p-Index From 2015 - 2020
6.174
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Advances in Applied Sciences Jurnal Manajemen dan Agribisnis METAMORFOSA Journal of Biological Sciences BIOMA Rona Teknik Pertanian Jurnal Teknologi & Industri Pertanian Indonesia Jurnal Kedokteran Diponegoro Biota Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Jurnal Teknik Mesin Jurnal Penelitian Hasil Hutan Media Wisata Jurnal AgroBiogen Journal of Biomedicine and Translational Research Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Jurnal Optimasi Sistem Industri Jurnal Agritech Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Jurnal Agroindustri Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi Jurnal Fourier Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Jurnal Pembelajaran Kimia Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Universa Medicina Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Journal of Mathematics and Mathematics Education Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri Jurnal Mantik Penusa Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Buletin Anatomi dan Fisiologi (Bulletin of Anatomy and Physiology) Jurnal Teknologi Pertanian Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health Jurnal Teknik Informatika Dewa Ruci Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Keteg : Jurnal Pengetahuan, Pemikiran dan Kajian Tentang Bunyi Jurnal Hilirisasi IPTEKS Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia Jurnal Teknologi Pertanian Andalas BIORMATIKA : JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Articles

EFFECT OF HEATING TEMPERATURE ON QUALITY OF BIO-BRIQUETTE EMPTY FRUIT BUNCH FIBER Handra, Nofriady; Kasim, Anwar; Gunawarman, Gunawarman; Santosa, Santosa
International Journal of Advances in Applied Sciences Vol 9, No 3: September 2020
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Empty Fruit Bunches (EFB) are one of the palm oil industry wastes, which are quite plentiful and currently unused optimally. Biomass is one of the renewable energy resources which has important roles in the world. The bio-briquettes are manufactured through densification of waste biomass by implementing certain processes. This research aimed to obtain variations in the mold temperature at 150 ºC, 200 ºC, and 250 ºC to the calorific value and toughness of the briquette material. The toughness was tested using ASTM D 440-86 R02 standard. Arduino program was used for setting the heating resistance time of the mold, which was 20 minutes and the thermal controller was used to adjust the temperature variation. The average mold pressure was 58 Psi. The highest heating value was obtained at a mold temperature of 250 ºC with a value of 5256 cal/g, and the lowest was resulted at a temperature of 150 ºC (4117 cal/g). Meanwhile, the briquette toughness test at 200 ºC mold temperature indicated good data results in which the average loss of fiber particles was only 4.17 %, this was because the adhesion between particles by lignin and cellulose in the fiber functions optimally at this temperature so that the resistance of briquettes went through minor damage.
PENGARUH WAKTU TEKAN DAN UKURAN PARTIKEL KULIT TUSAM (PINUS MERKUSII JUNGH. ET. DE VR.) TERHADAP KUALITAS PAPAN PARTIKEL Saad, Asfarizal; Kasim, Anwar; Gunawarman, Gunawarman; Santosa, Santosa
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 37, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2019.37.3.171-183

