spearman rank correlation analysis technique. The results showed that there is a positive correlation between micro role play activities with the speaking skills of children by 0.646 (p 0.05). The sampling schools that used in this research was only one location so, it can not be generalized to other schools.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berbicara anak usia 5-6 tahun di TK Kartika II-26 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2015/2016. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kegiatan bermain mikro dengan keterampilan berbicara anak usia dini. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 26 anak. Kemudian data hasil observasi dianalisis menggunakan analisis tabel dan analisis uji hipotesis menggunakan teknik analisis korelasi spearman rank. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang positif antara kegiatan bermain peran mikro dengan keterampilan berbicara anak sebesar 0.646 (p 0.05). Pada penelitian ini, sampling sekolah hanya menggunakan satu lokasi, sehingga tidak dapat digeneralisasikan bagi sekolah lain.Kata kunci: anak usia dini, kegiatan bermain peran mikro, keterampilan berbicara.
PENGGUNAAN KARTU ANGKA BERGAMBAR DAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN khoirunnisa, dinda; Rini, Riswanti; Sofia, Ari
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study was the low ability to recognize the symbol of numbers in children aged 4-5 years. This study aimed to determine the correlation of using flash card with the ability to recognize the symbol of number of children aged 4-5 years. This type of study was quantitative study using non-exsperimental method with data analysis was man whiteny correlation. the subjects of this study were 20 children. the results showed that there was significant correlation between using flash card with the ability to recognize the symbol of numbers of children aged 4-5 years with a coefficient of Z value of -0.297 with a significance level of 5%.Masalah pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan kartu angka bergambar dengan kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 4-5 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan metode non eksperimental dengan analisis data korelasi Mann Whiteney. Subjek penelitian ini adalah siswa PAUD SPS Teratai pada kelompok usia 4-5 tahun yang berjumlah 20 anak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan kartu angka bergambar dengan kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 4-5 tahun dengan koefisien nilai Z sebesar -0,297 dengan taraf signifikansi 5%.Kata kunci : Kognitif, Kartu angka bergambar, Lambang Bilangan.
PENGEMBANGAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK USIA DINI Aulia Rizki, Dita; Rini, Riswanti; Sofia, Ari
Jurnal PG-PAUD Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe the development of mathematical logic intelligence in Bina Karsa Kindegarden Bandar Lampung, with the research focus: (1) Planning of mathematical logic intelligence development; (2) Implementation of Mathematical Logic Intelligence Development; and (3) Evaluation of Children's Assessment. This study used a descriptive qualitative approach. Data were collected using documentation and interview Data were validited by using triangulation. The result of this study was indicated that the development of mathematical logic intelligence include planning, annual program, semester program, weekly program, and daily learning implementation plan. The implamantation of mathematical logic intelligence development was using learning model of center approach. The methods used were storytelling, play, experiment, performance, demonstration, question, and answer. Evaluation assessment begin with child assessment techniques, grids and assessment scores. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan kecerdasan logika matematika di TK Bina Karsa Bandar Lampung, dengan fokus penelitian; (1) Perencanaan pengembangan kecerdasan logika matematika; (2) Pelaksanaan Pengembangan Kecerdasan Logika Matematika; dan (3) Evaluasi Penilaian Anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan dokumentasi, serta wawancara. Keabsahan data menggunakan triangulasi dan dideskripsikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan kecerdasan logika matematika terdapat perencanaan berupa, program tahunan, program semester, rencana pelaksanaan pembelajaran mingguan dan rencana pelaksanaan pembelajaran harian. Pelaksanaan pengembangan kecerdasan logika matematika menggunakan model pembelajaran pendekatan sentra dan pendekatan saintifik. Metode yang digunakan yaitu, bercerita, bermain, eksperimen, unjuk kerja, demonstrasi dan tanya jawab. Evaluasi penilaian dimulai dengan teknik penilaian anak, kisi-kisi dan rubrik penilaian. Kata kunci: evaluasi penilaian anak, kecerdasan logika matematika, perencanaan pembelajaran.
