Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : EFISIENSI

AKSESIBILITAS PIMPINAN DALAM MEWUJUDKAN KINERJA ORGANISASI PUBLIK Rosidah, Rosidah
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi No. 3 Volume VI, September 2006
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5803.734 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v6i3.3904

Abstract

Organisasi publik sudah saatnya menjadi perhatian para pemimpin untuk diberdayakan dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. Dalam mewujudkan kinerja organisasi publik maka peran pemimpin sangat substansial untuk menentukan segala kebijakan dan implementasinya serta dalam menciptakan lingkungan yang kondusif. Berbagai terobosan perlu dilakukannya, mulai dari perubahan struktural, aspek ketrampilan dalam pemahaman kerjasama internal dengan para bawahanya maupun ekstemal yakni dengan pihak lembaga swasta, para stakeholder. Di samping itu perlu memahami dan melakukan integrative culture dan berbagai transformasi nilai yang harus dilakukan untuk pengembangan organisasi serta mengantisipasi lingkungan yang berkembang. Yang tidak kalah penting adalah pemahaman adanya akuntabifitas moral/mental yang melekat pada diri seorang pimpinan.
STUDI PELAKSANAAN PPL MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN FE UNY DI SMK Purwanto, Purwanto; Rosidah, Rosidah; Wijayanti, Nadia Sasmita; Yuliansah, Yuliansah
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi Vol. XV No. 1 Februari 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.051 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v15i1.24487

Abstract

Abstrak: Studi Pelaksanaan PPL Mahasiswa Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran FE UNY di SMK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan-hambatan yang berhubungan dengan sosialisasi, jumlah kesanggupan (kuota) dan observasi pada proses pelaksanaan Praktik Lapangan Terbimbing (PLT) bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran FE UNY di SMK Bisnis dan Manajemen DIY tahun 2017. Jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SMK yang menjadi tempat PPL di DIY dan seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrai Perkantoran yang melaksanakan PPL tahun 2017 di SMK se DIY. Subyek penelitian terdiri dari kepala sekolah dan guru pembimbing PPL 21 orang dan mahasiswa 72 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan kegiatan sosialisasi PPL terdapat permasalahan yang menghambat yaitu pihak sekolah mitra merasa menghadiri kegiatan sosialisasi mengganggu kegiatan pembelajaran di sekolah, informasi yang diterima pada saat sosialiasi tidak jelas, informasi yang disampaikan pada saat sosialisasi kurang sesuai dengan kebutuhan sekolah, informasi pada saat sosialisasi tidak mudah dimengerti oleh peserta, guru-guru yang terlibat kegiatan PPL kurang senang menerima informasi sosialisasi dan sosialisasi PPL tahun ini tidak mampu memecahkan permasalahan PPL tahun sebelumnya, informasi yang disampaikan pada saat sosialisasi implementasinya bergeser atau tidak sama dengan pelaksanaan PPL. (2) proses penetapan kuota PPL mengalami permasalahan yaitu keterlambatan pengiriman kuota. (3) Permasalahan dalam pelaksanaan observasi sekolah tanpa didampingi oleh dosen pembimbing membuat mahasiswa tidak percaya diri, tidak mampu menyelesaikan permasalahan, tidak mampu menyampaikan kebutuhan selama PPL, merasa bingung dalam melaksanakan observasi sekolah. Abstract: Study of PPL Implementation of Student Office Administration Education Study Program at UNY FE at Vocational School. This study aims to determine the barriers associated with socialization, the number of abilities (quota) and observation on the process of Field Practice Guided (PLT) for students of Education Program Administration FE UNY at SMK Business and Management DIY 2017. This research is a research descriptive. Population in this research is all of SMK which become place of PPL in DIY and all student of Education Study Program of Administration Official which implement PPL year 2017 at SMK se DIY. The subjects of the study consisted of the head of vocational school and mentor teachers 21 people and 72 students. Data collection techniques used questionnaires. Questionnaires are used to explore facts about the opinions of students, principals of partners, and supervising teachers on the obstacles to the implementation of PPL Education Studies Program Administration Office. The technique used   is   descriptive   quantitative.   The   result   of   the   research   indicates   that   (1)   the implementation of socialization activities of PLM / PLT there are problems that hamper the school partner feel attending socialization activities interfere with learning activities in school, information received at the time of socialization is not clear, the information submitted at the time of socialization less appropriate with the needs of schools , the information at the time of the socialization is not easy to understand by the participants, the guruguru involved in PPL / PLT activities is less happy to receive information on socialization and socialization of PPL / PLT this year is not able to solve the problem of PPL the previous year, the information submitted during the socialization of its implementation shifted or not implementation of PPL / PLT. (2) PPL / PLT quota determination process has problems that is the delay of quota delivery. (3) Problems in the implementation of school observation without accompanied by supervisors make students are not confident, unable to solve problems, unable to convey the need for PPL / PLT, feel confused in carrying out school observation.
URGENSI KESEKRETARIATAN DALAM PROSES PENGEMBANGAN ORGANISASI Rosidah, Rosidah
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi No. 2, Volume IV, Agustus 2004
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1634.411 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v4i2.3870

