Aep Saepudin
Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik - LIPI, Komp. LIPI Bandung, Jl Sangkuriang, Gd 20, Lt 2, Bandung, Jawa Barat 40135

Published : 13 Documents
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBELAJARAN NILAI-NILAI KEWIRAUSAHAAN DALAM MENUMBUH KEMBANGKAN KEMANDIRIAN SANTRI (STUDI KASUS TENTANG PEMBINAAN KEMANDIRIAN SANTRI MELALUI PROGRAM SANTRI MUKIM PESANTREN DAARUT TAUHIID, GEGERKALONG, BANDUNG) Saepudin, Aep
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 21, No. 3, Tahun 2005 (Terakreditasi)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v21i3.182

Abstract

Program santri mukim merupakan salah satu program unggulan Pesantren ?Daarut Tauhiid? (DT). Program ini   dicanangkan  dalam rangka membangun karakter (akhlak) santri memiliki jiwa entrepreneurship.  Salah satunya adalah membina kemandirian santri.Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya-upaya pesantren DT dalam membina kemandirian santri melalui pembelajaran nilai-nilai kewirausahaan pada program Santri Mukim. Dari aspek metodologi, penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi pustaka. Secara umum, dari beberapa temuan penelitian diperoleh bahwa program santri mukim ini sangat tepat bagi orang-orang yang ingin memperbaiki akhlak dan mengembangkan perilaku kewirausahaan yang Islami, belajar mengamalkan ajaran Islam dengan proses pembelajaran yang relatif pendek. Namun kurang tepat untuk orang-orang yang ingin mengkaji ilmu-ilmu agama secara khusus.
STUDY OF BIOGAS FOR POWER GENERATION AT PESANTREN SAUNG BALONG AL-BAROKAH, MAJALENGKA, WEST JAVA Arifin, Maulana; Saepudin, Aep; Santoso, Arifin
Journal of Mechatronics, Electrical Power and Vehicular Technology Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Research Centre for Electrical Power and Mechatronics, Indonesian Istitutes of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.mev.2011.v2.73-78

Abstract

Utilization of biogas from cow manure as a fuel alternative for power plants is done through an anaerobic process. A pilot plant with biogas production of 7 m3/day has been installed at Pesantren Saung Balong. Biogas is used for everyday purposes such as cooking and lighting, and used as pure biogas with 2.500 Watt scale generator. Biogas produced with the rate of 0.080 m3/hr. Biogas produced during the measurement (450 minutes) is 0.604 m3. With these data it is predicted that within a day (24 hours) biogas which can be generated is equal to 1.92 m3. Meanwhile, consumption of biogas to the generator with 1.047 W load is 0.019 m3/minutes, the generator will operate for approximately 101.05 minutes or 1.68 hours. Thus electricity that can be saved is 1.759 kWh per day or 52.77 kWh per month and electricity cost that can be saved that is equal to Rp.40.896/month. 
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI TERHADAP STATUS GIZI WANITA SUBUR DI KELAS XII IPA SMA NEGERI 1 CIGUGUR KABUPATEN KUNINGAN Saepudin, Aep
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.246 KB)

