Muswardi Rosra
Universitas Lampung

Published : 63 Documents
Articles

ANALISIS KINERJA GURU PEMBIMBING DALAM PENYUSUNAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING Purwanto, Aan; Rosra, Muswardi; Yusmansyah, Yusmansyah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.79 KB)

Abstract

The purpose of this study is to describe the performance of a tutor in the preparation of guidance and counseling program at a State High School District West Coast. The method used in this research is descriptive method. The population in this study were 4 SMA Negeri who have guidance teachers with study background in guidance and counseling. The technique of collecting data is questionnaires programming arranging program guidance and counseling dan documentation. The results of this study indicate that the performance of Teachers Advisors in Counseling Program Development at SMA Negeri in Pesisir Barat district is still poor. This is because in preparing the guidance and counseling program there are counselors who do not conduct an analysis of every aspect of programming.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kinerja guru pembimbing dalam penyusunan program bimbingan dan konseling pada SMA Negeri Se- Kabupaten Pesisir Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 4 SMA Negeri yang memiliki guru pembimbing dengan latar belakang pendidikan bimbingan dan konseling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket penyusunan program BK dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja Guru Pembimbing Dalam Penyusunan Program Bimbingan Konseling pada SMA Negeri Se-Kabupaten Pesisir Barat kurang baik. Hal ini dikarenakan dalam menyusun program bimbingan dan konseling masih terdapat guru pembimbing yang tidak melakukan analisis terhadap setiap aspek penyusunan program.Kata kunci : kinerja guru pembimbing, bimbingan dan konseling, program bimbingan dan konseling
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERCAYA DIRI SISWA Kurniawati, Ella; Rosra, Muswardi; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.407 KB)

Abstract

The purpose of this study was found out the relationship between parenting pattern with self confidence student. The problem in this research was the low student self confidence. Data anlysis technique used product moment correlation. The sample were 84 students of class XI SMA Negeri 1 Seputih Agung. In this research showed that there relationship between parenting pattern with self confidence that was proved by result of data analysis using product moment correlation of Karl Pearson. Based the result of data tabulation it was obtained coefficient r Count=0,373 r Table=0,355 which means Ho refused and Ha accepted. The result of these research, it could be concluded that relationship between parenting pattern with self confidence student.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan percaya diri siswa. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya percaya diri siswa. Teknik analisis data penelitian ini adalah korelasi product moment. Sampel penelitian sebanyak 84 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Seputih Agung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan percaya diri siswa terbukti dari hasil analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Pearson. Dari hasil pengolahan data diperoleh koefisien r hitung = 0,373 r tabel= 0,355 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan percaya diri siswa.Kata kunci: bimbingan konseling, percaya diri siswa, pola asuh orang tua
DUKUNGAN SISTEM PENYELENGGARAAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH KECAMATAN SEKAMPUNG Febritus, Wita; Dahlan, Syarifuddin; Rosra, Muswardi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.878 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe aspects of the guidance and counseling support system. This research is using survey method, with interviews and observations as data collection techniques. The sources are 24 counselor. Data analysis technique use percentage descriptive. The results are the guidance and counseling support system is a collaboration counselor with teacher for the study in the handling of students who have trouble learning (87,5%), collaboration counselor with the parents of students in order to data collection of students learning activities at home (87,5%), collaboration counselor with psychologist to the psychological tests (0%), counselor activeness teacher in ABKIN (41,7%), the special room of guidance and counseling (11.1%), an instrument of AUM (41,7%), complete counseling program documents (50%), technical supporting that is computer (62,5%), the allocation of funds for home visit (54,2%), and scheduled time allocation is 1 hours/sunday/classes for guidance class. (16,7%).Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek-aspek dukungan sistem penyelenggaraan bimbingan dan konseling. Menggunakan metode survey, dengan wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Informannya 24 orang guru BK. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase.Hasilnya, aspek-aspek dukungan sistem adalah kolaborasi guru BK dengan wali kelas/guru bidang studi dalam penanganan siswa yang memilikiprestasi belajar rendah (87,5%), kolaborasi guru BK dengan orang tua siswa dalam rangka pengumpulan data kegiatan belajar siswa di rumah (87,5%), kolaborasi guru BK dengan psikolog untuk pengadaan tes psikologi (0%), keaktifan guru BK dalam ABKIN (41,7%), adanya ruang khusus BK (11,1%), instrumen pengumpul data AUM (41,7%),dokumen program BK lengkap (50%), penunjang teknis komputer (62,5%), alokasi dana untuk home visit (54,2%) dan alokasi waktu terjadwal 1 jam pelajaran/minggu/kelas untuk bimbingan klasikal (16,7%).Kata kunci: bimbingan dan konseling, dukungan sistem, penyelenggaraan
PENGGUNAAN KONSELING CLIENT CENTERED UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Laksari, Khairum; Rosra, Muswardi; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.753 KB)