Abstract

Kesekretariatan merupakan salah satu unit dalam organisasi yang mempunyai fungsi melayani kebutuhan data maupun informasi seluruh unit-unit lain terkait dengan urusan administrasi. Fungsi pelayanan administrasi menjadi sangat dibutuhkan dalam rangka pencapaian tujuan organisasi karena hal tersebut tidak lepas dari kebutuhan terhadap data maupun informasi yang akurat untuk ketepatan pengambilan suatu keputusan. Dalam upaya pengembangan organisasi dibutuhkan diagnosis, yang tidak lepas dengan data untuk mengetahui gejala yang muncul sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah-Iangkah terapinya. Ketersediaan data/analisis data dan informasi, yang kesemuanya diolah secara komputerisasi membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu dalam pengelolaan data, meliputi:menghimpun, rnenqotah, mencatat, memelihara dan menyimpan. Untuk itu pengelolaan terhadap sistem administrasinya, serta pengembangan kemampuan SDM pada unit tersebut perlu mendapat perhatian. Manajemen terhadap SDM tidak saja pada kemampuan dalam hal pendataan tetapi juga faktor kemampuan yang terkait dengan etika pelayanan kepada pihak yang membutuhkan sertakemampuan public relation. Dalam hal ini perlu membuat stadard penilaian kinerja (performance appraisal), yang dipengaruhi faktor lingkungan internalleksternal organisasi, yang terdiri dari: societal, legal economic, technical, physical.
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN DALAM ORGANISASI Rosidah, Rosidah
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi No. 1 Volume VII, Februari 2007
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7236.668 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v7i1.3912

Abstract

Seiring dengan pengembangan teknologi dan informasi, persoalan organisasi semakin bertambah banyak baik dari segi kuantitas maupun tuntutan kualitas para pengguna jasa. Macam kualitas sebagaimana tuntutan masyarakat atau pengguna jasa kantor semakin kompleks. Ini semua memaksa manajemen lembaga untuk melihat kembali sejauh mana kualitas yang dapat diberikan kepada pelanggannya. Perhatian lembaga akan kualitas pelanggan meliputi borbagai aspek, yakni dilihat dari bagaimana membangun budaya penlngkatan kualitas, artinya memberikan kesadaran kepada sumber daya manusia yang ada di dalamnya akan pentingnya kualitas pelayanan. Di samping itu juga perlu perhatian terhadap aspek manajemen tersebut yang butuh diaplikasikan dalam proses penyelenggaraan organisasi. Tidak kalah pentingnya bahwa penentuan stadard kualitas pelayanan sebagai pedoman dalam penuaian kinerja juga harus menjadi perhatian. Tulisan berikut akan membahas secara detail langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan.
MEMBANGUN KINERJA PROFESIONAL DALAM ORGANISASI PUBLIK Rosidah, Rosidah
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi No. 2 Volume VII, Agustus 2007
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4895.639 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v7i2.3918

