Articles

INTRODUCING INVESTMENT CULTURE THROUGH CAPITAL MARKET Badriatin, Tine; Rinandiyana, Lucky Radi; Sudiarti, Sri; Saepudin, Asep
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 4, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v4i1.1752

Abstract

Abstrak: Pengenalan pasar modal pada kalangan generasi muda khususnya bagi mahasiswa baru dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan untuk meningkatkan pengetahuan dalam berinvestasi maka kegiatan ini dilaksanakan melalui metode seminar dengan jumlah peserta sebanyak 150 orang mahasiswa tingkat 3, dimana harapannya dengan adanya kegiatan ini mahasiswa dapat lebih mengenal budaya investasi dengan mengubah paradigma dari saving society menjadi investing society. Kegiatan ini belum begitu mendapatkan hasil yang optimal dalam hal kesadaran berinvestasi di pasar modal sehingga masih diperlukan pembelajaran dan pelatihan secara berkelanjutan dimana hal ini ditandai dengan hanya 5 orang peserta yang tertarik untuk membuka rekening efek, Namun secara pengetahuan dari mereka sudah bertambah luas dimana lembar pertanyaan yang diberikan kepada peserta mengenai pengenalan pasar modal yang disampaikan dapat terisi dengan baik dan benar. Abstract:  The introduction of the capital market among young people, especially for new students in increasing financial literacy and inclusion to increase knowledge in investing, this activity was carried out through a seminar method with a total of 150 students level 3, where the hope was that with this activity students could get to know investment culture by changing the paradigm from saving society to investing society. This activity did not yet get optimal results in terms of awareness of investing in the capital market so that it was still needed continuous learning and training where it was marked by only 5 participants who were interested in opening a securities account, but the knowledge from them had expanded where the question sheets given to participants regarding the introduction of capital markets which can be filled properly and correctly
CONCEPTUAL MODELS DEVELOPMENT OF NON-FORMAL EDUCATION UNIT MANAGEMENT FOR EDUCATION SERVICES QUALITY Saepudin, Asep; Akhyadi, Ade Sadikin; Saripah, Iip
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Vol 35, No 2 (2019): Vol 35, No 2 (2019): Volume 35, No. 1, Year 2019 [Accredited Sinta 2] No 10/E/K
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v35i2.5055

Abstract

Non-formal education units broadly known by the public are the Community Learning Center (CLC) and Courses and Training Institution (CTI) which have so far been able to improve the quality of education for the community. This study focuses on the description of the capacity mapping management of non-formal education units in improving the quality of education services. The research method used is a qualitative approach with descriptive methods. The research subjects are managers, educators, and students in non-formal education units in Bandung. Data collection techniques used are documentation study, interviews, and focused discussion. This research results in several points, that: (1) description of management of CLC and CTI in Bandung is still not optimal, (2) the map of the quality standards of CLC and CTI in Bandung have not reached the eight National Education Standars yet, (3) expectations of CLC and CTI management are collected and formulated as a conceptual model for the performance of CLC and CTI managers in Bandung.
LOCALLY-BASED ENTERPRISE TRAINING TO IMPROVE THE ECONOMIC EMPOWERMENT OF THE LEARNERS OF INDEPENDENT ENTERPRISE LITERACY Hidayat, Dayat; Saepudin, Asep
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 32, No. 2, Year 2016 [Accredited by Ristekdikti]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v32i2.1921

Abstract

Entrepreneurial skills of learners of Independent Enterprise Literacy at Community Learning Center (CLC) Harapan Karawang Regency in developing locally-based enterprise, is still low. This study is aimed to analyze the planning, the implementation, the outcome, and the impact of locally-based enterprise training on improving the economic empowerment of the learners of Independent Enterprise Literacy. The approach uses in this study is a qualitative case study method. The subjects consist of four learners, a trainer, and an administrator of CLC. The data are obtained through the observation, in-depth interview, and documentation analysis. The data analysis involves the following stages: data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The locally-based enterprise training is designed through proper planning with the identification of learner needs, formulating objectives and preparing training curriculum that meets the needs and characteristics of the learners. The implementation of the training is conducted properly in accordance with a predetermined plan. The results of training assessment show an increase of knowledge, attitudes and behavior of learners? entrepreneurial skills. The enterprise training gives impact and influence to increase the learners? economic empowerment proved by the increasing income and wider business opportunities.
EFEKTIFITAS PELATIHAN DAN EFIKASI DIRI DALAM MENINGKATKAN PERILAKU BERWIRAUSAHA PADA MASYARAKAT TRANSISI Saepudin, Asep; Ardiwinata, Jajat S; Ilfiandra, Ilfiandra; Sukarya, Yaya
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 31, No. 1, Year 2015 [Accredited by Ristekdikti]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v31i1.1130

