Articles

Found 8 Documents
Search

Hospital Fire Risk Analysis with Hazard, Vulnerability, Capacity, Risk Assessment Model Phuspa, Sisca Mayang; Rosanti, Eka; Kamal, Mustafal
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 14, No 3 (2019)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v14i3.14269

Abstract

The purpose of this research is to analyze fire risk level on the hospital in Ponorogo. Hospital is a community health service instantion should be kept away from fire disaster since many of the patients are vulnerable to become the victim. This research is descriptive – analytic with semi-quantitative approach. The scope involves 27 service units on Ponorogo Regional Hospital. Fire risk is analyzed by proportioning and scoring method of hazard, vulnerability and capacity identification result. The research results indicate 18.5% service unit of Ponorogo Regional Hospital has high fire risk. 59.3% medium risk, and 22.2% low risk. The existance of service unit with high fire risk is caused by hazard potential that does not well managed and fire protection systems that do not comply with the standard. The research result is expected to be used as reference in fire protection system improvement on Ponorogo Regional Hospital so that the fire risk can be minimalized.
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PELAKSANAAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI SEBAGAI UPAYA PENCAPAIAN ZERO ACCIDENT DI PT. X Rinawati, Seviana; Widowati, Nilan Nur; Rosanti, Eka
Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health Vol 1, No 1 (2016): Industrial Hygiene and Occupational Health
Publisher : Program Studi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jihoh.v1i1.606

Abstract

This study aim to determine the effect of knowledge toward Personal Protection Equipment usage to create the discipline of the labor force as an attempt zero accident achievement on the Spinning sector. This study applied observational analytical research using cross-sectional approach. Sampling technique using purposive sampling. As the object of study sample is 55 people. Data taken using questionnaires and observation sheets to know the characteristics of respondents, measuring knowledge, and personal protection equipment usage. Processing techniques and data analysis performed with Chi Square statistical test. The results by Chi Square test is known that the sig. as same as 0,009, or less than 0.05. Most respondents have a high knowledge level, while the implementation of PPE usage is mostly labor discipline. For conclusion of study, there is influence of knowledge toward Personal Protection Equipment (PPE) usage in the labor force spinning sector at  PT. X with value 6,839.  For further research to the study of other factors that influence the performance of the PPE usage in the workplace. Keywords: Knowledge; PPE usage; Zero Accident
PENGARUH PERBAIKAN KURSI KERJA TERHADAP KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJAAN MENJAHIT DI DESA X Rosanti, Eka; Wulandari, Dasri
Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health Vol 1, No 1 (2016): Industrial Hygiene and Occupational Health
Publisher : Program Studi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jihoh.v1i1.605

Abstract

The objective of research is to find out and to study the effect of work seat reparation on the musculoskeletal complaints in sewing task in X Village. The research method employed in this study was a Quasi Experiment with one group pre-test and post-test design. The sampling technique used was random sampling. Random sampling means the selection of a group of subject through restriction obtained with inclusion and exclusion criteria. In this research, the population number was 31 male workers. The subject was done using random sampling with restriction so that 15 workers qualifying the inclusion and exclusion were obtained as the sample. The data collection was done using Anthropometry measurement, the work seat measurement before reparation, the administration of ergonomic seat according to the worker’s anthropometry and the use of Nordic body map questionnaire to find out the musculoskeletal complaints. Technique of processing and analyzing data used was nonparametric statistic test-wilcoxon test using SPSS version 16.0 computer software. The result of analysis on the difference of musculoskeletal complaints before and after the treatment using wilcoxon test shows the Asymp. Sig value (2-tailed) of 0.001 (P Value 0.001 < 0.01) means very significant that there is a value difference before and after the work seat reparation. After the work seat reparation the average (X) ± SD total score of musculoskeletal complaints decreases from 65.1 ± 3.1 to 41.3 ± 3.8. So the difference of musculoskeletal complaints is 23.8 (36.6%). The conclusion can be drawn that there is an effect of work seat reparation on the musculoskeletal complaints in sewing task in X Village. To prevent the musculoskeletal complaints, the ergonomic work seat in this research can be used. Keywords: Anthropometry; ergonomic seat; non-ergonomic seat; musculoskeletal complaints
Kajian Efektivitas Tanaman Sansevieria Trifasciata dalam Mereduksi Konsentrasi Gas Carbon Monoxide (CO) di Jalan Raya Kabupaten Ponorogo Rosanti, Eka; Akbar Rahma, Ratih Andhika
Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 9, No 2 (2017): VOLUME 9 NO 2 TAHUN 2017
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/sanitasi.v9i2.42