Abstract

Papan partikel tanpa perekat sintetis memiliki peluang untuk dikembangkan menggantikan produk serupa dengan perekat sintetis. Pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan kulit tusam sebagai papan partikel merupakan hal yang menarik dan belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh papan partikel yang memenuhi standar SNI 03-2105-2006. Komposisi papan partikel adalah 70% TKKS dan 30% kulit tusam, panjang serat TKKS 0,1-2,0 cm dan kadar air 5-6%. Variasi ukuran partikel kulit tusam adalah lolos saringan 30, 40, dan 50 mesh. Papan partikel dibuat dengan empat variasi waktu kempa panas yaitu 10, 15, 20 dan 25 menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa waktu kempa panas 20-25 menit merupakan waktu terbaik untuk pembuatan papan partikel dari tandan kosong kelapa sawit dan kulit tusam. Pada produk papan partikel yang dibuat dengan ukuran partikel kulit tusam 50 mesh diperoleh sifat fisik dan mekanik yang sebagian besar memenuhi SNI 03-2105-2006 untuk papan partikel kerapatan sedang tipe 8, kecuali sifat mekanik MOE belum memenuhi syarat.
SIKAP MAHASISWA DALAM MEMILIH TEMPAT KOS Santosa, Santosa
Wahana Informasi Pariwisata : MEDIA WISATA Vol 2, No 1 (2003)
Publisher : STP AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena tempat tinggal sementara bagi mahasiswa (rumah kost/kontra) di Yogyakarta telah menjadi kajian yang sangat menarik, karena semakin banyaknya jumlah mahasiswa luar Yogyakarta yang melakukan studi lanjut di Yogyakarta. Fenomena ini telah membawa pengaruh dengan semakin suburnya usaha jasa tempat tinggal sementara. Layaknya sebuah produk yang memiliki nilai jual yang cukup menjanjikan, maka semakin tahun semakin banyak pengusaha rumah tinggal sementara baik orang asli Yogyakarta maupun orang luar Yogyakarta. Mahasiswa sebagai konsumen yang berdaya beli potensial memiliki berbagai alternatif penilaian terhadap berbagai atribut yang melekat pada produk jasa rumah tinggal tersebut. Banyaknya atribut yang melekat tersebut akan berpengaruh pada sikap mahasiswa dalam menentukan pilihan rumah tinggal sementara. Karena sikap merupakan faktor utama dalam menentukan pilihan pembelian. Sikap akan dipengaruhi oleh banyak faktor di antaranya adalah jenis Perguruan Tinggi. Pada mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri relatif lebih sederhana dalam memilih tempat tinggal sementara, sedangkan kebanyakan mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta relatif lebih teliti dalam melakukan tindakan pembelian jasa rumah tinggal sementara. Kenyataan ini akan berimplikasi pada penyediaan berbagai macam produk rumah tinggal sementara yang disesuaikan dengan atribut yang dipilih oleh mahasiswa
STUDI TENTANG UANG KIRIMAN MAHASISWA SEBAGAI PENYEBAB KEGAGALAN BELAJAR Santosa, Santosa
Wahana Informasi Pariwisata : MEDIA WISATA Vol 2, No 1 (2003)
Publisher : STP AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber kesulitan belajar mahasiswa di Perguruan Tinggi pada dasarnya sama dengan sumber kesulitan belajar bagi siswa ataupun mahasiswa di berbagai strata pendidikan. Munculnya kesulitan belajar pada umumnya dapat diidentifikasi menjadi dua yaitu sumber internal (dalam diri individu) dan sumber eksternal (luar diri individu). Namun demikian kedua sumber tersebut masing-masing memiliki sub faktor yang cukup beragam. Mengidentifikasi sub faktor saja nampaknya sangat kesulitan, karena sub faktor kesulitan belajar pada umumnya berjalan secara bersamaan (simultan). Demikian halnya dengan mengukur kontribusi salah satu sub faktor akan sangat sulit karena keterlibatan/keterkaitan antara satu sub faktor dengan sub faktor yang lain. Tanda sebagai mahasiswa mengalami kesulitan belajar adalah rendahnya hasil belajar yang diukur melalui besarnya Indeks Prestasi mahasiswa tersebut (selanjutnya ditulis IP). Ukuran normatif IP yang rendah adalah di bawah 2,00, atau mahasiswa tersebut mengalami penurunan yang relatif lebih besar (lebih dari 0,5) pada tiap-tiap semesternya. Dalam penelitian ini disoroti faktor eksternal yaitu sub faktor ekonomi keluarga khususnya mengenai uang kiriman mahasiswa. Dan dari hasil studi empiris tentang sub faktor tersebut, menunjukkan bahwa sub faktor uang kiriman mahasiswa tidak merupakan faktor penyebab timbulnya kesulitan belajar sehingga mengakibatkan kegagalan belajar. Artinya bahwa beberapa responden yang menerima uang kiriman sedikit/relatif rendah tidak semuanya mengalami kegagalan dalam belajar. Sebaliknya responden yang menerima uang kiriman lebih banyak/cukup tinggi tidak semua sukses dalam belajarnya.
The effect of oral performances in audiences’ minds and behaviour Santosa, Santosa
Wacana Vol 12, No 1 (2010): Oral tradition in Malay world
Publisher : Faculty of Humanities, University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1162.061 KB) | DOI: 10.17510/wjhi.v12i1.80

