Articles

Minimisasi Hambatan Dan Gerak Vertikal Kapal Multihull Catamaran Dengan Centerbulbs Aprijal, Rahmat Prio; Samuel, Samuel; Iqbal, Muhammad
TEKNIK Vol 39, No 1 (2018): (July 2018)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.637 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v39i1.10565

Abstract

ABSTRAKKapal multihull, terutama catamaran adalah kapal yang menarik untuk dikaji. Dalam segi stabilitas catamaran memiliki stabilitas kapal yang lebih baik, tetapi permasalahan yang sering timbul terkait masalah hambatan. Hambatan catamaran lebih kompleks dibandingkan dengan kapal monohull. Permasalahan yang timbul akibat efek interaksi komponen hambatan dan gelombang pada lambung kapal multihull. Dari permasalahan tersebut munculah eksperimen untuk melakukan penambahan centerbulb pada kapal catamaran. Centerbulb berguna untuk mengurangi hambatan yang terjadi pada lambung kapal yang disebabkan interaksi komponen hambatan dan gelombang. Analisa perhitungan hambatan total kapal Catamaran dihitung menggunakan software berbasis CFD yaitu ANSYS v 14.0 dan menggunakan variasi kecepatan pada Fn=0.28, Fn=0.47, Fn=0.65 serta variasi jarak antar lambung pada S/L=0.2, S/L=0.3, dan S/L=0.4. hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa, kapal catamaran dengan S/L 0.2 dan penambahan centerbulb adalah kapal yang paling efektif karena dapat mengurangi hambatan sebesar 8-14%, dan kapal tersebut memiliki respon gerakan vertical motion yang memenuhi kriteria dan paling minimum pada kecepatan Fn 0.28.Kata kunci : Catamaran, Centerbulb, Hambatan, Vertical Motion
PERBANDINGAN PERFORMA HULLFORM LAMBUNG MONOHULL DAN MONOMARAN PADA KAPAL RO-RO 5000GT Sagala, Sahat Parulian; Zakki, Ahmad Fauzan; Samuel, Samuel
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 2 (2016): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1262.337 KB)

Abstract

Konsep desain monomaran disebut The Dutch ballast-free Monomaran concept yang merupakan tindak lanjut dari kontes desain yang didukung oleh Dutch Maritime Network. Konsep desain monomaran menawarkan beberapa keuntungan bagi kapal ro-ro, terutama fitur unsinkability untuk meningkatkan keselamatan ro-ro. Konsep monomaran menghasilkan sarat yang relatif besar pada displacement kapal kosong  daripada kapal monohull konvensional sehingga kapal memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi muatan kosong tanpa harus mengisi atau memberi ballast pada kapal. Namun, konsep monomaran memiliki luas permukaan basah (wetted surface area) yang lebih besar yang menyebabkan hambatan gesek lebih besar. Analisa performa hullform monomaran dilakukan pada kapal ro-ro 5000GT milik ASDP dengan empat variasi model. Permodelan hullform monomaran dilakukan dengan re-design terhadap kapal ro-ro monohull yang telah ada yang terdiri atas 2 model lambung round bottom dan 2 model lambung chine bottom dimana masing - masing model lambung didesain dengan kenaikan 25% dan 37,5% terhadap sarat penuh (T) kapal monohull pembanding. Pada penelitian ini ditunjukkan bahwa hambatan ro-ro monomaran 25%T chine bottom memiliki hambatan 315,01 kN dengan kenaikan 5,85% lebih besar dari monohull; monomaran 37,5%T chine bottom memiliki hambatan sebesar 331,41 kN dengan kenaikan 11,37% lebih besar dari ro-ro monohull. Pada perhitungan intact stabilitas, hullform ro-ro monomaran memiliki area kurva stabilitas yang lebih besar daripada ro-ro monohull dan mengindikasikan bahwa hullform monomaran memiliki intact stabilitas yang lebih baik daripada hullform monohull dengan kondisi  ro-ro monomaran tanpa ballast. Performa olah gerak (seakeeping) ro-ro monohull dan monomaran memiliki respon yang cenderung sama pada sudut datang gelombang Head Sea maupun Beam Sea.
ANALISA HAMBATAN PADA VARIASI BENTUK LAMBUNG KAPAL IKAN TRADISIONAL CATAMARAN DENGAN METODE CFD Haribowo, Wasisto; Samuel, Samuel; Hadi, Eko Sasmito
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.207 KB)

