Articles

Found 1 Documents
Search

Deskripsi Kualitas Layanan Jasa Akses Internet di Indonesia dari Sudut Pandang Penyelenggara Ruth, Emyana
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol 11, No 2 (2013): June 2013
Publisher : R&D Center of Post dan Informatics Resources and Equipments (Puslitbang SDPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.981 KB) | DOI: 10.17933/bpostel.2013.110204

Abstract

Akses internet di Indonesia dinilai oleh banyak pihak masih tergolong lambat. Padahal dengan semakin luasnya layanan akses internet yang dimanfaatkan oleh masyarakat dan semakin pentingnya akses internet berkecepatan tinggi, kualitas layanan (Quality of Services/QoS) jasa akses internet di Indonesia menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Kualitas layanan dapat dilihat dari sudut pandang pengguna berdasarkan kualitas layanan yang dirasakan (Quality of Experience) maupun dari sudut pandang penyelenggara berdasarkan kualitas layanan yang disediakan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi, penyelenggara jasa akses internet (internet service providers) wajib memenuhi standar pelayanan yang ditetapkan pemerintah dan melaporkan kinerja operasi penyelenggaraan secara periodik kepada pemerintah. Standar pelayanan minimum terkait penyelenggaraan jasa akses internet saat ini masih dalam proses penyusunan. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud untuk memberikan gambaran atau indikasi kualitas layanan jasa akses internet yang existing disediakan oleh penyelenggara jasa. Penelitian deskriptif ini dilakukan dengan sumber data laporan kinerja operasi penyelenggara, didukung dengan hasil wawancara mendalam terhadap asosiasi pelaku usaha dan perbandingan dengan beberapa standar internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk kinerja layanan, kemampuan providers dalam menyediakan layanan cukup baik, kelemahan utama terletak pada waktu aktivasi pelanggan baru untuk wilayah luar Jakarta. Sementara dalam hal kinerja jaringan, kualitas yang tersedia masih beragam, aspek yang masih dirasakan kurang utamanya pada kehandalan (availability) dan utilisasi bandwidth.