Articles

Found 25 Documents
Search

EVALUASI BEBERAPA KULTIVAR PADI GOGO ASAL KALIMANTAN TIMUR UNTUK KETAHANAN TERHADAP ALUMINIUM MENGGUNAKAN METODE KULTUR HARA Rusdiansyah, ,; Rohaeni, Neni; Trikoesoemaningtyas, ,
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 29 No. 3 (2001): Buletin Agronomi
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.067 KB) | DOI: 10.24831/jai.v29i3.1541

Abstract

Twenty four upland rice cultivars from East Kalimantan and control cultivar were evaluated for tolerance to aluminium using nutrient culture with two treatments of 0 ppm and 45 ppm AI. Result showed that eight cultivars (Pimping, Ketan Hitam, Mayas, Padi Bulu, Popot, Siam Kuning, Ketan Merah, Serai) have PAR > 0.5 and were categorized as tolerant cultivar, the other 16 cultivars were categorized as suceptable. Three tolerant cultivars: Pimping, Ketan Merah and Mayas. even have PAR higher than a control, Krowal.   Key words: Rice, AI, PAR, Nutrient
DEVELOPMENT OF COMPETENCY BASED ASSESSMENT MODEL ON JOB PERFORMANCE IN FAMILY WELFARE EDUCATION APPRENTICESHIP Jubaedah, Yoyoh; Rohaeni, Neni; Rinekasari, Nenden R.
INVOTEC Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Technological and Vocational Education-Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/invotec.v13i1.6262

Abstract

The assessment tool to evaluate learner performance on the apprenticeship is variety. Therefore, we were need a standardized assessment tool. This study was attempt to develop a competency based assessment model on job performance in apprentice of the family welfare education. Problem solving was conducted using research and development approach, through stages of: (1) a study introduction, (2) a development model, and (3) a validation model. The research subjects are internal and external tutors, also a learner intern. Data collection was carried out by interviews, observation, survey and expert judgment. The results showed that the planning, the instrument and the implementation of the assessment was the development of competency based assessment model on job performance in family welfare education apprenticeship. Planning assessment was consisting of components of the purpose, job performance, and assessment methods. An instrument assessment was use a test of performance in the form of assessment rubrics. The implementation of the assessment was covering a preparation, collecting, judging, deciding, and moderation stage. From the validation model through the expert judgment, it turns out that assessment model was already developed feasible to implement on job performance assessment in family welfare education apprenticeship
Kemampuan Kolaboratif Mahasiswa Pada Perkuliahan Bimbingan Perawatan Anak Melalui Kegiatan Lesson Study Apriani, Fitri; Rohaeni, Neni; Ana, Ana
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini memaparkan tentang kemampuan kolaboratif mahasiswa pada perkuliahan Bimbingan Perawatan Anak melalui kegiatan Lesson Study. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar kemampuan kolaboratif mahasiswa PKK angkatan 2011 pada perkuliahan Bimbingan Perawatan Anak melalui kegiatan Lesson Study, khususnya pada pokok bahasan pemanfaatan benda di lingkungan rumah yang difungsikan sebagai sarana Alat Permainan Edukatif (APE). Metode penelitian ini yaitu metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan melalui 2 siklus dengan sampel sebanyak 26 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan pembelajaran melalui kegiatan Lesson Study dapat meningkatkan kemampuan kolaboratif mahasiswa. Pada siklus 1, sebagian besar mahasiswa mampu mengelola kelompok dengan kategori tinggi, kurang dari setengah mahasiswa mampu bekerja dan belajar secara kolaboratif dalam kelompok dengan kategori cukup, lebih dari setengah mahasiswa mampu memecahkan masalah dalam kelompok dengan kategori cukup, dan kurang dari setengah mahasiswa mampu mengatasi perbedaan dalam kelompok dengan kategori cukup. Pada siklus 2, sebagian besar mahasiswa mampu mengelola kelompok dengan kategori sangat tinggi, lebih dari setengah mahasiswa mampu bekerja dan belajar secara kolaboratif dalam kelompok dengan kategori cukup, lebih dari setengah mahasiswa mampu memecahkan masalah dalam kelompok dengan kategori tinggi, dan lebih dari setengah mahasiswa mampu mengatasi perbedaan dalam kelompok dengan kategori cukup. Rekomendasi ditujukan pada mahasiswa Prodi PKK, hendaknya dapat dijadikan motivasi bagi mahasiswa agar mampu membiasakan diri untuk berkolaborasi baik dalam menyelesaikan tugas-tugas pada proses pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Pendapat Peserta Didik Tentang Pelaksanaan Praktek Room Section dengan Pendekatan Pelatihan Berbasis Kompetensi di SMK Fujiastuti, Cici; Rohaeni, Neni; Jubaedah, Yoyoh
