Singgih Saptadi
Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering, Diponegoro University Jalan Prof. Sudharto, Tembalang, Semarang 50275,

Published : 47 Documents
Articles

PENGEMBANGAN MODEL SIMULASI UNTUK ANALISIS SISTEM JALAN TOL SEMARANG Saptadi, Singgih; Nugroho, Susatyo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2004: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6822.807 KB)

Abstract

Dalam penelitian ini, kami mengembangkan sebuah model simulasi yangmerepresentasikan sistem jalan tol. Setelah membuktikan model simulosi cukup memadai merepresentasikan sistem jalan tol, maka kami melakukan analisis terhadap model untuk mendapatkan dugaan kinerja sistem saat ini. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dibangun usulan sistem yang baru dengan harapan memberikan kinerja yang lebih baik. Kinerja sistem diukur dengan standar kinerja berupa utilisasi fasilitaslayanan, rata-rata panjang antrian dan waktu tunggu kendaraan dalam antrian. Perbandingan antara model simulasi sistem awal dan model simulasi sistem usulan memberikan hasil bahwa model simulasi sistem usulan memberikan rata-rata panjang antrian dan rata-rata waktu tunggu yang lebih kecil dengan tetap mempertahankan utilisasi fasilitas layanan. Ini berarti sistem yang diusulkan diduga memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan sistem yang berjalan saat ini.
PERBAIKAN INSPEKSI DAN DISTRIBUSI LPG 3 KG UNTUK MENGHILANGKAN KECELAKAAN LEDAKAN P P, FASTABIQ FILOSOFA; Saptadi, Singgih
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program konversi minyak tanah ke LPG secara resmi diluncurkan oleh Wakil Presiden M. Yusuf Kalla didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro pada 8 Mei 2007. Sejak itu telah terjadi suatu masalah dalam program ini. Dari awal program diluncurkan telah terjadi ledakan berkali-kali dari penggunaan produk ini. Untuk itu perlu dilakukan penulusuran menggunakan metode RCA agar diperoleh akar penyebab dari ledakan LPG 3 kg yang terjadi selama ini. Penelitian dilakukan di lima tempat kejadian ledakan LPG 3 kg yang semuanya berada di wilayah Semarang. Dalam metode Root Cause Analysis ini dilakukan tahap pengumpulan data, penentuan causal factor, identifikasi root cause, hingga diperoleh rekomendasi dari root cause yang ditemukan tersebut.Root cause yang ditemukan antara lain Kebutuhan pelanggan kurang diperhatikan, Inspeksi produk di bawah standart, pengetahuan konsumen sangat kurang, dan pelatihan dari pemerintah terkait masih di bawah standart. Rekomendasi yang dihasilkan dari root cause yang ditemukan antara lain pelatihan di setiap warung penjual LPG, Pendistribusian yang baik, penyuluhan yang merata, dan inspeksi produk lebih ditingkatkan ABSTRACT Conversion program of  kerosene to LPG was officially launched by Vice President M. Yusuf Kalla was accompanied by Minister of Energy and Mineral Resources (ESDM) Purnomo Yusgiantoro on May 8, 2007. Since then there have been a problem in this program. From the beginning of the program was launched there has been an explosion many times from the use of these products. Therefore we need to research using the RCA method to obtain the root cause of the explosion of LPG 3 kg that occurred during this time. The study was conducted at the scene of the explosion of five LPG 3 kg that are all located in the area of Semarang. In the method of Root Cause Analysis is carried out data collection stage, the determination of causal factors, root cause identification, to obtain recommendations from root cause is found. Root cause found, among others, the customer needs less attention, Inspection products under the standard, consumer knowledge is lacking, and training of relevant government still below standard. Recommendations resulting from the root cause is found, among others, training in every shop selling LPG, good distribution, a uniform extension, and inspection of products is further enhanced.
INVESTIGASI KECELAKAAN KERJA DI INDUSTRI MIGAS DENGAN METODE ROOT CAUSE ANALYSIS Prissma, Roby Sharleen; Saptadi, Singgih
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

