Wanto Rivaie
Program Studi Pendidikan Sosiologi FKIP Untan, Pontianak

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

PERAN PEMBINA PRAMUKA DALAM MENANAMKAN SIKAP SOLIDARITAS ORGANIK SISWA SMA NEGERI 1 KAYAN HULU Sriyati, Martha; Rivaie, Wanto; Salim, Izhar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 06 (2016): Juni 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pembina pramuka melalui penanaman sikap solidaritas organik, Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, alat pengumpulan data panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian melalui perasaan moral, semua anggota regu mengamati materi yang diberikan pembina pramuka, kepercayaan bersama, berdiskusi atau musyawarah berusaha untuk menerima pendapat dan selalu menerima apa yang menjadi keputusan dan siap menerima kritikan, menerima masukan dan kritikan dari anggota lain, melalui pengalaman emosional, peranan pembina pramuka diwujudkan peserta didik dengan selalu dapat menahan emosi dan tidak gegabah, berani memberikan anggapan yang dirasa benar dan dapat bertanggung jawab atau apa yang dilakukan, tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh senior dan berjanji kepada siapapun termasuk tugas-tugas yang diberikan dalam penanaman sikap solidaritas organik di SMA Negeri 1 Kayan Hulu. Kata kunci :Peran, Pembina pramuka, Solidaritas Organik Abstract: The purpose of this research is to know the role of scout leader by planting an organic solidarity, method used is qualitative descriptive. Data collection techniques are observation, interview and documentation study, data collection tools guide observation, interview, and documentation. The results of research through the moral sense, all team members observe the material provided scoutmaster, mutual trust, discussion or deliberation trying to receive opinions and always accept what the decision and is ready to accept criticism, accept feedback and criticism from the other members, through the emotional experience, the role of scoutmaster realized learners to always be able to hold back the emotion and not reckless, dare to give presumption that feels right and can be held responsible or what you do, do not break the rules set by senior and promised to anyone, including the tasks given in planting organic solidarity in SMA Negeri 1 Kayan Hulu.   Keywords: Role, Scout Coach, Organic Solidarity
PENGARUH KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU TERHADAP KEBERHASILAN SISWA DALAM BELAJAR SOSIOLOGI SMA KEMALA BHAYANGKARI 1 Kristoto, Petrus Eko Setyadi; Zakso, Amrazi; Rivaie, Wanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Skripsi ini berjudul ?Pengaruh Kompetensi Kepribadian Guru Terhadap Keberhasilan Siswa Dalam Belajar Sosiologi di  Kelas XI IIS 2 SMA Kemala Bhayangkari 1 Sungai Raya?. Masalah dalam skripsi ini adalah Bagaimanakah Kompetensi kepribadian guru dapat meningkatkan hasil pembelajaran Sosiologi Siswa Kelas XI IIS 2 di SMA Kemala Bhayangkari 1 Sungai Raya. Sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 40 siswa. Informasi data dalam penelitian ini melalui pengisian kuesioner dari responden.Teknik pengolahan data dalam penelitian menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Terdapat hubungan yang positif antara kompetensi kepribadian guru dengan keberhasilan siswa dalam belajar Sosiologi memiliki porsi sebanyak 28,9 %. Terdapat 4 orang siswa yang tidak tuntas dengan nilai di bawah 75 dan 9 orang siswa yang nilainya berada tepat di angka 75, nilai tersebut dimasukan dalam analisa penelitian. Sehingga 4 orang siswa tersebut memiliki andil sebesar 28,9 % dalam menggambarkan pengaruh Kompetensi kepribadian guru dengan keberhasilan siswa dalam belajar Sosiologi.   Kata Kunci : Kompetensi Kepribadian Guru, Keberhasilan Siswa Abstract: This thesis titled "The influence ofTeacher?s Personality Competence on the student?s success in learning Sociology at the Class XI IIS 2 of SMA KemalaBhayangkari 1Sungai Raya ". The problem in this thesis is how the teacher?s personality competencecan improve the student?s learning processin Sociology for student class XI IIS 2 in SMA KemalaBhayangkari 1 Sungai Raya. The Samples in this study are 40 students of class XI IIS 2SMA KemalaBhayangkari 1 Sungai Raya. The information and data in this study gained through the results of questionnaires from respondents. The Data processing techniques in this study using a percentage formula. Results from this study indicate that:There is a 28.9 % positive relationship between personal competence of teachers with student success in studying Sociology in class XI SMA Kemala IIS 2 Bhayangkari 1 Sungai Raya. There weree 4 students who had not finished with a score below the minimum completeness criteria ; score of 75, and 9 students who had scored right at number 75 according to the score of a minimum completeness criteria, And the value is included in the study analysis. So that 4 students have a share of 28.9 % in describing the influence of teacher?s personality competence on the student?s success in learning Sociology. While the rest percentages are influenced by other factors which not included the independent variables and the dependent variable in the study.The higher the Teacher?s personality competence in the learning process the higher the student's success in achieving getting a high score.  Keywords :Teacher?s PersonalityCompetence, Student Success
MEMBINA NILAI MORAL SOSIAL BUDAYA INDONESIA DI KALANGAN REMAJA Rivaie, Wanto
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 1, No 1 (2010): Volume 1 Nomor 1 Edisi April 2010
Publisher : Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suasana kehidupan dewasa ini yang banyak tuntutan, tantangan dan masalah, upaya orang tua membina anak dalam keluarga dengan sentuhan kasih sayang untuk menjadi generasi mendatang yang bertanggung jawab dan berakhlaq mulia. Menjadi sesuatu yang langka. Kelangkaan sentuhan orang tua tersebut kini menggejala dengan munculnya berbagai kenakalan remaja, tawuran pelajar, dan penggunaan obat terlarang narkoba dan semacamnya, merupakan pelarian dari suasana mental remaja yang bersifat terminal. Untuk itu upaya pendidikan perlu perlakuan yang menitik beratkan pada aspek afektif dan perilaku yang luhur.
