Articles

Found 21 Documents
Search

Economic Development of Mangosteen Agro-Industry Based on Sustainability Oryzanti, Parwa; Rustiadi, Ernan; Eriyatno, Eriyatno; Rochman, Nurul Taufiqu
JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Vol 12, No 1 (2019): March 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jejak.v12i1.17677

Abstract

The concept of developing agro-industry based agropolitan area for Mangosteen Peel Extract is  a solution to create the high added value and to increase people’s income in the area. Agro-industry development in agropolitan areas by optimizing the local strategic commodities is a breakthrough to support  the regional economy growth to be sustainable, so it is common in accordance with the potential regional leading commodities. The aim of this research is to analyze the sustainability of the area and to assess the feasibility of mangosteen agro-industry investment. The results of analysis show that the level of sustainability of technological and infrastructure, economic, social, and environmental and technological aspects are categorized as less sustainable with the sustainability index ranging from 34.12% to 49.96%. While the policy aspects in the development of Karacak agropolitan area are categorized as unsustainable with the sustainability index of 22.31%. The results of the feasibility analysis show that the capsulated agro-industrial product of mangosteen peel extract have greater opportunity to attract the investors because it is feasible with NPV value of Rp 17,690,067,855 and the added value of Rp 90,833/ kg of raw materials.
ECONOMIC FEASIBILITY STUDY OF LITOPENAEUS VANNAMEI SHRIMP FARMING: NANOBUBBLE INVESTMENT IN INCREASING HARVEST PRODUCTIVITY Mauladani, Syifa; Rahmawati, Asri Ifani; Absirin, Muhammad Fahrurrozi; Saputra, Rizki Nugraha; Pratama, Aprian Fajar; Hidayatullah, Arief; Dwiarto, Agus; Syarif, Ahmad; Junaedi, Hardi; Cahyadi, Dedi; Saputra, Henry Kasman Hadi; Prabowo, Wendy Tri; Kartamiharja, Ujang Komarudin Asdani; Noviyanto, Alfian; Rochman, Nurul Taufiqu
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 19 No. 1 (2020): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : ISSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19027/jai.19.1.30-38

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kelayakan ekonomi usaha budidaya udang Litopenaeus vannamei dengan padat tebar 400 ekor/m2 selama 56 hari. Penelitian ini dilakukan pada kolam HDPE berukuran 800 m2 dengan menggunakan nanobubble dan non-nanobubble. Tingkat sintasan udang dan total panen pada kolam nanobubble berturut-turut meningkat mencapai 92% dan 2.255 kg. Parameter ekonomi yang dihitung terdiri dari Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), Break Even Point (BEP), Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), dan Sensitivity Analysis (SA). Biaya investasi total yang dibutuhkan untuk budidaya ini yaitu Rp 182.887.700. Pendapatan per siklus diestimasi mencapai Rp 157.850.000 dengan harga jual Rp 70.000 per kg udang. PP diestimasi setelah 4 siklus dengan NPV Rp 172.329.247 diproyeksikan setelah 10 siklus. Nilai IRR diestimasi sebesar 18% dan BEP diraih setelah produksi udang mencapai 7.058 kg. Rasio B/C diestimasi sebesar 1,26 dan SA menunjukkan bahwa produktivitas merupakan parameter yang paling berpengaruh dalam analisis ini. Berdasarkan hasil studi, budidaya udang menggunakan nanobubble layak diberi investasi.
PENGARUH NANOPARTIKEL ZNO TERHADAP STRUKTURMIKRO SEMEN GIGI SENG FOSFAT R., Tito Prastyo; W., Eriek Wahyu R.; Nofrizal, Nofrizal; N., Dwi Wahyu; Ikono, Radyum; W., Wahyu Bambang; Sukarto, Agus; Siswanto, Siswanto; Rochman, Nurul Taufiqu
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 13, No 4: Edisi Khusus Material untuk Kesehatan
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/jsmi.2012.13.4.4751

