Articles

ANALISIS HUKUM TERHADAP EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PENCATATAN PERKAWINAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 (STUDI DI KABUPATEN PANGKAJENE KEPULAUAN) Salam, Abdul
PETITUM Vol 1 No 1 April (2014): PETITUM
Publisher : Magister Ilmu Hukum Universitas Indonesia Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.597 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kewajiban pencatatan perkawinan dan pemahaman agama menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 di Kabupaten Pangkajene Kepulauan, sehingga dengan hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif baik bagi masyarakat, pegawai pencatat nikah sebagai aparat yang berwenang di bidang pencatatan perkawinan, maupun para hakim yang memutuskan perkara perkawinan di pengadilan agama. Penelitian menggunakan pendekatan normatif, empirik dan kualitatif serta teknis pengumpulan data yang ditempuh melalui wawancara langsung dan pengisian kuesioner oleh responden, kemudian dianalisis secara imenggunakan model pengujian distribusi. kuantitatif dengan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pencatatan perkawinan di Kabupaten Pangkajene Kepulauan kurang efektif, sebagai akibat rendahnya pemahaman agama. Faktor substansi hukum, penegak hukum, kesadaran atau ketaatan hukum masyarakat yang masih rendah, pengetahuan hukum masyarakat yang juga masih rendah, keanifan lokal. dan lingkungan pergaulan sebagai akibat dari kemajuan teknologi dan informasi.
INCREASING STUDENTS’ ACTIVITY AND LEARNING OUTCOME USED GUIDED DISCOVERY MODEL ASSISTED BY PHET Raihanah, Siti; Susilowati, Eko; Salam, Abdul
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v7i2.6406