PENGARUH LATAR BELAKANG PENDIDIKAN TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SOSIOLOGI SMA SE KOTA PONTIANAK Septiarti, Kiki; Rivaie, Wanto; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 3 (2018): Maret 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe Effect of Educational Background on Pedagogic Competence of  High School Sociology Teacher in Pontianak. The problem in this research was "How Educational Background Influence the Pedagogic Competence of Senior High School Sociology Teacher in Pontianak". This research was conducted descriptively using quantitative form. The technique which was used in this raasearch was observation and documentation with data collection using observation and interview form. The results showed: 1) The background of education gave influence on pedagogic competence of senior high school sociology teachers in Pontianak, 2) The results indicated that sociology teacher with background S1 Education differ with sociology teacher with background Non-Education, 3) There was a significant influence of educational background on competence pedagogic of sociology teachers in Pontianak. Thus, it can be concluded that, there was the influence of educational background on pedagogic competence of sociology teachers in Pontianak.                                                                                                                                                             1Q                                                                                                                                                                                                                                         Keywords: Educational Background, Pedagogic Competence
PERAN GURU DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN DISIPLIN SISWA SMP NEGERI 11 KOTA PONTIANAK Tokuan, Yuliana Margareta; Rivaie, Wanto; ., Imran
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2016): JANUARI 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk peran guru dalam pembentukan kepribadian disiplin siswa SMP Negeri 11 Kota Pontianak. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Sumber data primer penelitian yaitu 4 orang guru serta 3 orang siswa yang sering melakukan pelanggaran disiplin di SMP Negeri 11 Kota Pontianak dan data sekunder  berupa dokumentasi.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru sudah berperan dalam pembentukan kepribadian siswa yang terdiri dari peran guru dalam mengarahkan seperti pengarahan serta pembiasaan. Kemudian peran guru dalam membimbing siswa yaitu adanya buku bimbingan, progam bimbingan dan membimbing pada kegiatan keagamaan. Selanjutnya  peran guru dalam mengawasi siswa dengan adanya buku pengawasan serta kerjasama antara orang tua dan sekolah. Peran guru yang terakhir ialah guru sebagai pemimpin yakni guru menjadi teladan baik bagi siswa serta bertindak sesuai dengan norma yang berlaku.   Kata kunci : Peran Guru, Kepribadian Disiplin. Abstrack: The purpose of this study was to determine the teacher?s role on the development of the students of SMP Negeri 11 Kota Pontianak?s discilinary personality. This is a descriptive qualitative research. The data was taken from interview, observastion and documentation. The primary data sources consist of 4 teachers and 3 students who usually break the rules and the secondary data is documentations. The result of this study shows that the teachers have to always guide the students to make them be more discipline. In this case the teacher using guidance and counselling book, counselling program and established some religious organizatition. The teachers also connected the parents by using a book to improve the corporation of school and parents. Last, the writer found that teacher has role as leader, where the teacher be a good model to be exemplary for students. Keyword: Teacher?s Role, Disciplinary Personality.
