Articles

Dinamika pengendapan lahar permukaan pada alur-alur lembah di bagian selatan Gunung Api Merapi, Yogyakarta Mulyaningsih, Sri; Sampurno, Sampurno; Zaim, Yahdi; Puradimaja, Deny Juanda; Bronto, Sutikno
Indonesian Journal on Geoscience Vol 1, No 3 (2006)
Publisher : Geological Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.621 KB) | DOI: 10.17014/ijog.v1i3.15

Abstract

http://dx.doi.org/10.17014/ijog.vol1no3.20062Endapan aliran rombakan Gunung Api Merapi, yang lebih dikenal sebagai lahar, terbentuk dari hasil longsoran endapan awan panas yang dipicu oleh curah hujan yang sangat tinggi. Pada saat ini, endapan awan panas tersebut berasal dari guguran kubah lava. Material suspensi tersebut selanjutnya menuruni lereng dengan kecepatan yang tinggi, menghasilkan aliran turbulen. Aliran tersebut biasanya berkembang pada daerah dengan perbedaan morfologi berkemiringan lereng tinggi ke landai, atau yang sering dikenal sebagai daerah tekuk lereng. Studi ini didasarkan pada pengamatan dan pengukuran fragmen lahar yang berukuran besar di permukaan. Analisis meliputi arah penyirapan, bentuk, dan besar butir fragmen. Hasil penelitian mendapatkan model arah aliran fragmen besar lahar dari bagian atas aliran rombakan, yang membentuk “model punggung katak” atau “model punggung gajah”. Bagian depan katak atau gajah (kepala) yaitu arah aliran atau bagian depan aliran. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa model tersebut berlaku pada fragmen dengan diameter 90 cm atau lebih besar. Di daerah penelitian, fragmen dengan diameter 90 cm mencapai jarak hingga 22 km dari sumbernya. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai model untuk menentukan arah aliran lahar (aliran rombakan) purba yang sumbernya belum diketahui.  
Perkembangan Geologi pada Kuarter Awal sampai Masa Sejarah di Dataran Yogyakarta Mulyaningsih, Sri; Sampurno, Sampurno; Zaim, Yahdi; Puradimaja, Deny Juanda; Bronto, Sutikno; Siregar, Darwin Alijasa
Indonesian Journal on Geoscience Vol 1, No 2 (2006)
Publisher : Geological Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1562.85 KB) | DOI: 10.17014/ijog.v1i2.13

