Articles

Found 18 Documents
Search

THE DECONSTRUCTIVE SEMIOTICS OF FISHING MANTRA DICTION IN THE BAJO ETHNICS Rita Lindayani, Lilik; Suarka, I Nyoman; Cika, I Wayan; Kebayantini, Ni Luh Nyoman; Putra, Ansor; Samsul, Samsul; Maliudin, Maliudin
E-Journal of Cultural Studies Volume 11, Number 4, November 2018
Publisher : Cultural Studies Doctorate Program, Postgraduate Program of Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/cs.2018.v11.i04.p02

Abstract

Language is a form of human emergency sensitivity to the situation around it. If observed, if the linguistic position is in the semiotic point pattern, then natural signs can be a form of verbal power. Accompanying Nietzsche's thoughts on a strategy he calls "geneology" in historicism, in order to observe the traditions of creativity that exist in society, Nietzsche believes that every creation has a special set of interests for a particular location or context. The Bajo people as a sea tribe in general, including ethnic Bajo who inhabit Katela Island in West Muna Regency, Southeast Sulawesi also establish this creative process in the copyright mantra, which is in the form of sea spells arranged in diction and symbols on signs and codes given by nature. The significant process occurs when spells as something that is believed by the Bajo people in fishing activities have many functions. This study adopts Derrida's Deconstruction theory, in Derrida's view, the core location of deconstruction is deconstruction related to language. If conventional semiotics emphasizes the signification process, namely the functioning of the sign as a reflection of established social codes, then in the poststructuralist semiotics which is emphasized is a significant process, namely a creative creation of signs and codes without and without limited. Keywords: Deconstructive Semiotics, Sea Mantra Dictation, and Bajo Ethnicity
Peningkatan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas IV SDN 1 Galumpang Melalui Metode Latihan Samsul, Samsul
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 8 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas IV SDN 1 Galumpang. Metode yang digunakan adalah metode latihan. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas IV SDN 1 Galumpang tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang. Data penelitian ini dikumpukan dengan menggunakan metode observasi dan tes yang kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) adanya peningkatan prosentase kemampuan berbicara dari 40% pada pra-tindakan menjadi 60% pada siklus satu,  dan (2) terjadi peningkatan prosentase kemampuan berbicara secara signifikan dari 60% pada siklus satu menjadi 80% pada siklus dua. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa penerapan metode latihan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia telah meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas IV SDN 1 Galumpang tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci: Kemampuan Berbicara, SDN 1 Galumpang, Metode Latihan
KEARIFAN LOKAL MOTIF TENUN TRADISIONAL SEBAGAI POTENSI WISATA KREATIF DESA KATUKOBARI KABUPATEN BUTON TENGAH Burhan, Faika; Samsul, Samsul; Alias, Alias
Journal Idea of History Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari - Juni 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1203.355 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kearifan lokal tenun tradisional sebagai potensi wisata kreatif di Desa Katukobari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif.Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni wawancara, observasi,dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Katukobari memiliki dayatarik wisata dalam sektor budaya melalui pariwisata kreatif tenun tradisional. Pengrajin tenuntradisional yang ada di Desa Katukobari sejak awal perkembangannya telah melewati berbagaipengalaman mulai dari proses pewarnaan alami benang hingga pada masa sekarang telahmenggunakan benang pabrikan. Namun, geliat perkembangan pasar dan mengemukanya dunia pariwisata membangkitkan kesadaran para pengrajin untuk menciptakan berbagai macam motif tenunan. Untuk memajukan wisata kreatif tersebut terdapat tiga langkah strategis pengembanganyaitu strategi edukatif, strategi ekonomi, dan strategi sosial budaya.
ANALISIS DAMPAK POSITIF INDUSTRI TERHADAP LINGKUNGAN MASYARAKAT Samsul, Samsul; Budiman, Agus Ardianto; Anshariah, Anshariah
Jurnal Geomine Vol 6, No 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.354 KB) | DOI: 10.33536/jg.v6i2.209