Abstract

Kapal katamaran adalah kapal yang menggunakan dua lambung, memiliki karakteristik yaitu kedua lambungnya yang dihubungkan dengan konstruksi geladak yang kuat dan merentang di atasnya, sehingga kapal memiliki stabilitas yang lebih nyaman dan aman serta memiliki area geladak yang lebih luas daripada kapal satu lambung. Namun dengan adanya jarak antar lambung tersebut menimbulkan adanya interferensi hambatan setelah fluida mengalir melewati haluan kapal. Hambatan adalah salah satu faktor terpenting dalam desain kapal, dimana bentuk lambung kapal (hullform) satu diantara beberapa faktor yang mempengaruhi besar kecilnya hambatan kapal. Pada penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bentuk haluan yang menghasilkan hambatan total paling kecil dengan menggunakan program CFD (Computational Fluid Dynamic. Dalam melaksanakan penelitian ini penulis menggunakan program computer berbasis CFD untuk penyelesaian masalah dari tujuan penelitian, konsep dasar penggunaan software berbasis CFD itu sendiri adalah penyelesaian metoda numerik dengan sebuah persamaan fluida yaitu Persamaan Navier-Stokes, dengan prinsip hukum kekekalan massa, kekekalan momentum (hukum Newton kedua F=m.a), dan kekekalan energi. Pengerjaan dengan korespondensi satu-satu dengan parameter variasi sudut dan panjang entrance kemudian pada variasi tersebut dibatasi dengan 10% dari ukuran asli parameternya. Didapatkan 8 model lambung kapal yang baru dari model lambung yang asli. Berdasarkan hasil analisa dan perhitungan menggunakan CFD, dari 8 variasi bentuk lambung tersebut menunjukkan pengurahan hambatan pada model 4 dengan variasi fn 0.19-0.65. penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan bentuk lambung (entrance CSA) dapat mengurangi hambatan total kapal.
STUDI PERANCANGAN DAN EKONOMIS KAPAL MOTOR CEPAT SEBAGAI PENUNJANG PROFITABILITAS PENYEBERANGAN SEMARANG - KARIMUNJAWA Ramazini, Bernadi; Samuel, Samuel; Jokosisworo, Sarjito
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 2, No 3 (2014): Agustus
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.94 KB)

Abstract

Pulau Karimunjawa adalah pulau tujuan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan, pada tahun 2012 wisatawan pulau Karimunjawa mencapai 57.000 jiwa, meningkat 70% dari tahun sebelumnya. Peningkatan jumlah wisatawan yang signifikan tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah penumpang kapal rute penyeberangan Semarang - Karimunjawa. Penelitian ini bertujuan mendapatkan sebuah rancangan kapal motor cepat baru dengan bentuk lambung katamaran dan mengedepankan nilai profitabilitas kapal. Penelitian ini menggunakan metode kapal pembanding untuk perancangan kapal dan rumus pendekatan yang terintegrasi pada perangkat lunak perkapalan. Hasil perancangan kapal motor cepat didapat ukuran utama kapal yaitu Loa: 20,50 m, B: 7,20 m, T: 1,40 m, H: 2,40 m, Diplacement : 54,7 ton , LWT : 27,50 ton, DWT : 27,2 ton, Vdinas : 27 knot, Vmax : 35 knot. Dan hasil perhitungan hidrotastik, kapal memiliki coeffisien block (Cb) : 0,523, dan letak LCB : 8,653 m atau -1,597 m dari midship. Nilai resistance yang dialami kapal sebesar 77,1 kN dan power sebesar 2659,40 HP. Kondisi stabilitas kapal baik dan memenuhi kriteria dari IMO. Nilai ekonomis kapal dengan jumlah 62 trip dalam satu tahun perlu menaikan harga tiket, sedangkan kapal dengan 144 trip dalam satu tahun tidak perlu menaikan harga tiket, karena dengan harga tiket normal kapal dapat memperoleh nilai profitabilitas dan dengan kapasitas penuh maka kapal dengan 144 trip akan mencapai break even point pada tahun ke 5 beroperasinya kapal.
ANALISA TEKNIS DAN EKONOMIS KAPAL KMP. SAPTA PESONA UNTUK JALUR PELAYARAN PANTAI BANDENGAN – PULAU PANJANG JEPARA YANG MENGALAMI PERUBAHAN FUNGSI Pane, Abram Hasintongan; Samuel, Samuel; Amiruddin, Wilma
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 2, No 1 (2014): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.127 KB)