Abstract

The purpose of this study is to increase student's activity and learning outcome using guided discovery assisted by PhET (Physics Education Technology). The specific purpose of this study is to describe: 1) the implementation of the lesson plan, 2) activity, and 3) learning outcomes. The type of study that used is a classroom action research by Kemmis and Mc Taggart model that consists of two cycles. The subject of this study is the 24 students of class XII one of the vocational schools in the Banjarmasin city. The data is obtained through observation and test. The results of study in cycles I and II show: 1) the average score of implementation of the lesson plan increased from good category to very good category, 2) the student?s activity has increased 3) the learning outcomes increased from 0% to 87.5% and has been declared complete in cycle II. It can be concluded that the used implementation of guided discovery with PhET can increase activity and learning outcomes.
Analisis Kekasaran Permukaan Benda Kerja Menggunakan Pahat Konvensional HSS Pada Mesin CNC TU-2A Salam, Abdul
Jurnal Teknik Mesin SINERGI Tahun ke-6, No. 1 (2008)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin SINERGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kemampuan pahat bubut konvensional HSS sebagai tools alternatif pada mesin CNC TU-2A. Kekasaran permukaan dijadikan sebagai indikator untuk menentukan kualitas hasil pemakanan pada benda kerja untuk berbagai kondisi variabel permesinan. Selain itu, tingkat ketahanan pahat HSS diuji sampai pada batas keausan maksimum yang diizinkan. Metoda yang digunakan yaitu melakukan proses permesinan pada benda kerja aluminium dan kuningan dengan variasi kecepatan makan (F), tebal pemakanan (H), dan putaran mesin (S) untuk 3 macam merek Bohler, Krisbow, dan Kobe yang dibentuk menjadi 3 jenis, yaitu pahat kanan, pahat kiri, dan pahat netral. Selanjutnya dibandingkan dengan pahat carbide tool tip sebagai pahat standar mesin CNC TU-2A. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pahat konvensional HSS dapat digunakan pada mesin CNC TU-2A. Pada benda kerja aluminium nilai kekasaran yang paling kecil menggunakan pahat carbide sebesar 1,21 µm (H 0,3), sedangkan nilai kekasaran yang paling besar adalah pahat HSS netral sebesar 3,14 µm (H 0,9). Untuk benda kerja kuningan, nilai kekasaran yang paling kecil menggunakan pahat HSS netral Krisbow sebesar 1,11 µm (H 0,3), sedangkan nilai kekasaran yang paling besar adalah pahat HSS netral Kobe sebesar 9,8 µm (H 0,3). Pahat konvensional HSS akan mengalami keausan sebesar 0,245 mm bila digunakan secara terus menerus pada panjang pemakanan 500 mm dengan tebal pemakanan maksimum (H) 0.9 mm, asutan (F) 50 mm/min dan putaran spindel (n) 900 rpm. Bila dibandingkan pada kondisi yang sama, pahat carbide tool tip sebagai pahat standar belum mengalami keausan yang berarti.
Modifikasi Mesin Pencampur Pakan Ternak Salam, Abdul
Jurnal Teknik Mesin SINERGI Tahun ke-6, No. 2 (2008)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin SINERGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan memodifikasi mesin pencampur pakan ternak untuk meningkatkan kualitas pencampuran bahan pakan ternak agar lebih merata dan waktu proses pencampuran menjadi lebih efisien. Selain itu, kontinuitas produksi dan ketersediaan pakan ternak lebih terjamin karena pembuatannya lebih mudah. Dengan melakukan metoda perbaikan pada mekanisme poros spiral, putaran wadah pakan yang dapat berputar berlawanan, dan komponen pengaduk pada bagian bawah untuk mencegah penggumpalan, maka mesin ini dapat mencampur bahan pakan ternak lebih merata. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kualitas hasil pencampuran bahan pakan yang dihasilkan lebih merata dan proses lebih cepat, untuk satu kali proses pencampuran sebanyak 15 kg dicapai pada ≥ 6 menit, sedangkan untuk bahan pakan sebanyak 20 kg dicapai pada ≥ 8 menit. Waktu untuk satu kali proses pencampuran bahan pakan sebanyak 20 kg, mulai dari pemasukan hingga pengeluaran diperlukan waktu 15 menit atau kapasitas maksimum 80 kg/jam, sehingga penggunaan waktu pencampuran bahan pakan lebih efisien bila dibandingkan mesin sebelumnya.
Analisis Modifikasi Sudut Pahat Gurdi terhadap Keausan Pahat pada Penggurdian Material Komposit Karbon/Epoxy Sonda, Luther; Salam, Abdul
Jurnal Teknik Mesin SINERGI Tahun ke-10, No. 2 (2012)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin SINERGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauhmana keausan pahat pada penggurdian material komposit karbon/epoxy dengan menggunakan pahat gurdi konvensional HSS yang dimodifikasi sudut 2Kr nya menjadi dua tingkat. Selain itu, untuk mendapatkan besarnya putaran mesin, gerak makan, dan bentuk sudut 2Kr yang dimodifikasi agar diperoleh keausan pahat.yang paling minimal. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pengaruh variabel putaran mesin, gerak makan, dan sudut pahat modifikasi terhadap respon keausan pahat adalah berturut-turut sebagai berikut 10,128%, 8,653%, dan 5,394%. Setting kondisi optimum respon keausan pahat yang memberikan nilai keausan pahat paling minimum sebesar 0,2284 mm adalah berturut-turut sebagai berikut S = 650 rpm, F = 55 mm/min, dan 2Kr = 740. Dibandingkan dengan penggunaan pahat gurdi HSS standar untuk range variabel permesinan yang sama, keausan pahat rata-rata adalah 0,3280 mm, dengan demikian penggunaan pahat gurdi HSS yang dimodifikasi dapat mereduksi keausan pahat sekitar 30,5%.
Tanggung Jawab Hukum Penyelenggara Sistem Elektronik (Law Responsibility of the Electronic System Providers) Salam, Abdul
Indonesia Law Review Vol 1, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15742/ilrev.v1n3.64

Abstract

Reviewing Edmon Makarim’s book which is about Law Responsibility of the Electronic System Providers, remind us that easiness and availability of electronic system in electronic transaction in private or public happen because the role of electronic system providers. Behind the important and central role, there is big responsibility for electronic system providers. But because of wide of definition of provision of electronic system and so many people who involve in electronic system providers, there is a question in our mind, how is the shape of responsibility of the electronic system providers if the electronic system which is held is broken and / or not in operation as it has to and bring loss to users. Which one from the electronic system providers should take the responsibility in law?
OBESITAS, ASUPAN NATRIUM DAN KALIUM TERHADAP TEKANAN DARAH Kautsar, Fatimah; Syam, Aminuddin; Salam, Abdul
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 10, No 4: DESEMBER 2014
Publisher : Faculty Of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.639 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v10i4.491

