Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

PENGARUH EKSTRAK METANOL KULIT KAYU DURIAN (Durio zibethinus Murr) PADA STRUKTUR MIKROANATOMI OVARIUM DAN UTERUS MENCIT (Mus musculus L) BETINA Rusmiati, Rusmiati
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan kepastian ilmiah khasiat antifertilitas ekstrak kulitkayu durian. 24 ekor mencit betina umur 3 bulan dengan berat seragam dikelompokkanberdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) berpola Faktorial 2 x 4 dengan n = 3.Konsentrasi ekstrak methanol kulit kayu durian yang digunakan adalah 10%,15% dan20%. Masing-masing ekstrak diberikan pada mencit sebanyak 0.5 ml per hari setiap 25 –30 mg bb selama 30 hari. Satu hari setelah pemberian ekstrak dihentikan diadakanpembedahan untuk melihat perubahan yang terjadi akibat pemberian ekstrak kulit kayudurian (pengamatan I). Sisa mencit yang lain tetap dipelihara tetapi pemberian ekstrakdihentikan selama 30 hari. Satu hari setelah itu diadakan pembedahan lagi untuk melihatdaya pulih sel (pengamatan II). Parameter yang diamati adalah jumlah sel folikel diovarium dan tebal miometrium dan endometrium di uterus. Ovarium dan uterus dibuatsediaan mikroanatomi dengan metode Parafin dan pewarnaan Hematoksilin - Eosin (HE).Data dianalisis dengan Anava, α = 0,05 dan dilanjutkan dengan uji Duncan MultipleRange Test( DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit kayu durianberpotensi mengurangi jumlah sel folikel di ovarium dan tebal miometrium di uterus.Kata kunci : Antifertilitas, kulit kayu durian, ovarium, uterus
PENGARUH EKSTRAK METANOL KULIT KAYU DURIAN (Durio zibethinus Murr) PADA STRUKTUR MIKROANATOMI OVARIUM DAN UTERUS MENCIT (Mus musculus L) BETINA Rusmiati, Rusmiati
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 2 (2010)
Publisher : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan kepastian ilmiah khasiat antifertilitas ekstrak kulitkayu durian. 24 ekor mencit betina umur 3 bulan dengan berat seragam dikelompokkanberdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) berpola Faktorial 2 x 4 dengan n = 3.Konsentrasi ekstrak methanol kulit kayu durian yang digunakan adalah 10%,15% dan20%. Masing-masing ekstrak diberikan pada mencit sebanyak 0.5 ml per hari setiap 25 –30 mg bb selama 30 hari. Satu hari setelah pemberian ekstrak dihentikan diadakanpembedahan untuk melihat perubahan yang terjadi akibat pemberian ekstrak kulit kayudurian (pengamatan I). Sisa mencit yang lain tetap dipelihara tetapi pemberian ekstrakdihentikan selama 30 hari. Satu hari setelah itu diadakan pembedahan lagi untuk melihatdaya pulih sel (pengamatan II). Parameter yang diamati adalah jumlah sel folikel diovarium dan tebal miometrium dan endometrium di uterus. Ovarium dan uterus dibuatsediaan mikroanatomi dengan metode Parafin dan pewarnaan Hematoksilin - Eosin (HE).Data dianalisis dengan Anava, < = 0,05 dan dilanjutkan dengan uji Duncan MultipleRange Test( DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit kayu durianberpotensi mengurangi jumlah sel folikel di ovarium dan tebal miometrium di uterus.Kata kunci : Antifertilitas, kulit kayu durian, ovarium, uterus
UJI EFEK ANTIFERTILITAS FRAKSI N- HEKSAN DAN FRAKSI ETIL ASETAT KULIT BATANG DURIAN (Durio Zibethinus Murr) PADA STRUKTUR HISTOLOGI UTERUS MENCIT (Mus Musculus L) Rusmiati, Rusmiati
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek antifertilitas fraksi n-heksana dan fraksi etil asetat kulit batang durian pada struktur histologi uterus mencit. Lima belas ekor mencit betina umur 3 bulan dikelompokkan berdasarkan Rancangan Acak Lengkap dengan n = 5, perlakuan terdiri dari: kontrol, fraksi n- heksan, dan fraksi etil asetat, dengan konsentrasi 20%. Masing-masing perlakuan diberikan pada mencit sebanyak 1 mL per hari setiap 20 – 30 mg bb selama 14 hari. Satu hari setelah pemberian perlakuan dihentikan diadakan pembedahan pada mencit untuk diambil uterusnya Parameter yang diamati adalah tebal lapisan miometrium dan endometrium uterus. Sampel dibuat sediaan histologi dengan pewarnaan H-E. Data dianalisis dengan Anava α =0,05 dan dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi n heksan dan fraksi etil asetat kulit kayu durian berpengaruh terhadap struktur histologi uterus, karena dapat mengurangi ketebalan lapisan miometrium dan endometrium.Kata kunci : n-heksana, etil asetat, kulit batang durian, uterus