Articles

Found 8 Documents
Search

Penentuan Nilai Energi Briket Batubara Berstimulan Penyalaan Serat Pelepah Sawit Sebagai Penerapan STEM Dalam Pembelajaran Kimia Sanjaya, Sanjaya
Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan STEM dalam pembelajaran Kimia merupakan salah satu pendekatan yang sangat cocok. Dalam pembelajaran Kimia melibatkan Science, Technology, engeneering, dan Mathematics. Bidang Science, Technology, Engeneering, dan Mathematics yang dipelajari dalam pembelajaran Kimia adalah tentang materi, sifat sifatnya, perubahannya dan energi yang menyertai perubahan materi tersebut. Salah satu pokok bahasan dalam pembelajaran Kimia adalah Termokimia, dimana mempelajari energi yang diperlukan / dihasilkan oleh suatu reaksi kimia dari suatu materi. Briket Batubara merupakan materi yang telah digunakan sebagai penghasil energi. Dalam penentuan nilai energi yang dihasilkan suatu briket batubara, melibatkan keempat komponen STEM. Awal penentuan energi briket batubara dimulai dengan pengenalan science tentang briket batubara, briket berstimulan penyalaan, serat, dan pelepah sawit. Kemudian penerapan technologi pembuatan briket batubara berstimulan penyalaan berikut penentuan nilai kalor briket. Dalam pembuatan briket batubara berstimulan penyalaan terdapat rekayasa pembuatan briket. Setelah dihasilkan data data nilai kalor dilakukan perhitungan mathematic, antara lain penentuan rata rata energi, regresi linear bahkan anava antara komposisi, posisi, kerapatan, ukuran partikel materi penyusun briket terhadap nilai kalor briket. Data data tersebut diolah dengan menggunakan rumus rumus statistik lainnya. Dapat disimpulkan bahwa pembahasan penentuan nilai kalor briket batubara berstimulan penyalaan merupakan salah satu bentuk pembelajaran kimia yang menggunakan pendekatan STEM.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SAVI TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS XI SMAN 1 TANJUNG RAJA Hartini, Sri; Sanjaya, Sanjaya; Sukaryawan, Made
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penerapan pendekatanSAVI terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI SMAN 1 Tanjung Raja. Metode penelitianmenggunakan eksperimen semu (quasy experimental) dengan desain penelitian non equivalent(pretest and posttest) control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelasXI IPA SMAN 1 Tanjung Raja. Sampel diambil menggunakan teknik cluster randomsampling. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata posttest kelas eksperimenadalah 76,159 dan kelas kontrol adalah 68,928. Nilai posttest kelas eksperimen dan kontrolberdistribusi normal dan kedua varians tergolong homogeny. Uji hipotesis menggunakan uji-tpada taraf signifikan 5%, diperoleh bahwa t(hitung) (3,041) > t(tabel) (2,000). Hasil analisis dataobservasi menunjukkan rata-rata aktivitas siswa kelas eksperimen sebesar 77,067% dan kelaskontrol 57,38%. Hal tersebut menunjukkan bahwa dengan menggunakan pendekatan SAVIdapat meningkatkan aktivitas siswa. Berdasarkan uji statistik, dapat disimpulkan bahwapendekatan SAVI berpengaruh terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI SMAN 1 TanjungRaja.
The Influence of Poly(Lactic Acid) Addition to Thermal Properties of the Blended Polypropylene for Food Packaging Materials Setiawan, Achmad Hanafi; Sanjaya, Sanjaya; Aulia, Fauzan
Jurnal Kimia Terapan Indonesia (Indonesian Journal of Applied Chemistry) Vol 19, No 1 (2017)
Publisher : Research Center for Chemistry - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.74 KB) | DOI: 10.14203/jkti.v19i1.329

Abstract

The commonly used food packaging materials are made from synthetic polymers derived from petroleum. However, the use of synthetic polymers has negative impacts on the environment, because it is difficult to degrade naturally either by the biotic or abiotic process. Although their complete replacement with eco-friendly packaging films is just impossible to achieve economically, at least for a specific application like food packaging the use of bioplastics should be the future. One of the alternatives is to blend synthetic polymer for instance polypropylene (PP) with a natural polymer like poly-lactic acid (PLA). Because their mixture is an immiscible blend because they have highly different polarity, it is necessary to add a compatibilizer such as polypropylene-grafted maleic anhydride (PP-g-MAH) in order to increase the properties of its blend miscibility. The objective of this research was to study the influence of PLA addition to the thermal properties of their blend product with PP. The combinations of PP with PLA in the ratios of (80:20); (90:10); (95:5) were prepared and then characterized for their thermal property behaviour by means of TG and DSC. The results showed that increasing the amount of PLA will decrease their enthalpy significantly
The Application of Durian Rind as a Burning Stimulant of Coal Briquettes Sanjaya, Sanjaya
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis Vol 13, No 1 (2015): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis
Publisher : Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.453 KB)

Abstract

Durian (Durio zibethinus) originally was wild plants from forests of Malaysia, Sumatera, and Borneo. Durian trees cultivated Indonesian society is primarily not for timber, but to produce fruit. At the season of durian, durian rind becomes waste. A tropical plant product which is unfortunate if the durian rind that contains a lot of fiber disposed of as trash, as long as this happens. Has conducted research utilization fiber of durian rind in the field of coal energy. Durian rind fibers can act as a stimulant ignition of coal. Durian rind fibers in various positions with coal and other material added form a briquettes. The position of the fibers has been investigated: briquettes with fiber outer position (1), lower (2), the side (3), the top-down (4), and two quarters (5). Briquettes with durian serat kulit different positions have different speeds and long flame.Keywords: fibre, durian rind, coal ignition, flame speed, long burning
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DAN BODY IMAGE DENGAN POLA MAKAN REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 2 SIDRAP Asnuddin, Asnuddin; Sanjaya, Sanjaya
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.005 KB)