Abstract

The purpose of this research was to find out the used of client centered counseling to improve students learning motivation. The method of this research was descriptive qualitative by using case study. The research subjects as many as 3 students who have low learning motivation. Data collection techniques using interview counseling. The data analysis using coding. The result of research showed that client centered counseling can be improve students learning motivation. This proved by the change of the three subjects after the implementation of the counseling, that was paying attention to the teacher when explaining the lesson, doing his or her own tasks though difficult, daring to ask when not understanding the lesson, and using the free time to learn. The conslusion of this research was client centered counseling can be used to improve students learning motivation in the VIII grade at SMP Negeri 28 Bandar Lampung in academic year 2016/2017.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan konseling client centered untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Subyek penelitian sebanyak 3 siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara konseling. Analisis data menggunakan koding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling client centered dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya perubahan ketiga subyek setelah pelaksanaan konseling, yaitu memperhatikan guru saat menerangkan pelajaran, mengerjakan tugas sendiri meskipun sulit, berani bertanya saat tidak memahami pelajaran, dan memanfaatkan waktu luang untuk belajar. Simpulan penelitian ini adalah konseling client centered dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 28 Bandar Lampung tahun ajaran 2016/2017.Kata kunci: bimbingan dan konseling, konseling client centered, motivasi belajar
PENGGUNAAN KONSELING GESTALT UNTUK MENINGKATKAN SELF AWARENESS SISWA Sari, Nisfhi Laila; Rosra, Muswardi; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.457 KB)

Abstract

The problem in this study is the low level of students' self-awareness. The purpose of this study was to determine the improvement of self-awareness by using gestalt counseling. The method used in this research was descriptive qualitative using case studies. The research subjects consisted of three students. The data collection technique was carried out by using counseling interviews. The results showed that gestalt counseling could improve the level of  the students' self-awareness. It was proved by the behavioral change in the three subjects after being treated by using gestalt counseling; being aware of his physical condition, being aware of his abilities, and not being dependent on others. The conclusion of this study gestalt counseling can increase self-awareness of class XI students of Bandar Lampung SMA Negeri academic year of 2017/2018.Masalah dalam penelitian ini adalah self awareness siswa yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan self awareness dengan menggunakan konseling gestalt. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Subjek penelitian sebanyak tiga siswa. Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling gestalt dapat meningkatkan kesadaran diri siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya perubahan ketiga subjek setelah pelaksanaan konseling gestaltyaitu: sadar akan keadaan fisiknya, sadar akan kemampuannya, dan tidak bergantung pada orang lain.Simpulan penelitian ini adalah konseling gestalt dapat meningkatkan kesadaran diri siswa kelas XI SMA Negeri 8 Bandar Lampung tahun ajaran 2017/2018.Kata kunci: bimbingan dan konseling, kesadaran diri, konseling gestalt
PENINGKATAN MINAT BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA SMP Anggraeni, Ditta; Rosra, Muswardi; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.833 KB)

Abstract

The objective of this research was to increase student interest through group guidance service. The problem in this research was the student interest in learning. This study was quasi-experimental research, with non equivalent control group design. The subject in this research were 20 students. Data collection technique was using scale. The result showed that the students interest in learning was increased, using the Wilcoxon test, the result of probability experiment group was 0,005 sig. 0,05. Therefore Ha1 was accepted, it means that the students self-confident in learning could be increased through group guidance service.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan minat belajar siswa dalam belajar melalui layanan bimbingan kelompok. Masalah dalam penelitian ini minat belajar siswa dalam belajar. Penelitian ini bersifat quasi eksperimental dengan jenis nonequievalent control group design. Subjek penelitian sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa dalam belajar pada kelompok eksperimen meningkat, hal ini terbukti dari hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon, nilai probabilitas pada kelompok eksperimen menunjukkan 0,005 sig.0,05. Sehingga Ha1 diterima, maka percaya diri dalam belajar pada siswa dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok.Kata kunci : bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, minat belajar.
RELATIONSHIP BETWEEN PEER FRIENDS AND LEARNING MOTIVATION Mubharak, Muhammad Aldy; Rosra, Muswardi; Andriyanto, Redi Eka
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.76 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship between peer relationships with learning motivation in class VIII Bandar Lampung Middle School 9 academic year 2018/2019. This research method is quantitative. The study population was 207 students and a sample of 74 students was determined by simple random sampling technique. Data collection techniques use a scale of peer interaction and motivation to learn. The data analysis technique in this study uses Product moment correlation. The results show there is a positive and significant relationship between peer relationships with motivation to learn. This is indicated by the value of r count r table (0.682 0.227) the significance level of 0.05. then Ho is rejected and Ha is accepted. The conclusion is that there is a positive and significant relationship between peer relationships with learning motivation in class VIII Bandar Lampung SMPN 9 academic year 2018/2019.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pergaulan teman sebaya dengan motivasi belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019.Metode penelitian ini bersifat kuantitatif.Populasi penelitian sebanyak 207 siswa dan sampel berjumlah 74 siswa yang ditentukan dengan teknik simple random sampling.Teknik pengumpulan data menggunakan skala pergaulan teman sebaya dan motivasi belajar.Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan korelasi Product moment.Hasil menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara pergaulan teman sebaya dengan motivasi belajar. Hal ini ditunjukkan dari nilai rhitung rtabel (0,682 0,227 )taraf signitifkan 0,05. maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah  terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pergaulan teman sebaya dengan motivasi belajar pada siswa kelas VIII SMPN 9 Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019. Kata kunci: bimbingan konseling, pergaulan teman sebaya, motivasi belajar
PENINGKATAN MOTIVASI BERPRESTASI MENGGUNAKAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK PENDEKATAN CLIENT CENTERED PADA SISWA KELAS VIII Wulandari, Puspita; Rosra, Muswardi; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 1 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.737 KB)