MOTIVASI KERJA GURU PAUD DAN KOMPETENSI PEDAGOGIK Fadilah, Chairany; Rini, Riswanti; Nawangsasi, Devi
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the importance of pedagogical competencies that must be mastered and applied by anearly childhood education teacher. The purpose of this research was to determine the correlation of early childhood education teacher work motivation with pedagogic competence. This research used a type ofnon-experimental quantitative research with correlational research design. The data was collected using technique of questionnaire and documentation, while technique of the sampling used was cluster random sampling. The results showed that there was very strong and significant positive correlation between of early childhood education teacher work motivation and pedagogic competence with the number 0.801. The results of work motivation data obtained from 54 respondents were 88.46% and pedagogic competence were 83.50%. Both results are in the good/high category. This means that the better/higher work motivation of a early childhood education teacherwill cause the pedagogic competence to be good/high as well. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kompetensi pedagogik yang harus dikuasai oleh seorang guru PAUD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi kerja guru PAUD dengan kompetensi pedagogik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif non eksperimental dengan desain penelitian korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket dan dokumentasi, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara motivasi kerja guru PAUD dengan kompetensi pedagogik sebesar 0,801. Hasil data motivasi kerja yang diperoleh dari 54 responden sebesar 88,46% dan kompetensi pedagogik sebesar 83,50%. Kedua hasil tersebut masuk dalam kategori baik/tinggi. Hal ini berarti semakin baik/tinggi motivasi kerja seorang guru PAUD akan menyebabkan kompetensi pedagogiknya baik/tingi pula.Kata kunci: guru PAUD, kompetensi pedagogik, motivasi kerja
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN SISTEM GANDA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI KOTA BANDAR LAMPUNG Karwan, Dedy H; Hariri, Hasan; Rini, Riswanti
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the issues of dual system education in public vocational high schools (SMKN 1 and SMKN 4) Bandar Lampung focusing on the quality of dual system education management implementation through qualitative research approach. Research results show that both schools have already performed management functions including planning, implementation, and evaluation. However, the implementation phase in business and industry experienced several problems to be solved by coordination during industry work practices. Therefore, in order for quality and relevance of the public vocational high school graduates through dual system education can be achieved, the vocational high schools in Bandar Lampung need to build intensive cooperationamong the stakeholders as partners in implementing dual system education.Penelitian ini bertujuan menganalisis masalah PSG di SMKN 1 dan SMKN 4 Bandar Lampung dengan berfokus pada kualitas implementasi manajemen PSG dengan pendekatan penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sekolah tersebut sudah melakukan fungsi-fungsi manajemen yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Akan tetapi, pada tahap pelaksanaan di dunia usaha dan industri, masih terdapat beberapa hambatan yang perlu dikoordinasikan pada saat praktek kerja industri. Oleh karena itu, agar mutu dan relevansi tamatan SMK melalui PSG SMK dapat terwujud, SMK di Bandar Lampung masih memerlukan kerjasama secara intensif bersama pemangku kepentingan (stakeholders) sebagai mitra dalam implementasi PSG.Kata kunci: manajemen, pendidikan sistem ganda, kualitas lulusan
MEMBANGUN BUDAYA GURU PEMBELAJAR MELALUI KEPEMIMPINAN VISIONER Karwan, Dedy Hermanto; Hariri, Hasan; Rini, Riswanti
