Sahrul Saehana
Unknown Affiliation

Published : 35 Documents
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN METODE MIND MAPPING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 BALAESANG Efi, Efi; Darsikin, Darsikin; Saehana, Sahrul
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 5, No 3 (2017): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.232 KB)

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kreatif antara kelompok siswa yang diberi perlakuan metode Mind Mapping dengan kelompok siswa yang diberi perlakuan dengan model konvensional pada kelas X SMA Negeri 2 Balaesang. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan equivalent pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 2 Balaesang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Kelas XA sebagai kelas eksperimen dan kelas XB sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa tes esai yang telah divalidasi. Persentase rata-rata keterampilan berpikir kreatif yang mengikuti metode Mind Mapping adalah 67,35% yang berkriteria kreatif dan persentase rata-rata yang mengikuti pembelajaran konvensional adalah 63,39% yang berkriteria kreatif. Hasil perhitungan statistik dari pengujian hipotesis menggunakan uji-t didapatkan harga thitung sebesar 0,90 dan ttabel  2,00 pada taraf signifikansi 5% dan dk = 72. Disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berpikir kreatif siswa yang mengikuti metode Mind Mapping dengan pembelajaran konvensional pada kelas X SMA Negeri 2 Balaesang.Kata Kunci : Metode Mind Mapping, Keterampilan Berpikir Kreatif
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SINEKTIK TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 PALU Agustina, Silva; Pasaribu, Marungkil; Saehana, Sahrul
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 4, No 2 (2016): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.715 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran sinektik terhadap hasil belajar fisika pada siswa kelas X di SMA Negeri 4 Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain ?The Non Equivalen Pretest-Posttest Design?. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar fisika dalam bentuk pilihan ganda. Berdasarkan hasil pengolahan data, untuk kelas eksperimen diperoleh rerata skor pretest hasil belajar fisika siswa kelas eksperimen adalah 8,96 dengan standar deviasi 2,41 dan untuk posttest adalah 15,61 dengan standar deviasi 2,23. Untuk kelas kontrol diperoleh rerata skor pretest 7,04 dengan standar deviasi 2,22 sedangkan untuk posttest 12,07 dengan standar deviasi 2,04. Analisis data tes dilakukan dengan teknik statistik uji-t dua pihak untuk menguji perbedaan rerata skor hasil belajar fisika siswa dengan jumlah sampel sebanyak ? = 0,05. Hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai hasil thitung = 6,21 dan ttabel = 1,67. Ini berarti bahwa nilai thitung berada diluar daerah penerima Ho. Hal ini menyatakan terdapat perbedaan pengaruh model pembelajaran sinektik terhadap hasil belajar,sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran sinektik ini berpengaruh terhadap hasil belajar karena dapat mendorong dan menginspirasi siswa berfikir kritis, analisis, dan tepat dalam mengidentifikasi, memahami, memecahkan masalah, dan mengaplikasikan materi pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat materi pembelajaran yang telah diberikan oleh guru.   Kata Kunci:Model Pembelajaran Sinektik, Hasil Belajar Fisika
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA POWERPOINT DENGAN PENDEKATAN METAKOGNITIF BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI MIA 4 SMAN 2 PALU Bonitalia, Bonitalia; Lamba, Hendrik Arung; Saehana, Sahrul
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 3, No 1 (2015): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.731 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media powerpoint dengan pendekatan metakognitif berbasis masalah terhadap hasil belajar fisika siswa kelas XI. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi, dengan desain penelitian ?The Non Equivalen Pretest-Posttest Design?. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI MIA 4 dengan jumlah siswa sebanyak 32 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dan angket inventori pendekatan metakognitif. Analisis data tes dilakukan dengan teknik statistik uji-t dua pihak untuk menguji pengaruh media powerpoint dengan pendekatan metakognitif berbasis masalah terhadap hasil belajar fisika. Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian, diperoleh rata-rata skor pretest 9,38 dan standar deviasi 1,93; sedangkan rata-rata skor untuk postest diperoleh 13,47 dan standar deviasi sebesar 2,14. Dari hasil pengujian hipotesis dua pihak (uji-t) diperoleh thitung = 3,55 dan       ttabel = 2,00 dengan taraf nyata  = 0,05. Dalam hal ini thitung > ttabel. Hal ini menyatakan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar fisika siswa yang diberi perlakuan menggunakan media powerpoint dengan pendekatan metakognitif berbasis masalah dengan kelas siswa yang diberi perlakuan secara konvensional.  Dengan media yang digunakan dalam proses pembelajaran, siswa menjadi lebih aktif dalam pembelajaran dan terampil dalam mengerjakan soal-soal yang dibangun oleh kesadaran dan kemampuan berpikirnya sendiri, maka pembelajaran dengan pendekatan metakognitif akan menyadarkan siswa tentang kognitif yang dimilikinya. Kata Kunci : Media Powerpoint, Pendekatan Metakognitif, Hasil Belajar Fisika
