Articles

Found 10 Documents
Search

PERSEPSI PENGGUNA FASILITAS ZONA SELAMAT SEKOLAH Kusmaryono, Ismono; Rusgiyarto, Ferry; Widjajanti, Endang
Jurnal Transportasi Vol 10, No 3 (2010)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.693 KB)

Abstract

School Safety Zone, as an instrument to reduce traffic speed in a school area, has been implemented in Indonesia. This study tried to evaluate the effectiveness of the School Safety Zone based on the perception of its users, including students, teachers, parents, and travelers around the school. The results show that most ofthe respondents understand very well the meaning and the purpose of the School Safety Zone. However, it is also found that “Four Ts” method has not been recognized well by the respondents.Keywords: school safety zone, perception, Four Ts method
MODEL SIMULASI ALUR PROSES PETI KEMAS IMPOR PADA PEMILIHAN LOKASI EXTERNAL YARD DI KAWASAN PENYANGGA PELABUHAN Rusgiyarto, Ferry; Frazilla, Russ Bona; Sjafruddin, Ade; ., Suprayogi
Jurnal Transportasi Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.245 KB) | DOI: 10.26593/jt.v17i1.2705.%p

Abstract

Abstract Increasing container flows and lack of land development for the container terminal, cause yard sub-functions are located in the port buffer area. This condition emerges additional transportation cost and causes traffic problems on the access road. This paper deals with simulation model construction which will be used to find optimum external yard configuration location in the port buffer area. Discrete Event Simulation Model will be used to simulate import container flow processes in the port container terminal. The Objective function of the external yard location model is to minimize user transport cost and to maximize operator benefit. Jakarta International Container Terminal data is used to construct the model. Model concept is run based on the scenario assumption of 3 TPS’s and 30 day simulation period. Based on three replicants and five times running, the optimum result is 3 TPSs simultaneously operation. The model needs detail elaboration in associated to model objective function and model optimization constraint. It is required detail validation, in term of service time value, distribution pattern and arrival rate in each unit server modelled in the next step of the research. Nevertheless, the model gives unique and relatively consistent result value of each trial. It is indicated that the method can be used to solve the research objective. Keywords: simulation model, import container, location model, external yard  Abstrak Peningkatan arus peti kemas dan keterbatasan lahan terminal peti kemas menyebabkan beberapa subfungsi yard ditempatkan di kawasan penyangga pelabuhan. Kondisi ini menyebabkan tambahan biaya transportasi dan permasalahan lalulintas pada jalan akses. Makalah ini berkaitan dengan pembentukan model simulasi yang akan digunakan untuk menentukan lokasi optimum beberapa external yard di kawasan penyangga pelabuhan. Model Discrete Event Simulation digunakan dalam simulasi alur proses peti kemas impor. Fungsi tujuan model adalah minimasi biaya transportasi pengguna dan maksimasi keuntungan operator. Data peti kemas Jakarta International Container Terminal (JICT) digunakan untuk menyusun model. Konsep model dijalankan berdasarkan asumsi skenario tiga TPS dan 30 hari periode simulasi. Berdasarkan tiga replikasi dan lima percobaan running model, hasil optimum adalah pengoperasian tiga TPS bersamaan. Model perlu dielaborasi lebih lanjut terkait fungsi tujuan dan batasan model optimisasi. Diperlukan validasi rinci terhadap nilai waktu pelayanan, pola distibusi, dan tingkat kedatangan unit-unit pelayanan pada langkah selanjutnya dari penelitian. Walaupun demikian, model memberikan hasil yang unik dan relatif konsisten setiap percobaan. Hal ini mengindikasikan metode dapat digunakan untuk memecahkan tujuan penelitian. Kata-kata kunci: model simulasi, peti kemas impor, model lokasi, external yard
PERSEPSI PENGGUNA FASILITAS ZONA SELAMAT SEKOLAH Kusmaryono, Ismono; Rusgiyarto, Ferry; Widjajanti, Endang
Jurnal Transportasi Vol 10, No 3 (2010)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.693 KB) | DOI: 10.26593/jt.v10i3.395.%p

Abstract

School Safety Zone, as an instrument to reduce traffic speed in a school area, has been implemented in Indonesia. This study tried to evaluate the effectiveness of the School Safety Zone based on the perception of its users, including students, teachers, parents, and travelers around the school. The results show that most ofthe respondents understand very well the meaning and the purpose of the School Safety Zone. However, it is also found that “Four Ts” method has not been recognized well by the respondents.Keywords: school safety zone, perception, Four Ts method
PENGARUH PERBAIKAN PENGELOLAAN LALULINTAS INTERNAL PELABUHAN TERHADAP KINERJA BONGKAR MUAT PELABUHAN Sjafruddin, Ade; Wicaksono, Gunawan; Zukhruf, Febri; Rusgiyarto, Ferry
Jurnal Transportasi Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.545 KB) | DOI: 10.26593/jt.v16i1.2149.%p

