Khoiri Rozi
Dosen Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

EFEK SECONDARY FLOW DAN SEPARASI TERHADAP POLA DISTRIBUSI TEKANAN PADA OUTER WALL DARI RECTANGULAR ELBOW Rozi, Khoiri; Atmaja, Sugeng Tirta
ROTASI VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2011
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.34 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.13.2.18-21

Abstract

Studi ini secara umum dibuat untuk menguji karakteristik aliran melewati outer wall dari elbow. Hasil-hasil pengukuran tekanan statis pada outer surface ditemukan bahwa aliran mula-mula mengalami deselerasi melewati concave wall/pressure side sampai di ? = 45o dan kemudian menuju downstream aliran mengalami recovery dengan penambahan kecepatan secara gradual dan sampai di x/L = 1,0 pada exit saluran aliran diprediksi mengalami terseparasi secara masive.
KAJIAN FENOMENA SEPARASI ALIRAN PADA PIPA SUDDEN CONTRACTION MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN DAN NUMERIK Putranto, Beny Aulia; Rozi, Khoiri; Utomo, MSK Tony Suryo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.11 KB)

Abstract

Sudden contraction merupakan suatu saluran dengan bentuk terkontraksi secara tiba-tiba dari daerah upstream menuju downstream. Pada saluran tersebut terjadi penyempitan penampang secara tiba-tiba sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan tekanan yang drastis pada daerah kontraksi, hal ini dikarenakan efek nozzel pada aliran yang mengalami separasi. Penelitian dilakukan di Laboratorium Thermofluida Jurusan Teknik Mesin Universitas Diponegoro. Pada penelitian ini digunakan metode eksperimen dan simulasi secara numerik untuk mengetahui fenomena aliran yang terjadi pada pipa sudden contraction dengan memperhatikan Coefficient of Pressure dari aliran.  Analisa eksperimen dilakukan dengan menggunakan perangkat pengujian berupa wind tunnel yakni Air Flow Bench AF10. Alat uji yang digunakan adalah sebuah pipa sudden contraction dengan rasio kontraksi 10:7 dan panjang saluran 380 mm. Analisa secara numerik dilakukan dengan simulasi menggunakan software ANSYS FLUENT 14 dengan memasukkan kondisi-kondisi yang sesuai dengan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saluran sudden contraction aliran mengalami zona separasi pada rentang X/Dh -1.08 sampai X/Dh 0.12 untuk Y/Dh 0.0, pada rentang X/Dh -0.6 sampai X/Dh 0.36 untuk Y/Dh 0.032 dan pada rentang X/Dh -1.08 sampai X/Dh 0.0 untuk Y/Dh 0.48. Sedangkan untuk zona resirkulasi terjadi sesaat setelah melewati zona separasi hingga beberapa saat sebelum melewati batas aliran.
ANALISA EFISIENSI EXERGI BOILER DI PLTU UNIT 3 PT. INDONESIA POWER SEMARANG – JAWA TENGAH Ginting, Musanta H.; SU., MSK. Tony; Rozi, Khoiri
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.889 KB)

Abstract

In this paper, thermodynamic analysis in boiler which placed in Steam Power Plant (PLTU) Unit 3 UBP Semarang and has 200 MW capacities is presented. Thermodynamic analysis used in this paper is exergy analysis. Exergy analysis has function to identify the used of real energy or the quality result of the actual energy consumption and the real lost of energy as result from irreversible process. Exergy can have destruction from irreversible processes and the heat movement to environment. Boiler is the biggest source of exergy destruction in a Steam Power Plant?s system, so there is a big opportunity to increase the efficiency in performance. Therefore the bigger efficiency in boiler?s performance, the lower production cost for fuel consumption in industry. The average score of exergy efficiency and energy efficiency in boiler are each 71, 84% and 72, 40%. Research has resulted that heat exchanger gives the biggest contribution to the exergy destruction?s rate, that is 12, 02 % and combuster also gives contribution to the exergy destruction?s rate in the amount of 8,45 %. Therefore the total of exergy destruction?s rate in boiler is 83,771 MW from the entry exergy which is 409, 3061 MW. Other important point is the air temperature. It has became factor which affects the score of exergy destruction rate and exergy efficiency in combustor, while steam mass flow rate and generator output power are factors which influence the score variation of efficiency of total exergy, efficiency of total energy, the rate of total destruction, efficiency of heat exchanger exergy and the destruction of heat exchanger exergy rate.
KAJIAN FENOMENA SEPARASI PADA PIPA SUDDEN CONTRACTION DENGAN KONTRAKSI RASIO 5:3 Nugroho, Hijrah Anjar; Rozi, Khoiri; Utomo, MSK. Tony Surya
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.781 KB)