Abstract

asumsi bahwa tidak seimbangnya antara konsumsi dan kebutuhan gizi pada dasarnya berawal dari masalah kekeliruan remaja dalam memahami masalah gizi sehingga berdampak pada masalah gizi. Studi tersebut peneliti lakukan di SMA Negeri I Cigugur Kuningan. Penelitian ini akan mengajukan beberapa pertanyaan yang terkait dengan fokus penelitian, yakni mengenai keterkaitan asupan energi dengan tingkat gizi pada wanita usia subur. Dengan demikian penelitian ini akan dilakukan pada siswa kelas XII IPA di SMA Negeri I Cigugur Kuningan. Adapun metode dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan Cross Sectional. Maka, populasi yang akan diambil adalah pada siswa kelas XII AP 1, AP 2 dan AP 3 usia 18 tahun di SMK Model Patriot IV Ciawigebang Kecamatan Cipicung Kabupaten Kuningan, yaitu sebanyak 84 Wanita usia subur. Penelitian ini akan menggunakan teknis analisis univariat untuk memberikan gambaran mengenai asupan energi dan status gizi, sedangkan analisis bivariat akan digunakan untuk mengetahui hubungan antara keduanya. Berdasarkan table pembahasan penelitian, bahwa sebanyak 55 siswa atau 65,5% siswa memiliki asupan energi yang kurang. Kemudian pada table selanjutnya diketahui bahwa sebanyak 50 siswa atau 59,5% siswa memiliki status gizi KEK, sedangkan sebanyak 34 orang atau 40,5% siswa memiliki status gizi tidak KEK. Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa dari 84 Ssiswa responden, 32 siswa (38%) yang memiliki asupan energi kurang mempunyai status gizi KEK, sedangkan sebanyak 14 siswa (16,7%) yang memiliki asupan energi kurang mempunyai status gizi KEK. Sebanyak 4 siswa (4,8%) yang memiliki asupan energi baik mempunyai status gizi KEK. Analisis statistic dengan uji chi square menunjukan P value = 0,007 sehingga dapat dibuktikan bahwa ada asupan energi dengan status gizi wanita usia subur kelas XII. IPA di SMA Negeri I Cigugur Kabupaten Kuningan. Kesimpulan dalam penelitian adalah ada asupan energi dengan status gizi wanita usia subur kelas XII. IPA di SMA Negeri I Cigugur Kabupaten Kuningan, ditunjukkan dari hasil uji chi square menunjukan P value = 0,007 sehingga Hi diterima. Kata Kunci : Asupan Energy, Status Gizi
KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI DAN ISLAM Saepudin, Aep
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.496 KB)

Abstract

Manusia diciptakan Tuhan dengan ragam karakter. Keragaman karakter manusia memunculkan masalah perilaku di kalangan masyarakat. Pendidikan Karakter merupakan solusi dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di masyarakat terutama di dunia pendidikan. Pemerintah Indonesia sedang menggulirkan kembali Pendidikan Karakter sejak tahun 2010 baik dalam bidang pendidikan maupun bidang lainnya. Program pendidikan karakter dianggap sangat penting untuk terus dipertahankan dan ditingkatkan. Peran pemerintah tentu tidak akan cukup dalam meningkatkan pendidikan karakter apabila tidak didukung oleh individu masyarakat. Penerapan pendidikan karakter pun tidak hanya dipahami dari satu sudut pandang saja, namun juga dapat dikaji dari berbagai sudut. Artikel ini membahas bagaimana pendidikan karakter dipahami dari kacamata Psikologidan Islam. Penulis menyimpulkan bahwa baik dari kacamata Psikologimaupun Islam dalam memaknai dan membahas pendidikan karakter keduanya memiliki dasar dalil yang kuat. Kewajiban dalam meningkatkan karakter positif dan mengurangi karakter negatif tentunya menjadi kewajiban semua pihak baik dari individu, keluarga, masyarakat maupun pemerintah yang mempunyai wewenang dalam membuat regulasi penanggulangan menurunya karakter bangsa.
ANALYSIS OF PRODUCT AND TEMPERATURE OF BIOGAS COMBUSTION IN VARIOUS AIR BIOGAS EQUIVALENCE RATIO AND METHANE CONTENT Wresta, Arini; Saepudin, Aep
Indonesian Journal of Chemistry Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.23923

Abstract

Biogas resulted from anaerobic digestion of organic compounds have various methane content depend on the type of the degraded material. The methane content of biogas is range between 40?80% that influence the heating value and combustion characteristic of that biogas. The higher methane content can be obtained through upgrading biogas by removing CO2 and other trace components like H2S, NH3, and water vapor. This research was a simulation of product composition and temperature of biogas combustion in various methane content and air biogas equivalence ratio. Biogas combustion was done in combustion chamber at constant pressure of 1 atm. Biogas and air enter into combustion chamber at temperature approximately of 30 °C as the common ambient temperature in Indonesia. The input air was designed higher than stoichiometric need in order to reach complete combustion. Combustion reaction between methane and O2 then carried out in the combustion chamber to produce CO2 and H2O. The product gases consisting of CO2, H2O, N2, and excess O2, bring heat from combustion reaction and exit from combustion chamber at the higher temperature. The analysis was done for methane content range between 20 and 100% with air biogas equivalence ratio from 1 until 3. The simulation result showed that for V m3 biogas, the combustion gases could reach 0.12271 until 1.26798V gmol with temperature above 700 °C until above 1900 °C. More than 50% component in the combustion gases is N2 as inert material from input air to combustion chamber.
KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI DAN ISLAM Saepudin, Aep
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.575 KB)