Abstract

  Kapal Motor Penumpang  merupakan kapal penumpang berbahan kayu yang memiliki rute pelayaran Pantai Bandengan – Pulau Panjang. Dikarenakan populasi ikan sudah menurun, kapal ikan dimanfaatkan untuk pariwisata. Faktor keamanan bentuk lambung yang kurang stream line menjadi rawan terjadi kebocoran. Dengan menggunakan program bantu software maxsurf, kapal ikan yang telah dimodofikasi menjadi kapal wisata dapat dibandingkan fingsi atau karakteristiknya.           Pada Penelitian ini dilakukan analisa hambatan, stabilitas, dan hidrostatik untuk mendapatkan karakteristik yang baik untuk kapal wisata.            Hasil perhitungan didapatkan bahwa nilai hambatan untuk kapal pariwisata dengan kapal ikan pada keadaan sarat penuh dengan kecepatan maksimum 5,48 knots, sama besarnya.  Sedangkan dalam penganalisaan hidrostatik dengan menggunakan metode Vart Oortmeersen, kapal ikan dengan kapal wisata tidak berbeda dikarenakan bentuk lambung yang masih sama.  Untuk perbandingan stabilitas dengan menggunakan standart IMO, kapal wisata dan kapal ikan tergolong stabil, jumlah penumpang pada kapal wisata hanya dibatasi sebanyak 12 orang.  Perbandingan pendapatan para nahkoda kapal ikan maupun kapal wisata tiap bulannya rata – rata Rp 5.900.000,- : Rp 8.460.000.
PENGARUH KUAT ARUS LISTRIK DAN SUDUT KAMPUH V TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN TEKUK ALUMINIUM 5083 PENGELASAN GTAW Naufal, Ahmad; Jokosisworo, Sarjito; Samuel, Samuel
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.55 KB)

Abstract

Teknologi pengelasan merupakan salah satu bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam teknologi manufaktur. Pada proses penyambungan dengan menggunakan pengelasan banyak tahapan yang harus diperhatikan untuk mendapatkan hasil yang optimal, mulai dari tahapan desain sampai tahapan pengerjaan. Tahapan desain yang dimulai dari pemilihan jenis pengelasan, sampai pada pemilihan sudut kampuh yang digunakan. Sedangkan pada tahapan pengerjaan akan dipilih kuat arus yang sesuai sampai pada posisi pengerjaan. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa faktor arus listrik dan sudut kampuh las dalam proses pengelasan sangat berpengaruh dalam menentukan kualitas hasil pengelasan ditinjau dari kekuatannya. Pada arus 130 Amp dengan sudut kampuh 80º didapatkan keadaan yang optimal atau paling baik memberikan kekuatan tarik dan nilai regangan tertinggi diantara arus dan sudut kampuh lainnya, yaitu sebesar 150,4 N/mm2 dan regangan sebesar 0,70% begitu pula dengan kekuatan tekuk sebesar 591,38 N/mm². Selain pengujian, juga dilakukan analisa menggunakan software Ansys LS-Dyna dengan hasil kekuatan tarik spesimen 139000000 pa atau 139 N/mm2 untuk beban tarik maksimum 17893,33 N yang terjadi pada sambungan las. Pada beban tarik maksimum 18800 N hasil kekuatan tarik spesimen 153000000 pa atau 153 N/mm2. Untuk pengujian tekuk didapatkan hasil kekuatan tekuk spesimen 528000000 pa atau 528 N/mm2 untuk beban tekuk maksimum 3619 N yang terjadi pada sambungan las. Pada beban tekuk maksimum 4435,33 N hasil kekuatan tekuk spesimen 595000000 pa atau 595 N/mm2
LIMNO-BIOLOGI PERAIRAN MUSI BAGIAN HULU DI PROVINSI BENGKULU DAN SUMATERA SELATAN Samuel, Samuel; Nurul Aida, Siti
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v2i1.1663

