Nurlaksana Eko Rusminto
Unknown Affiliation

Published : 111 Documents
Articles

Implikatur Percakapan Gatot Nurmantyo di Talkshow Satu Meja The Forum Ismail, Nurul; Rusminto, Nurlaksana Eko; Riadi, Bambang
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1, Ap (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research problem was how Gatot Nurmantyo’s conversational implicature in talkshow “Forum Satu Meja” in “Jalan Politik Sang Jendral” episode and his implication towards Bahasa Indonesia subject in senior high school. The research purpose was to describe Gatot Nurmantyo’s conversational implicature in talkshow “Forum Satu Meja” in “Jalan Politik Sang Jendral” episode and his implication towards Bahasa Indonesia subject in senior high school. This research used qualitative approach and descriptive method. The research result shows that there are 13 conversational implicatures in literal indirect speech act, 6 conversational implicatures in non literal direct speech act, 7 conversational implicatures in indirect non literal speech act. The research result can be implicated in Bahasa Indonesia subject on debate text at the tenth grade of senior high school (SHS).Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana implikatur percakapan Gatot Nurmantyo di acara talkshow satu meja the forum dalam episode jalan politik sang jenderal dan implikasinya  terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implikatur percakapan Gatot Nurmantyo di acara talkshow satu meja the forum dalam episode jalan politik sang jenderal dan mengimplikasikannya pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat implikatur percakapan dalam tindak tutur tidak langsung literal sebanyak 13 data, implikatur percakapan dalam tindak tutur langsung tidak literal sebanyak 6 data, implikatur percakapan dalam tindak tutur tidak langsung tidak literal sebanyak 7 data. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas X pada teks debat.Kata kunci: implikatur percakapan, talkshow, konteks, implikasi.
HUBUNGAN PENGUASAAN EJAAN, PEMAHAMAN KOSAKATA, DAN KEMAMPUAN MENYUSUN STRUKTUR KALIMAT Hernaini, Hernaini; Rusminto, Nurlaksana Eko; Suyanto, Edi
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Simbol (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose of this research is to analyze the relationship (1) mastery of spelling and writing skills articles, 2) understanding vocabulary with skill article writing,    3) ability to compose the structure of the sentence with article writing skills, and 4) mastery of spelling, understanding the vocabulary, and the ability to compose the structure of the sentence with article writing skills. Motode  research using the korelasional approach. Sample in the study as many as 40 students. Research Data was obtained by tests and data analysis using the technique of correlation of product moment. Study results showed a significant relationship between 1) mastery of spelling and writing skills article ; 2) understanding vocabulary with skill article writing ; 3) capabilities make up the structure of the sentence with article writing skills with  article writing skills, and  4)mastery of spelling, understanding vocabulary, sentence structure and the ability to compose together with article writing skills.Tujuan penelitian ini  untuk menganalisis hubungan (1) penguasaan ejaan dengan keterampilan menulis artikel, 2) pemahaman kosakata dengan keterampilan menulis artikel, 3) kemampuan menyusun struktur kalimat dengan keterampilan menulis artikel, dan 4) penguasaan ejaan, pemahaman kosakata, dan kemampuan menyusun struktur kalimat dengan keterampilan menulis artikel.Motode penelitian menggunakan pendekatan korelasional.  Populasi  penelitian  40 siswa.  Data penelitian diperoleh dengan tes, analisis data menggunakan teknik korelasi produk moment. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara 1) penguasaan ejaan dengan keterampilan menulis artikel  2) pemahaman kosakata dengan keterampilan menulis artikel  3) kemampuan menyusun struktur kalimat dengan keterampilan menulis artikel dan 4) penguasaan ejaan, pemahaman kosakata, dan kemampuan menyusun struktur kalimat secara bersama-sama dengan keterampilan menulis artikel tersebut akan meningkatkan keterampilan menulis artikel Kata kunci:  ejaan, kosakata, menulis artikel, struktur kalimat. 