PENGEMBANGAN MODUL BERCIRI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN FISIKA PADA MATERI TEKANAN Atira, Atira; Wahyono, Unggul; Saehana, Sahrul
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 5, No 3 (2017): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.317 KB)

Abstract

Abstrak ? Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan modul dengan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran fisika pada materi tekanan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan modul dengan menganalisis tingkat kelayakan penyajian, bahasa serta kesesuaian materi dengan pendekatan kontekstual. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, development, dan disseminate. Modul yang dikembangkan cenderung menyajikan contoh kontekstual yang disesuaiakan dengan lingkungan siswa di SMP Negeri 3 Bambalamotu. Subjek penelitian uji coba keyakan modul dilakukan pada siswa SMPN 3 Bambalamotu kelas VIIIA  yang berjumlah 20 orang. Hasil uji coba dan analisis angket menunjukan bahwa rata-rata skor penilaian ahli materi sebesar 3,21 dikategorikan ?Baik?, rata-rata skor ahli media sebesar 3,61 dikategorikan ?Sangat Baik?, analisis kelayakan oleh guru dengan skor rata-rata sebesar 3,35 dikategorikan ?Sangat Baik? dan hasil analisis penilaian respon siswa diperoleh skor rata-rata sebesar 3,53 dan dikategorikan ?Sangat Setuju?. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan layak dijadikan sebagai bahan ajar mandiri siswa.Kata Kunci: Modul; Pendekatan kontekstual; Tekanan
KONSEPSI SISWA SMA TENTANG PERCEPATAN Nirmayanti, Nirmayanti; Mansyur, Jusman; Saehana, Sahrul
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 7, No 2 (2019): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.224 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk  mendeskripsikan  konsepsi  siswa  tentang konsep percepatan. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Sigi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA yang terdiri dari 30 siswa. Instrumen  pengumpulan  data  yang  digunakan  yaitu pilihan ganda beralasan berjumlah 15 butir soal yang disertai CRI untuk mengetahui tingkat keyakinan subjek penelitian dalam menjawab soal. Data hasil tes kemudian di analisis untuk menentukan presentase miskonsepsi pada setiap soal yang diberikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa miskonsepsi siswa SMA Negeri 2 Sigi tentang konsep percepatan yang teridentifikasi yakni (percepatan selalu terjadi dalam arah yang sama dengan benda yang bergerak. Responden tidak mengerti bahwa ada yang disebut perlambatan atau percepatan negatif, yang arahnya berlawanan dengan arah gerak benda). 
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MAGNET MAHASISWA CALON GURU FISIKA Pateda, Abdul Basit; Kendek, Yusuf; Saehana, Sahrul
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.946 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji, menganalisis dan mendeskripsikan pemahaman konsep magnet mahasiswa calon guru fisika. Responden  penelitian ini terdiri dari 6 orang mahasiswa calon guru fisika. Data diperoleh melalui tes pilihan ganda beralasan yang berjumlah 18 butir soal. Soal tersebut disusun berdasarkan kategori-kategori pemahaman konsep. Dalam hal ini dibatasi pada kategori menafsirkan, mencontohkan, mengklasifikasikan, menyimpulkan, dan menjelaskan. Data penelitian dianalisis melalui pendekatan deskriptif-kualitatif dengan merujuk pada alasan jawaban soal pemahaman konsep magnet yang diberikan oleh para responden dan juga berdasarkan hasil wawancara antara peneliti dengan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemahaman konsep mahasiswa calon guru fisika tentang gaya Lorentz, medan magnet, dan penentuan kutub magnet masih tergolong rendah. Sebaiknya, pemahaman konsep tidak diabaikan dalam kegiatan belajar dan pembelajaran.Kata Kunci: pemahaman konsep, magnet
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KONSEP SUHU DAN KALOR BERBASIS ANDROID Misbach, ST.; Saehana, Sahrul; Darsikin, Darsikin
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 7, No 1 (2019): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.627 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan aplikasi android. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model ADDIE yang meliputi  5 tahap, yaitu Analisis, Perancangan, Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang berjumlah 17 orang. Hasil uji coba dan analisis angket menunjukkan bahwa rata-rata skor penilaian ahli materi sebesar 3,22 dan dikategorikan ?Baik?, rata-rata skor ahli media sebesar 3,28 dikategorikan ?Sangat Baik?, analisis kelayakan oleh guru dengan skor rata-rata sebesar 3,51 dikategorikan ?Sangat Baik? dan hasil analisis penilaian respon siswa diperoleh skor rata-rata sebesar 3,44 dan dikategorikan ?Sangat Setuju?. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bahan ajar berbasis android yang dikembangkan layak sebagai media pembelajaran bagi siswa.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR FISIKA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SQUARE PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 9 PALU Pandi, Pandi; Ali, Muhammad; Saehana, Sahrul