Abstract

Pembangunan sektor industri sebagai bagian dari proses pembangunan nasional dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang telah membawa perubahan terhadap kehidupan masyarakat. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui dampak positif industri semen terhadap lingkungan masyarakat. Data yang dikumpulkan berupa data primer yang meliputi koordinat lokasi dan kuesioner serta data sekunder yang berupa data pemanfaatan tenaga kerja dan Company Social Responsibility (CSR). Semua data dari hasil kuesioner atau wawancara dikumpulkan dan diolah dengan diuraikan dalam bentuk tabel untuk dapat dibagi kelompok umur, pendidikan, dan pekerjaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa industri mempunyai dampak positif bagi masyarakat. Dari pernyataan 41 pernyataan masyarakat atau atau 100% orang yang dijadikan responden mengatakan bahwa masyarakat merasakan dampak positif industri serta pembangunan infrastruktur seperti pembangunan masjid, sarana kesehatan, sarana olahraga serta serta sarana jalan. Serta pemanfaatan tenaga kerja lokal yang berkisar 581 dari pangkep, 777 dari daerah lain atau kota di Sulawesi Selatan dan 274 dari luar Sulawesi Selatan dari 1.623 karyawan industri.
POLA FORMULA DALAM TUTURAN KABHANTI MODERO PADA MASYARAKAT MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA Samsul, Samsul
Journal Idea of History Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Juli - Desember 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini terfokus pada pola formula tradisi lisan kabhanti modero pada masyarakat Muna di Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan pola formula dan pola pewarisan yang ada dalam tradisi lisan kabhanti modero pada masyarakat Muna. Sumber data diperoleh dari data lapangan dan data pustaka. Dalam penelitian ini, beberapa konsep yang digunakan adalah tradisi lisan, formula, kelisanan, konteks pertunjukan, dan penciptaan tradisi lisan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode etnografi (salah satu pendekatan Kajian Tradisi Lisan). Dengan pendekatan etnografi, pengetahuan masyarakat setempat tentang pola formula tradisi lisan kabhanti modero dapat diungkapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola fomula yang digunakan dalam tradisi lisan kabhanti modero berbentuk kata, sebagian kata, frasa, dan satu lirik. Kata kunci: Formula, Tradisi Lisan, Konteks Pertunjukan, kabhanti Modero, Kelisanan
SISTEM PENGELOLAAN DAN PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PEDAGANG DI PASAR SENTRAL RAPPANG KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Latif, Adam; Samsul, Samsul
Jurnal BISNIS & KEWIRAUSAHAAN Vol 6 No 4 (2017): Jurnal BISNIS & KEWIRAUSAHAAN
Publisher : Jurnal BISNIS & KEWIRAUSAHAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.378 KB)

Abstract

The main study in this research is the management system and service to the satisfaction of traders in Rappang Central Market of Sidenreng Regency. The research was conducted with the aim to know the management system and service to the satisfaction of merchant in Pasar Sentral Rappang. The type of research used is descriptive quantitative with data collection method that is survey research method through instrument instrument such as, observation, questionnaire and documentation, with respondents ie traders remain in the central market. Data analysis technique used data analysis using five likert scale which have been modified by the writer. The result of research shows the variable of management of central market management system of Rappang of Sidenreng Rappang Regency with the result of "less good" research. Evident from through management indicators; 1) arrangement of selling places that do not have kiosks, stalls, with percentage of 55.2% criteria "less good", 2) arrangement of grouping / territorial based on kinds and types of merchandise is still not good with percentage only 60.4%, 3) parking area, parking area is still not good with the percentage is only 57.6%, 4) policy formulation and the involvement of traders in the formulation of policy is still quite unfavorable with only 53.4% ​​percentage; 5) supervision by the Head of Market is less good with percentage only 58.51%. Variable service by Central Market Rappang managers measured through 10 indicators, only indicator "responsibility" still not good with percentage only equal to 60,60%, indicator "completeness of facilities and infrastructure" also still less good or less complete with only percentage 57 , 91%.
IKLAN, BRAND TRUST DAN BRAND IMAGE SEBAGAI DETERMINAN DALAM MEMILIH KAMPUS UIN ALAUDDIN MAKASSAR Rahman, Muh. Akil; Samsul, Samsul
Assets Vol 8, No 2 (2018): Assets : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Assets

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di UIN Alauddin Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan, kepercayaan merek, dan citra merek terhadap keputusan pembelian UIN Alauddin Makasar dan yang merupakan pengaruh paling variabel. Ini adalah penelitian kuantitatif, pengumpulan data penelitian ini melalui kuesioner dengan skala Linkert. Teknik analisis data yang digunakan melalui regresi linier majemuk, uji validitas, reliabilitas, parsial. asumsi simultan, dan klasik. Berdasarkan rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh iklan, kepercayaan merek dan citra merek terhadap keputusan pembelian UIN Alauddin Makassar dan dari semua variabel yang paling dominan pengaruhnya. Berdasarkan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan, kepercayaan merek dan citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian bersama. Pengaruh besar yang dominan adalah variabel citra merek secara langsung. Dengan demikian, hipotesis kedua dapat diterima
PENENTU KECEPATAN DAN PERCEPATAN BENDA BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO PADA PERCOBAAN BENDA MENGGELINDING PADA BIDANG MIRING Sesa, Elisa; Ulum, M. Syahrul; Farhamsa, Dedy; Samsul, Samsul
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 7, No 2 (2018): Volume 7 Number 2 (August 2018)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.468 KB)