PERAN TOKOH MASYARAKAT DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN REMAJA DI DESA PENYELADI KECAMATAN KAPUAS KABUPATEN SANGGAU Rizkia, Nanda; Bahari, Yohanes; Rivaie, Wanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 3 (2016): Maret 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Masalah umum dalam penelitian ini adalah bagaimana peran tokoh masyarakat dalam pembentukan kepribadian remaja di Desa Penyeladi Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau. Masalah dalam penelitian ini adalah 1. bagaimana peran tokoh masyarakat sebagai motivator dalam pembentukan kepribadian remaja 2. bagaimana peran tokoh masyarakat sebagai pembimbing dalam pembentukan kepribadian remaja 3. kepribadian remaja yang bagaimana yang dapat dibentuk dari para tokoh tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi langsung, komunikasi langsung dan dokumenter dengan alat pengumpulan data pedoman wawancara, pedoman observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran tokoh masyarakat sebagai seorang motivator dan pembimbing, tentunya memiliki caranya masing-masing dalam memberikan motivasi dan bimbingan guna untuk membentuk kepribadian remaja.Sedangkan sebagai pembimbing keempat tokoh masyarakat tersebut memberikan bantuan kepada remaja tersebut untuk dapat memahami dirinya, sehingga dia sanggup mengarahkan dirinya dan dapat bertindak dan berperilaku secara wajar sesuai dengan tuntutan dan keadaan di lingkungan. Kata Kunci : Peran Tokoh Masyarakat, Pembentukan Kepribadian Remaja Abstrac: A common problem in this research is how the role of community leaders in the formation of adolescent personality in the village Penyeladi Kapuas District of Sanggau. The problem in this research are: 1. how the role of community leaders as a motivator in the formation of adolescent personality 2. how the role of community leaders as a leader in the formation of adolescent personality 3. teens how personality can be formed from the figures. The approach used in this study is a qualitative approach with descriptive methods. Techniques used in data collection are direct observation, direct communication and file collection tools documentary with interview guidelines, observation guidelines, field notes and documentation. Sources of file in this study are primary file and secondary file. The results showed that the role of community leaders as a motivator and mentor, of course, have their own way in providing motivation and guidance in order to shape the personality teens. While as supervising four community leaders to provide assistance to the adolescent to be able to understand him, so that he could directing himself and can act and behave fairly in accordance with the demands and circumstances in the environment.Key words: The role of public figures, formation of adolescent personality
PENGENDALIAN SOSIAL PERILAKU SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 SUNGAI AMBAWAN Gayatri, Rina Segar; Bahari, Yohanes; Rivaie, Wanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 11 (2016): Nopember 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian sosial perilaku siswa dengan cara preventif, represif, dan kuratif dalam proses pembelajaran di kelas XI IPS SMA Negeri 1 Sungai Ambawang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbentuk deskriptif. Obejek penelitian ini adalah 2 orang guru mata pelajaran dan 5 orang siswa kelas XI IPS yang melakukan perilaku menyimpang membolos dan menyontek. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pengendalian sosial perilaku siswa dengan cara preventif, represif dan kuratif yang dilakukan oleh 2 orang guru mata pelajaran terhadap 5 orang siswa yang sering membolos dan menyontek sudah berjalan dengan baik, hal ini dibuktikan oleh guru selalu memberikan nasehat, membimbing serta memberikan pengarahan dan ajakan kepada siswa yang menyontek dan sering membolos sebelum memulai proses pembelajaran maupun diakhir pembelajaran, selain itu juga memberikan teguran dan hukuman kepada siswa, serta menyuruh siswa menulis surat pernyataan tidak akan membolos dan adanya surat panggilan orang tua, namun dalam aspek pemberian skorsing tidak dilakukan oleh kedua guru tersebut karena berkenaan dengan adanya prosedur untuk memberikan skorsing pada siswa. Kata Kunci : Pengendalian Sosial, Perilaku Siswa, Proses Pembelajaran Abstract : This study aims to determine the behavior of students of social control by means of preventive, repressive and curative in the learning process in class XI IPS SMAN 1 Sungai Ambawang. The method used was a descriptive qualitative research. Obejek this study was 2 subject teachers and 5 students of class XI IPS that perform deviant behavior truant and cheating. The results of this study stated that social control student behavior by means of preventive, repressive and curative performed by two subject teachers of the 5 students who often truant and cheating has been going well, as evidenced by the teachers always advising, guiding and giving briefing and a call to students who cheat and often absent before starting the learning process as well as the end of learning, but it also gives warning and punishment to the students, as well as having students write personal statements will not be ditching and their summons the parents, but in the aspect of granting the suspension is not carried out by both the teacher because it deals with the procedure for suspension of students. Keywords: Social Control, Student Behavior, Learning Process