Abstract

Meningkatnya jumlah kendaraan bermotor di Kabupaten Ponorogo dapat menyebabkan pe-nurunan kualitas udara akibat emisi polutan dari hasil pembakaran bahan bakar, yaitu gas carbon monoxide (CO). Sebagai upaya menjaga kualitas udara maka perlu dilakukan pengen-dalian, salah satunya adalah dengan melakukan penanaman Sansevieria Trifasciata yang me-ngandung pregnane glycoside yang mampu menyerap 107 jenis unsur berbahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas tanaman Sansevieria Trifasciata dalam me-reduksi konsentrasi gas CO di Jalan raya di Kabupaten Ponorogo. Jenis penelitian yang di-lakukan adalah analitik dengan menggunakan desain studi eksperimen. Lokasi penelitian ada-lah di Jalan Sultan Agung, Jalan K. H. Ahmad Dahlan, Jala Urip Sumoharjo Timur, Jalan Urip Sumoharjo Barat dan Jalan Diponegoro. Penanaman dilakukan pada jarak setiap dua meter dan treatment dilakukan dalam waktu dua minggu. Pada penelitian ini juga dilakukan pengukur-an terhadap beberapa faktor lingkungan, yaitu suhu, kelembaban dan kecepatan angin untuk mengetahui homogenitas data. Uji statistik yang digunakan adalah paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan konsentrasi gas CO antara pra treatment dan pasca treatment. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan konsentrasi gas CO yang bermakna antara sebe-lum dan sesudah penanaman tanaman Sansevieria Trifasciata (p=0,009).
PROGRAM PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN POS UPAYA KESEHATAN KERJA (UKK) PADA PETANI DI DESA DEMANGAN PONOROGO Rosanti, Eka; Andarini, Yulia Dwi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2017): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v2i2.2050

Abstract

Penduduk Desa Demangan sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani. Selain memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan, sektor pertanian juga memberikan dampak negatif yaitu terjadinya Penyakit Akibat Kerja (PAK). Oleh karena itu perlu adanya Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat yaitu dengan pembentukan Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) yang bertujuan untuk meningkatkan derajad kesehatan masyarakat petani. Pembentukan Pos UKK diawali berkoordinasi dengan Kepala Desa Demangan dan Puskesmas Siman, setelah itu melakukan sosialisasi terhadap masyarakat petani tentang bahaya penggunaan pestisida dan pentingnya personal hygiene. Setelah mendapatkan sosialisasi, masyarakat petani dimintai kesepakatan untuk pembentukan Pos UKK. Kegiatan selanjutnya adalah membentuk struktur organisasi, rencana kerja, mekanisme pelayanan kesehatan kerja, pelatihan kader Pos UKK oleh Puskesmas, dan pembinaan. Keberlanjutan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat petani dapat menjalin kerjasama dengan puskesmas terkait pelayanan kesehatan kerja dasar dan rujukan pasien. Desa Demangan akan menjadi contoh desa siaga terkait kesehatan pekerja bagi desa lain.
THE CORRELATION OF CHEMICAL EXPOSURE AND PERSONAL HYGIENE WITH IRRITANT CONTACT DERMATITIS AMONG WORKERS IN THE PRODUCTION WORKER Rosanti, Eka; Rudyarti, Edwina; Diwa, Mochammad Azel Putra Sunda
Journal Of Vocational Health Studies Vol 2, No 1 (2018): July 2018
Publisher : Faculty of Vocational Education, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.648 KB) | DOI: 10.20473/jvhs.V2.I1.2018.8-13