Abstract

Dalam membangun kinerja profesional dalam organisasi publik salah satunya adalah meningkatkan produktivitas kerja yang berkualitas pada aparatur pemerintah. Upaya tersebut mengandung konsekuensi bahwa pemerintah perlu membuat aturan yang mampu memicu dan mendorong aparatur berperilaku mengarah pada kualitas yang diharapkan. Beberapa hal terkait dengan itu, maka jajaran kepemimpinan perlu kiranya mensosialisasikan dan menerapkan dalan kinerja sehari-hari Keputusan Menteri PAN No.25/Kep/M.Pan/4/2002 tentang Pedoman Pengembangan Budaya Kerja Aparatur Negara, yang sarat dengan nilai-nilai moral, yang harus ditegakkan, antara lain adanya: komitmen dan konsistensi, integritas dan profesional, kebersamaan dan dinamika kelornpok kerja, disiplin dan keteraturan kerja, keikhlasan dan kejujuran. Di samping itu kiranya perlu mengevaluasi kembali Daftar Penilaian Prestasi Pegawai (DP3), yang selama ini terkesan formalitas serta pedoman Pemberian Penghargaan kepada aparatur yang mampu memberikan pendorong untuk meningkatkan prestasi kerja.
ANALISIS SISTEM ADMINISTRASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EFISIENSI DALAM ORGANISASI Rosidah, Rosidah
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi No. 1, Volume IV, Februari 2004
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2596.099 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v4i1.3801

Abstract

Usaha kerjasama manusia dalam suatu organisasi tidak bisa dilepaskan dari proses administrasi. Peran administrasi adalah melayani setiap pekerjaan operatif dari seluruh aktivitas manajemen kantor. Dalam memberikan pelayanannya merupakan peran yang substansial, karena pengembangan organisasi sangat ditentukan oleh sistem administrasi yang ada. Oleh karena itu analisis sistem administrasi harus dilakukan seiring dengan perubahan dan perkembangan organisasi. Analisis terhadap sistem administrasi harus melihat pada sumber daya yang dimiliki, terutama sumber daya manusia karena mereka yang akan melakukannya. Analisis tersebut meliputi evaluasi terhadap prosedur, metode, struktur, evaluasi pekerjaan dan akan berimbas pada operasi pekerjaan, yang menyangkut: perencanaan, penyederhanaan, penghematan, penghapusan, penggabungan. Keseluruhan dari analisis sistem administrasi serta operasionalisasinya berdasar pada prinsip efisiensi. Paparan ini akan berbicara mengenali analisa sistem administrasi dalam upaya peningkatan efisiensi.
PEMETAAN KOMPETENSI, TUGAS, DAN PEKERJAAN SEKRETARIS DI DUNIA KERJA Aw, Suranto; Rosidah, Rosidah; Kumoro, Joko
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi Vol. XIII No. 1 Februari 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.521 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v13i1.7858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai: (1) kompetensi kerja; (2) bidang tugas; dan (3) jenis-jenis pekerjaan profesi sekretaris di dunia kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, memfokuskan pada usaha melacak informasi dari para praktisi administrasi perkantoran atau sekretaris, dan memetakan hasil pelacakan tersebut secara sistematis. Subjek penelitian ini adalah praktisi sekretaris di berbagai instansi pemerintah maupun swasta. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data secara deskriptif dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi dan histogram, serta dilengkapi penjelasan secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat tiga kategori kompetensi sekretaris yaitu: kompetensi umum, kompetensi inti, dan kompetensi khusus (tambahan); (2) Bidang tugas sekretaris mencakup: komunikasi, administrasi perkantoran, mengelola keuangan, dan legal (hukum); dan (3) Jenis-jenis pekerjaan yang secara rutin dikerjakan seorang sekretaris mencakup: bertelepon, berkomunikasi secara interpersonal, menggunakan media komunikasi, menerima tamu, mengelola keluhan pelanggan, mengoperasikan komputer, mengatur otomatisasi pekerjaan kantor, mencari informasi lewat internet, mengurus surat, mengelola arsip, mengatur perjalanan dinan pimpinan, mengatur penggunaan perlengkapan kantor, mengatur pertemuan/rapat, membuat laporan, mengelola kas kecil, dan mengurus pekerjaan di bidang legal (hukum).
MISSION DRIVEN PROFESIONALISM SEBAGAI UPAYA AKSELERASI PEMBANGUNAN DAERAH Rosidah, Rosidah
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi No. 1 Volume VI, Februari 2006
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3863.713 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v6i1.3826