China National Offshore Oil Corporate (CNOOC SES Ltd.) adalah salah satu perusahaan yang melakukan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi. Perusahaan yang melakukan pekerjaan di wilayah lepas pantai ini memiliki resiko terjadinya kecelakaan (accident). Untuk accident pada kategori LTA yang menyebabkan kematian pada pekerja, kehilangan hari kerja, cacat permanen pada pekerja dalam 2 tahun terakhir sebanyak 23 kasus sehingga masih relative tinggi. Maka dalam penelitian ini mengambil salah satu kecelakaan dengan kategori loss time accident untuk dicari akar penyebab (Root Cause). Salah satu kecelakaan yang diteliti terjadi pada tanggal 11 Maret 2010 karena kasus tersebut memiliki potensi keparahan (severity) yang tinggi. Langkah pertama adalah pembuatan Causal Factor Chart berupa diagram sederhana yang menggambarkan kejadian. Selanjutnya mengidentifikasi akar penyebab (root cause) dengan menggunakan root cause map. Setelah mengidentifikasi penyebab ? penyebab yang terjadi pada setiap causal factor tahap selanjutnya adalah membuat rekomendasi dari berbagai akar penyebab yang ada agar bisa diimplementasikan dengan benar dan efektif.
DESAIN PENGEMBANGAN DAN REKOMENDASI PERBAIKAN RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS PADA DIVISI FOUNDRY PT. AUSTENITE FOUNDRY MEDAN Bangun, Edi Suranta; Saptadi, Singgih
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Austenite Foundry merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang terletak di Kawasan Industri Medan. PT. Austenite Foundry berpengalaman dalam bidang indusri pengecoran/penuangan logam atau baja.. Permasalahan yang dihadapi oleh PT. Austenite Foundry adalah pekerjaan proses pengecoran yang terjadi pada divisi foundry yang memiliki tingkat potensi terjadinya kecelakaan kerja yang tinggi. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk menganalisis potensi dan resiko bahaya dari suatu kecelakaan kerja dengan metode Job Safety Analysis (JSA). Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja. Kemudian dari penelitian ini didapatkan hasil yaitu potensi bahaya yang ada mencakup rendah, sedang, dan tinggi, lalu akan diberikan rekomendasi perbaikan untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja.ABSTRACT[Development Design and Recommendation of Risk Accident Improvement Using Job Safety Analysis Method In Foundry Division PT. Austenite Foundry Medan] PT. Austenite Foundry is a manufacturing company located in the Medan Industrial Area. PT. Austenite Foundry is experienced in metal / steel casting / casting industries. Problems faced by PT. Austenite Foundry is a casting process that occurs in the foundry division which has a high level of potential work accidents. Therefore, research is conducted to analyze the potential and risk of harm from a work accident using the Job Safety Analysis (JSA) method. This is done to reduce the risk of work accidents. Then from this study, the results show that the existing potential hazards include low, medium, and high, then recommendations for improvement will be given to reduce the risk of work accidents.Keywords: Occupational Safety and Health, Work Accident Risk, Job Safety Analysis (JSA) 1.     