Abstract

Pada penelitian ini telah dibuat suatu intrumen yang secara otomatis dapat mengukur kecepatan dan percepatan benda menggelinding pada bidang miring. Tahapan penelitian ini dimulai dari pembuatan sistem mekanik, rangkaian sensor optik, dan rangkaian LCD-Arduino Uno. Selanjutnya dilakukan pembuatan program uji dan program utama. Tahap akhir adalah pengujian alat dan pengambilan data. Alat ini telah beroperasi dengan baik namun belum memberikan hasil yang diharapkan sesuai perhitungan secara teori yakni nilai kecepatan memberikan nilai kesalahan relatif sebesar 21% - 50% terhadap nilai kecepatan teoritis. Di lain pihak nilai kesalahan relatif percepatan untuk sudut kemiringan bidang gelinding 5º, 10°, dan 15º berturut-turut adalah 9,67% - 35,48%, 8,87% - 20,16%, dan 19,20% - 25,54%. Penyebab tingginya kesalahan relatif ini sangat potensial disebabkan oleh gesekan udara, ketidakbulatan benda gelinding, dan ketidakrataan bidang gelinding serta untuk perhitungan teoritis masih menggunakan percepatan gravitasi bumi yang tidak riil pada tempat percobaan yakni sebesar 10 m/s2.
ANALISIS PENGEMBANGAN PASAR TRADISIONAL BERBASIS PARIWISATA DI KOTA KENDARI Samsul, Samsul
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 7 No 1 (2018): Volume 7 Nomor 1, Februari 2018
Publisher : Laboratorium Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.16 KB)

Abstract

Penelitian ini terfokus pada analisis pengembangan pasar tradisional berbasis pariwisata di Kota Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan analisis pengembangan pasar tradisional berbasis pariwisata di Kota Kendari. Dalam penelitian ini digunakan beberapa konsep, yaitu pasar, pasar tradisional, pasar modern, dan konsep pariwisata. Untuk menganalisis pengembangan pasar tradisional berbasis pariwisata di Kota Kendari dilakukan dengan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and Threats). Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengembangan pasar tradisional berbasis pariwisata berdasarkan analisis SWOT adalah bahwa pengembangan pasar tradisional berbasis pariwisata mempunyai peluang (opportunity) untuk dikembangkan terutama karena Kota Kendari sebagai pusat perkotaan di Provinsi Sulawesi Tenggara, tingginya minat berdagang, dan karena pertambahan jumlah penduduk. Selanjutnya, yang menjadi ancaman (threats) dalam pengembangan pasar tradisional berbasis pariwisata adalah maraknya pertumbuhan pasar modern, banyaknya produk-produk luar, pergeseran budaya, dan prilaku pedagang. Kemudian, yang menjadi kekuatan (strength) dalam pengembangan pasar tradisional berbasis pariwisata di Kota Kendari berdasarkan analisis SWOT adalah permitaan barang yang tinggi, peningkatan pendapatan, dan kekuatan komoditi yang beragam.  Sementara, kelemahan (weakness) dalam pengembangan pasar tradisional berbasis pariwisata di Kota Kendari adalah kuantitas dan kualitas pedagang yang belum maksimal, penguasaan teknologi yang kurang, belum terpusatnya produk-produk budaya, dan persaingan harga. Strategi untuk mengatasi kelemahan dan ancaman tersebut dilakukan melalui pemanfaatan kekuatan dan peluang yang ada dalam pengembangan pasar tradisional berbasis pariwisata di Kota Kendari.  
TRADISI RITUAL SUNGKAWIANO SANGIA PADA ETNIS BUTON DI KECAMATAN SIOMPU KABUPATEN BUTON SELATAN Harfita, Harfita; Dirman, La Ode; samsul, samsul
SANGIA: Jurnal Penelitian Arkeologi Vol 3 No 1 (2019): SANGIA, JURNAL PENELITIAN ARKEOLOGI, VOLUME 3, NO.1, 2019
Publisher : Laboratorium Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.285 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami proses ritualsungkawiano sangiapada etnis Buton di Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan dan mengetahui maknasimbolikyang terkandung dalamRitualSungkawianoSangiabagi Etnis Buton di kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan.Penelitian ini dilakukan di KecamatanSiompu KabupatenButon Selatan. Metode dalam penelitian ini adalahdeskriptif kualitatif. Data primer diperolehmelalui wawancara mendalam kepada pihak yang ditemukan menggunakan teknikpurposive sampling,sertaobservasi langsung dilapangan. Data sekunder diperoleh dari pengumpulan data melalui dokumen yangberhubungan dengan topik penelitian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teori interaksi simbolik(Herbert Blummer).Hasil penelitian ini yaitu: Prosesi pelaksanaan ritual sungkawianosangia terdiri atas tigatahap, yaitutahap musyawarah, persiapan, danprosesi.Maknasimbolik dalam ritual sungkawiano sangia iniyaitu: nasi putih sebagai simbol kesucian, janur kuning sebagai simbol keindahan, telur sebagai simbolkebulatan tekad,kalumpisebagaikapanaandosumanga,dupasebagai simbol mendatangkan roh, air kelapamuda sebagai simbol ketenangan air laut.