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh tuntutan terhadap Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang memiliki peran untuk menyiapkan peserta didik yang mampu memasuki dunia kerja dan mengembangkan sikap professional di bidang kejuruan. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh data tentang pendapat peserta didik berdasarkan pengalaman belajar dalam pelaksanaan praktek room section dengan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi yang berkaitan dengan : (a) Kompetensi kerja room section, (b) Durasi waktu praktek room section berdasar standar dunia kerja, (c) Optimalisasi pemanfaatan fasilitas praktikum room section. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Populasi sebanyak 8 kelas yang berjumlah 240 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sampel purposive. Sampel yang memiliki karakteristik kelas uji coba sebanyak tiga kelas berjumlah 83 orang. Penelitian mengenai pendapat peserta didik tentang pelaksanaan praktek room section dengan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi yang berkaitan dengan kompetensi kerja room section berada pada kriteria sangat tinggi yaitu melakukan persiapan diri (personal grooming) dan memasuki kamar dengan sopan, yang berkaitan dengan durasi waktu praktek, yang berada pada kriteria tinggi yaitu membersihkan bath room dalam waktu 10 menit, berkaitan dengan optimalisasi pemanfaatan fasilitas praktikum, yang berada pada kriteria tinggi yaitu praktek dilakukan secara bersamaan. Rekomendasi ditujukan kepada ketua program dan guru kompetensi keahlian akomodasi perhotelan adalah untuk terus mengoptimalkan penerapan pelatihan berbasis kompetensi dalam penyelenggaraan pembelajaran dan pengembangan program pembelajaran yang menyerupai reflika di industri
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING PADA PELAKSANAAN PRAKTIK PENYULUHAN KELUARGA OLEH MAHASISWA PROGRAM STUDI PKK FPTK UPI Umusyaadah, Liska; Rohaeni, Neni; Ningsih, Mirna Purnama
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 1 (2017): Family Edu
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasari oleh kemampuan mahasiswa yang masih dapat ditingkatkan secara optimal dalam melakukan penyuluhan keluarga terfokus pada tahap mengamati, mengungkapkan, menganalisis dan mengatasi permasalahan yang terjadi dengan acuan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pada saat praktik penyuluhan keluarga. Oleh karena itu peneliti menganggap penting untuk melakukan penelitian mengenai penerapan problem based learning pada pelaksanaan praktik penyuluhan keluarga sebagai salah satu kompetensi yang dapat dikembangkan sesuai dengan tuntutan dunia kerja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran tentang penerapan problem based learning pada pelaksanaan praktik penyuluhan keluarga oleh mahasiswa Prodi PKK FPTK UPI, khususnya pada pelayanan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan penggunaan sampel total sebanyak 36 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam penerapan problem based learning pada pelaksanaan praktik penyuluhan keluarga yang berkaitan dengan tahap perencanaan lebih dari setengahnya sebanyak 66,1% termasuk dalam kategori cukup kompeten, untuk tahap pelaksanaan diperoleh lebih dari setengahnya sebanyak 58,3% termasuk dalam kategori cukup kompeten, dan untuk tahap evaluasi lebih dari setengahnya sebanyak 70,40% termasuk dalam kategori kompeten. Rekomendasi ditujukan kepada mahasiswa Prodi PKK yang sedang menempuh mata kuliah penyuluhan keluarga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pada pelaksanaan penyuluhan keluarga mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan tahap evaluasi khususnya pada aspek treatment dalam tahap pelaksanaan sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan permasalahan secara maksimal. 