Abstract

PENGARUH NANOPARTIKEL ZnO TERHADAP STRUKTURMIKRO SEMEN GIGI SENG FOSFAT. Semen gigi berbasis seng fosfat (Zinc Phosphate Cement) merupakan bahan semen gigi tertua yang masih banyak digunakan hingga kini. Salah satu kelemahan semen gigi berbasis seng fosfat adalah sifat mekanisnya yang cenderung rendah. Pada penelitian ini, nanopartikel ZnO ditambahkan ke semen gigi berbasis seng fosfat dengan hipotesis bahwa akan terjadi penguatan sifat mekanis semen gigi. Penambahan dilakukan dengan variasi fraksi nanopartikel ZnO sebesar 0,1 g, 0,5 g, 1 g dan 1,5 g terhadap semen gigi seng fosfat yang kemudian dilakukan pembanding terhadap semen gigi tanpa penambahan nanopartikel ZnO. Metode yang digunakan berupa pembuatan pellet semen gigi (tebal 4mm dan diameter 4mm)melalui proses pencampuran bahan secara manual dan diakhiri dengan proses pencetakan. Hasil uji karakterisasi kekerasan dan kekuatan sampel pelet menghasilkan nilai yang linier terhadap penambahan nanopartikel ZnO, dimana nilai kekerasan dan kekuatan mengalami kenaikan seiring penambahan fraksi nanopartikel ZnO. Hasil analisis X-Ray Diffractometer (XRD) menunjukan senyawa Zn3(PO4)24H2O dan Senyawa ZnO serta didukung dengan penampakannnya dalam analisis struktur permukaanmenggunakan Scanning ElectronMicroscope (SEM). Semen gigi yangmempunyai nilai kekerasan dan kuat tekan yang tinggi didukung oleh strukturmikro yang mempunyai jumlah crack yang sedikit dan persebaran nano ZnO yang homogen. Penambahan nanopartikel ZnO dapat diaplikasikan untuk meningkatkan nilai kekerasan dan kekuatan dalamsemen gigi.
SIMULASI ELIMINASI PENGOTOR PADAPROSES PELEBURAN BESI/BAJA DARI BAHAN BAKU SKRAP DAN PASIR BESI DENGAN METODA COMPOUND SEPARATION Wismogroho, Agus Sukarto; Rochman, Nurul Taufiqu
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 8, No 1: OKTOBER 2006
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/jusami.2006.8.1.4811

Abstract

SIMULASI ELIMINASI PENGOTOR PADAPROSES PELEBURAN BESI/BAJA DARI BAHAN BAKU SKRAP DAN PASIR BESI DENGAN METODA COMPOUND SEPARATION. Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku besi/baja cor industri pengecoran di Indonesia, dikembangkan peleburan besi/baja dari skrap dan pasir besi lokal. Namun demikian di dalam skrap besi/baja terdapat pengotor seperti Ni, Cu, Pb, Sn, Al, Ti, dan V yang dalam jumlah relatif banyak dapat menimbulkan masalah pada produk akhir. Sementara itu. pasir besi lokal banyak mengandung unsur Ti dan V yang juga dapat menggumpal pada dasar tungku saat proses peleburan dengan menggunakan kupola. Untuk meningkatkan efisiensi eliminasi pengotor, seperti: Ti, V dan Al, dalam paper ini akan disimulasikan metode compound separation dengan mengikat/ mereaksikan unsur pengotor dengan unsur lain sehingga terjadi perbedaan berat jenis yang menyebabkan terjadinya pemisahan pengotor dari besi lebur. Simulasi dilakukan dengan perhitungan perubahan (delta) energi standar bebas Gibbs dari reaksi-reaksi antara unsur pengikat, besi, dan pengotor (Ti, V dan Al) dengan menggunakan software HSC Chemistry 5.0. Hasil perhitungan menunjukkan perbandingan kualitatif reaksi antara masing-masing paduan yang terbentuk. Dengan perhitungan berat jenis, fasa, dan kecepatan reaksi dari paduan yang terbentuk, dapat ditentukan unsur yang paling tepat untuk pembersihan (eliminasi) pengotor-pengotor tersebut. Hasil simulasi menunjukkan bahwa Ti, V dan Al dapat dieliminasi dengan bubbling dan penambahan CaF2. Simulasi ini diharapkan dapat diterapkan dalam teknologi compound separation sehingga dapat dipakai untuk mengontrol komposisi besi/baja sesuai dengan standar yang diinginkan dan dapat ditransfer teknologinya pada industri pengecoran di Indonesia.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI SEMEN GIGI BERBASIS NANOPARTIKEL ZINC OXIDE Nofrizal, Nofrizal; Prihantini, Ardini; Nugroho, Dwi Wahyu; R., Tito Prastyo; Ikono, Radyum; W., Wahyu Bambang; Sukarto, Agus; Siswanto, Siswanto; Rochman, Nurul Taufiqu
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 13, No 4: Edisi Khusus Material untuk Kesehatan
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/jsmi.2012.13.4.4742