Abstract

Hipertensi adalah penyakit yang terjadi akibat peningkatan tekanan darah yang bisa menyebabkan berbagai komplikasi terhadap beberapa penyakit lain, bahkan penyebab timbulnya penyakit jantung, stroke, dan ginjal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan obesitas asupan natrium dan kalium dengan tekanan darah pada mahasiswa Universitas Hasanuddin angkatan 2013 dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi  dalam penelitian ini, yaitu mahasiswa Unhas dengan berat badan berlebih yang berjumlah 411 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh 46,5% responden menderita hipertensi (tekanan darah tinggi). Hasil penelitian yang dilakukan terhadap obesitas (berdasarkan IMT) dengan tekanan darah diperoleh p=0,030. Hal ini menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara obesitas (berdasarkan IMT) dengan tekanan darah. Sedangkan pada hubungan obesitas (berdasarkan lingkar perut) dengan tekanan darah diperoleh p=0,716 yang menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara lingkar perut dengan tekanan darah. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap asupan natrium dengan tekanan darah menunjukkan p=0,09, yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara asupan natrium dengan tekanan darah. Sedangkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap asupan kalium didapatkan p=0,758 yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara asupan kalium dengan tekanan darah. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan bermakna antara obesitas (berdasarkan IMT) dengan tekanan darah sedangkan obesitas (berdasarkan lingkar perut, asupan natrium dan kalium) tidak berhubungan dengan tekanan darah.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING Putri, Riska Asyari; Mastuang, Mastuang; Salam, Abdul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v1i3.1018

Abstract

Rendahnya keterampilan proses sains siswa di kelas X-3 SMA Negeri 10 Banjarmasin disebabkan proses pembelajaran hanya berpusat pada guru dan siswa tidak pernah melakukan kegiatan penyelidikan. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas X-3 SMA Negeri 10 Banjarmasin menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari 2 siklus, setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan/ pengamatan, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi dan tes. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian dari siklus I ke siklus II yaitu: (1) Keterlaksanaan RPP secara keseluruhan pada siklus I dan siklus II memperoleh kriteria sangat baik; (2) Keterampilan proses sains siswa pada siklus I ke siklus II dengan kategori cukup terampil menjadi terampil; (3) Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I  sebesar 76,67% yang tuntas menjadi 93% yang tuntas pada siklus II sehingga dapat dinyatakan tuntas secara klasikal. Diperoleh simpulan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas X-3 SMA Negeri 10 Banjarmasin dengan cara guru menyampaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari untuk menarik perhatian siswa, memberikan tambahan waktu untuk membaca prosedur percobaan dan mengurangi bimbing untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa.
EFEK SUPLEMENTASI VITAMIN A, MINYAK FORTIFIKASI DAN EDUKASI GIZI IBU NIFAS TERHADAP MORBIDITAS IBU DAN BAYI Salam, Abdul; Briawan, Dodik; Martianto, Drajat; Thaha, Abdul Razak; Arundhana, Andi Imam
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 14, No 3: SEPTEMBER 2018
Publisher : Faculty Of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.698 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v14i3.4348

Abstract

Kekurangan vitamin A dapat berpengaruh pada peningkatan morbiditas ibu nifas maupun bayi yang baru lahir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pemberian vitamin A dosis tinggi (2vitA dan 1vitA), minyak goreng fortifikasi (Forti A) dan edukasi gizi (Edukasi) terhadap morbiditas ibu dan bayi. Penelitian ini menggunakan desain kuasi ekpesimen. Jumlah subjek dalam penelitian ini sebesar 295 subjek yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Morbiditas terutama terkait ISPA dan diare diukur setiap 2 minggu sampai bayi berusia 3 bulan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata ibu nifas dalam penelitian ini berusia 27 tahun dan sekitar 42% ibu nifas telah menyelesaikan pendidikan sampai tingkat SMA. Rata-rata frekuensi sakit ISPA ibu pada kelompok Forti A lebih rendah dibandingkan dengan kelompok 2vitA, 1vitA dan edukasi yakni masing-masing 0.04, 0.31, 0.95 dan 0.29 (p<0.000). Begitu pun juga halnya ditemukan pada durasi ISPA untuk setiap kelompok yakni masing-masing 0,17 hari,0.99 hari, 3.16 hari, dan 1.07 hari (p<0.000). Pemberian minyak fortifikasi dapat mengurangi kejadian morbiditas.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FISIKA CAHAYA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF Rahmatiya, Rahmatiya; Zainuddin, Zainuddin; Salam, Abdul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v2i1.1009