Abstract

http://dx.doi.org/10.17014/ijog.vol1no2.20065The uplift of Southern Mountains in Early Pleistocene has formed the Yogyakarta Basin. In this basin, the Merapi volcanic activity has been developing. Based on 14C dating in cinder deposits exposed at Cepogo, the volcanic activity took place since ±42 ka. While on the basis of K/Ar dating in andesitic lava at Bibi Volcano, the activity took place since 0.67 ma. The high in the south and the appearance of Merapi volcanic dome in the north had caused a fl at valley. The southern part of the valley is bounded by the Southern Mountains and the western part is bounded by the West Progo Mountains. In the present time, the lithology of the areas which are interpreted as a palaeo-valley is composed of black clay deposits. This black clay is a contact between the basement rocks and Merapi volcanic deposits. The black clay deposits exposed in the Progo River (Kasihan) has been developed since ±16.59 to 0.47 ka, while in the Opak River (Watuadeg) 6210 y BP. Younger black clay deposits intersecting with lahars are also exposed at the Winongo River and have an age of 310 y BP. The age data of volcanic stratigraphy shows that Merapi activities had taken place since ±6210 up to ±310 years ago.  
PENGARUH HARGA, PROMOSI DAN PRODUCT KNOWLEDGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ENERVON ACTIVE SERTA DAMPAKNYA PADA LOYALITAS KONSUMEN DI JAKARTA Nugrahini, Lestari; Sampurno, Sampurno; Haryani, Iha
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTAlong with the growing public awareness of a healthy lifestyle, the market of multivitamins in Indonesia is growing. Realizing the growth in 2016, PT. Darya-Varia Laboratoria, Tbk launched a new product, namely Enervon Active. In the third year after its launch in 2018, there was rationalization some Stock Keeping Unit (SKU) of Enervon Active in 2 biggest minimarket in Indonesia. This proves that the competition condition of multivitamins increasingly strict, and PT. Darya-Varia Laboratoria, TBK should be able to survive and continue to grow, one of them through improving the strategy in terms of price and promotion and increase Product knowledge that to be able to influence consumer decisions in making purchases so that consumers decide to make repeat purchases and become loyal customers to Enervon Active. The purpose of this research is to analyze the influence of price, promotion, and product knowledge to purchasing decisions of Enervon Active and its impact on consumer loyalty in Jakarta. The research method used in this research uses quantitative research methods by conducting a questionnaire to 193 consumers Alfamart DKI Jakarta. The Structural Equation Modeling (SEM) method with the Lisrel 8.70 program is used as a data analysis technique. The results of this study indicate that the price has no influence on the purchasing decision of Enervon Active with t-value 0,59. Price has an influence on the decision of consumer loyalty with t-value 2,00. Promotion has an influence on the purchasing decision of Enervon Active with t-value 2,14. Promotion has an influence on consumer loyalty with t-value 2,53. Product Knowledge has no influence on the purchasing decision of Enervon Active with t-value 0,88. Product Knowledge has an influence on consumer loyalty with t-value 4,10. Purchasing decisions of Enervon Active has an influence on consumer loyalty with t-value 1,99. Keywords : Price, Promotion, Product Knowledge, Purchasing Decision, Customer Loyalty, Enervon Active ABSTRAK Seiring dengan bertumbuhnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat, pasar multivitamin di Indonesia pun mengalami pertumbuhan. Menyadari pertumbuhan tersebut maka pada tahun 2016, PT. Darya-Varia Laboratoria, Tbk meluncurkankan produk baru yaitu Enervon Active. Di tahun ketiga setelah peluncurannya yaitu di tahun 2018, terjadi rasionalisasi terhadap beberapa Stock Keeping Unit (SKU) Enervon Active di 2 minimarket terbesar di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa kondisi persaingan kategori multivitamin semakin ketat, dan PT. Darya-Varia Laboratoria, Tbk harus mampu bertahan dan terus berkembang, salah satunya melalui peningkatan strategi pada segi harga dan promosi serta meningkatkan product knowledge agar dapat mempengaruhi keputusan konsumen dalam melakukan pembelian sehingga konsumen memutuskan untuk melakukan pembelian berulang dan menjadi konsumen yang loyal terhadap Enervon Active. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh harga, promosi serta product knowledge terhadap keputusan pembelian serta dampaknya terhadap loyalitas konsumen. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada 201 konsumen Alfamart DKI Jakarta. Metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan program Lisrel 8.70 digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa harga tidak memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian Enervon Active dengan nilai t yaitu 0,59. Harga memiliki pengaruh terhadap loyalitas konsumen dengan nilai t yaitu 2,00. Promosi memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian Enervon Active dengan nilai t yaitu 2,14. Promosi memiliki pengaruh terhadap loyalitas konsumen dengan nilai t yaitu 2,53. Product Knowledge tidak memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian Enervon Active dengan nilai t yaitu 0,88. Product Knowledge memiliki pengaruh terhadap loyalitas konsumen Enervon Active dengan nilai t yaitu 4,10. Keputusan pembelian Enervon Active memiliki pengaruh terhadap loyalitas konsumen dengan nilai t yaitu 1,99.Kata kunci : Harga, Promosi, Product Knowledge, Keputusan Pembelian, Loyalitas Konsumen, Enervon Active
PENGARUH EKSPERIENTIAL PEMASARAN DAN IKLAN TERHADAP KESADARAN MEREK SERTA DAMPAKNYA KEPADA KEPUTUSAN PEMBELIAN VAPE MEREK TESLA INVALDER PRODUK ENDS Sinaga, Alex Handani; Sampurno, Sampurno; Derriawan, Derriawan