Abstract

Semen gigi berbasis campuran Zinc Oxide (ZnO) dan eugenol merupakan salah satu semen gigi yang sering digunakan. Salah satu kekurangan utama yang membatasi aplikasinya adalah semen gigi ZnO dan eugenol memiliki sifat mekanik yang kurang begitu baik. Penelitian ini bertujuan melakukan sintesis dan karakterisasi semen gigi berbasis nano semen oksida dicampur dengan eugenol dengan hipotesis bahwa nanopartikel ZnO akan memberikan sifatmekanis yang lebih baik. Sifat fisis dan mekanis semen gigi berbasis nanopartikel semen oksida tersebut akan dibandingkan dengan semen gigi mikropartikel ZnO. Pencampuran eugenol dan nanopartikel ZnO dilakukan dengan komposisi bubuk 0,4 g, 0,45 g, 0,5 g, 0,55 g, 0,6 g dan cairan 0,2 mL. Nanopartikel ZnO sebagai bubuk dicampur dengan cairan sedikit demi sedikit, sehingga menghasilkan pasta. Metode analisis meliputi kekuatan tekan dan kekerasan, dan observasi struktur mikro. Dari serangkaian penelitian dan analisis diperoleh bahwa morfologi permukaan sampel semen gigi yang berbahan dasar nanopartikel lebih halus dan memiliki sedikit patahan dibandingkan dengan semen gigi berbahan dasar mikropartikel. Begitu juga analisis mekanik nanopartikel ZnO semen gigi dapat meningkatkan kuat tekan dan kekerasan dari bahan tersebut. Hasilnya diperoleh bahwa penambahan nanopartikel dapat meningkatkan karakteristik sifat fisis dan mekanis.
PELUANG DAN STRATEGI PENGEMBANGAN NANOTEKNOLOGI DI INDONESIA Rochman, Nurul Taufiqu; ., Jurmarman
Jurnal Riset Industri Vol 2, No 1 (2008): Jurnal Riset Industri
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.469 KB)

Abstract

Para pakar percaya bahwa nanoteknoligi akan membawa impian manusia menjadi kenyataan.di prediksi bahwa revolusi nanotegnologi akan berdampak sebanding dengan emoat revolusi industriyang telah di alami selama dua abat namun hanya di tempuh dalam kurun waktu beberapa tahun.Indonesia, negara dengan kekayaan alamanya yang cukup tersedia dan memiliki populasi ke-empat terbesar di dunia, harus kita berperan dalam pengembangan nanotegnologi. oleh kaerna itu, dalam kajian ini, pertama akan di bahas paradigma nanoteknologisecara singkat, kemudian akan di dalami peluang beserta damapak sosial nanoteknologi yang melatarblakangi mengapa banyak negara di dunia inimem prioritaskan dan mengalokasikan dana sebesar-besarnya untuk menguatkan daya saing bangsanya. Selanjutnya akan di sajikanstrategi pengembangan nanoteknologi yang di lakukan berbagai organisasi dan institusi juga akan di uraikan.
SINTESIS PIGMEN BESI OKSIDA BERBAHAN BAKU LIMBAH INDUSTRI BAJA (MILL SCALE) Rahman, Tito Prastyo; Sukarto, Agus; Rochman, Nurul Taufiqu; Manaf, Azwar
Jurnal Fisika Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah industri baja (mill scale) digunakan sebagai alternatif bahan baku pigmen besi oksida. Kajian ilmiah ini menjelaskan proses pembuatan pigmen besi oksida melalui metode presipitasi dengan media air. Pigmen besi oksida yang menjadi target yaitu pigmen kuning goethit ( -FeOOH) dan merah hematit ( -Fe2O3). Goethit diperoleh dengan presipitasi menggunakan amonia dari proses awal terbentuknya ferricssulfat hasil reaksi asam sulfat (H2SO4) dengan limbah mill scale, sedangkan hematit diperoleh dengan proses pemanasan goethit pada temperatur 5000C dan 9000C. Analisa XRD digunakan untuk mengetahui senyawa pigmen yang terkandung dan penggunaan DTA untuk mengetahui pola perubahan fasa akibat proses pemanasan fasa goethit. Analisa warna pigmen menggunakan collorimetri L*a*b System. Warna pigmen yang diperoleh mempunyai tinting strength yang masih kurang dibandingkan dengan pigmen impor.
The Effect of Roasting Temperature at 400C and Sulphuric Acid Concentration on TiO2 Extraction Process from Zircon Sand Ilmenite Setyani, Eryuni; Rahman, Tito Prastyo; Nugroho, Dwi Wahyu; Rahman, Sunardi; Irawan, Fitria; Ikono, Radyum; Rochman, Nurul Taufiqu; Dwandaru, Wipsar Sunu Brams
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.985 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i3.787

