Articles

METODE KAISA DALAM PERSPEKTIF MULTIPLE INTELEGENCE Salamah, Umi
Hunafa: Jurnal Studia Islamika Vol 16 No 1 (2019): Studia Islamika
Publisher : State Institute of Islamic Studies (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jsi.v16i1.529.78-87

Abstract

Memorizing the Qur'an usually uses conventional methods (drill, listen, imitate) and is less attractive when applied to children. The purpose of this study was to analyze memorizing the Qur'an using the Kaisa method in the perspective of multiple intelligence. The Kaisa method is a way of memorizing the Koran which is oriented to memorization and understanding of the verses of the Koran along with their meanings through movements or kinesthetic which are adapted to the meaning of each verse so as to make it easy to understand and remember every verse of the Qur'an given . This research method is descriptive qualitative, data collection is through observation, interviews, and documentation. The research results obtained that memorizing the Qur'an using the Kaisa method is able to accommodate multiple intelligences (multiple intelligence)
ESTIMASI RAGAM, JUMLAH KELOMPOK GEN PENGENDALI KARAKTER DAN HERITABILITAS HASIL TOMAT DI DATARAN RENDAH Eka Saputra, Helfi; Wahyuni Ganefianti, Dwi; Salamah, Umi; Sariasih, Yenny; Dwi Ardiansyah, Nico
Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Hortikultura Indonesia
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.473 KB) | DOI: 10.29244/jhi.10.2.112-118

Abstract

Persilangan merupakan salah satu teknik untuk memperluas keragaman genetik. Tujuan penelitian adalah untuk mengestimasi keragaman genetik, heritabilitas dan jumlah kelompok gen pengendali karakter hasil dan komponen hasil tomat pada populasi F2 persilangan TMU-1 x TMU-2 di dataran rendah. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Kandang Limun, Kota Bengkulu dengan ketinggian 10 m dpl (dataran rendah) dari bulan April sampai Oktober 2016. Estimasi keragaman genetik, heritabilitas dan jumlah kelompok gen pengendali karakter ditentukan berdasarkan nilai tengah dan ragam pada populasi. Hasil penelitian menunjukkan semua karakter yang diuji memiliki jumlah kelompok gen pengendali sebanyak satu gen. Karakter yang dikendalikan oleh satu gen diharapkan fiksasi gen-gen akan cepat tercapai pada beberapa siklus awal seleksi. Delapan karakter memiliki heritabilitas tinggi. Masing-masing karakter dan heritabilitasnya adalah umur berbunga (52.90%), jumlah buah per tanaman (92.99%), panjang buah (77.10%), diameter buah (71.76%), jumlah rongga buah (85.68%), tebal daging buah (73.05%), padatan total terlarut (89.77%) dan bobot buah per tanaman (65.19%). Kata kunci: dataran rendah, heritabilitas, jumlah kelompok gen, keragaman, komponen hasil
KERAGAAN AGRONOMI DAN POTENSI HASIL GENOTIPE JAGUNG (ZEA MAYS L.) GENERASI S1 DAN S2 DI DUA LOKASI Salamah, Umi; Suwarno, Willy Bayuardi; Aswidinnoor, Hajrial; Nindita, dan Anggi
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 45 No. 2 (2017): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.691 KB) | DOI: 10.24831/jai.v45i2.13156