Abstract

Manusia diciptakan Tuhan dengan ragam karakter. Keragaman karakter manusia memunculkan masalah perilaku di kalangan masyarakat. Pendidikan Karakter merupakan solusi dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di masyarakat terutama di dunia pendidikan. Pemerintah Indonesia sedang menggulirkan kembali Pendidikan Karakter sejak tahun 2010 baik dalam bidang pendidikan maupun bidang lainnya. Program pendidikan karakter dianggap sangat penting untuk terus dipertahankan dan ditingkatkan. Peran pemerintah tentu tidak akan cukup dalam meningkatkan pendidikan karakter apabila tidak didukung oleh individu masyarakat. Penerapan pendidikan karakter pun tidak hanya dipahami dari satu sudut pandang saja, namun juga dapat dikaji dari berbagai sudut. Artikel ini membahas bagaimana pendidikan karakter dipahami dari kacamata Psikologidan Islam. Penulis menyimpulkan bahwa baik dari kacamata Psikologimaupun Islam dalam memaknai dan membahas pendidikan karakter keduanya memiliki dasar dalil yang kuat. Kewajiban dalam meningkatkan karakter positif dan mengurangi karakter negatif tentunya menjadi kewajiban semua pihak baik dari individu, keluarga, masyarakat maupun pemerintah yang mempunyai wewenang dalam membuat regulasi penanggulangan menurunya karakter bangsa.
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI TERHADAP STATUS GIZI WANITA SUBUR DI KELAS XII IPA SMA NEGERI 1 CIGUGUR KABUPATEN KUNINGAN Saepudin, Aep
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.282 KB)

Abstract

asumsi bahwa tidak seimbangnya antara konsumsi dan kebutuhan gizi pada dasarnya berawal dari masalah kekeliruan remaja dalam memahami masalah gizi sehingga berdampak pada masalah gizi. Studi tersebut peneliti lakukan di SMA Negeri I Cigugur Kuningan. Penelitian ini akan mengajukan beberapa pertanyaan yang terkait dengan fokus penelitian, yakni mengenai keterkaitan asupan energi dengan tingkat gizi pada wanita usia subur. Dengan demikian penelitian ini akan dilakukan pada siswa kelas XII IPA di SMA Negeri I Cigugur Kuningan. Adapun metode dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan Cross Sectional. Maka, populasi yang akan diambil adalah pada siswa kelas XII AP 1, AP 2 dan AP 3 usia 18 tahun di SMK Model Patriot IV Ciawigebang Kecamatan Cipicung Kabupaten Kuningan, yaitu sebanyak 84 Wanita usia subur. Penelitian ini akan menggunakan teknis analisis univariat untuk memberikan gambaran mengenai asupan energi dan status gizi, sedangkan analisis bivariat akan digunakan untuk mengetahui hubungan antara keduanya. Berdasarkan table pembahasan penelitian, bahwa sebanyak 55 siswa atau 65,5% siswa memiliki asupan energi yang kurang. Kemudian pada table selanjutnya diketahui bahwa sebanyak 50 siswa atau 59,5% siswa memiliki status gizi KEK, sedangkan sebanyak 34 orang atau 40,5% siswa memiliki status gizi tidak KEK. Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa dari 84 Ssiswa responden, 32 siswa (38%) yang memiliki asupan energi kurang mempunyai status gizi KEK, sedangkan sebanyak 14 siswa (16,7%) yang memiliki asupan energi kurang mempunyai status gizi KEK. Sebanyak 4 siswa (4,8%) yang memiliki asupan energi baik mempunyai status gizi KEK. Analisis statistic dengan uji chi square menunjukan P value = 0,007 sehingga dapat dibuktikan bahwa ada asupan energi dengan status gizi wanita usia subur kelas XII. IPA di SMA Negeri I Cigugur Kabupaten Kuningan. Kesimpulan dalam penelitian adalah ada asupan energi dengan status gizi wanita usia subur kelas XII. IPA di SMA Negeri I Cigugur Kabupaten Kuningan, ditunjukkan dari hasil uji chi square menunjukan P value = 0,007 sehingga Hi diterima. Kata Kunci : Asupan Energy, Status Gizi
The Effectiveness of GIST (Generating Interaction between Schemata and Text) and KWL (Know, Want to Know, Learned) Strategies on Students English Literacy towards Learning Motivation Saepudin, Aep; Sulistyorini, Sri; Utanto, Yuli
Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology Vol 8 No 2 (2019): November 2019 (Article in Press)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reading and writing abilities give the benefit for improving knowledge on integrated English information, where the information is needed to support in this era. It encourages the integration of learning strategies to improve the ability of English literacy.  The research has purposed to (1) analyze the effectiveness of learning strategies in the ability of English literacy, (2) analyze the motivational learning influences the student towards English literacy ability, (3) analyze English literacy ability uses GIST strategy and KWL strategy towards learning motivation. The research method used a mix method (quantitative and qualitative) with concurrent embedded research design. The research population was the eight classes of SMPN 1 Lebakwangi. Analyzing the results showed that using GIST strategy was more effective on English literacy than KWL strategy; GIST strategy assisted the students in sorting and selecting vocabularies for classifying the important information so that it could conclude information to facilitate the understanding. The benefit of this research was to support as a reference in the learning of English literacy and to add the insight for improving English literacy ability to integrating GIST strategy and KWL strategy in the learning activity. Moreover, the use of learning strategies promoted students for critical thinking in processing and developing information that was appropriated to them.
Tanggung Jawab Orang Tua dalam Pendidikan Anak Saepudin, Aep
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 1, No 1 (2001): TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM (FEBRUARI 2001)
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v1i1.2035