Abstract

In this research, roasting temperature at 400C and sulphuric acid concentration variations was conducted to obtain titanium dioxide from zircon sand. The research was done through extraction metallurgy method which involved physical, chemical, and mechanical treatments. Zircon was magnetically separated, mixed with NaOH, and roasted with temperature of 400C. Characterization with XRD of the sample before and aftermagnetic separation was conducted. Peaks obtained from NaFeO2, NaTiO2, Na0.75Fe0.75Ti0.25O2, and TiO2 compounds were observed. In this study, the leaching process lasted in two stages. For the first leaching samples of combustion products are leached using distilled water to remove water-soluble impurities. For the second stage, the deposition obtained from stage one is leached using 8, 10, and 12 M concentrated sulphuric acid at high temperature to dissolve iron. XRD was used to characterize TiO2. The result showed that the sample at temperature of 400C and concentrated sulphuric acid of 12Mis whiter in colour compared to other samples. Furthermore, at temperature 400C and concentrated sulphuric acid of 12 M, the titanium dioxide produced is 32.3% and 11.5% for rutile and anatase, respectively.
Pengaruh Silika Halus terhadap Ketahanan Mortar Firmansyah, W.; B., Widhya; Suryadi, Suryadi; Widayatno, Wahyu Bambang; W., Agus S.; N, Alfian; Amal, M. I.; Rochman, Nurul Taufiqu
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 3, No 2 (2007)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.525 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v3i2.975

Abstract

Penggunaan bahan bangunan beton dengan penambahan (aditif) mikrosilika atau silika telah diketahui merupakan salah satu alternatif untuk mendapatkan beton dengan kinerja yang tinggi, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aditif silika pada mortar pada berbagai komposisi silika terhadap berat semen. Setelah itu kemudian diuji pengaruh penggunaan aditif silika pada mortar terhadap seranganH2SO4 dan CH3COOH. Aditif silika yang digunakan yaitu mikrosilika impor dan bubuk silika hasil mechanical milling mineral alam. Sampel yang digunakan berdiameter 0,5 in dan tinggi 5 cm. Sampel mortar ini kemudian diuji kuat patah, kuat tekan, densitas dan porositasnya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa komposisi 10% bubuk silika terhadap berat semen merupakan komposisi silika yang optimal untuk memperkuat mortar. Hasil pengujian yang dilakukan juga menunjukkan bahwa bubuk silika memiliki peran yang sama dengan mikrosilika yaitu dapat meningkatkan ketahanan mortar terhadap serangan H2SO4 dan CH3COOH mencapai hampir sekitar 50% dari mortar tanpa penggunaan aditif silika, sehingga bubuk silika ini memiliki peluang untuk menggantikan mikrosilika yang merupakan produk impor.
Studi Dasar Posibilitas Pemanfaatan Bubuk Silika dari Batuan Alam Lokal LAPINDO sebagai Bahan Tambahan Semen B., Widhya; Suryadi, Suryadi; Firmansyah, W.; Widayatno, Wahyu Bambang; N., Alfian; Amal, M. I.; S.W., Agus; Rochman, Nurul Taufiqu
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 3, No 2 (2007)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.836 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v3i2.976

Abstract

Bubuk silika telah diketahui banyak digunakan sebagai bahan penguat beton. Sementara itu, Indonesia kaya akan batuan alam yang mengandung silika. Dewasa ini, Lumpur Lapindo jumlahnya melimpah sekitar 480 hektar yang kandungannya kaya silika. Oleh karena itu, dilakukan studi dasar posibilitas pemanfaatan bubuksilika dari batuan lokal dan Lumpur Lapindo sebagai bahan tambahan semen. Batuan silika dihancurkan selama satu jam dan Lumpur Lapindo dikeringkan juga terlebih dahulu kemudian dihancurkan dengan milling selama satu jam. Bubuk hasil dicampur dengan Semen Gresik dan Semen Tiga Roda dengan substitusi 10% dan 20% terhadap semen, selanjutnya dijadikan adonan semen dengan rasio air 1/3 terhadap total campuran dandicetak dengan bentuk silinder berdiameter 2 cm dan tinggi rata-rata 5 cm. Hasilnya diuji tekan dengan UTM (Universal Test Machine) terhadap usia semen. Hasil uji tekan pada usia 91 hari menunjukkan bahwa semen dengan bubuk silika baik dari campuran sillika Kalimantan Putih dengan komposisi 20% bubuk silika dan 80% semen Gresik dengan penguatan 50%  dibandingkan dengan standar. Sedangkan untuk Lumpur Lapindo dengan penambahan 10% pada Semen Gresik memberikan hasil yang hampir sama dengan standar dan pencampuran Lumpur Lapindo dengan Semen Tiga Roda tidak memberikan hasil yang signikan. Dengan demikian, Lumpur Lapindo dan Batu silika Kalimantan Putih memiliki posibilitas sebagai bahan tambahan Semen Gresik.