Abstract

Sudden contraction adalah bentuk saluran terkontraksi secara tiba-tiba dari daerah upstream menuju downstream. Penyempitan secara tiba-tiba ini akan mengakibatkan penuran tekan dan terjadinya secondary flow. Dalam penelitian ini kita menggunakan pipa sudden contraction CR 5:3 dengan panjang pipa 380 mm. untuk mengtahui koefisien tekanan pada permukaan pipa, kita menggunakan analisa secara eksperimental dan Numerik. Untuk analisa eksperimental kita menggunaka Air Flow Banch AF 10 dan inclinable manometer sebagai peralatan utama untuk mengambil data tekanan pada pipa. Sedangkan analisa numerik menggunakan ANSYST FLUENT 14.0 untuk menyimulasikan aliran fluida yang mengalir di dalam pipa sudden contraction. Pipa sudden contraction dengan CR 5:3 mempunyai CP pada pengukuran awal antara 0.6 ? 0.71. Aliran mengalir  dengan kecepatan konstant dan kemudian mengalami sedikit penurunan tekanan ketika mendekati sudden. Kemudian aliran mengalami penurunan tekanan yang tajam saat memasuki sudden. Hal ini disebabkan karena efek nozzle yang dialami aliran pada pipa sudden contraction. Kemudian aliran mengalami recovery aliran dan kemudian ter separasi.
KAJIAN EKSPERIMENTAL DISTRIBUSI TEKANAN PADA STEPPED WALL DALAM SUDDEN CONTRACTION CHANNEL Sriyanto, Sriyanto; Rozi, Khoiri; Kiono, Berkah Fajar Tamtomo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.451 KB)

Abstract

Penelitian secara eksperimental ini bertujuan memperoleh pola distribusi tekanan statis dan topologi skin friction line dalam sudden contraction channel. Hasil-hasil eksperimen pengukuran tekanan menunjukkan bahwa karakteristik aliran mengalami perubahan signifikan dengan perubahan Reynold number (Re). Pada midspan, secara umum harga koefisien tekanan menurun seiring dengan kenaikan Re. Pada daerah resirkulasi ditemukan adanya kenaikan nilai tekanan di depan stepwall. Hasil eksperimen visualisasi aliran diperoleh bahwa posisi titik separasi bergeser menuju downstream dengan kenaikan Re. Hal ini ditunjukkan adanya pergeseran daerah attachment atau high shear stress melebar ke arah downstream
KAJIAN EKSPERIMENTAL DAN SIMULASI NUMERIK DISTRIBUSI TEKANAN STATIS PADA SUDDEN EXPANSION CHANNEL Prabowo, Sigit; Rozi, Khoiri; Yunianto, Bambang
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.581 KB)

Abstract

Dalam sudden expansion channel banyak fenomena yang terjadi seperti resirkulasi, separasi atau vortex yang muncul dalam aliran. Pada penelitian ini menggunakan sudden expansion dengan ER 4:7. Aliran fluida adalah turbulen steadi dengan variasi Re 80000 sampai 120000. Metode eksperimen untuk mengukur distribusi tekanan statis pada expansion surface. Metode numerik dilakukan dengan memggunakan software Ansys 14 dengan input yang sama parameter eksperimen.  Semakin tinggi Re, maka coefficient pressure (Cp) akan semakin besar. Pada daerah upstream ditunjukkan bahwa momentum aliran cukup kuat untuk mengatasi gaya viskos, sehingga energi kinetis aliran meningkat cukup signifikan untuk membawa aliran dalam kondisi favorable. Pada daerah upstream, semakin menuju area ekspansi maka kecepatan meningkat, sebaliknya pada downstream semakin menuju exit saluran maka kecepatan semakin menurun, ini dikarenakan kuatnya adverse pressure gradient (APG) pada ujung akhir saluran.Hasil Visualisasi barisan skin friction line pada expansion surface menunjukan adanya penundaan separasi seiring peningkatan Re. Aliran tidak simetris tapi berbelok. Pada hasil simulasi menunjukkan kesamaan dengan hasil eksperimen.
KAJIAN EKSPERIMEN DAN SIMULASI NUMERIK KARAKTERISTIK PEMULIHAN TEKANAN PADA SUDDEN EXPANSION CHANNEL Ilmi, A. Fikry Nur; Rozi, Khoiri; Yunianto, Bambang
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.57 KB)