TUTURAN BERTANYA DALAM DISKUSI PADA MPK BAHASA INDONESIA DI MATEMATIKA FMIPA UNILA Zulkifli, Zulkifli; Rusminto, Nurlaksana Eko; Tarmini, Wini
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Simbol (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is intended to describe quetion discourse in discussion on Indonesian MPK at Mathematics Department of FMIPA of Lampung University Academic Year 2012 / 2013. The method that is used in this research is descriptive qualitative.  Question discourse as directive speech act was found. Based on its  communicative function, question discourse was found in form of question speech act, anger, ensuring, limiting, commanding, reason, permit, explanation, comment, allowing, questioning, adding, recalling, explaining, blaming, intimidating, hesitating, revising, despising, and convincing. Based on its conversation principles, question discourse was found in form of ; those that fulfill the collaboration principle and the politeness principle; those that fulfill the  collaboration principle but dont fulfill the politeness principle; those that don’t fulfill the  collaboration principle but fulfill the politeness principle; and those that dont fulfill both  the  collaboration principle and  politeness principle.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tuturan bertanya dalam diskusi pada MPK Bahasa Indonesia di Jurusan Matematika FMIPA Unila Tahun Akademik 2012/2013.Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Setelah dianalisis ditemukan tuturan bertanya berupa tindak tutur direktif. Berdasarkan fungsi komunikatifnya, ditemukan tuturan bertanya berupa tindak tutur bertanya, marah, memastikan, membatasi, memerintah, meminta, meminta alasan, meminta izin, meminta penjelasan, meminta tanggapan, mempersilakan, mempertanyakan, menambahkan, mengingatkan kembali, menjelaskan, menyalahkan, menyudutkan, meragukan, meralat, meremehkan, dan meyakinkan. Berdasarkan kelangsungan tuturannya, ditemukan tuturan bertanya berupa tindak tutur langsung (direct speech acts) pada sasaran dan dengan argumentasi, dan tidak langsung (indirect speech acts). Berdasarkan prinsip-prinsip percakapan, ditemukan tuturan bertanya yang mematuhi prinsip kerja sama dan mematuhi prinsip sopan santun; mematuhi prinsip kerja sama, tetapi tidak mematuhi prinsip sopan santun; tidak mematuhi prinsip kerja sama, tetapi mematuhi prinsip sopan santun; dan tidak mematuhi prinsip kerja sama dan tidak mematuhi prinsip sopan santun.Kata kunci: bahasa Indonesia, diskusi, MPK, tuturan bertanya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI MELALUI TEKNIK COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION Sudaryo, Sudaryo; Suyanto, Edi; Rusminto, Nurlaksana Eko
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Simbol (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Writing is a from one of skills language that student should mastered. In the fact the skills write of student is low. Because of that, how to increase writing narrative skills with Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) technique is a problem in this reseach. Type of research that use is a cualitative descriptive classroom action. This study procedure is permormed three cycles, and each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection. Based of the research the conclusion is: (1) learning procces with CIRC techniques can improve activities student. Activities student in classroom VII G first cycle got 71 score. Second cycle 79 and third 82. (2) The average value of narrative writing skills in first cycle got 68.95 score, second cycle got 71.24 score and third cycle got 72.61 score. Mastery learning in first cycle 65%, second cycle got 73% and third cycle got 81%. With CIRC technique can imrove skills writing narrative for student for class VII G in SMP N 3 Natar.Kata kunci: kemampuan menulis narasi, menulis, teknik CIRC.
TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X Anwari, Anwari; Rusminto, Nurlaksana Eko; Tarmini, Wini
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Simbol (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is conducted to describe the form of directive speech acts and the politeness speech acts between the teacher and the students in Indonesian language learning process in class X. The research of the method is qualitative descriptive. The source of data is the form of directive speech act of teacher and students. The teqnique of the collection data is by using observasions in free technique and field notes. The analysis of the data is  heuristic analysis tecnique. The results of the research showed that the form teacher of speech acts of commad, advise, asking for, askiy, beggy, requesting and permission, while the students include asking, asking for, and begging. Those speech acts is delivered in  directly and indirectly with the various modus. The politeness directive speech acts between the teacher and the students of  the politeness linguistics and the pragmatics.Penelitian ini  mendiskripsikan wujud tindak tutur direktif dan kesantunan tindak tutur direktif antara guru dan siswa dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data berupa tindak tutur direktif guru dan siswa.Teknik pengumpulan data dengan teknik observasi, teknik bebas libat cakap, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis heuristik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur  guru meliputi tindak tutur memerintah/menyuruh, menasihati, meminta, bertanya, memohon, memesan, dan mengizinkan, sedangkan  siswa meliputi bertanya, meminta, dan memohon. Tindak tutur tersebut disampaikan langsung dan tidak langsung dengan berbagai modus. Kesantunan tindak tutur direktif antara guru dan siswa meliputi kesantunan linguistik dan   kesantunan pragmatik.Kata kunci: kesantunan linguistik, tindak tutur direktif, pragmatik.