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTWith the development of technology, companies engaged in e-cigarettes always change the marketing target of their products including steam products. In terms of marketing targets, according to Prescient & Strategic Intelligence (2018) "The global e-cigarette market that received $ 13,899.9 million in 2017 and estimates the value of CAGR will move by 19.6% during 2018-2023". Based on electronic cigarette users in Indonesia according to the report of the Global Adult Tobacco Survey: Indonesia Trouble (GATS) in the book tobacco use Indonesia (2012) data shows that in adults, the contribution of e-cigarettes in Indonesia in 2011 reached (10.90% ) but only (0.3%) uses the product. The design of this study is a case study with quantitative evaluations carried out by collecting data and information to obtain patterns of consumer relationships with questionnaires, and analyzing statistical data with (SEM Software Amos 19 test), with the aim to test hypotheses that have been provided.  The trend of using Invalder vape tesla in the city of Jakarta about experimental marketing variables on brand awareness = 0.005; advertising variables on brand awareness p = 0.024 and brand awareness variables on purchasing decisions p = 0.00 conversely the marketing experiential variable on purchasing decisions is not significantly significant p = 0.789, and the advertising variable on buying decisions p = 0.237. Based on the value of the Goodness Of Fit criteria, a Chi-square value of 0.060 is obtained, a GFI value of 0.915 from the standard> 0.90, an NFI value of 0.844 from the standard of <0.90 and a TLI value of 0.910, from a standard> 0.90 so that it can be obtained the developed model is acceptable (Fit). Keywords : Experiential Marketing, Advertising, Brand Awareness, and Invalder Vape Tesla Purchasing Decisions ABSTRAK Dengan perkembangan tekhnologi maka perusahaan yang bergerak dibidang e-rokok selalu memperhitungkan target pemasaran produknya termasuk produk vapor. Dari segi target pemasaran, menurut Prescient & Strategic Intelligance (2018), menyatakan ?Pasar e-rokok global dihargai $ 13.899,9 juta pada 2017 dan diperkirakan nilai CAGR akan mengalami inflasi sebesar 19,6% selama 2018-2023?. Berdasarkan pengguna rokok elektronik di Indonesia menurut  laporan Global Adult Tobacco Survey: Indonesia Repot (GATS) dalam buku tobacco use Indonesia (2012) data menunjukkan pada orang dewasa proporsi e-rokok yang ada di Indonesia mencapai pada tahun 2011 mencapai (10,90%) namun hanya (0,3%) yang menggunakan produk tersebut. Desain penelitian ini adalah penelitan kasualitas dengan pendekatan secara kuantitatif dilakukan dengan cara pengumpulan data dan informasi untuk memperoleh pola perilaku konsumen berupa kuisioner, dan analisa data bersifat statistika dengan (uji SEM Sofwere Amos 19), dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Tren penggunaan vape tesla Invalder di kota Jakarta secara langsung dipengaruhi oleh variabel eksperiental pemasaran terhadap kesadaran merek = 0.005; variabel iklan terhadap kesadaran merek p= 0,024 dan variabel kesadaran merek terhadap keputusan pembelian p= 0.00 sebaliknya variabel ekperiental pemasaran terhadap keputusan pembelian tidak berpengaruh secara signifikan p = 0,789, dan variabel iklan terhadap keputusan pemebelian p = 0,237. Berdasarkan nilai kriteria Goodness Of Fit  diperoleh nilai Chi square sebesar 0,060, nilai GFI sebesar 0,915 dari standar >0,90, nilai NFI sebesar 0,844 dari standar sebesar < 0,90 dan nilai TLI sebesar 0,910, dari standar > 0,90 sehingga dapat dikatakan bahwa model yang dikembangkan dapat diterima (Fit).Kata kunci : Eksperiental Pemasaran, Iklan, Kesadran Merek dan Keputusan Pembelian Vape tesla Invalder
PENGARUH PROMOSI ABOVE THE LINE DAN KESADARAN MERK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MADU TJ Citra, Eufemia; Sampurno, Sampurno; Andayani, Nurita; Ratih, Dian
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol 5, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini vitamin, supplemen dan obat tradisional menjadi pilihan dalam upaya mempertahankan kesehatan. Salah satunya adalah Madu TJ. Pada periode penelitian BMI (Business Monitor International), total penjualan produk makanan dan minuman diperkirakan tumbuh 10,2% pada 2018. Kelas menengah Indonesia tumbuh pesat dengan pendapatan per rumah tangga berkembang rata ? rata 9,6% pertahun antara 2017 dan 2021. Namun demikian berdasarkan Top Brand Survey pada Fase 2 tahun 2017 dan 2018 terdapat penurunan Top Brand Index produk Madu TJ hingga 13,6%. Hal ini berbanding terbalik dengan upaya yang telah dilakukan Ultra Sakti dengan persentase budget promosi Above the Line mencapai 60% sedangkan budget strategi promosi Below the Line sebesar 40%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh strategi promosi above the line dan kesadaran merk terhadap keputusan pembelian produk Madu TJ. Kuesioner dan wawancara digunakan sebagai instrumen penelitian, dan sebanyak 196 responden menjadi sampel dalam penelitian. Metode SEM (Structural Equation Modeling) digunakan sebagai teknik analisis data dan Lisrel 10.0 digunakan untuk menganalisis data yang didapakan setelah penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi promosi Above the Line tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk dengan nilai t hitung sebesar 0,34 yang lebih kecil dari t-value 1,96. Kesadaran merk tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk dengan nilai t hitung sebesar 1,04 yang lebih kecil dari t-value 1,96. Strategi promosi Above the Line memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap kesadaran merk. Diketahui dari nilai t hitung sebesar 2,80 yang lebih besar dari t-value 1,96. Keywords: Above the line promotion strategy, brand awareness, purchasing decisions, Madu TJ
PENGARUH REPUTASI, KOMPETENSI, KESUKAAN DAN KEPERCAYAAN MEREK PADA LOYALITAS MEREK (STUDI PADA KONSUMEN KOSMETIK THE BODY SHOP DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA) Tambunan, Veny; Sampurno, Sampurno; Wahyono, Djoko
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 4, No 1
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.255