Abstract

Background: The production process at PT. X using oxalic acid as a mixture of Gum Rosin and Turpentine. Oxalic acid is corrosive and toxic and readily oxidized by water and oxygen that can cause irritation, rashes, burns, and damage to the skin and can cause irritant contact dermatitis. Irritant contact dermatitis cases reached 85% in the workplace. This is caused by direct exposure to chemicals, lack of attention to hygiene, sanitation and the lack of use of personal protective equipment. Purpose: This study aimed to study the correlation of chemicals exposure and personal hygiene with the incidence of irritant contact dermatitis on production workers of PT. X. Methods: This was a quantitative research with cross-sectional approach. The population was 35 workes of PT. X. The sampling technique used total sampling, while data analysis by using  Pearson Correlation test. Results: The test results showed that there was a significant correlation between the exposure of the chemical with the occurrence of irritant contact dermatitis with p value = 0.047, whereas the correlation between personal hygiene with the incidence of irritant contact dermatitis with p value = 0.202 (insignificant). Conclusion: the exposure of chemicals significantly correlate with the occurence of contact dermatitis among the workers, while the personal hygiene had no correlation with the occurrence of irritant contact dermatitis of workers.
PENYULUHAN MENGENAI PENGGUNAAN PESTISIDA YANG BAIK DAN BENAR DI DESA JURUG KECAMATAN SOOKO KABUPATEN PONOROGO Phuspa, Sisca Mayang; Rosanti, Eka
International Journal of Community Service Learning Vol 1, No 2 (2017): August 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.467 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v1i2.12095

Abstract

Desa Jurug Kecamatan Sookomerupakan daerah dengan85% penduduknya bermata pencaharian sebagai petani.Pestisida merupakan salah satu unsur yang sulit dipisahkan dengan kegiatan pertanian.Berdasarkan hasil pengamatan dan kuesioner, petani di Desa Jurug belum mengetahui bagaimana bahaya pestisda untuk kesehatan. Berdasarkan referensi, pestisida yang terkandung dalam darah dapat menyebabkan efek toksik dalam menghambat enzim kolinesterase yang dapat mengganggu sistem saraf. Masyarakat petani Desa Sooko belum pernah mendapatkan penyuluhan dari Puskesmas terdekat tentang kesehatan kerja khususnya pada petani yang terkait dengan penggunaan pestisida. Selain itu kesadaran petani akan kesehatan juga masih rendah, terlihat dari hasil kuesioner pretest belum diperhatikannya cara menggunakan pestisida yang baik dan benar serta pemakaian APD sebagai upaya preventif terhadap terjadinya penyakit akibat kerja dari penggunaan pestisida belum maksimal. Berdasarkan hasil penyuluhan, terdapat peningkatan skor kuesioner (post-test) sebesar 50%. Hal ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam pemakaian pestisida dan bahaya pestisida.Hal ini baik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya petani untuk menggunakan pestisida yang aman bagi kesehatan.Peningkatan kesehatan petani diharapkan menjadi awal dari peningkatan produktifitas di bidang pertanian.
KAJIAN TOKSISITAS PESTISIDA BERDASARKAN MASA KERJA DAN PERSONAL HYGIENE PADA PETANI HORTIKULTURA DI DESA DEMANGAN Andarini, Yulia Dwi; Rosanti, Eka
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 5, No 2 (2018): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.382 KB) | DOI: 10.31602/ann.v5i2.1655

Abstract

Kegiatan pertanian sebagai mata pencaharian utama masyarakat Ponorogo memiliki dampak buruk terhadap kesehatan, terutama dari penatalaksanaan pestisida yang belum baik. Berdasarkan penelitian sebelumnya, petani yang terpapar pestisida akan mengalami perubahan kadar enzim kolinesterase akibat efek toksik dan berakibat pada terjadinya gangguan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan masa kerja dan personal hygiene terhadap kadar enzim kolinesterase pada petani hortikultura. Jenis penelitian ini adalah survei analitik menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah petani hortikultura dalam kelompok tani ?Demang Jaya?. Sampel berjumlah 30 petani. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dan pemeriksaan kolinesterase dengan metode Cobast. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (ANOVA). Hasil pemeriksaan kolinesterase pada petani hortikultura yaitu 60% petani berisiko keracunan pestisida kategori sedang. Tidak terdapat pengaruh antara masa kerja (p-value 0,605) dan personal hygiene (p-value 0,661) terhadap tingkat risiko keracunan pestisida. Hasil regresi linier menyatakan bahwa 21% variasi variabel kolinesterase dijelaskan oleh masa kerja dan personal hygiene, 79% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model regresi linear. Hasil penelitian ini berkontribusi terhadap pengayaan data yang akan menjadi referensi dan record data kesehatan petani bagi program kesehatan kerja Pos UKK Demang Jaya Sehat dan UPT Puskesmas Siman