Abstract

As a means of communicating thoughts, gamelan performances affect the way audiences construct their worldview. More than that, listeners in villages believe that performances can affect people’s behaviour. Performances may be deeply influential in the creation of fundamental social values such as in-group integrity, feelings of unity and peace in the community. All this demonstrates that in villages, arts are not autonomous entities; people value the arts as an integral domain with other social activities.
Pendugaan Kualitas Fisik Biji Jagung untuk Bahan Pakan Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Berdasarkan Data Citra Digital Adrizal, Adrizal; Anggraini, D.; Novita, N.; Santosa, Santosa; Andasuryani, Andasuryani
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 13, No 3 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.13.3.183-190.2011

Abstract

The Research intended to study the method of prediction of physical quality of corn kernel of feed stuff using Artificial Neural Network (ANN) based on variables of image data. The image data was used as input of ANN, and the character of corn kernel was the output. The variable of image were index red index, green index, blue index, hue, saturation, intensity, entropy, energy, contras, and homogeneity. The characteristic of corn were intact kernel, broken kernel, damage kernel and moldy kernel. There are two phase of application of ANN; training and validation. The training intend to calibrate the relationship between the image variable and corn kernel characteristics. The validation intend to examine the accuration of prediction. The result of research indicated that the intact kernel less accurate (70%) be predicted by image data, whereas broken kernel, damage kernel and moldy kernel can be predicted accurately (100%). The average of accuracy was 92.5 %. It was conclude that it was need to be improved the quality of image before processing the data to be input to the ANN.
ALLELOPATHIC EFFECT OF CYPERUS ROTUNDUS L. ON SEED GERMINATION AND INITIAL GROWTH OF GLYCINE MAX L. CV. GROBOGAN Darmanti, Sri; Santosa, Santosa; Dewi, Kumala; Nugroho, L Hartanto
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Vol. 17, No.2, Tahun 2015
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.657 KB) | DOI: 10.14710/bioma.17.2.61-67

Abstract

Allelopathy is a phenomenon of direct or indirect, beneficial or adverse effects of a plant on its own or another plant through the release of chemicals into the environment. This experiment was carried out to determine the allelopathic effect of Cyperus rotundus L. (purple nutsedge) tuber aqueous extract on seed germination and initial growth of Glycine max L. (soybean) seedlings. The experiment was performed in completely randomized (CRD) design with five replications, using a range of concentrations of aqueous tuber extracts of nutsedge, i.e.: 0%, 5%, 10%, 15%, 20% and 25%. The petri dish experiment showed that with increase of the tuber extract concentration, a significant increase was noted in mean germination time (MGT), significant decreases in germination index (GI), growth tolerance index (GTI), wet weight seedling, dry weight seedling and  length of soybean seedling.  
JAK2 V617F Analysis in Indonesian Myeloproliferative Neoplasms Patients Saktini, Fanti; Santosa, Santosa; Faradz, Sultana MH
Journal of Biomedicine and Translational Research Vol 1, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.257 KB)