Abstract

Study on limno-biological aspect of the upper part of Musi river Basin was conducted in June, September, and December 1997. The objective of this study was to find out the characteristics of limno-biology of the upper Musi river as important factors for fishery management in the catchment area. Purposive sampling method by selecting 3 (three) research stations was applied in this study. Result showed that the range of water quality value such as temperature, water current, pH, dissolve oxygen, carbondioxide, alkalinity, hardness, conductivity varied in the range of 23-28°C, 0,40-0,80 m/second, 7,3-8,0 units, 8,26-10,58 mg/L, 3,09-6,18 mg/L, 33,62 mg/L, 60-112 mg/L and 28-43 umhos/cm, respectively. The abundance of benthic organism varied from 24 to 69 individu/m2 consisting of insect, gastropoda, amphiphoda and nematode. Drift organism were consisted of 5 groups i.e phytoplankton, zooplankton, fragment of insecta, crustaceae and plant fragments. Thirthy eight species derived from 11 families were caught during the study. There was abundancy tha their distribution was affected by the altitude. The number fish species was descreasing with increasing in the altitudes.Keywords: limno-biology, upper part of Musi river, fisheries management
KOMPOSISI JENIS IKAN YANG TERTANGKAP DARI BEBERAPA ALAT TANGKAP DI PERAIRAN MUSI BAGIAN TENGAH, SUMATERA SELATAN Samuel, Samuel
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v1i1.1660

Abstract

A study in order to determine the selectivity and productivity of some fishing gears was conducted in the middle part of Musi River Basins from May 1996 to February 1997. Survey was conducted with purposive sampling methods by visiting the fishermen villages, listing the fishing gears and methods as well as identifying of fish species caught. Result showed that 16 types of gears found in locations and they could be classified into 3 groups of very selective (tabung/tube rap), unselective (fortable traps, lift nets, scoop nets, hook and lines, longlines, spears and harpoons) and very unselective (barrier traps, funnel traps, cast nets, gillnets and fish aggregating devices). Based on the fish composition, barrier, funnel, cast net, gillnet and FAD were categorized as productive fishing gears.Keywords : fishing gears, Fish composition, the middle part of Musi River Basins
BEBERAPA ASPEK BIOLOGI IKAN SIDAT (Anguilla spp.) DI SUNGAI KETAHUN, PROVINSI BENGKULU Samuel, Samuel; Adjie, Susilo
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v2i1.1664

Abstract

Study on some biological aspect of freshwater eel in the Ketahun river, Bengkulu Province was conducted in 1997. Four stations were set up by using purposive sampling method. The objective of this study was to obtain some information on biological aspect of freshwater eel such as length-weight relationships, characteristic of natural growth, condition factor, food habit and water quality. Results showed that there was definitely one species of sidat encounted in the Ketahun river i.e : Anguilla marmorata called “pelus kembang”. The characteristic of natural growth was isometric with b value of 2,32-3,43, and condition factor of 1,065-1,200. Based on their feeding habit, this freshwater eel (Anguilla marmorata) can be grouped in carnivorous fish. Water quality condition of the Ketahun river can still support freshwater ell’s life.Keywords: biological aspects, freshwater ell (Anguilla spp.), Ketahun river Bengkulu
PENGARUH KONVERGENSI IFRS DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP TINGKAT KONSERVATISME AKUNTANSI (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2010-2013) Samuel, Samuel; Juliarto, Agung
JURNAL AKUNTANSI DAN AUDITING Volume 12, Nomor 2, Tahun 2015
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics & Business,Diponegoro University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.802 KB) | DOI: 10.14710/jaa.12.2.74-88