Abstract

Sudden expansion adalah bentuk saluran terekspansi  secara tiba-tiba dari daerah upstream menuju downstream. Banyak sekali fenomena yang terjadi dalam sudden expansion channel meliputi resirkulasi,separasi maupun vortex yang timbul pada aliran. Pada penelitian sekarang  menggunakan pipa sudden expansion dengan ER 1:2 . Aliran pada sudden expansion merupakan turbulen dengan bilangan reynold 80000 s/d 120000. Kajian sudden expansion channel menggunakan metode eksperimental dan numerik. Penelitian secara eksperimental mengunakan  wind tunnel open circuit AIRFLOW BENCH AF10 untuk mengukur distribusi tekanan statis pada sudden expansion channel.Metode numeric dengan menggunakan paket software ANSYS 14 dengan parameter input sesuai dengan eksperimen. Didapatkan hasil semakin tinggi bilangan reynold maka kecepatan yang dihasilkan akan semakin tinggi, sehingga coefficient pressure akan semakin besar.Pada daerah ditunjukan momentum aliran cukup kuat untuk mengatasi gaya viskos, sehingga energy kinetis aliran mampu membawa aliran dalam kondisi favorable. Ketika memasuki downstream aliran tersparasi sehingga membentuk zona resirkulasi pada daerah dinding expansion. Nilai coefficient pressure meningkat seiring dengan adanya kenaikan bilangan reynold.
KAJIAN EKSPERIMENTAL DISTRIBUSI LONGITUDINAL ALIRAN DALAM SUDDEN EXPANSION CHANNEL Chomar, Nurul; Rozi, Khoiri; Yunianto, Bambang
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.671 KB)

Abstract

Sudden Expansion channel merupakan bentuk saluran yang terekspansi secara tiba-tiba pada bagian downstream. penggunaan saluran ini dalam dunia industri menimbulkan masalah-masalah aliran, seperti munculnya separasi, resirkulasi, vortex, fluktuasi, dan turbulensi. Separasi aliran menjadikan blockage yang mengurangi debit. Resirkulasi dan vortex menyebabkan backflow sehingga mengganggu aliran utama. Sedangkan, fluktuasi dan turbulensi membuat vibrasi yang berdampak kebocoran. Kompleksitas aliran ini jelas berdampak negatif sehingga perlu dieliminasi dalam medan aliran. Penting mengkaji aliran dalam sudden expansion channel lebih dalam guna mendapatkan gambaran utuh dan detail Sudden Expansion channel. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik aliran dalam saluran sudden expansion channel. Eksperimen pertama , mengambil data tekanan statis pada surface expansion dan stepped wall, hasil yang diperoleh dalam bentuk coefficient pressure (Cp). Percobaan kedua menggunakan metode visualisasi aliran. Percobaan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa aliran mengalami perubahan signifikan seiring perubahan bilangan Reynolds. Bilangan Reynolds tinggi menghasilkan kecepatan yang lebih tinggi, sehingga koefisien tekanan (Cp) semakin kecil. Di wilayah upstram menunjukkan momentum aliran cukup kuat untuk mengatasi gaya Viscos, sehingga energi kinetik aliran mampu membawa aliran dalam kondisi favorable. Sedangkan, pada downstream tekanan mengalami kenaikan mengindikasikan terjadi pemulihan dan secara bertahap diperlambat hingga mencapai kecepatan konstan, dan diperlambat sampai keluar saluran. Hasil visualisasi skin friction line pada expansion surface semakin meningkatnya bilangan Reynold, separasi aliran mengalami penundaaan. Pada stepped wall ditemukanemukan zona resirkulasi dib.lakang wall.
INTERPRETASI TOPOLOGI SEPARASI ALIRAN TIGA DIMENSI MELEWATI KONFIGURASI BLADE DENGAN FLAT PLATE Rozi, Khoiri; Kiono, Berkah Fajar Tamtomo
ROTASI Volume 12, Nomor 2, April 2010
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.787 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.12.2.34-37

Abstract

Studi ini dibuat untuk memenuhi informasi kualitatif aliran dan efek blockage pada interseksi unsymmetrical wing dengan flat surface. Kajian menggunakan computational fluid dynamics untuk memberikan informasi pola pathlin dan interpretasi topologi pola aliran di flat surface. Hasil-hasil simulasi ini menunjukkan pola aliran dipengaruhi oleh angle of attack. Bertambahnya angle of attack menjadikan posisi saddle point bergerak menuju lower side dan menjauhi permukaan wing. Separation line atau imprint horseshoe vortex karena membesarnya angle of attack menjadi terbuka lebih lebar baik pada pressure side maupun pada suction side, ini berarti daerah efek blockage yang diciptakan menjadi semakin besar.
STUDI BLOCKAGE EFFECT TERHADAP ALIRAN PADA KONFIGURASI WING-BODY FAIRING Rozi, Khoiri; Sasongko, Herman
Mesin Vol 23, No 2 (2008)
Publisher : Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6586.759 KB)

Abstract

The study was performed to acquire information on the qualitative flow condition and dynamical blockage effect on wing-body fairing configuration. The study was used to computational fluid dynamics to provide the pathlines patters and the total static pressure distribution in the vicinity junction region. Results of study in the research indicated that flow pattern influences by variation of angle of attack. As increasing of angle of attct so that the saddle point position move in to pressure side and away from wing surface. Meanwhile, separation line or imprint horseshoe vortex due to increasing angle of attack became more than opened. Results of total static pressure distribution show that the blockafe effect area seems deeply on incoming trailing edge location. Therefore, as increasing of angle of attack will be blockage effect to fluid flow on pressure side and suction side stronger.