INTERNALISASI NILAI KEDISIPLINAN DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN SISWA MELALUI EKSTRAKURIKULER PASKIBRA SMPN 4 PONTIANAK Adinugroho, Arif; Rivaie, Wanto; ., Supriadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 4 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini adalah ?internalisasi nilai kedisiplinan dalam pembentukan kepribadian siswa melalui ekstrakurikuler paskibra SMP Negeri 4 Pontianak?. Pendekatan yang digunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Dengan alat pengumpulan data berupa panduan wawancara, panduan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan internalisasi nilai kedisiplinan melalui ekstrakurikuler paskibra dilakukan secara bertahap melalui proses moral knowing dan moral feeling oleh pelatih dan moral action oleh siswa. Moral knowing dilakukan pelatih dengan memberikan pengetahuan tentang nilai disiplin, moral feeling dilakukan pelatih dengan memberikan contoh nilai disiplin kepada siswa. Moral action siswa yang mengikuti ekstrakurikuler paskibra tampak dari perilaku nilai disiplin siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler paskibra. Kata kunci : Internalisasi, Nilai Kedisiplinan, Kepribadian, Ekstrakurikuler Abstract: This research is "internalization of discipline in the formation of the personality of students through extracurricular paskibra SMP Negeri 4 Pontianak". The approach used a qualitative approach with descriptive methods. The data collection technique used is the technique of interview, observation and documentation. With data collection tools in the form of interview, observation and documentation guidelines. The results showed the internalization of discipline through extracurricular paskibra done gradually through a process of moral knowing and moral feeling by trainers and moral action of the student. Moral knowing conducted by trainer to provide knowledge about the value of discipline, moral feeling is done by trainers to give an example of the value of discipline to students. Moral action of students who take extra paskibra looks of behavior of students the value of discipline in following extracurricular paskibra. Keyword: Internalization, Value Of Discipline, Personality, Extracurricular
ASIMILASI NILAI KEKELUARGAAN LINTAS ETNIK Rivaie, Wanto
Jurnal Ilmiah Visi Vol 6 No 1 (2011): VISI PTK-PNF
Publisher : Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JIV.0601.10

Abstract

Indonesian people comprises of a lot of ethnic groups and some of them stay and live together sharing the same area. As each of the ethnic groups has specific culture and value, this research wanted to know how the value of family relationship assimilated across the ethnic groups, particularly among Dayaks, Melayunese, and Javanese transmigrants in Rasau Jaya village, Kubu Raya District, West Kalimantan. The research conducted in 2010 aimed at identifying, describing, and analyzing the cross ethnic assimilation process of the family relationship value. To meet the purpose of the research, analysis model based on Peter Blau’s theory was employed and descriptive naturalistic method was used. The data were collected by using interview, structured observation, and document study techniques. The result of the research indicates that cross ethnic assimilation of family relationships value are done through value transformation and implementation, family union, appropriate moral value, democracy, togetherness, and solidarity. Various ethnic cultural backgrounds do not hinder the establishment of harmonious life of the ethnic groups. Based on the findings, the research provides a set of recommendations for the policy makers and further research.
PENGARUH FUNGSI PARPOL DALAM PENDIDIKAN POLITIK TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PEMILU LEGISLATIF 2014 Br.Manik, Nurhidayah; Bahari, Yohanes; Rivaie, Wanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2016): JANUARI 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Fungsi Partai Politik dalam Pendidikan Politik Terhadap Partisipasi Masyarakat Pada Pemilihan Umum Legislatif di Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau. Metode penelitian ini adalah Kuantitatif dengan bentuk Deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket, wawancara, dan studi dokumentasi, sedangkan alat pengumupulan data adalah angket, panduan wawancara, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 33.548 masyarakat Meliau yang terdaftar pada DPT dengan jumlah Sampel penelitian adalah 395. Hasil penelitian menunjukkan Fungsi Partai Politik dalam Pendidikan Politik berkategori baik (73,34%) dan Partisipasi Masyarakat Pada Pemilu Legislatif berkategori baik (68,39%). Hasil dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh fungsi parpol dalam pendidikan politik terhadap partisipasi masyarakat dengan nilai r hitung (9,279) > r tabel (0,795). Nilai determinan R2 = 0,692 yang berarti sumbangan pengaruh budaya organisasi terhadap hasil belajar siswa adalah 69,2% dan sisanya 30,8% ditentukan oleh variabel lain. Kata Kunci: Pendidikan Politik, Partisipasi Politik Abstract: This research goals to determine the influence of politic party function on political education toward the society participation on legislative general election in Meliau municipal Sanggau regency. This research method is quantitative with descriptive form of research. The techniques of data collection are questionnaire, interview, and documentation study, while the data collection tools are questionnaire, interview guide, and documentation. The population in this research is 33.548 people of Meliau society that registered on  DPT with the sample is 395. The findings show that the party function on political education is good (73,34%) and society participation on legislative general election is good (68,39%). The hypothesis test results there is an influnce of politic party function on political education with r calculus (9,279) > r table (68,39). Determinant value R2= 0,692 means the influence of politic party function on political education toward the society participation on legislative general election is 69,2% and the remain 30,8% is influenced by other variables. Keywords: Politic Education, Politic Participation