Abstract

Meningkatnya persaingan antar perusahaan mengakibatkan banyak bermunculan produk-produk yang serupa. Hal ini merupakan latar belakang pentingnya dilakukan upaya untuk mempertahankan loyalitas merek. Reputasi merek, kompetensi merek, kesukaan pada merek merupakan faktor-faktor yang dapat memberikan dampak positif dan signifikan terhadap kepercayaan dan loyalitas konsumen terhadap suatu merek. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan instrumen berupa kuesioner, dengan jumlah responden sebesar 100 responden. Pada analisis data dihasilkan bahwa reputasi merek memberikan pengaruh positif dan signnifikanterhadap kepercayaan merek (koefisien beta= 0,487; thitung= 5,371˃ ttabel= 1,984; sig.=0,000 <0,05); Kompetensi merek tidak memberikan pengaruh terhadap kepercayaan merek (koefisien beta= 0,154; thitung= 1,722< ttabel= 1,984; sig.= 0,088˃ 0,05); Kesukaan akan merek memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan merek (koefisien beta= 0,318; thitung= 5,115˃ ttabel= 1,660; sig.= 0,000< 0,05); Reputasi merek, kompetensi merek dan kesukaan akan merek secara bersama-sama memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan merek (F hitung = 33,674 ˃ F tabel = 2,680 ;sig.=0,000<0,05); Kepercayaan merek memberikan pengaruh positif pada loyalitas konsumen (koefisien beta= 0,775 ;thitung = 11,962 ˃ttabel=1,984 ;sig.=0,000<0,05). Kata kunci:kepercayaan merek, loyalitas merek, The Body Shop
PENGEMBANGAN MODEL SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SKRINING RESEP PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA YOGYAKARTA Jaelani, Abdul Qadir; Sampurno, Sampurno; Andayani, Tri Murti
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 5, No 4
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.162