Abstract

Background : Three subtypes of myeloproliferative neoplasms (MPNs): Polycythemia vera (PV), essential thrombocythemia (ET), and primary myelofibrosis (PMF) showed overlapping phenotype. There has been no specific cytogenetic marker identified in these subtypes. JAK2 V617F mutation prevalence in Caucasian MPNs was first reported as 97% in PV, 57% in ET, and 50% in PMF.Objective: This study was done to define the prevalence of JAK2 V617F mutation and to identify cytogenetic markers in MPNs.Methods : The study design was cross-sectional. Patients who were admitted to Dr. Kariadi Hospital with clinical diagnosis of MPNs were referred for bone marrow cytogenetic analysis in Telogorejo Hospital. JAK2 V617F mutation was tested for using Amplification Refractory Mutation System Polymerase Chain Reaction (ARMS-PCR) from peripheral blood vein. Clinical data were secondary data retrieved from hospital medical records.Results :  There was no cytogenetic abnormality found in all MPNs patients. The prevalence of JAK2 V617F mutation in MPNs patients was 73,68%. Mutation prevalence distribution in each subtypes were 100% in PV, 63,6% in ET and 100% in PMF. Conclusion : Chromosomal abnormality was not found using conventional cytogenetic analysis. More sensitive methods might elucidate submicroscopic chromosomal abnormalities in these patients. The prevalence of JAK2 V617F mutation was comparable with studies in Caucasian. It is recommended that JAK2 V617F testing should be incorporated in the management therapy of MPNs in Indonesia.
DINAMIKA SISTEM PENDAPATAN PETANI DAN PRODUKSI MINYAK NILAM Rahmayanti, Dina; Hadiguna, Rika Ampuh; Santosa, Santosa; Nazir, Novizar
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2017: SNTIKI 9
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi daerah dapat diketahui dari besarnya pendapatan dan jumlah produksi dalam waktu tertentu. Berdasarkan wawancara yang dilakukan pada beberapa orang petani di Pasaman Barat keuntungan dan jumlah produksi minyak nilam yang dihasilkan memiliki kecenderungan berubah setiap waktu karena dipengaruhi oleh banyak faktor. Secara prinsip data pendapatan dan jumlah produksi minyak nilam di Pasaman Barat setiap tahun dapat dilihat melalui Badan Pusat Statistik (BPS), akan tetapi angka ini tidak memperlihatkan dinamika faktor yang mempengaruhi pendapatan dan produksi petani. Untuk itu perlu dibuat model matematis yang mampu meramalkan pendapatan dan jumlah produksi nilam dengan mempertimbangkan dinamika faktor-faktor setiap waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi minyak nilam di Pasaman Barat melalui jumlah produksi nilam ditangan pengumpul dalam rentang waktu tertentu dan rata-rata pendapatan petani nilam dalam rentang waktu tertentu dengan menggunakan model matematis. Pendekatan sistem dinamis digunakan untuk membangun model matematis yang mampu mengakomodir perubahan berbagai macam faktor. Data terdiri atas data primer dan data sekunder, data primer diperoleh melalui interview ke beberapa petani nilam, pedagang perantara dan pedagang pengumpul di Pasaman Barat, sementara data sekunder diperoleh melalui website BPS. Model disimulasikan dengan menggunakan software Powersim. Hasil simulasi jumlah produksi yang didapat diverifikasi dengan menghitung tingkat error antara hasil peramalan dan aktual. Nilai aktual diperoleh dari data BPS hasil produksi minyak nilam beberapa tahun terakhir. Dari hasil perhitungan didapat nilai error sebesar 28%, nilai ini cukup besar artinya sekitar 70% keakuratan hasil peramalan. Hasil simulasi menunjukkan jumlah produksi minyak nilam di Pasaman Barat berkisar 115.000 Kg/tahun, nilai ini cenderung berfluktuasi. Rata-rata keuntungan petani dalam satu bulan berkisar Rp 2.500.000 sampai Rp 3.000.000.
PRINCIPLES OF TOLERANCE SUNAN KALIJAGA AND HIS CONTRIBUTION ON ISLAMIZATION OF JAVA Santosa, Santosa; Armansyah, Yudi
Kontekstualita Vol 28, No 1 (2013)