Abstract

Hybrid maize breeding relies on the availability of good performing inbred lines with superior combining ability. The objectives of this study were to: (1) estimate genetic paramters and heritability for agronomic and yield traits, (2) estimate correlations among traits, and (3) estimate selection-balanced inbreeding depression level from S1 to S2 generations. The S1 trial was planted from June to September 2014 at two locations, followed by the S2 trial from January to May 2015 at the same locations. Each trials was arranged in an augmented design with three blocks consisting of 72 unreplicated test genotypes, 3 unreplicated inbred lines, and 5 replicated commercial hybrid varieties as checks. The results showed that the heritability estimates were medium to high for most observed traits. Best yielding genotypes in S1 and S2 generations were derived from P27xNK6326, Pertiwi3xP31, NK6326xP31, P31xNK6326, and P31xNK33 populations. Grain yield was positively correlated with plant height, ear height, ear length, and ear diameter in S1 and S2 generations. The S2 generation exhibited inbreeding depression for grain yield. The estimates of heritability, correlations, and inbreeding depression obtained from this study could be useful for selection in corn breeding programs.Keywords: correlation, heritability, inbreeding depression
PENGUJIAN EMPIRIS TERHADAP HUBUNGAN TWIN DEFICITS DI INDONESIA DENGAN ANALISIS STRUCTURAL BREAK (Studi Kasus Tahun 1981 s.d. 2011) Salamah, Umi; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.552 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keberadaan hubungan  twin deficits  di Indonesia pada periode 1981-2011 dan pengaruh  structural break  pada hubungan tersebut.  Twin deficits hypothesis menyatakan bahwa peningkatan  budget deficit  akan menyebabkan peningkatan yang sama pada  current account deficit. Keberadaan hubungan ini diyakini dapat membahayakan sustainabilitas makro ekonomi dalam jangka panjang. Penelitian ini menggunakan Vector Error Correction Model (VECM)  dan data budget deficit, current account deficit, tingkat bunga, nilai tukar, dan inflasi. Hasil empiris menunjukkan adanya hubungan negatif antara  budget deficit  dan  current account deficit  dalam jangka panjang dan menolak dugaan adanya hubungan twin deficits di Indonesia. Hubungan ini diperkuat dengan hasil uji  structural break  (koefisien  dummy)  yang berpengaruh signifikan pada  budget deficit  dan current account deficit dengan tanda koefisien yang berlawanan. Kata Kunci : Budget deficit, current account deficit, twin deficits, structural break, VECM
PENINGKATAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN MENGGUNAKAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 LIWA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Salamah, Umi; Yusmansyah, Yusmansyah; utaminingsih, diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 1 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is the student Achievement Motivation that low. The problem of this study "Are Able Students Achievement Motivation Boost Using Tutoring Services Group In Class IX students of SMP Negeri 1 Liwa West Lampung academic year 2012/2013? The purpose of this study to determine the increase in achievement motivation through group guidance services to the students grade IX SMP Negeri 1 Liwa West Lampung.The method used in this study with a design method of quasi eksperimen, one group pretest-posttest design. . Subjects in the study of eight students with low achievement motivation. Data collection techniques in this study using a scale of achievement motivation, and supported by the observation.The results showed that students' achievement motivation can be enhanced by using group guidance services, as evidenced by the results of the data analysis of achievement motivation as pre-test and post test scores obtained Zhitung= -2.521 and Ztabel = 4, Zhitung Ztabel, then Ho is rejected and Ha accepted, it means there is an increase in achievement motivation before and after a given group counseling services to students grade IX liwa SMP Negeri 1 Liwa West Lampung year 2012/2013.The conclusion in this study is an increase in achievement motivation between before given guidance services group after group counseling services provided to the students grade IX SMP Negeri 1 Liwa West Lampung school year 2012/2012. This means that achievement motivation can be enhanced through group guidance services.Advice can be given (1), To Students should follow the guidance service groups if difficulties in raising achievement motivation, so that students can get a better performance. (2) To the counseling teacher should establish good communication with the entire school community, so that the problem-that exist in students' experiences to be resolved. (3) To the researchers should be able to conduct research using the services, approach, and the same technique but with a different problem, and the same subjects.Keywords: Achievement Motivation, Tutoring Services Group
RANCANG BANGUN PULSE OXIMETRY MENGGUNAKAN ARDUINO SEBAGAI DETEKSI KEJENUHAN OKSIGEN DALAM DARAH Salamah, Umi
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v6n2.p77-82