Abstract

Skrining peresepan pasien berbasis teknologi informasi sangat dibutuhkan sekarang ini. Penggunaan teknologi dalam pelayanan resep dapat meningkatkan kinerja tenaga kefarmasian di instalasi rawat jalan dalam melakukan skrining resep pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kebutuhan sistem informasi manajemen skrining resep dan membuat model desain sistem informasi manajemen skrining resep sesuai dengan kebutuhan puskesmas wilayah kota Yogyakarta. Pengembangan sistem dalam penelitian ini menggunakan metode prototipe dimulai dari analisis kebutuhan dan desain sistem. Pengambilan data analisis kebutuhan sistem dilakukan secara retrospektif (data resep bulan Mei 2015) dan prospektif (wawancara dengan kerangka PIECES (performance, information, economic, control, efficiency dan service)), setelah mendapatkan analisis kebutuhan sistem selanjutnya pembuatan desain sistem dengan menggunakan diagram konteks, data flow diagram (DFD) dan entity relationship data (ERD). Kriteria sampel dalam penelitian ini adalah resep pasien BPJS rawat jalan dan petugas farmasi yang bertanggung jawab di instalasi farmasi rawat jalan di puskesmas wilayah kota Yogyakarta. Penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitasif. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan sistem, skrining klinis merupakan skrining yang paling tinggi menimbulkan error. Sedangkan hasil studi kelayakan berdasarkan kerangka PIECES (Performance, Information, Economic, Control, Efficiency, dan Service) dengan adanya sistem informasi skrining resep ini dapat membantu tenaga farmasi dalam melakukan skrining resep dan meningkatkan waktu proses pelayanan resep sehingga sistem ini layak untuk dikembangkan. Berdasarkan desain sistem, desain input dan desain output, desain sistem informasi manajemen skrining resep pasien rawat jalan ini memenuhi kriteria sehingga siap untuk diimplentasikan ke dalam sistem.
ANALYSIS OF PATIENT SATISFACTION AT OUTPATIENT PHARMACY USING SERVQUAL METHOD: STUDY AT X HOSPITAL JAKARTA. Pratiwi, Daniar; Wahyono, Djoko; Sampurno, Sampurno
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 3, No 1
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.97