Abstract

Remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10 hingga 19 tahun. Remaja adalah masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Hubungan yang mempengaruhi pola makan meliputi tingkat kecemasan dan body image. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 16 Juli sampai dengan 23 Juli Tahun 2018 di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Sidenreng Rappang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan deskriftif analitik dengan desain cross sectional,sampel pada penelitian ini adalah remaja putri kelas XI  dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling yaitu dengan purposive sampling. Dari hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa ada hubungan tingkat kecemasan dengan pola makan pada remaja putri dengan uji pearson chi-square  dengan tingkat kemaknaan p <α (0,05)  didapatkan p <α (0,05) yaitu 0,047 < 0,05, ada hubungan body image dengan pola makan pada remaja putri dengan uji pearson chi-square dengan tingkat kemaknaan p <α (0,05)  didapatkan p <α (0,05) yaitu 0,025 < 0,05. Hasil penelitian ini dapat dipergunakan sebagai bahan masukan bagi institusi untuk pengembangan ilmu pengetahuan tentang pola makan  dan peneliti selanjutnya mengenai hubungan tingkat kecemasan dan body image dengan pola makan. Semoga penelitian ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan peneliti sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi peneliti dalam hal melakukan penelitian dengan variabel yang lebih besar.
DEVELOPMENT OF PHYSICAL CHEMICAL TEACHING MATERIALS USING TASK BASED LEARNING MODEL Sanjaya, Sanjaya
Sriwijaya University Learning and Education International Conference Vol 3, No 1 (2018): 3rd-SULE-IC
Publisher : Sriwijaya University Learning and Education International Conference

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Physical Chemistry Teaching Materials are generally delivered using a one-way learning model, from lecturers to students. This causes student learning activities to be low so that student learning outcomes are not optimal. To maximize learning outcomes it is necessary to improve the quality of learning, by changing learning models into task-based learning. Changing the learning model requires changing the components of teaching materials according to the learning model that has been changed. Teaching material for Physical Chemistry in Chemistry Education Program PMIPA FKIP Sriwijaya University developed contains a collection of task assignments that must be carried out by students, both individuals and groups, in such a way that the series of physical chemistry learning is in the form of a series of work assignments that follow the cycle of independent work tasks, group work and group presentations, and so on. The development of the Physics Chemistry teaching material follows the ADDIE model.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA MELALUI PERAN TUTOR SEBAYA SISWA KELAS X.A SMA Saumi, Marhamah; Sanjaya, Sanjaya; Wancik, K. Anom
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan Hasil Belajar Kimia melalui Peran Tutor Sebaya Siswa Kelas X.A SMA. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kimia siswa kelas X.A SMA Negeri 3 Palembang melalui peran tutor sebaya. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dimana penelitian dilakukan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap kegiatan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes akhir siklus. Peran tutor sebaya dalam membantu teman lain memahami materi pelajaran dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata siswa dari T0 yaitu 62,27 (30,30%), T1 yaitu 70,46 (50%), T2 yaitu 78,22 (70,97%), dan T3 yaitu 83,17 (86,67%). Dengan demikian bagi guru, sekolah, dan peneliti lain dapat memanfaatkan hasil penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar.Key Words: Learning Outcomes, Peer Tutor, Chemistry
ANALISIS PERAWATAN MESIN PRESS 80 TON PADA LINI P3C03 3&4 DENGANMETODE TPM (TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE) DI PT. XYZ Sanjaya, Sanjaya; Mutmainah, Mutmainah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ  adalah perusahaan manufaktur pelek/roda baja untuk mobil penumpang. PT XYZ mempunyai 11 lini produksi. Dalam proses produksinya, khusus untuk pencapaian hasil di lini P3CO3 3&4 mesin press 80 Ton mempunyai nilai prosentase out put terkecil dibanding lini lainnya. Terhitung sejak periode Maret – Mei 2016 sebesar 71,2% dan target yang ditetapkan perusahaan sebesar 84,3%. Downtime  yang terjadi sebesar 19470 menit. Faktor yang menyebabkan output produksi pada lini P3C03 3&4 terkecil yaitu efektivitas penggunaan mesin belum optimal. Oleh karena itu,maka dilakukan perhitungan nilai efektivitas penggunaan mesin dengan menggunakan metode OEE (Overall Equipment Effectivities) tidak tercapai dengan hasil aktual sebesar 50.57% dan target standar internasional sebesar 85%. Nilai OEE tidak tercapai tersebut dianalisis  dengan menggunakan metode six big losses ditemukanlah permasalahannya yaitu lamanya waktu loss time die gompal akibat proses repair  sebagai pareto terbesar. Kemudian untuk mengetahui penyebab utama lamanya waktu  repair die  gompal, maka digunakan metode diagram fishbone dengan hasil yaitu Faktor metode waktu perawatan yang kurang optimal & Faktor mesin/peralatan yaitu desain  die  (alat cetak/potong) yang kurang efektif berkaitan dengan waktu repair die. Dari permasalahan ini, maka dilakukan perhitungan dengan interval waktu penggantian/perawatan dengan metode age replacement dan didapat waktu penggantian/perawatan setiap 380 menit & 1900 unit. Kemudian untuk mengurangi lamanya waktu repair, dilakukan modifikasi perlatan die dengan membaginya menjadi 2 (dua) yaitu die & die holder.  Kata kunci: TPM, OEE, Six Big Losses, Age Replacemet, Die