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to reveal information about the model of building a learner teacher culture through visionary leadership. This qualitative research was conducted in SMPN 2 Bandar Lampung. The research data were obtained through participatory observation, open and structured interviews, Focus Group Discussion (FGD), and documentation study. The results showed that the vision of SMPN2 Bandar Lampung i s appropriate and support the vision of Kemendikbud and meet the good criteria. The provision of int rinsi c and extrinsi c motivat ion, visionary l eadership of school management, supervision of learner teacher programs, and improvement of modern learning facilities play a role in building the culture of learner teachers through visionary leadership.Keywords: culture, learner teacher,visionary leadership Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan informasi tentang model membangun budaya guru pembelajar melalui kepemimpinan visioner. Penelitian dengan pendekatan kualitatif ini dilakukan di SMPN 2 BandarLampung. Data penelitian diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara terbuka dan terstruktur, Focus Group Discussion (FGD), dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visi SMPN 2 Bandar Lampung sesuai dan mendukung visi Kemendikbud dan memenuhi kriteria baik. Pemberian motivasi instrintik dan ekstrinsik, kepemimpinan visioner dari manajemen sekolah, pendampingan program guru pembelajar, dan peningkatan sarana dan fasilitas pembelajaran modern berperan dalam membangun budaya guru pembelajar melalui kepemimpinan visioner.Kata kunci: budaya, guru pembelajar, kepemimpinan visioner DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v7.i2.201710
Co-Authors Ade Jubaedi Agustien, Yohana Alben Ambarita Anggraeini, Raras Anggraini, Dyah Novita Anisa Komala Sari Ari Sofia, Ari Arie Laili Nopprima Arisa, Siska Arleand, Resty Ragelsy Asih Budi Kurniawati, Asih Asih Budi Kurniawati, Asih Budi Aulia Rizki, Dita Baharuddin Risyak Bujang Rahman Citra Puspita Sari, Citra Puspita Darsono Darsono dev, devrizal Dewi, Fitri Yuliana Distin, Andri Alvi Efendi, Ujang Efendi, Ujang Eka Fitriana Elvira Putri Erlinda, Elvira Putri Erni Mustakim Fadilah, Chairany Fajarita Riesmawati FAUZI, ANAS Febri Lianti, Febri Fitria Akhyar Fitriyani Fitriyani Fury, Destila Permata Gamiarsy, Winda Meidhita Habibah Habibah Handis Septanti, Handis Hanriadi Hanriadi Hariri, Hasan Heni Oktina, Heni Heni Putri Pratiwi, Heni Putri Idrus Afandi Irawan Suntoro Irawan, Irsyad Wahyu Jihadi, Rofi Fauzia Junariah Junariah, Junariah Kartika Sari, A. Daiyuni Karwan, Dedi Hermanto Karwan, Dedy H Karwan, Dedy Hermanto Kawuri, MG. Anggita Laras Tri khoirunnisa, dinda Khumaira Khumaira, Khumaira Krisdiani, Liza Kushermawanti, Rosinta Larassati, Nasta Kania Laurensya, Lady Alisya Lilik Sabdaningtyas Loliyana Loliyana Maharani, Annisa Maman Surahman Mardiyana, Riska Marlena Marlena Melysa, Oktia Merinda, Yesi Miftahulhaq, Miftahulhaq Mister, Nyoman N.K, Nazar Kurniansyah Nandang Kosasih Ananda Natalia, Eunike Desta Nawangsasi, Devi NIA FATMAWATI, NIA Novitasari Novitasari Pangandosan, Annisa Patria, Renita Citra Pindo Apip Permana, Pindo Apip Pitri, Alisa Putra Pidada, Ida Bagus Indra Putri, Dian Yanika Ramli Jumadi Ratiningrum, Fajar Ravel, Ravel Renny Karlina Parapat, Renny Karlina Revi Firnando Rina Anggraini, Rina Rintha Wisangsari Riswandi Riswandi Rizki Amalia Rizki Putri Latifah, Rizki Putri Rodiah, Laylatul Ruhiyat, Salsabila Samiati, Sasmiati Sari, Triyantika Selpiana, Trisna Septa Setia Sari, Septa Setia Setiawan, Hendro Muttaqin Sholihah, Ana Putri Silviani, Lia Octa Sira Difatiguna, Sira Siti Khoiriyah Sowiyah Sowiyah Sri Wulandari Suchi, Faradila Sudjarwo Sudjarwo Sugiman Sugiman Sugiyanto Sugiyanto Sulistiyati Sulistiyati Sultan Djasmi Sulton Djasmi SUMADI SUMADI Supomo Kandar Susilawati Susilawati Tri Rohayati Triswadani, Riska Ayu Tuljannah, Eva Umawaroh Umawaroh, Umawaroh veronica, Dina Wildawati Wildawati Yanisa, Firdha Yenny Sofyan Yeti Nuryanti, Yeti Yulistian Arismunandar