Abstract

Abstract As archipelagic countries, seaport plays important roles in Indonesian economy. The performances of seaport significantly influence the economic growth as well as product competitiveness. Therefore, the efficiencies in seaport have received more and more attention. The traffic circulation of freight transport in the internal seaport are potentially affects the key performance of seaport. This study shows the relationship between traffic performance with the performance of seaport, which is reflected as the loading and unloading parameter. In which the improvement of traffic performance potentially increase in the loading and unloading performance. The microsimulation based approach is the applied, by taking into account the Seaport of Cigading as case study. Keywords: seaport internaltraffic, microsimulation, loading/unloading, bulk seaport  Abstrak Artikel ini berisi kajian terkait pengaruh perbaikan pengelolaan lalulintas terhadap kinerja pelabuhan. Kondisi geografis Indonesia yang terdiri atas berbagai pulau menempatkan pelabuhan sebagai salah satu infrastruktur utama transportasi Indonesia. Oleh karena itu, perbaikan kinerja pelabuhan memiliki arti penting terhadap sistem transportasi Indonesia secara umum, maupun terhadap aspek pertumbuhan ekonomi. Salah satu aspek dalam sistem kepelabuhan adalah aspek sirkulasi lalulintas internal. Studi ini menunjukkan bahwa perbaikan pengelolaan lalulintas internal memberikan dampak positif dalam peningkatan kinerja pelabuhan secara umum, yang terlihat dari potensi bongkar muat pelabuhan. Model simulasi-mikro yang umum digunakan untuk menganalisis kinerja lalulintas jalan raya digunakan dalam studi ini, dengan mengambil Pelabuhan Cigading sebagai studi kasus. Kata-kata kunci: lalulintas internal pelabuhan, bongkar/muat, simulasi-mikro, pelabuhan curah
PENILAIAN KELAYAKAN EKONOMI AKSES TRANSPORTASI MENUJU KAWASAN PARIWISATA Maulana, Andrean; Rusgiyarto, Ferry
Jurnal Transportasi Vol 18, No 3 (2018)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.628 KB) | DOI: 10.26593/jt.v18i3.3157.%p

Abstract

Abstract Accessibility is the main factor to increase the attraction of travel to a tourism area. The location of tourism areas located in areas of forestry, mountains, or beaches often causes conditions in these areas that are not good. Improved accessibility, in the form of road handling, is an option that can be chosen. The feasibility of handling the road can be viewed from an assessment of the economic benefits and construction costs. This study discussed a possibility of increasing accessibility between areas in the south of Banten Province and areas the middle of West Java Province. The results of this study indicate that the plan to increase the accessibility of these areas is not economically feasible. Keywords: accessibility, tourism area, economic benefits, construction costs, economic feasibility  Abstrak Aksesibilitas merupakan faktor utama untuk meningkatkan tarikan perjalanan menuju ke suatu kawasan pariwisata. Lokasi kawasan pariwisata yang berada pada daerah-daerah perhutanan, pegunungan, atau pantai seringkali menyebabkan kondisi daerah-daerah tersebut yang tidak baik. Peningkatan aksesibilitas, berupa penanganan jalan, merupakan suatu opsi yang dapat dipilih. Kelayakan penanganan jalan tersebut dapat ditinjau dari penilaian terhadap manfaat ekonomi dan biaya konstruksi. Pada studi ini dilakukan kajian terhadap peningkatan aksesibilitas antara kawasan di selatan Provinsi Banten dengan kawasan di tengah Provinsi Jawa Barat. Hasil studi ini menunjukkan bahwa rencana peningkatan aksesibilitas kawasan-kawasan tersebut tidak layak secara ekonomi. Kata-kata kunci: aksesibilitas, kawasan pariwisata, manfaat ekonomi, biaya konstruksi, kelayakan ekonomi
MODEL SIMULASI ALUR PROSES PETI KEMAS IMPOR PADA PEMILIHAN LOKASI EXTERNAL YARD DI KAWASAN PENYANGGA PELABUHAN Rusgiyarto, Ferry; Frazilla, Russ Bona; Sjafruddin, Ade; ., Suprayogi
Jurnal Transportasi Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.245 KB) | DOI: 10.26593/jt.v17i1.2705.%p