Abstract

The problem of this research was the low level of students achievement motivation. The research problem was formulated as "Whether or not the client centered group counseling approach can improve students motivation of grade VIII ". The data collecting technique in research was carried out using achievement motivation scale. Based of the data analysis which was calculated using Wilcoxon test, the value obtained -2.201. It showed that z-calc z-table ; -2.207 1.645 thus, Ho was rejected and Ha was accepted. The results of data analysis also showed an increase of 11%. It can be concluded that the client centered group counseling approach can improve students achievement motivation in grade VIIIMasalah penelitian ini adalah motivasi berprestasi siswa rendah. Permasalahan penelitian adalah Apakah layanan konseling kelompok pendekatan client centered dapat meningkatkan motivasi berpretasi siswa kelas VIII. Metode penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 6 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala motivasi berprestasi. Hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon, diperoleh hasil -2,201. Ternyata zhitung ztabel = (-2.207 1.645) maka Ho ditolak dan Ha diterim. Hasil analisis data juga memperlihatkan peningkatan sebesar 11%. Kesimpulannya adalah layanan konseling kelompok pendekatan client centered dapat meningkatkan motivasi berprestasi siswa pada siswa kelas VIIIKata kunci: bimbingan dan konseling, konseling kelompok client centered, motivasi berprestasi
PENINGKATAN SELF CONTROL MELALUI KONSELING KELOMPOK TEKNIK MODELLING PADA SISWA KELAS VIII Fajarani, Salasa; Rosra, Muswardi; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 3 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.502 KB)

Abstract

The aim of this research was to determine the increase of self-control using group counseling modeling techniques in class VIII MTs Pelita Gedong Tataan in academic year 2016/2017. The problem in this research was the studentss self control. This research method is a method of pre-experimental with one group pretest-posttest design. Subjects of this study was six eighth grade students who have low self control. Data collection techniques in this study used the scale of self control. The results obtained in this study indicate that the use of modeling techniques can be group counseling to improve students' self-control, is evident from the data analysis using the Wilcoxon test, the price obtained zhitung = -2.214 ztabel = 1.645 then Ho is rejected and Ha accepted.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan self control menggunakan konseling kelompok teknik modelling pada siswa kelas VIII MTs Pelita Gedong Tataan Tahun Pelajaran 2016/2017. Masalah dalam penelitian ini self control siswa. Metode penelitian ini adalah metode pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini sebanyak 6 siswa kelas VIII yang memiliki self control rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan skala self control. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan konseling kelompok teknik modelling dapat meningkatkan self control siswa, terbukti dari hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon, diperoleh harga zhitung = -2.214 ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima.Kata kunci: konseling kelompok, teknik modelling, self control
PENINGKATAN SIKAP POSITIF TERHADAP ENVIRONMENTAL MASTERY MENGGUNAKAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SIMULASI GAMES Prastiwi, Despy; Rosra, Muswardi; Pratama, Moch Johan
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 2 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.722 KB)

Abstract

The purpose of the research was to increase a positive attitude towards psychological well-being, especially in the dimensions of environmental mastery. The method used in this study was quasi experimental design with dependent pretest and posttest. There we 10 people as the subjects of this research. The results of statistical analysis showed a value (Sig.) 0.045 0.05, so Ho was rejected and Ha was accepted, meaning that there was an increase in positive attitudes of students towards environmental mastery after being given games simulation technique group guidance services to the experimental group.Tujuan penelitian untuk meningkatkan sikap positif terhadap kesejahteraan psikologis khususnya dimensi environmental mastery. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen with dependent pretest and posttest. Subjek penelitian menggunakan kelompok eksperimen sebanyak 10 orang.Hasil analisis statistik menunjukkan nilai (Sig.) 0.045 0.05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah sikap terhadap environmental mastery dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok teknik simulasi games pada kelompok eksperimen.Kata kunci: bimbingan dan konseling, environmental mastery, teknik simulasi games