Abstract

The objective of this research is to analyze the influence of IFRS and firm size on the level of Accounting Conservatism. Measurement of Conservatism utilizes c-score based on Chi and Liu research (2009). This research refers to research conducted by Nugroho and Indriana (2012) with some modification. Population of this research were manufacturing companies that listed in Indonesian Stock Exchange (IDX) during 2010-2013. Data were collected by using purposive sampling method. A total data of 404 observations were analyzed. Multiple linear regression analysis was used as a main analysis tool. The results of this research show that IFRS significantly influence the level of Accounting Conservatism and firm size have no significant effect on the level of Accounting Conservatism. Whereas, control variables in this research show that profitability significantly influence the level of Accounting Conservatism and leverage have no significantly effect on the level of Accounting Conservatism.
Co-Authors Abram Hasintongan Pane Adiansyah, Vipen Adiansyah, Vipen Agung Juliarto Agus Djoko Utomo, Agus Djoko Ahmad Fauzan Zakki Ahmad Naufal, Ahmad Akhmad Rosihan Adam, Akhmad Rosihan Akrimi, Akrimi Andi Trimulyono Aprijal, Rahmat Prio Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ario Restu Sratudaku Asyari, Asyari Aulia Widyandari Aulia Windyandari Aulia, Mohamad Nur Azwar Said Bandi Sasmito Berlian Arswendo Adietya Bernadi Ramazini Chandra Ahmad Venzias Dandy Kurniawan, Dandy DANU WIJAYA David Adhi Prasetyo, David Adhi Dharyati, Emmy Dharyati, Emmy Dian Agus Widiarso Dian Hafiz Ditya, Yoga Candra Eko Sasmito Hadi Elvinelly, Elvinelly Enky Pratama Agustian, Enky Pratama Fathuddiin, Abubakar Good Rindo Heri Triyanto, Heri Husnah Husnah I.K.A.P. Utama Imam Pujo Mulyatno Jowis Novi B K Jowis Novi B.K Kiryanto Kiryanto Kurniawan Teguh Martono M. Iqbal Mailani, Mey Mey Mailani, Mey Mey Margaretha Tuti Susanti Masak, Petrus Rani Pong Maulana, Tomi Ahmad Mikhael Andreas Bangun Misbahudin, Saefulloh Muhammad Iqbal Ni Komang Suryati, Ni Komang Nurul Aida, Siti Nurul Aida, Siti Ondara, Ondara Parlindungan Manik Ponco Bagio Pamungkas Pong Masak, Petrus Rani Ramudi Sembiring Recha Hafida Ardiansyah Rindianti Wibowo Riyana, Asep Rizal Aripin Safran Makmur Sahat Parulian Sagala, Sahat Parulian Samudera, Cahyo Eko Santandrea, Jonathan Sarjito Joko Sisworo Sarjito Jokosisworo Shabrina, Nabila Husna Siti Nurbaiti Siti Nurul Aida, Siti Nurul Solihin Solihin Subagdja, Subagdja Subagio, Hertanto W. Subagio, Hertanto W. Subagja, Subagja Suhartono Suhartono Sulistiyono, Priyo Sulistiyono, Priyo Suradi Suradi Susilo Adjie Ulil Amriardi, Ulil Untung Budiarto Valentino Pasalbessy, Valentino Wasisto Haribowo, Wasisto Wilma Amiruddin Yusup Subagio Sutanto Zahri Nasution