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII C SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin dikarenakan siswa yang memiliki pemahaman konsep yang rendah maka akan ada kemungkinan siswa memberi pengertian sendiri mengenai konsep tersebut. Hal inilah yang menimbulkan miskonsepsi pada siswa. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan secara umum meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII C SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin pada materi ajar cahaya melalui penerapan model Pembelajaran generatif. Adapun tujuan penelitian secara khusus untuk mendeskripsikan: (1) keterlaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran, (2) hasil belajar siswa, dan (3) tingkat miskonsepsi siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan desain Kemmis dan Taggart. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan tes. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan: (1) Keterlaksanaan RPP secara keseluruhan meningkat dari 87,15% menjadi 93,42% , (2) Ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari 61,11% menjadi 83,33%, (3) Tingkat miskonsepsi siswa siswa pada siklus I terdapat pengurangan sebesar 3,32% dan pada siklus II pengurangan sebesar 5,55%. Diperoleh kesimpulan bahwa melalui model pembelajaran generatif dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII C SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin pada mata pelajaran fisika cahaya.
Co-Authors Abd. Wahid Abdul Munir Abdul Razak Thaha, Abdul Razak Ahzan, Sukainil Alfurqan, Alfurqan Amelia, Nila Aminuddin Aminuddin Aminuddin Syam An'nur, Syubhan Ansary, Benny Arundhana, Andi Imam Awaluddin, M Battung, Sabaria Manti Bidakwati, Zaini Caherul, Andi Cahyaningrum, Aladhiana Chandradewi, AASP Citra Kesumasari Dachlan, djunaidi M Dewi Dewantara, Dewi Dewi, Desilia Purnama Djangkali, Nova Dodik Briawan Drajat Martianto Eko Susilowati Erniwati Erniwati Fachrul, Muhammad Fahruddin Fahruddin Fakhriyani, Devy Fatimah Kautsar Fatmah, Siti Nor Fatmawati, Viky Fitri, Zohriatun Hanifah, Nor Harjoyo, Harjoyo Healthy Hidayanti Herianto, Ardiansyah Hermawati Hermawati, Hermawati Hudayah, Andi Nur husen husen Irianto Irianto Ishak Ishak Jamal Jamal Jang Jaya, Rico Saktiawab Jaya, IKetut Swirya Jumriana Jumriana, Jumriana Kanaby, Aesa Kharisma, Riza Khotimah, Dwiaulia Khusnul Khusnul Khotimah, Dwi Aulia Kurnia Ajie, Ranny Ayu Kurniati, Yessy Lalu Khairul Abdi Limin, Theopilus Lukmanul Hakim Luther Sonda Luziana Vingki, Luziana Made Darawati Mahtari, Saiyidah Maliku, Tria Paramitha Manti Battung, Sabaria Mastuang Mastuang, Mastuang Mataram, Komang Agusjaya Maznuni, Maznuni Miftahul Jannah Misbah Misbah Muh. Iswar Muh.Irsyam, Andi MUHAMMAD ALI Muhammad Arsyad Muhammad Iswar Muhammad Rizki Mukarramah Mukarramah, Mukarramah Munir, Abd. Murni Murni Mustika Wati, Mustika Nasrullah, Baso Ngasifudin, Muhammad Ni Ketut Sri Sulendri Ni Putu Agustini, Ni Putu Novita, Wiwin Novrianti, Dian Nugraha, Daniel Nurhaedar Jafar Paembonan, Jenni Paramega, indah Partipasari, Baiqtinda Pathiyah, baiq pratiwi, Riski Pujiastuti, Widayati Purnamasari, Yuli Putra, Suyatna Syah Putri, Riska Asyari Rahmatiya, Rahmatiya Rahmatullah, Panji Raihanah, Siti Ridwan Thaha Risnawati, Desi Ritto, Jeremiah Rizki Ramadhan Said, Arsyad Samsidar Samsidar Samsun Hidayat Sarah Miriam, Sarah sari, Ninik sasaka, rodien Sasmita, Fauzia Dwi Septiyani, Trias Sri Hartini Subair, Hardiyanti Suhaema Suhaema, Suhaema Supriyadi Supriyadi Surya Haryandi, Surya Susilo Wirawan Suyidno Suyidno Swidari, Denda Swiryajaya, ketut syamsidar syamsidar Umar, Anita A. Hi. Veni Hadju Virani, Devintha Widayati Widayati widiada, igde Widiada, Igde Narda Yefterson, Ridho Bayu Yuli Laraeni, Yuli Zainuddin Zainuddin Zainurni Zein zuhelviany, zuhelviany Zumrotul Khasanah