Abstract

Abstract Increasing container flows and lack of land development for the container terminal, cause yard sub-functions are located in the port buffer area. This condition emerges additional transportation cost and causes traffic problems on the access road. This paper deals with simulation model construction which will be used to find optimum external yard configuration location in the port buffer area. Discrete Event Simulation Model will be used to simulate import container flow processes in the port container terminal. The Objective function of the external yard location model is to minimize user transport cost and to maximize operator benefit. Jakarta International Container Terminal data is used to construct the model. Model concept is run based on the scenario assumption of 3 TPS’s and 30 day simulation period. Based on three replicants and five times running, the optimum result is 3 TPS's simultaneously operation. The model needs detail elaboration in associated to model objective function and model optimization constraint. It is required detail validation, in term of service time value, distribution pattern and arrival rate in each unit server modelled in the next step of the research. Nevertheless, the model gives unique and relatively consistent result value of each trial. It is indicated that the method can be used to solve the research objective. Keywords: simulation model, import container, location model, external yard  Abstrak Peningkatan arus peti kemas dan keterbatasan lahan terminal peti kemas menyebabkan beberapa subfungsi yard ditempatkan di kawasan penyangga pelabuhan. Kondisi ini menyebabkan tambahan biaya transportasi dan permasalahan lalulintas pada jalan akses. Makalah ini berkaitan dengan pembentukan model simulasi yang akan digunakan untuk menentukan lokasi optimum beberapa external yard di kawasan penyangga pelabuhan. Model Discrete Event Simulation digunakan dalam simulasi alur proses peti kemas impor. Fungsi tujuan model adalah minimasi biaya transportasi pengguna dan maksimasi keuntungan operator. Data peti kemas Jakarta International Container Terminal (JICT) digunakan untuk menyusun model. Konsep model dijalankan berdasarkan asumsi skenario tiga TPS dan 30 hari periode simulasi. Berdasarkan tiga replikasi dan lima percobaan running model, hasil optimum adalah pengoperasian tiga TPS bersamaan. Model perlu dielaborasi lebih lanjut terkait fungsi tujuan dan batasan model optimisasi. Diperlukan validasi rinci terhadap nilai waktu pelayanan, pola distibusi, dan tingkat kedatangan unit-unit pelayanan pada langkah selanjutnya dari penelitian. Walaupun demikian, model memberikan hasil yang unik dan relatif konsisten setiap percobaan. Hal ini mengindikasikan metode dapat digunakan untuk memecahkan tujuan penelitian. Kata-kata kunci: model simulasi, peti kemas impor, model lokasi, external yard
PERSEPSI PENGGUNA FASILITAS ZONA SELAMAT SEKOLAH Kusmaryono, Ismono; Rusgiyarto, Ferry; Widjajanti, Endang
Jurnal Transportasi Vol 10, No 3 (2010)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.693 KB) | DOI: 10.26593/jt.v10i3.395.%p

Abstract

School Safety Zone, as an instrument to reduce traffic speed in a school area, has been implemented in Indonesia. This study tried to evaluate the effectiveness of the School Safety Zone based on the perception of its users, including students, teachers, parents, and travelers around the school. The results show that most ofthe respondents understand very well the meaning and the purpose of the School Safety Zone. However, it is also found that “Four Ts” method has not been recognized well by the respondents.Keywords: school safety zone, perception, Four Ts method
PENGARUH PERBAIKAN PENGELOLAAN LALULINTAS INTERNAL PELABUHAN TERHADAP KINERJA BONGKAR MUAT PELABUHAN Sjafruddin, Ade; Wicaksono, Gunawan; Zukhruf, Febri; Rusgiyarto, Ferry
Jurnal Transportasi Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.545 KB) | DOI: 10.26593/jt.v16i1.2149.%p

