p-Index From 2015 - 2020
8.887
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Jurnal Kanun Al-Adalah Jurnal Analisis DIMAS INFERENSI Jurnal Muadalah Jurnal Tashwir Jurnal Ilmu Ushuluddin JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman PASAI SAMUDERA Islam Futura WARTA Suhuf JURNAL ILMIAH PERSPEKTIF Empirisma; Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam Proceeding SENDI_U Al-Ijtima`i: International Journal of Government and Social Science LIBRARIA Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Holistik Scientiae Educatia AWLADY Jurnal Pendidikan Anak Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi AL-WIJD�N: Journal of Islamic Education Studies Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Jurnal Teknologi Kimia Unimal Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur´an dan Tafsir JPPI: Jurnal Pendidikan Islam Pendekatan Interdisipliner Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin Jurnal POLIMESIN PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Humaniora : Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Hukum Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi AIUA Journal of Islamic Education Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Profit : Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Jurnal Vokasi Journal of Welding Technology
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : EMPIRISMA

MUHAMMAD SYAHRUR DAN TEORI LIMITNYA saifuddin, saifuddin
EMPIRISMA: JURNAL PEMIKIRAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM Vol 25, No 1 (2016): Ushul Fiqh
Publisher : STAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/empirisma.v25i1.308

Abstract

Ketika Islam berhadapan dengan modernitas, maka sekian problematika muncul. Banyak usaha yang dilakukan oleh para pemikir Muslim untuk merspon persoalan tersebut. Salah satunya adalah Muhammad Syahrur. Di samping menawarkan solusi, Syahrur juga menjadi pengisi kekurangan pemikiran-pemikiran sebelumnya terutama pemikiran Fazlurrahman. Fazlurrahman datang dengan mengajukan tesis double movement theory yang bertumpu kepada kontekstualisasi ayat-ayat al-Qur’an dengan konteks kekinian. Teori Rahman mentok ketika tidak semua  ayat al-Qur’an memiliki asbab al-nuzul. Kelemahan teori Rahman ini kemudian ditutupi oleh Muhammad Syahrur dengan mengajukan teori limit. Artikel sederhana ini membahas teori yang diusung oleh Muhammad Syahrur dan bagaimana contoh-contohnya dalam penerapan hukum Islam. Kata kunci: Muhammad Syahrur, Teori limit, Hukum Islam