Abstract

Kekurangan atau kelebihan oksigen dalam darah akan menimbulkan penyakit dan gangguan kerja tubuh. Pada tingkat tertentu, penyakit tersebut dapat meninbulkan resiko kematian. Oleh karena itu, informasi tentang kejenuhan oksigen dalam darah menjadi hal yang penting untuk dideteksi. Salah satu insturmentasi yang digunakan untuk memantau kejenuhan oksigen dalam darah adalah dengan pulse oximetry. Dalam penelitian ini dirancang bangun pulse oximetry berbasis personal computer menggunakan LED merah dan inframerah sebagai sumber cahaya sedang sensor cahaya yang digunakan adalah fotodioda. Pulse oximetry yang dirancang adalah instrumentasi non invasive yang mana driver LED diletakkan pada ujung jari. Cahaya LED yang terserap jari akan menjadi sinyal yang diumpankan ke fotodioda yang selanjutnya sinyal tersebut akan diubah menjadi sinyal digital oleh Arduino dan diproses lebih lanjut oleh personal computer untuk menampilkan grafik pulse oximetry tersebut. Perangkat lunak untuk mengolah data keluaran Arduino menggunakan Delphi 7, Microsoft Exel dan Mat Lab sebagai perangkat lunaknya. Hasil penelitian ini diperoleh sinyal Photopletysmography (PPG) Ujung Jari yang representatif  dengan sinyal PPG referensi. Pengujian pulse oximetry yang telah dirancang adalah 16 dengan sampel uji random. Dari sampel tersebut, diperoleh 13 sampel uji berada pada prosentase kejenuhan oksigen normal dan 3 sampel uji berada pada prosentase kejenuhan oksigen tidak normal.
Analisis Dan Verifikasi Workflow Mengggunakan Petri (Studi kasus; Proses Bisnis di Universitas Sebelas Maret) Anggrainingsih, Rini; Yohanes, Sarngadi Palgunadi; Salamah, Umi
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elemen penting suksesnya sebuah organisasi adalah kemampuannya untuk terus-menerus mengembangkan kinerjabisnis prosesnya karena semakin baik proses bisnis suatu organisasi, semakin baik pula kinerja organisasi tersebut. Prosesbisnis banyak dimodelkan sebagai workflow dengan menggunakan BPMN (Business Process Modelling Notation) karenaBPMN memiliki fitur dan notasi yang mampu menggambarkan bisnis proses seperti kondisi yang real. Pada penelitiansebelumnya proses bisnis Universitas Sebelas Maret (UNS) telah dimodelkan dalam BPMN namun belum diketahui apakahproses bisnis UNS tersebut sudah optimal dan terbebas dari kesalahan yang tidak diinginkan atau belum karena BPMN tidakmemiliki fitur untuk menganalisis workflow, karena itu diperlukan analisis tambahan pada model BPMN untuk mengetahuiapakah proses bisnis tersebut sudah terbebas dari kesalahan. Dengan adanya analisis tambahan akan diperoleh model prosesbisnis yang terbebas dari deadlock dan livelock sebelum diimplementasikan. Sehingga rekayasa proses bisnis (BusinessProcess Reengineering)diharapkan menjadi lebih efisien dalam hal waktu dan uang. Perangkat untuk memodelkan,menganalisis workflow adalah PetriNets .Workflow dalam bentuk Petri nets dapat diverifikasi dengan menggunakan toolwoped.Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan verifikasi apakah proses bisnis di UNS tersebut sudah terbebas darikesalahan dengan menggunakan PetriNets dan memberikan rekomendasi proses bisnis yang yang terbebas dari deadlock danlivelock untuk UNS dengan cara mengubah model proses bisnis BPMN ke dalam notasi workflow PetriNets kemudiandilakukan analisis dan verifikasi dengan woped. Penelitian ini diharapkan menghasilkan rekomendasi proses bisnis UNS yangterbebas dari deadlock dan livelock yang tidak diinginkan. Tujuan selanjutnya diharapkan penelitian ini bisa menghasilkanmetode yang bisa menjadi rujukan para pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan pada saat akan melakukanrekayasa proses bisnis pada organisasi yang dipimpinnya.Kata kunci: Bisnis Proses Modeling, BPMN, verifikasi, Petri Nets
Identifikasi Penyakit Acute Myeloid Leukemia (AML)Menggunakan ‘ Rule Based System’ Berdasarkan Morfologi Sel Darah Putih Studi Kasus : AML2 dan AML4 Suryani, Esti; Salamah, Umi; Wiharto, Wiharto; Wijaya, Andreas Andy
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acute Myeloid Leukaemia (AML) merupakan leukemia yang terjadi pada seri myeloid, meliputi neutrofil, eosinofil, monosit,basofil, megakariosit dan sebagainya. AML didiagnosis berdasarkan hitung darah lengkap pada hapusan darah tepi atausumsum tulang belakang. Namun proses tersebut masih menimbulkan masalah, yaitu bahwa prosedur untuk menghitung seldarah dengan mikroskop secara manual memerlukan tenaga dan waktu yang lama, serta membutuhkan biaya yang mahal.Untuk mengatasi hal tersebut, maka proses diagnosa dapat dilakukan dengan menggunakan teknik pengolahan citraberdasarkan bentuk morfologi darah. Penelitian ini bertujuan untuk membantu proses diagnosa awal Acute MyeloidLeukemia (AML) M2 dan M4 menggunakan Rule Based System berdasarkan morfologi sel darah putih. Metode pengolahancitra yang digunakan adalah normalisasi citra, thresholding, operasi morfologi dan bounding box. Kemudian prosesidentifikasimenggunakan Rule Based System dengan metode Sugeno orde nol. Pada Proses pengujian digunakan 60 citradarah yang terdiri dari 30 AML M2 dan 30 AML M4. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasisebesar 81,67%.Kata kunci : Acute Myeloid Leukemia, Fuzzy Rule-Based System, rasio nucleus dan sitoplasma, kebundaran, diameter wbc.
INCORPORATING INDEX OF FUZZINESS AND ADAPTIVE THRESHOLDING FOR IMAGE SEGMENTATION Salamah, Umi; Sarno, Riyanarto; Arifin, Agus Zainal; Nugroho, Anto Satriyo; Prayitno Rozi, Ismail Eko; Setia Asih, Puji Budi
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 8, No 4: August 2018
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1192.007 KB) | DOI: 10.11591/ijece.v8i4.pp2406-2418