KETERAMPILAN BERBICARA DALAM BAHASA INDONESIA MELALUI GELAR WICARA PADA KELAS XI SMA Badiah, Badiah; Rusminto, Nurlaksana Eko; Fuad, Muhammad
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Simbol (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The low skill in speaking Bahasa appropriately has become learning’s problem. To overcome it, there must be a proper way in increasing speaking skill. One proper way is talk show which has been an interesting media. The problem is how to develop students speaking skill in Bahasathrough talk show? The aim is increasing students achievement and speaking skill through talk show using descriptive qualitative through classroom action research with communicative approach. The procedure is done in three cycles. The object is class XI IPA-1 SMAN 6 Bandar Lampung, where there are 31 female and 9 male students. The test used is oral test (talk show). The result shows; first, the score is around 71,63 means enough (62,5%), second, 8,69 means good (82,5%), and third, 85,56 means better (100%). Conclucion is, developing students’ speaking skill in Bahasa through talk show can increase students’ skill.Rendahnya keterampilan berbicara yang baik dan benar menjadi permasalahan tersendiri dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan cara yang tepat dalam meningkatkan keterampilan berbicara, misalnya melalui gelar wicara. Oleh karena itu, masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesia melalui gelar wicara? Tujuan penelitian ini adalah peningkatan keterampilan siswa dalam berbicara melalui gelar wicara dengan metode peneltian tindakan kelas dan pendekatan komunikatif. Prosedur penelitian sebanyak tiga siklus. Objek penelitian adalah kelas XI IPA-1 SMAN 6 Bandar Lampung tahun pelajaran 2012/2013 yang terdiri atas 31 siswa putri dan 9 siswa putra dengan tes lisan melalui gelar wicara. Hasil penelitian diperoleh rata-rata pada siklus satu 71,63 kategori cukup (62,5%), siklus dua 78,69 kategori baik (82,5%), dan siklus tiga ( 85,56) kategori sangatvbaik (100%). Kesimpulannya keterampilan berbicara dalam bahasa Indonesiavmelalui gelar wicara dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa.Kata kunci: gelar wicara, keterampilan berbicara, peningkatan.
PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF MATERI APRESIASI PUISI DAN PROSA UNTUK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Winata, Adi; Koestoro, Budi; Rusminto, Nurlaksana Eko
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research are, 1) to produce products in the of module interactive on prose and poem of Indonesia language lesson, 2) to know the effectiveness module interactive on poem and prose appreciation learning process, 3) to know the efficiency module interactive on prose and poem appreciation material. The subject in this research are students of twelfth class of SMK Wiratama Kotagajah. The result of this research are: 1) the development interactive module on prose and poem material through requirement analysis step, instructional design, design and developing media, try out, revision and final product. 2) increasing of student’s learning achievement with average 2,83 using modul interactive, 3) basic compentence learning of appreciation poem and prose using module interactive has efficiency like saving time is more than learning prosess using book or module printing, 4) module interactive has good interesting and evident to increase student’s motivation to constant of student’s assignment.Penelitian ini bertujuan 1) dihasilkannya produk produk berbentuk modul interaktif materi apresiasi prosa dan puisi mata pelajaran bahasa Indonesia, 2) diketahuinya efektivitas modul interaktif pada pembelajaran materi apresiasi prosa dan puisi, 3) diketahuinya efisiensi modul interaktif pada pembelajaran materi apresiasi prosa dan puisi. Subjek uji coba produk adalah siswa kelas XII SMK Wiratama Kotagajah. Hasil penelitian ini adalah 1) Pengembangan modul interaktif materi apresiasi prosa dan puisi melalui tahap analisis kebutuhan, desain pembelajaran, desain dan pengembangan media, uji coba dan revisi serta produk final; 2) Modul interaktif meningkatkan prestasi belajar siswa rata-rata 2,83; 3) Pembelajaran kompetensi dasar mengapresiasikan prosa dan puisi menggunakan modul interaktif memiliki efisiensi berupa penghematan waktu lebih besar dibandingkan dengan pembelajaran yang menggunakan media buku atau modul cetak; dan 4) Modul interaktif memiliki daya tarik yang baik dan terbukti meningkatkan motivasi siswa untuk tetap pada tugas belajarnya.Kata kunci: apresiasi prosa dan puisi, efisiensi dan interaktif, modul interaktif