Abstract

Keberhasilan suatu kegiatan pelatihan diukur dari seberapa besar perubahan peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan lulusannya, serta faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tersebut. Untuk itu masalah penelitian ini adalah bagaimana hasil dan faktor penyebab keberhasilan kegiatan pelatihan yang diselenggrkn di PKBM Jellita Masa  Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh efektifitas pelatihan dan efikasi diri terhadap perilaku berwirausaha peserta pasca pelatihan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analisis korelasional.Sampel penelitian sebanyak 30 responden yang diambil dengan teknik cluster sampling. Hasil penelitian adalah:. 1) Pengaruh hasil pelatihan terhadap perilaku berwirausaha peserta pasca pelatihan dinyatakan dengan persamaan regresi linier sederhana yang menunjukan harga positif, dengan besar derajat hubungan antara dua variabel tergolong cukup atau moderat. 2) Pengaruh efikasi diri terhadap perilaku berwirausaha peserta pasca pelatihan dinyatakan dengan persamaan regresi linier sederhana yang menunjukan harga positif, dengan besar derajat hubungan antara dua variabel tergolong tinggi atau erat. 3) Pengaruh hasil pelatihan dan efikasi diri terhadap perilaku berwirausaha peserta pasca pelatihan dinyatakan dengan persamaan regresi linier ganda yang menunjukan harga positif, dengan besar derajat hubungan antara variabel tersebut tergolong tinggi atau erat.   
Pendekatan Total Quality Management (TQM) dalam Globalisasi Pendidikan Saepudin, Asep
Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 2, No 1 (2003): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/manajerial.v2i1.16451

Abstract

Pendekatan Total Quality Management (TQM) dalam Globalisasi Pendidikan
TEPAK KENDANG JAIPONGAN DALAM LAGU DAUN PULUS KÉSÉR BOJONG Saepudin, Asep
SELONDING Vol.2, No.2, September 2012
Publisher : SELONDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The drum beat of Daun Pulus Keser Bojong or Keser Bojong is the most popular drum beat in West Java in 1980s. This paper aims to explore a variety of Jaipongan drum beats in the Daun Pulus Keser Bojong composition on descriptive analytic basis. By this method, the author explored a variety of musical elements that characterized the song with its particular drum beats, either in their forms and structures. Further, other musical instruments such as bonang, kecrek, lagu, gending, kempul, and goong were also taken into account. Among those characteristics is the dominant improvised drum beats at the beginning of the song (pangkat) with a quite long duration, which is nine times of gong sounding that never existed in other previous traditional ensembles. Keywords: strokes, jaipongan, késér bojong
THE INFLUENCE OF PARTICIPATION IN EXTRACURRICULAR ACTIVITIES TO LEARNING MOTIVATION Saepudin, Asep; Ardiwinata, Jajat S; Akhyadi, Ade Sadikin; Rindiani, Ani
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 33, No. 2, Year 2017 [Accredited by Ristekdikti]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v33i2.2223

Abstract

This study discusses the participations in extracurricular activities toward the learners' learning motivation at CLC Nusa Bangsa. This study use descriptive method with quantitative approach. The technique of collecting data is using questionnaire. The population from this study were 36 learners of package B and C equality program at CLC Nusa Bangsa are 36 persons as the sample by using random sampling technique,  it could be concluded that: 1) the learners learning motivation in the equality program at CLC Nusa Bangsa showed high participations in extracurrivular activity by giving attention, observing, giving opinions, and making experiments as the indicators, 2) The learners learning motivation in the equality program at CLC Nusa Bangsa described high participations by making time for studying until the learning goals acvhieved, 3) the impact of the participations toward the extracurricular activity concluded that female learners had high participations which affected to their learning motivation by the range of age between 11-12 years old and 15-16 years old, the learners who only went to school for 8 years had high participations which affected their learning motivation and the learners who join package B program had high participation which affected their learning motivation. 
PROBLEMATIKA DAN STRATEGI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN TINGGI DI INDONESIA Saepudin, Asep
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 15, Desember 2004
Publisher : Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.935 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v4i15.476

Abstract

Problematikan dan peningkatan kualitas mutu bagi perguruan tinggi merupakan dua hal penting yang perlu diperhatikan. Kenyatan menunjukan bahwa selama ini perguruan tinggi tidak terlepas dari persoalan (problematika) yang berkenaan dengan tiga hal, yaitu: (1) masih rendahnya pemerataan dalam memperoleh pendidikan, (2) masih rendahnya kualitas dan relevansi pendidikan, dan (3) masih lemahnya manajemen pendidikan. Kondisi tersebut perlu segera diselesaikan melalui reformasi pendidikan yang mengarah kepada peningkatan kualitas mutu dengan pendekatan konsep manajemen mutu terpadu atau Total Quality Manajement (TQM). Walupun konsep tersebut pada mulanya dikembangkan dalam dunia bisnis dan industri, namun dapat diterapkan pula pada bidang pendidikan, khususnya di perguruan tinggi. Kendatipun demikian, berbeda dengan manajemen bisnis atau industri, penerapan Total Quality Manajement (TQM) dalam mencapai manajemen kualitas mutu di Perguruan Tinggi (management for quality in higer education institutions) lebih difokuskan pada pada dua hal, yaitu: Pertama, stimulasi dari koherensi proses belajar. Kedua, Analisis kebutuhan berbagai kelompok peserta didik. yakni mahasiswa sebagai peserta didik. Oleh karenanya orientasi terhadap peserta didik adalah kunci management for quality in higer education institutions.
PENERAPAN PROGRAM PARENTING BERBASIS E-LEARNING DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MENDIDIK ANAK Saepudin, Asep; Ulfah, Saly
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 18 No. 3, Desember 2014
Publisher : Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.829 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.130