Abstract

Binary Segmentation of an image played an important role in many image processing application. An image that was having no bimodal (or nearly) histogram accompanied by low-contrast was still a challenging segmentation problem to address. In this paper, we proposed a new segmentation strategy to images with very irregular histogram and had not significant contrast using index of fuzziness and adaptive thresholding. Index of fuzziness was used to determine the initial threshold, while adaptive thresholding was used to refine the coarse segmentation results. The used data were grayscale images from related papers previously. Moreover, the proposed method would be tested on the grayscale images of malaria parasite candidates from thickblood smear that had the same problem with this research. The experimental results showed that the proposed method achieved higher segmentation accuracy and lower estimation error than other methods. The method also effective proven to segment malaria parasite candidates from thickblood smears image.
TINDAK TUTUR DIREKTIF ANAK AUTIS Sumarti, Endang; Salamah, Umi
LITERA Vol 14, No 1: LITERA APRIL 2015
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v14i1.4405

Abstract

AbstractThis study aims to describe forms, functions, and strategies in autistic children?sdirective speech acts. The data were from the recording of dialogs performed in anautism-specific school and an inclusive school in Malang City. They were collectedthrough observations and recording. The data collection and analysis were interactively,simultaneously, and iteratively done to deeply and wholly understand forms, functions,and strategies in autistic children?s directive speech acts. The results of the study areas follows. First, the forms include requests, commands, and prohibitions. Second, thefunctions comprise those of requesting, commanding, and prohibiting. Third, the strategiesconsist of a direct strategy and an indirect strategy.