Abstract

Keberhasilan pembangunan di daerah tidak lepas dari faktor kemampuan Sumber Daya Manusia dalam mengelola sumber daya yang dimiliki oleh daerahnya serta strategi yang dipakai dalam implementasi rencana/program-program kerjanya. Salah satu strategi adalah Mission Driven Profesionalism, yaitu bahwa untuk menggerakkan roda pembangunan secara profesional sebagai motornya adalah mengacu dan berorientasi pada misi.Peraturan dann prosedur tetap diperlukan dalam proses pencapalan tujuan akan tetapi dalam penerapannya secara fleksibel. Pimpinan penting memberikan ruang kepada bawahannya untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan pombangunan yang tidak lepas dari pelanggaran yang bersifat yuridisKoto Kunci: misi, pembangunan
PERAN TEKNOLOGI UNTUK PENGEMBANGAN KARIR SEKRETARIS Rosidah, Rosidah; Arantika, Tina
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi Vol. XV No. 1 Februari 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.527 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v15i1.24485

Abstract

Abstrak: Peran Teknologi untuk Pengembangan Karir Sekretaris. Pekerjaan Sekretaris dalam kantor membutuhkan media teknologi informasi. Dengan menggunakan bantuan  teknologi  tersebut pekerjaan  kantor dapat efisien dan efektif. Hal tersebut menjadikan  kerja sekretaris lebih produktif.  Karir sekretaris dapat dibangun melalui peningkatakn ketrampilan  teknologi informasi maupun pengembangan soft skill. Perpaduan tersebut  akan lebih mengeksiskan peran sekretaris  dalam memberikan kontribusinya pada kemajuan pimpinan maupun  perusahaan. Dalam tulisan  ini akan dikupas hal-hal penting kemampuan teknologi informasi bagi sekretaris serta kiat mengembangkan karir sekretaris Abstract: Role of Technology for Secretary Career Development. Secretary's work in the office requires information technology media. By using technology assistance, office work can be efficient and effective. This makes the work of the secretary more productive. Secretarial careers can be built through enhancing information technology skills and developing soft skills. This combination will further exert the role of secretary in contributing to the progress of the leadership and the company. In this paper, important information technology capabilities for secretaries and tips on developing a career for the secretary will be discussed.
ETOS KERJA: ELEMEN PENTING DALAM KEBERHASILAN MANAJEMEN Rosidah, Rosidah
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi No. 2 Volume V, Agustus 2005
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1539.082 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v5i2.3852

Abstract

Sukses dalam manajemen menjadi harapan bagi manajer serta seluruh pegawai yang ada dalam organisasi. Setiap individu membawa harapan-harapan ketika mereka masuk dalam komunitas organisasi. Semua orang yang tertibat dalam organisasi pada dasarnya mempunyai tujuan yang sama yakni kepuasan kerja. Kepuasan kerja tersebut dapat dalam bentuk: jabatan yang dimiliki, gaji, komunitas diantara mereka, pekerjaan yang ditekuni.  Menjadikan manajemen organisasi berhasil apabila teriadl keseimbangan pencapaian kebutuhan baik kebutuhan pengembangan organisasi itu sendiri serta mereka yang memimpin maupun bawahan. Untuk itu semua kepentingan yang ada perlu diakomadasi supaya masing­masing berjalan searah menuju pada orientasi yang sudah tergambarkan pada visi/misi organisasi. Bentuk-bentuk implementasi perilaku manusia akan tergambarkan pada etos kerja dan etika manusia dalam organisasi. Tentu saja untuk sampai pada pencapaian tujuan bersama, ketika terjadi perilaku manusia dalam organisasi menyimpang, maka salah satunya perlu ditelusuri dari motivasi masuk organisasi dan jalinan kerjasama diantara mereka.