IMPLIKATUR PERCAKAPAN WACANA POJOK LAMPUNG POST DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Mujiasih, Mujiasih; Rusminto, Nurlaksana Eko; Hilal, Iqbal
JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya) Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted to describe conversational implicature of Pojok Lampung Post newspaper June 2012 edition and this implication toward learning Bahasa Indonesia in senior high school. Research method was descriptive qualitative. Research’s result was conversational implicature of Pojok Lampung Post with nonliteral-direct speech act to criticize common issues; literal-indirect speech act to soften criticism, request, and prohibition towards goverment’s policy for issues that have been clearly revealed; and nonliteral-indirect speech act to criticize political issues that the truth has been revealed to the public and he believes the readers know the facts and have no difficulty in understanding the purpose that he wanted to convey. The result of the research can be implicated to learning Bahasa Indonesia in senior high school as learning material in every language skill.Penelitian ini untuk mendeskripsikan implikatur percakapan pada kolom Pojok Lampung Post edisi Juni 2012 dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa implikatur percakapan pada Pojok Lampung Post dengan tindak tutur langsung tidak literal untuk mengkritik kebijakan penguasa dalam isu yang bersifat umum; tindak tutur tidak langsung literal untuk memperhalus kecaman, permintaan, dan larangan terhadap kebijakan penguasa yang belum jelas terungkap; dan tindak tutur tidak langsung tidak literal untuk mengkritik isu-isu politik yang kebenarannya telah terungkap kepada publik dan redaktur meyakini pembacanya mengetahui fakta tersebut dan tidak mengalami kesulitan dalam memahami maksud yang hendak ia sampaikan. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA sebagai materi pembelajaran dalam setiap keterampilan berbahasa.Kata kunci: implikatur percakapan, pembelajaran bahasa, tindak tutur.
TUTURAN BERTANYA SISWA PADA KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI TK DAN PEMBELAJARAN NYA Alifia Azka, Ratu Farry; Rusminto, Nurlaksana Eko; Widodo, Mulyanto
JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya) Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Issues that was discussed in this study was the students asking speech in the teaching and learning process in the kindergarten and its implication to the language learning in kindergarten. The research design was descriptive qualitative. Source of the data in this research was the students of Al-Karim Kindergarten School. Data collecting technique that was used in this research was field note technique. The result showed that asking speech was done in two ways: directly and indirectly. Direct asking speech was used to express asking speech act. Indirect asking speech consisted of, asking speech act as the expression of informing, instructing, asking, begging and refusing speech act. The result of the research implicated to the language learning in Al-Karim Kindergarten school that was as the reference for the teacher to use asking speech in the teaching and learning process.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah tuturan bertanya siswa pada kegiatan belajar mengajar di TK dan implikasinya pada pembelajaran bahasa di TK. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini siswa/siswi TK Al–Karim School. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengamatan dan teknik catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan bertanya dilakukan dengan dua cara, yakni bertanya langsung dan bertanya tidak langsung. Tuturan bertanya langsung digunakan untuk mengekspresikan tindak tutur bertanya. Tuturan bertanya tidak langsung terdiri atas, tuturan bertanya sebagai ekspresi tindak tutur memberitahukan, memerintah, meminta, memohon, menolak. Hasil penelitian ini berimplikasi pada pembelajaran bahasa di TK Al Karim School yang berupa referensi bagi guru untuk menggunakan tuturan bertanya dalam kegiatan belajar mengajar.Kata kunci: direktif, konteks, tindak tutur, tuturan.