Publisher : Kontekstualita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Islamisasi yang dilakukan Sunan Kalijaga dalam menyebarkan Islam di pulau Jawa, memberikan pengaruh yang besar bagi perkembangan Islam pada periode selanjutnya. Dengan mengembangkan ajaran Islam melalui pendekatan budaya, menjadikan Islam mudah diterima oleh masyarakat. Proses islamisasi yang dilakukan Sunan Kalijaga dalam menyebarkan agama Islam dalam kondisi masyarakat pada masa itu masih kental dengan kepercayaan lama (Animisme, Dinamisme, Hindu dan Budha). Proses islamisasi yang dilakukan Sunan Kalijaga dalam menyebarkan agama Islam di pulau Jawa tidaklah mudah, karena kondisi masyarakat pada waktu itu masih kental dengan kepercayaan agama lama (Animime, Dinamisme, Hindu dan Budha). Akan tetapi dengan kepiawaian Sunan Kalijaga, sikap masayarakat terhadap dakwahnya sangat baik dan sedikit demi sedikit mau menerima ajaran agama Islam, karena ia dalam menyebarkan agama Islam benar-benar memahami keadaan rakyat pada saat itu. Sunan Kalijaga menyadari begitu kuatnya pengaruh Hindu-Budha pada saat itu, maka ia tidak melakukan dakwah secara frontal, melainkan toleran dengan budaya-budaya lokal. Menurutnya, masyarakat akan menjauh kalau diserang pendiriannya. Dengan pola mengikuti sambil mempengaruhi, dia mampu mendekati masyarakat secara bertahap. Prinsipnya, kalau ajaran Islam sudah dipahami, dengan sendirinya kebiasaan lama akan hilang. Ia memaduhkan unsur kebudayaan lama (Seni ukir, Suara, Gamelan, dan Wayang). Kata-kata Kunci: Sunan Kalijaga, Islamisasi, Jawa.Abstract: Islamization conducted Sunan Kalijaga in spreading Islam in Java, giving great influence to the development of Islam in the later period. By developing the teachings of Islam through a cultural approach, making Islam readily accepted by the public. Islamisation process conducted Sunan Kalijaga in spreading the religion of Islam is not easy, because the conditions of society at that time still dominated by old beliefs (animism, dynamism, Hinduism and Buddhism). Sunan Kalijaga realize how strong the influence of "genuine faith" is. By following the pattern while affecting, he was able to approach the public gradually. In principle, it has been understood that the teachings of Islam, itself the old habits will be lost. Islamisation process conducted Sunan Kalijaga in spreading Islam in Java is not easy, because the conditions of society at that time still dominated by the old religious beliefs (Animime, dynamism, Hinduism and Buddhism). However, with the expertise of Sunan Kalijaga, the attitude of society towards preaching is very good and little by little to accept the teachings of Islam, as he was in spreading Islam truly understand the circumstances of the people at that time. Sunan Kalijaga realize how strong the influence of Hindu-Buddhist at the time, he did not do propaganda frontally, but rather tolerant with local cultures. According to him, people will move away if attacked stance. By following the pattern while affecting, he was able to approach the public gradually. In principle, it has been understood that the teachings of Islam, itself the old habits will be lost. He memaduhkan elements of the old culture (art carved, Voice, Gamelan, and Puppet). Keywords: Sunan Kalijaga, Islamization, Java.
Co-Authors A. Gunawan Santoso, A. Gunawan Adiani, Lia Adib, Pandu Imam Subidbyo Adrizal Adrizal Akhmad Ismail Alberta Dinar Ambarwati Andasuryani Andasuryani Aniversari Apriana Anwar Kasim Anwar, K. Ari Indrianto Arlius, Feri Asfarizal Saad Astuti, Yohana Theresia Atmitri Sisharmini Azrifirwan, Azrifirwan Bambang Pramudya Berd, Isril Caecilia Marliana, Caecilia D. Anggraini Delvi Yanti Didier Tharreau, Didier Dina Rahmayanti, Dina Duwilaa, Najamudin Duwilaa, Najamudin DWINITA WIKAN UTAMI Edo Saputra Ekaputra, Eri Gas Ernita, Yuni Fadli Irsyad Fanti Saktini Guna, Rika Ampuh Hadi Gunawarman Gunawarman, Gunawarman Hamim Tohari Hardini, Junita Hasan, Ashadi IDA HANARIDA Imam, Pandu Irfan Dwidja Priyambada, Irfan Dwidja Isril, B. Joharmawan, Ridwan Kudang B Seminar Kumala Dewi L Hartanto Nugroho, L Hartanto LAILATUL MAGHFIROH Laurentius Hartanto Nugroho, Laurentius Hartanto Lubis, Muhammad Iqbal Abdi Malahayati Malahayati Mardesci, Hermiza Mislaini Mislaini Moeljarno Djojomartono Muhammad Wakhid Musthofa, Muhammad Wakhid N. Novita Nasution, Fitri Hidayah Nofialdi, Nofialdi Nofriady Handra, Nofriady Norjana, Riski Novizar Nazir Nugroho, Laurentius H Nursigit Bintoro Omil Charmyn Chatib, Omil Charmyn Parlan, Parlan Prawoto, A. Adi Purnomo Purnomo Putri, Irriwat Renny Eka Putri, Renny Eka Rika Ampuh Hadiguna Rina Sri Kasiamdari Rintawati Sandradewi, Rintawati Robo, Salahudin Sahriar Hamza Sandra Melly Slamet Susanto Sri Darmanti Sri Kasmiyati, Sri Sri Ngudi Wahyuni, Sri Ngudi Sriwidodo Sriwidodo, Sriwidodo Sucahyo Sucahyo, Sucahyo Sultana MH Faradz Sunardi Sunardi Suranto, Joni Suryadharma, Ida Bagus Sutrisno sutrisno Tika Fatikhah Trisno Trisno Ulva, Yusria Izzatul Wibowo, Markus WIDYA MUDYANTINI Yudi Armansyah, Yudi Yulita Nurchayati