Abstract

Abstract As archipelagic countries, seaport plays important roles in Indonesian economy. The performances of seaport significantly influence the economic growth as well as product competitiveness. Therefore, the efficiencies in seaport have received more and more attention. The traffic circulation of freight transport in the internal seaport are potentially affects the key performance of seaport. This study shows the relationship between traffic performance with the performance of seaport, which is reflected as the loading and unloading parameter. In which the improvement of traffic performance potentially increase in the loading and unloading performance. The microsimulation based approach is the applied, by taking into account the Seaport of Cigading as case study. Keywords: seaport internaltraffic, microsimulation, loading/unloading, bulk seaport  Abstrak Artikel ini berisi kajian terkait pengaruh perbaikan pengelolaan lalulintas terhadap kinerja pelabuhan. Kondisi geografis Indonesia yang terdiri atas berbagai pulau menempatkan pelabuhan sebagai salah satu infrastruktur utama transportasi Indonesia. Oleh karena itu, perbaikan kinerja pelabuhan memiliki arti penting terhadap sistem transportasi Indonesia secara umum, maupun terhadap aspek pertumbuhan ekonomi. Salah satu aspek dalam sistem kepelabuhan adalah aspek sirkulasi lalulintas internal. Studi ini menunjukkan bahwa perbaikan pengelolaan lalulintas internal memberikan dampak positif dalam peningkatan kinerja pelabuhan secara umum, yang terlihat dari potensi bongkar muat pelabuhan. Model simulasi-mikro yang umum digunakan untuk menganalisis kinerja lalulintas jalan raya digunakan dalam studi ini, dengan mengambil Pelabuhan Cigading sebagai studi kasus. Kata-kata kunci: lalulintas internal pelabuhan, bongkar/muat, simulasi-mikro, pelabuhan curah
EVALUASI KINERJA SIMPANG DI KOTA CIMAHI DENGAN METODE SIMULASI Rusgiyarto, Ferry; Desijayanti, Gavinella; ., Hanafi; Islami, Widi Suci
Jurnal Transportasi Vol 19, No 3 (2019)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.744 KB) | DOI: 10.26593/jt.v19i3.3669.171-178

Abstract

Abstract The intersection is a meeting place for vehicle flows from several roads and as a place for vehicles to change the direction of traffic movement. In this study an observation was made on the ARMED Intersection and the Taman Sudirman Intersection, located in Cimahi City, which have experienced traffic problems. A simulation was carried out at these intersections, using the VISSIM PTV software, and taking into account the behavior of the driver. The results of this study indicate that for micro analysis, the delay and speed criteria are more suitable for use than the degree of saturation criteria. Keywords: intersection, traffic, delay, speed, degree of saturation  Abstrak Simpang merupakan tempat bertemunya arus kendaraan dari beberapa ruas jalan dan sebagai tempat kendaraan melakukan perubahan arah pergerakan lalu lintas.Pada studi ini dilakukan pengamatan terhadap Simpang ARMED dan Simpang Taman Sudirman Kota Cimahi, yang telah mengalami masalah lalu lintas. Suatu simulasi dilakukan pada simpang-simpang tersebut, dengan perangkat lunak PTV VISSIM, dengan memper-timbangkan perilaku pengemudi. Hasil studi ini menunjukkan bahwa untuk analisis mikro, kriteria-kriteria tundaan dan kecepatan lebih sesuai untuk digunakan daripada kriteria derajat kejenuhan. Kata-kata kunci: simpang, lalu lintas, tundaan, kecepatan, derajat kejenuhan
ANALISIS TINGKAT KESELAMATAN JALAN TOL BERDASARKAN METODE PEMBOBOTAN KORLANTAS (STUDI KASUS: JALAN TOL CIPULARANG) Hanafi, Hanafi; Rusgiyarto, Ferry; Pratama, Rangga
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.407 KB) | DOI: 10.26874/jt.vol18no2.106

Abstract

Kecelakaan lalu lintas tidak hanya menimbulkan kerugian materi akan tetapi mengakibatkan kehilangan sumber daya manusia yang sangat tinggi. Ruas jalan tol Cipularang memiliki lokasi rawan kecelakaan (blackspot) yang banyak sehingga mengakibatkan menurunnya kinerja ruas jalan tol tersebut. Pendekatan analisis data kecelakaan dengan analisis pembobotan Korlantas yaitu memprediksi lokasi blackspot berdasarkan tingkat fatalitas korban kecelakaan di ruas jalan. Berdasarkan analisis pembobotan Korlantas tingginya angka kecelakaan berada di lokasi KM 91-93. Aspek yang ditinjau dalam mengevaluasi daerah blackspot meliputi volume lalu lintas, kecepatan operasional, geometrik, dan perlengkapan jalan. Waktu kejadian kecelakaan pada pukul 00.00-06.00 dengan persentase rata-rata 43%, tipe tabrakan didominasi oleh kecelakaan sendiri dengan persentase rata-rata 37%, berdasarkan faktor penyebab kecelakaan adalah kurang antisipasinya pengemudi dengan persentase rata-rata 48%. Kecelakaan yang sering muncul terjadi pada KM. 91 dengan memiliki angka kecelakaan tertinggi yang didominasi oleh kendaraan truk besar dengan persentase rata-rata 14% dan memiliki nilai fatalitas korban kecelakaan yang tinggi. Usulan penanganan pada daerah blackspot jalan tol Cipularang KM 91-93 berdasarkan penyebab kecelakaan yang dominan dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan jalan.