Abstract

Tanggung Jawab Orang Tua dalam Pendidikan Anak
Analisis Keterampilan Menjelaskan dan Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Konsep Ekosistem melalui Implementasi Model Jigsaw Saepudin, Aep
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.317 KB) | DOI: 10.25273/jems.v6i1.5319

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keterampilan menjelaskan dan kemampuan pemecahan masalah pada konsep ekosistem melalui implementasi model Jigsaw. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Instrumen penelitian yang digunakan adalah task dan rubric, tes essay dan lembar observasi. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah uji normalitas, uji Z dan uji N-Gain. Berdasarkan hasil analisis data uji t satu perlakuan diperoleh nilai statistik uji hipotesis memperoleh nilai t = 63,997 dengan Sig. 0,000 < 0,05 artinya terdapat pengaruh penerapan model problem based learning terhadap keterampilan menjelaskan pada materi ekosistem di kelas VII. Hasil analisis uji hipotesis menunjukkan nilai t = 40,022 dengan dengan Sig. 0,000 > 0,05 artinya terdapat pengaruh penerapan model jigsaw terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi ekosistem di kelas VII. Berdasarkan hasil analisis nilai statistik uji N-Gain memperoleh nilai t = 54,826 dengan Sig. 0,000 < 0,05 artinya terdapat tingkat pengaruh penerapan model jigsaw terhadap keterampilan menjelaskan dan kemampuan pemecahan masalah pada materi ekosistem di kelas VII. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh penerapan model jigsaw terhadap keterampilan menjelaskan dan kemampuan pemecahan masalah pada materi ekosistem di kelas VII. The purpose of this study is to analyze the students' skill of explaining and the ability to solve problems in the concept of ecosystems through the implementation of the Jigsaw model. The method used in this research is the experimental method. The research instruments used were task and rubric, essay tests, and observation sheets. Data processing techniques used were normality test, Z test, and N-Gain test. Based on the analysis of one treatment, t-test data obtained the statistical value of the hypothesis test obtained a value of t = 63.997 with Sig. 0,000 <0.05 means that there is an influence of the application of the problem-based learning model to the explaining skills in the ecosystem material in class VII. The results of the hypothesis test analysis showed the value of t = 40.022 with Sig. 0,000> 0.05 means that there is an effect of the application of the jigsaw model on the ability to solve problems in ecosystem material in class VII. Based on the results of the analysis of the statistical value of the N-Gain test, obtained t value = 54.826 with Sig. 0,000 <0.05 means that there is a level of influence of the application of the jigsaw model to the skills of explaining and the ability to solve problems in ecosystem material in class VII. The conclusion in this study is that there is an effect of the application of the jigsaw model to the skills of explaining and the ability to solve problems in ecosystem material in class VII.