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 5, No 1 (2017): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.472 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui perbedaan hasil belajar fisika antara model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dan model pembelajaran kooperatif tipe think pair square pada siswa kelas x SMA Negeri 9 Palu. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen kuasi dengan desain equivalent pretest-posttest. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 9 Palu. Tekhnik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan sampel penelitian adalah kelas X B sebagai kelompok eksperimen 1 dan kelas X C sebagai kelompok eksperimen. Instrumen hasil belajar fisika berupa tes piihan ganda. Tes hasil belajar fisika yang diperoleh menunjukkan bahwa skor rata-rata kelompok eksperimen 1 yaitu 12,29 lebih tinggi dari kelas eksperimen 2 yaitu 10,46.Uji hipotesis uji t (dua pihak), diperoleh thitung = 2,11 dan ttabel(0.975)(50) =2,02 pada taraf nyata ? = 0,05. Ini berarti bahwa nilai thitung berada di luar daerah penerimaan Ho. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar fisika  antara model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dan model pembelajaran kooperatif tipe think pair. Tingginya hasil belajar fisika siswa kelas eksperimen 1, disebabkan karena kelas ekperimen 1 menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation, sehingga siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran dan secara kreatif menemukan permasalahan yang diajukan.Kata Kunci : Model Pembelajaran Group Investigation, Think Pair Square, Hasil Belajar Fisika
MENTAL-MODELING ABILITY MAHASISWA PADA KONSEP DASAR LISTRIK STATIS Rahmilia, Siti; Mansyur, Jusman; Saehana, Sahrul
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.725 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan mental-modeling ability (MMA) mahasiswa pada konsep dasar listrik statis. Responden penelitian adalah sembilan mahasiswa terpilih yang telah mengikuti perkuliahan Fisika Dasar II. Responden terbagi atas tiga kategori (dalam kelompok) berdasarkan penguasaan konsep yaitu kategori kemampuan tinggi, sedang dan rendah yang masing-masing terdiri dari tiga orang. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari tes penguasaan konsep pilihan ganda untuk seleksi responden, tes fisika listrik statis berbentuk essay untuk mendapatkan data MMA dan panduan wawancara. Pengumpulan data MMA dilakukan melalui aktivitas one-on-one thinking-aloud yang diikuti dengan wawancara. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa hanya terdapat dua kategori MMA dari kesembilan responden, yaitu MMA kategori sedang dan rendah. Kedua kategori memiliki karakteristik yang spesifik. MMA tersebut dicirikan oleh kemampuan merepresentasikan sistem, kecerdasan spasial, metakognisi dan kemampuan melakukan transformasi representasi. Analisis data thinking-aloud dan wawancara menunjukkan bahwa tiga aspek yang diduga berpengaruh terhadap kemampuan mahasiswa untuk memanipulasi model mental mereka, yaitu: pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan menghubungkan konsep-konsep listrik statis satu dengan yang lain. Kehilangan salah satu dari tiga aspek tersebut dapat menghambat kemampuan mahasiswa untuk memanipulasi model mentalnya. Kata kunci: listrik statis, mental-modeling ability, representasi, thinking-aloud
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LINK MAP TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X DI MAN 2 MODEL PALU Amalia, Risma; Kendek, Yusuf; Saehana, Sahrul
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 7, No 2 (2019): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.597 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning berbantuan link map terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X di MAN 2 Model Palu. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen kuasi dengan rancangan the non-equivalent pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X di MAN 2 Model Palu. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan sampel penelitian kelas X MIA 1 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X MIA 2 sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar fisika dalam bentuk pilihan ganda. Tes akhir hasil belajar fisika yang diperoleh menunjukkan bahwa skor rata-rata kelompok eksperimen yaitu 12,00 lebih tinggi dari kelompok kontrol yaitu 9,31. Dari uji hipotesis uji-t (dua pihak) diperoleh nilai thitung = 3,48 dan ttabel(0.95)(39) = 2,02 pada taraf nyata ? = 0,05. Hal ini berarti bahwa H0 ditolak, sehingga nilai thitung  berada di luar daerah penerimaan H0. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model problem based learning berbantuan link map terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X di MAN 2 Model Palu. Model problem based learning berbantuan link map berpengaruh positif terhadap hasil belajar fisika karena dapat membantu siswa dalam mengorganisasikan pemecahan masalah dengan menghubungkan konsep dan rumusnya melalui teknik mencatat yang kreatif dan terarah sehingga ingatan siswa terhadap materi fluida statis menjadi teratur.