Aunun Rofiq
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH INDUKSI PROPOFOL DAN KETAMIN TERHADAP KADAR PROCALCITONIN PLASMA Rofiq, Aunun; Arifin, Johan; Witjaksono, Witjaksono
JAI (Jurnal Anestesiologi Indonesia) Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Anestesiologi Indonesia
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.313 KB) | DOI: 10.14710/jai.v5i2.6412

Abstract

Latar belakang: Procalcitonin merupakan salah satu petanda respon inflamasiterhadap infeksi. Obat induksi anestesi dapat mempengaruhi kadar procalcitoninplasma.Tujuan: Menilai pengaruh propofol dan ketamin terhadap kadar procalcitonin dalaminduksi general anestesi.Metode: Studi quasi experimental terhadap 16 subjek yang menjalani generalanestesi. Sampel dibagi menjadi grup 1 yang mendapatkan propofol dengan dosis2,5 mg/kgbb intravena dan grup 2 yang mendapatkan ketamin dengan dosis 2 mg/kgbbintravena sebagai obat induksi anestesi selama prosedur penelitian, anestesi rumatanO2 dan N2O dengan rasio 50%:50%. Sampel darah subjek diambil sebelum induksi,jam ke-4 dan jam ke -24.Hasil: Didapatkan perbedaaan kadar procalcitonin bermakna sebelum dan sesudahperlakuan pada kelompok propofol (K1) (p=0,008) dan perbedaan tidak bermaknapada kelompok ketamin (K2) (p=1,00). Nilai tengah kadar procalcitonin K1 dan K2adalah 0,175±0,1 dan 0,05±0,05. Propofol menyebabkan peningkatan kadarprocalcitonin lebih tinggi dibandingkan ketamin (p=0,053).Kesimpulan: Propofol secara bermakna meningkatkan kadar procalcitonindibandingkan ketamin
PERBANDINGAN ANTARA ANESTESI REGIONAL DAN UMUM PADA OPERASI CAESAR Rofiq, Aunun; Sutiyono, Doso
JAI (Jurnal Anestesiologi Indonesia) Vol 1, No 3 (2009): Jurnal Anestesiologi Indonesia
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jai.v1i3.6564

Abstract

Spinal dan epidural anestesi menyebabkan penurunan substansial dari tekanan darah ibu, yang dapat mempengaruhi ibu dan janin . Tidak ada bukti dari tulisan ini yang menunjukkan bahwa RA lebih unggul GA dalam kaitannya dengan ibu dan bayi. Lanjutan tinjauan pustaka ataupun penelitian untuk mengevaluasi morbiditas neonatal dan hasil ibu, seperti hubungan kepuasan dengan teknik anestesi, akan berguna untuk mengungkap teknik terbaik untuk sectio caesarea.
AWARENESS DAN RECALL INTRAOPERATIF Rofiq, Aunun; Witjaksono, Witjaksono; Nurcahyo, Widya Istanto
JAI (Jurnal Anestesiologi Indonesia) Vol 4, No 1 (2012): Jurnal Anestesiologi Indonesia
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jai.v4i1.6437

Abstract

Laporan ASA terbaru mengenai awareness intraoperatif yang dilakukan oleh ASA dipusatkan seputar recall postoperative. Seperti dapat disimpulkan dari Bab ini, awareness introperatif dan recall postoperative bukanlah fenomena yang tidak berhubungan sama sekali, sehingga membolehkan para klinisi dan peneliti untuk menggunakan salah satu di antara keduanya sebagia substitusi bagi yang lain. Recall secara khas memberikan estimasi yang tidak sebenarnya terhadap insidensi awareness intraoperatif dan hanya merepresentasikan puncak dari fenomena gunung es. Monitor fungsi otak tidak dapat memprediksi recall dengn sangat baik, tetapi lebih baik dari parameter otonom yang tradisional dalam mengetahui hilang atau timbulnya kesadaran. Monitor fungsi otak merepresentasikan perkembangan yang pesat dalam manajemen praktek anestesi. Kemampuan untuk mengenali awareness intraoperatif dan pencegahannya dengan mempertahankan kedalaman tingkat hypnosis, menawarkan potensi yang besar untuk mencegah recall postoperative.