Abstract

Abstrak:Fokus penelitian ini adalah penerapan parenting berbasis e-learning dalam mengembangkan kemampuan mendidik anak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) penyelenggaraan program parenting di komunitas Institut Ibu Profesional (IIP) di Bandung, (2) pembelajaran parenting yang berbasis e-learning yang diselenggarakan oleh komunitas Institut Ibu Profesional, (3) perkembangan kemampuan mendidik anak pada anggota komunitas IIP Bandung setelah mengikuti program parenting dan pembelajaran parenting berbasis e-learning, dan (4) factor pendukung dan penghambat perkembangan kemampuan mendidik anak pada anggota. Metode penelitian menggunakan deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang. Kesimpulan hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) penyelenggaraan program parenting, diselenggarakan dengan pendekatan pendidikan orang dewasa melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, (2) pembelajaran dilaksanakan dalam kelas virtual syncronous (kelas online), (3) perkembangan kemampuan mendidik anak peserta setelah mengikuti pembelajaran e-learning, pada skala baik dan sangatbaik, dan (4) faktor penghambat dan pendukung perkembangan kemampuan mendidik anak dipengaruhi faktor internal yaitu diri orang tua dan eksternal yaitu pembelajaran parenting berbasis e-learning.Kata kunci: Manajemen Program, Parenting, e-learning, Kemampuan Mendidik Anak. Abstract:The focus of this research is the implementation of e-learning based parenting program in advancing the skill to educate children. The objectives of this research are to obtain information about: (1) the implementation of a parenting program in Professional Mother Institute (IIP) community members in Bandung, (2) the process of elearning- based parenting program in Professional Mother Institute (IIP) community members, (3) the development of the skill to educate children in the IIP community members in Bandung after attending the parenting programs and experiencing the process of e-learning-based parenting program, and (4) the factors supporting and inhibiting the development of the skill to educate children in IIP community members. The method usedwas descriptive research with a sample of 20 people. The conclusions of this research are: (1) the implementation of an e-learningbased parenting program was conducted with an adult education approach through the stages of planning, implementation, and evaluation, (2) the research was conducted in a synchronous virtual classroom (online classes), (3) the skill to educate children had developed after following the e-learning-based parenting program; on a scale of good and very good, and (4) the inhibiting factors and supporting factors of developing the skill to educate children are influenced by internal aspect, namely parents and external aspect namely the learning process of e-learningbased parenting program.Key words: Program Management, Parenting, e-learning, Child Education Skill.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT Saepudin, Asep
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 2 (2009): Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Departemen Pendidikan Luar Sekolah FIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam konsep pendidikan, keluarga merupakan lemabaga atau pranata pendidikan pertama dan utama yang diterima seorang anak. Oleh karena itu, orang tua berperan dalam memberikan pendidikan dan pengetahuan yang berguna bagi anaknya, tugasnya tidak saja mengembangkan watak dan kepribadian anak dalam hubungan dengan kebudayaan dan masyarakatnya, tetapi juga harus membimbing, mengembangkan dan membentuk “manusia yang diharapkan” secara berkelanjutan sesuai dengan fungsi-fungsi yang melekat pada institusi keluarga.  Peroses pendidikan sepanjang hayat dalam lembaga keluarga menitikberatkan pada dua aspek yaitu; pertama, aspek motivasi yang mendorong anggota keluarga untuk memperoleh pengalaman hidupnya secara optimal. Oleh karena itu, proses komunikasi  dan interaksi social yang diperankan oleh semua anggota keluarga inti dan kerabat menjadi semakin penting. Kedua, aspek belajar yang mendorong angota keluarga untuk terus belajar secara wajar sesuai minat dan kebutuhan belajarnya melalui asas saling asah, saling asih, dan saling asuh diantara semua anggota keluarga secara berkelanjutan sehingga terbentuk masyarakat belajar (learning society). Implementasi pendidikan sepanjang hayat dalam lembaga keluarga dapat dilakukan melalui dua proses yaitu; petama, proses sosialisasi yang membantu anak menemukan tempatnya dalam kehidupan social secara mantap sepanjang hayatnya. Kedua, proses pola asuh yang dilakukan orang tua dalam menyiapkan perilaku anak bagi masa depannya.  Kata Kunci: Keluarga, Pranata Pendidikan, Kemasyarakatan