Kemampuan Praktik Peserta Didik Sebagai Public Area Attendant Di Laboratorium SMK Negeri 15 Nasution, Hidayah Armanda Sari; Rohaeni, Neni; Widiaty, Isma
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya praktik public area di sekolah yang sangat berpengaruh pada kesiapan peserta didik ketika melaksanakan praktik industri di lapangan yang meliputi persiapan, pelaksanaan, dan hasil praktik. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran kemampuan praktik peserta didik sebagai public area attendant di laboratorium SMK Negeri 15 Bandung. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan sampel total sebanyak 30 peserta didik kelas X SMK Negeri 15 Bandung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kinerja dan observasi untuk menggambarkan kemampuan peserta didik pada saat melaksanakan praktik public area. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan praktik public area seluruh peserta didik kelas X AP 6 sudah berada di atas nilai KKM. Pada aspek persiapan kurang dari setengahnya peserta didik berada pada kategori tinggi, aspek pelaksanaan setengahnya peserta didik pada kategori tinggi, dan aspek hasil praktik lebih dari setengahnya berada pada kategori tinggi. Rekomendasi diajukan pada peserta didik kelas X AP 6 di SMK Negeri 15 Bandung diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan kemampuan praktik sebagai public area attendant yang dimulai dari aspek persiapan, pelaksanaan, dan hasil praktik.
Kontribusi Hasil Belajar Room Section Terhadap Kompetensi Praktek Kerja Industri di Hotel APRILIA, Lu’luwatin ROSDIANA; Rohaeni, Neni; Jubaedah, Yoyoh
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 1, No 1 (2015): FamilyEdu
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya tuntutan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang harus sesuai dengan kompetensi di dunia kerja. Proses pembelajaran di sekolah dengan pelaksanaan praktek kerja industri (Prakerin) merupakan satu kesatuan yang saling mendukung dan link and match. Oleh karena itu, pembelajaran Room Section diharapkan dapat menunjang kelancaran prakerin, terutama dalam mengerjakan pekerjaan di Room Division Hotel sebagai tempat melaksanakan prakerin bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : 1) Hasil belajar peserta didik yang berkaitan dengan penguasaan pengetahuan, sikap dan keterampilan room section; 2) Kompetensi peserta didik dalam pelaksanaan prakerin di hotel berdasarkan unjuk kerja; 3) Kontribusi hasil belajar Room Section terhadap kompetensi peserta didik dalam pelaksanaan prakerin di hotel; dan 4) Besarnya kontribusi hasil belajar Room Section terhadap kompetensi peserta didik dalam pelaksanaan prakerin di hotel. Penelitian ini menggunakan metode statistik inferensial. Populasi berjumlah 30 peserta didik kelas XI Program Keahlian Akimodasi Perhotelan SMK Negeri 15 Bandung yang telah melaksanakan prakerin di room division hotel dan menggunakan sampel total. Instrumen yang digunakan yaitu tes untuk variabel X (hasil belajar room section) dan studi dokumentasi untuk variabel Y (kompetensi prakerin di hotel). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar room section pada peserta didik termasuk dalam kriteria cukup, kompetensi prakerin di hotel termasuk dalam kriteria tinggi, dan hasil belajar room section memberikan kontribusi yang rendah terhadap kompetensi prakerin di hotel, sedangkan selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain. Simpulam penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar room section memberikan sumbangan/kontribusi yang positif dan signifikan terhadap kompetensi prakerin di hotel.
Kesulitan Pendamping dalam Pelayanan Lansia di Balai Perlindungan Sosial Kabupaten Bandung Kadarwati, Liani Juliana; Rohaeni, Neni; Ana, Ana
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keinginan untuk mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana kesulitan pendamping dalam pelayanan lansia Di Balai perlindungan sosial kabupaten bandung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh data tentang kesulitan yang di hadapi pedamping dalam pelayanan lansia di Balai perlindungan sosial kabupaten bandung yang meliputi pelayanan kesehatan fisik, pelayanan kesehatan psikis dan pelayanan lansia dengan masyarakat. Metode yang di gunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif. Partisipan pada penelitian ini yaitu pendamping lansia yang mengalami kesulitan pada saat pelayanan kegiatan lansia di Balai perlindungan sosial kabupaten bandung yang berlokasi di Jalan Raya Pacet  No. 186 Ciparay, Kabupaten Bandung. Populasi dan sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan sampel total yaitu pendamping 23 orang yang berada di Balai perlindungan sosial kabupaten bandung dan Pemeliharaan taman makam pahlawan. Hasil penelitian kesulitan pendamping dalam pelayanan lansia yang dilaksanakan oleh pendamping selama memberikan pelayanan. Pencapaian hasil penelitian kurang dari setengahnya pendamping mengalami kesulitan pada saat melayani lansia yang sehat dan sakit. Sebagian kecil pendamping mengalami kesulitan dalam pelayanan keagamaan dan pelayanan kesehatan.