Abstract

Currently, Indonesia’s health development began to emphasize on improving the quality of health care, where service quality should be oriented to customer satisfaction. Departement of Pharmacy at X Hospital Jakarta is one of the medical support required todeliver a quality service that oriented to patient satisfaction. This research was descriptive study using primary data that obtained from the questionnaire that distributed to 400 patients at outpatient pharmacy, which was the patient who secured by insurance (A and B) and cash (F). The category of patients at outpatient pharmacy are patient that secured by corporate, corporate pensioner in Jabodetabek, patient that secured by other insurance and cash patient. The sampling technique used is nonprobability sampling, which was the quota sampling. The level of satisfaction of patients seen by SERVQUAL method and the dimension of service quality was mapped in a Cartesian Diagram.In general, patients were not satisfied with the performance of Outpatient Pharmacy at X Hospital Jakarta. The results showed that the gap between patients’ expected service and perceived service of outpatient pharmacy at X Hospitals was negative. The sequence of the biggest negative gap felt in responsiveness (-0.7100), empathy (-0.6550), reliability (-0.5800), assurance (-0.4975) and tangible (-0.4200). The sequence of the greatest dissatisfaction felt by corporate pensioner in Jabodetabek (30.59%), cash patients (29.08%), patient that secured by other insurance (22.22%) and patient that secured by corporate (18.11%). The sequence of the biggest dissatisfaction perceived by the patient for services in outpatient pharmacy F (37.49%), outpatient pharmacy A (32.47%) and outpatient pharmacy B (30.04%). Based on the mapping of Cartesian Diagram, Outpatient Pharmacy at X Hospital Jakarta should pay more attention to the dimensions of responsiveness, especially regarding speed of service and providing more crew at peak hours.Keywords: Quality of Service, Satisfaction, SERVQUAL, Cartesian Diagram
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Kedaulatan dengan Menggunakan Model Jigsaw di Kelas VIII SMP Negeri 4 Bati Bati Sampurno, Sampurno
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Lambung Mangkurat University Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang: pertama bagaimana hasil belajar siswa dengan menggunakan model Jigsaw pada materi kedaulatan di kelas VIII C SMPN 4 Bati-Bati. Kedua Bagaimana aktivitas guru dengan menggunakan model Jigsaw pada materi kedaulatan di kelas VIII C SMPN 4 Bati-Bati. Metode dalam penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa presentase tingkat keaktivan siswa pada siklus 1 pertemuan 1 memang sudah baik (80) dan siklus 1 pertemuan 2 meningkat 90, namun hal tersebut belum memuaskan peneliti dan oleh sebab itu dilakukan perbaikan yang merupakan hasil refleksi siklus 1. Ada perubahan yang cukup menggembirakan setelah dilakukan perbaikan, yaitu pada siklus 2 pertemuan 1 dan 2  tingkat keaktivan siswa sudah mencapai  96,25 tetapi  hal tersebut belum memuaskan peneliti dan oleh sebab itu dilakukan perbaikan  hasil refleksi siklus 3tingkat keaktivan siswa sudah mencapai 100% Artinya, semua siswa dalam kelompok bekerja sama, aktif, dinamis, penuh kebersamaan sehingga dapat mengerjakan tugas kelompoknya dengan baik. Berdasaran tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan pada siklus 1 ada kekurangan dikegiatan inti dan akhir, di siklus 2 pertemuan 1 kekurangan dikegiatan inti dan akhir, pada pertemuan 2 kekurangan di kegiatan inti. Kekurangan itu sudah terlihat pada siklus 1 dan 2 kemudian diusahakan perbaikan pada siklus 3, Alhamdulillah hasilnya sudah optimal. Jadi dalam pembelajaran Model Jigsawbisa diterapkan, untuk mengembangkan penalaran dan menumbuhkan semangat kerjasama antar siswa serta keberanian mengeluarkan pendapat. Kata Kunci: jigsaw, hasil belajar, kedaulatan
THE ROLE OF INDONESIAN PHARMACIST ASSOCIATION ON THE IMPLEMENTATION OF PHARMATEUTICAL SERVICES STANDARD IN PHARMACY IN DIY Rachmandani, Ankie Aulia; Sampurno, Sampurno; Purnomo, Achmad
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 1, No 2
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.38

Abstract

The public guidance of pharmaceutical services policy standard has been provided by the government throughIndonesian Health Ministrial Decree No. 1027/Menkes/SK/IX/2004. This policy, however, i still unimplementedyet, and seems need to be further evaluated. Study on the role of Indonesian Pharmacist Association (IAI) on theImplementation of pharmaceutical services standard in the pharmacy of DIY region was conducted. The study aimsto explore the IAI effort in implementing the government policy in DIY region, including services, learning andprotection. An explorative descriptive research was carried out. The data were collected through observation using passiveparticipatory model, indepth interview to the management of IAI and chemist management in DIY region. A total of17 respondents, covering chairman and secretary of DIY IAI, pharmacist and chemist management were interviewed.Triangulation was also conducted to pharmacist which manage the chemists.The study results show for service role, the policy level IAI seeks to play its role by issuing movement “NoPharmacist No Service”, but the operational level this movement has not been as expected. The protection role, IAIseeks advocacy function by providing protection to its members. In contrast the networking function has not beenable to lift the pharmacist image in society. For learning role, continuing professional education activities must be continuously conducted with some notification for improvement. The awareness of pharmacist in improving theircompetency should be increased through improvement of accountability of IAI. Key words: Indonesian Health Ministrial Decree No. 1027, IAI, pharmaceutical services policy