PEMBELAJARAN MEMAHAMI TEKS CERITA PENDEK SISWA KELAS VII SMPN 2 BANDARLAMPUNG Handiawati, Yunita; Agustina, Eka Sofia; Rusminto, Nurlaksana Eko
JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to describe the learning process in understanding short story text of students class VII SMPN 2 Bandarlampung academic year 2013/2014. The research used descriptive qualitative method. The result of the research showed that teacher had done three steps in learning, they were planning, implementing, and assessing. All the indicators in the learning plan had been completed by the teacher in lesson planning. Implementation of learning that included teacher and students activity consisted of pre-activity, main activity, and post activity had been done by the teacher. Learning activity was done by observing, asking, collecting information, associating, and communicating activities. The teacher assessed by using written test and practice test by giving a task to the students to present the conclusion from the content of short story text.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran memahami teks cerita pendek siswa kelas VII SMPN 2 Bandarlampung tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan guru sudah melakukan tiga tahap dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Semua indikator dalam perencanaan pembelajaran telah dipenuhi guru dalam RPP. Pelaksanaan pembelajaran yang meliputi aktivitas guru dan siswa terdiri atas kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup telah dilaksanakan guru. Kegiatan pembelajaran dilakukan melalui kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. guru menilai dua aspek, yaitu sikap dan pengetahuan. Guru melakukan penilaian dengan tes tertulis dan tes unjuk kerja dengan menugasi siswa menyampaikan simpulan dari isi teks cerpen.Kata kunci: memahami, pembelajaran, teks cerita pendek.
Co-Authors Adi Winata Afifah, Evy Nur Alben Ambarita Ali Mustofa Amelia, Risky Amsiah, Semi Anggun Mawar Sari, Anggun Mawar Anwari Anwari Ardila, Tria Ari Mahendra Ari Prayogi, Ari Arifah Nur Isnaini Arnaselis, Indri Aulia Ika Atika Ayu Mayasari, Ayu Ayu Wandira Badiah Badiah Bambang Riadi Bambang Setiyadi Budi Koestoro Bujang Rahman Candra Pratiwi Chandra Ertikanto Damayanti, Ristama Darsono Darsono dery oscar Dewi Pujiastuti Dian Puspita Sari Dwi Kurniawan, Dwi Edi Sukamto Edi Suyanto Een Yayah Haenilah Efendi, Mario Eka Sofia Agustina Elvanur Syafitri Endah Meylinasari, Endah Erwin Saputra Esterlina, Dwi Eva Restia Farida Ariyani Firdausa, Mediati Fistin Lidanti Fittriandhari, Fittriandhari Hendra Purnama Hendri Wakaimbang, Hendri Heri Prihartono Hernaini Hernaini Hidayat, Miko Hilda Fatah Asih Amrillah, Hilda Fatah Asih Iqbal Hilal Ismail, Nurul Janatun Naim Kahfie Nazaruddin Karomani Karomani Khotima, Septi Husnul Kuryanti, Tri Laila Rahmawati Lidya Kandau Lilik Sabdaningtyas LINDA APRIYANTI, LINDA Lismayana Lismayana, Lismayana Maryana, Dina Maryani Maryani Maulina, Fatia Muhammad Fuad Mujiasih Mujiasih Mulyanto Widodo Munaris Munaris Nadya Arizona, Nadya Nani Gustina Ni Nyoman Wetty Ni Nyoman Wetty Suliani Novita Sari Nugroho, Joko Setyo Nurria Mafri Atun, Nurria Mafri Nurudin Nurudin Oriza Pratiwi Patar Albert Marpaung Pra Yoga, Evita Sholeha Pratama, Zaki Purnawan Wahyu Pratama Putri, Gustia Rahayu, Ida Sholehah Rahmat Prayogi, Rahmat Rani Setia Prasanti, Rani Setia Ratu Farry Alifia Azka Rian Andri Prasetya Rifai, Muhammad Lukman Rifany Maulidya, Rifany Rina Anggraini, Rina Riri Savitri, Riri Rivai, Puspita Cahya Salmina, Salmina Sari, Des Sinta Sari, Fenty Tryana Sari, Mustavida Sefty Angraini Sepirna Juwita Putri Septiani, Desi Shelvina Elvira, Shelvina Siti Komsiyah Siti Samhati Siti Sumarlin Sudaryo Sudaryo Sumarti Sumarti Sunarti, Iing Sundyana, Sundyana Susi Wahyuti Tampubolon, Edi Parlindungan Tika Yuni Arsita Trie Utami, Trie Triwahyuni, Septiana Uswatun Hasanah Utami, Meyrina Putri Widiarti, Fransiska Retno Widyantoro Widyantoro Winata, Ardion Pandu Wini Arwila Wini Tarmini Wisudiana Risyant Insani Yani, Rindu Rima Yanti, Dorlan Evi Yorista Indah Astari, Yorista Indah Yulinar Yulinar Yuniardi, Deni Yunida Fitratun Nisa Yuningsih Yuningsih Yunita Handiawati Zulkifli Zulkifli