Penguasaan Pengetahuan Laundry Pada Peserta Didik Akomodasi Perhotelan di SMKN 9 Bandung Mardiyah, Nikmatul Kamilah; Rohaeni, Neni; Rinekasari, Nenden Rani
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mengenai sejauh mana peserta didik menguasai pengetahuan laundry. Tujuan umum penelitian untuk memperoleh datapenguasaan pengetahuan laundry pada peserta akomodasi perhotelan di SMKN 9Bandung. Lokasi dalam penelitian ini adalah SMKN 9 Bandung. Tujuan khusus penelitianuntuk memperoleh data mengenai penguasaan pengetahuan peserta didik mengenaipengertian dan bagian-bagian laundry, pemahaman peserta didik dalam membedakan jenispenggunaan dan perawatan laundry machine, penerapan peserta didik mengenai sop dalammelaksanakan laundry dan analisis peserta didik mengenai jenis pengkotor dan kegunaanlaundry chemical. Metode yang digunakan pada penelitian yaitu deskriptif kuantitatif.Sampel yang digunakan sebanyak 25 orang peserta didik pada kelas XII AP 1 denganmenggunakan sampel purposive. Temuan penelitian yaitu penguasaan pengetahuan beradapada kategori sangat tinggi, penguasaan pemahaman berada pada kategori tinggi,penguasaan penerapan berada pada kategori tinggi dan penguasaan analisis berada padakategori cukup. Hasil capaian peserta didik akomodasi perhotelan di SMKN 9 Bandunglebih dari setengahnya termasuk dalam kategori tinggi, kurang dari setengahnya termasukdalam kategori sangat tinggi dan sebagian kecil termasuk dalam kategori cukup padapenguasaan pengetahuan laundry. Rekomendasi hasil penelitian guru mata pelajaran lebihmeningkatkan proses pembelajaran pada peserta didik dalam penguasaan pengetahuanlaundry khususnya pada tahap analisis yang berada pada kategori cukup, peserta didiklebih meningkatkan penguasaan pengetahuan laundry khususnya pada tahap analisis yangberada pada kategori cukup, dan hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk penelitianselanjutnya untuk memperdalam pembahasann mengenai peningkatan penguasaan laundrypada peserta didik akomodasi perhotelan.
Penguasaan Pengetahuan Prosedur Pembersihan Area Umum Pada Mata Pelajaran Tata Graha Oleh Peserta Didik SMKN 9 Bandung Malinda, Rismi; Rohaeni, Neni; Widiaty, Isma
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mengetahui penguasaan pengetahuan prosedur pembersihan area umum pada mata pelajaran Tata Graha oleh peserta didik SMKN 9 Bandung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh gambaran tentang penguasaan pengetahuan prosedur pembersihan area umum pada mata pelajaran Tata Graha. Metode yang digunakan ialah deskriptif. Sampel yang digunakan sampel purposive yaitu dengan karakteristik peserta didik yang sedang aktif dalam kegiatan pembelajaran di sekolah kelas XII AP 1 sebanyak 25 peserta didik. Instrumen yang digunakan yaitu tes dengan bentuk pilihan ganda sebanyak 32 soal. Temuan dalam penelitian ini yaitu sebagian besar berada pada kriteria sangat tinggi, sehingga siap sebagai bekal bekerja ke dunia industri. Rekomendasi untuk peserta didik dan guru agar mempertahankan penguasaan pengetahuan prosedur pembersihan area umum serta untuk peneliti selanjutnya meneliti lanjutan mengenai keterampilan penguasaan pengetahuan prosedur pembersihan area umum.