PENDAHULUAN Indonesia adalah salah satu negara yang sedang berkembang. Pembangunan dilakukan setiap tahunnya dari segala sektor, baik itu untuk menunjang transportasi, kehidupan, maupun hanya untuk sekedar estetika saja. Sektor industri merupakan salah satu sektor yang terbesar di Indonesia, banyaknya pembangunan pabrik dengan berbagai sektor sehingga mengakibatkan banyaknya permintaan sparepart-sparepart yang digunakan untuk proses pembangunan pabrik-pabrik yang ada di Indonesia.PT. Austenite Foundry merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang terletak di Kawasan Industri Medan. PT Austenite Foundry berpengalaman dalam bidang industri pengecoran/penuangan logam/baja. Perusahaan ini memproduksi berbagai macam sparepart terutama untuk kebutuhan pabrik Kelapa Sawit, Boller, Pabrik Karet, dan mesin lainnya. PT Austenite Foundry memiliki beberapa divisi, salah satunya yaitu divisi foundry. Kegiatan yang terdapat pada divisi ini adalah proses pengecoran/penuangan hasil leburan logam/baja. Kegiatan ini memiliki risiko kerja yang tinggi sehingga keselamatan kerja perlu diperhatikan.Penggunaan peralatan berat seperti crane, tungku masak cor, dan sebagainya membutuhkan sumber daya manusia yang profesional dan berpengalaman dalam mengoperasikannya sehingga seluruh proses pengecoran dan penuangan dapat berjalan sesuai rencana dan memiliki tingkat keselamatan kerja tinggi. Menurut Simanjuntak (1994), keselamatan kerja adalah kondisi keselamatan yang bebas dari risiko kecelakaan dan kerusakan dimana kita bekerja yang mencakup tentang kondisi bangunan, kondisi mesin, peralatan keselamatan, dan kondisi pekerja.Pada divisi foundry, kesalahan dan kecerobohan pekerja mungkin dapat terjadi seperti pekerja terkena hempasan api, tertimpa kayu peyangga tungku, terjepit, dan sebagainya. Potensi ini mungkin dapat terjadi pada pekerjaan pengecoran. Hal tersebut tentunya harus dapat ditindaklanjuti untuk menghindari kemungkinan tersebut. Untuk menghindari hal-hal tersebut, perlu dilakukan analisis potensi terjadinya kecelakaan kerja. Analisis yang digunakan pada permasalahan ini yaitu Job Safety Analysis karena dengan metode ini, identifikasi bahaya yang dilakukan berfokus pada interaksi antara pekerja, tugas/pekerja, alat dan lingkungan (Mahendar,2014).Dengan melakukan pengamatan pada pekerjaan pengecoran kemudian mengidentifikasi untuk mencegah atau mengurangi kemungkinan kecelakaan kerja yang dapat terjadi dan tingkat keparahan serta konsekuensi yang mungkin timbul dari kecelakaan kerja tersebut. Selain itu juga dilakukan penilaian yang mengacu pada tingkat risiko. Penerapan Job Safety Analysis (JSA) diharapkan akan dapat meminimasi kecelakaan kerja yang memiliki potensi tinggi selama proses pengecoran dengan melakukan tindakan pencegahan dini. Hal ini untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja, sehingga dapat memberikan keuntungan, kegiatan pengecoran dan penuangan yang efektif dan efisien serta produktivitas tinggi pada perusahaan.
PERENCANAAN SISTEM PEMELIHARAAN MESIN ROLLER HEAD DENGAN MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE II (RCM II) (STUDI KASUS DI DEPARTMEN MAINTENANCE PT. BANDO INDONESIA) Widyoadi, Muhammad Arif; Saptadi, Singgih; Purwaningsih, Ratna
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Bando Indonesia adalah perusahaan penghasil conveyor belt, terdiri dari departemen v-belt dan conveyor belt. Berdasarkan data kerusakan pada periode Agustus 2015 sampai dengan Juli 2016, departemen conveyor belt memiliki persentase breakdown yang lebih besar dibandingkan dengan departemen v-belt. Kemudian di departemen conveyor belt, mesin Roller Head memiliki frekuensi breakdown terbesar. Reliability Centered Maintenance II adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan evaluasi tindakan perawatan dari setiap komponen mesin. Penerapan metode Reliability Centered Maintenance II diharapkan mampu memberikan interval perawatan yang lebih baik agar keandalan mesin menjadi lebih baik. Dari hasil nilai Critical Priority Number (CPN) terlihat bahwa terdapat 5 komponen yang paling kritis pada mesin roller head yang memiliki nilai CPN tertinggi yaitu gear sebesar 32, rantai conveyor transfer sebesar 25, bearing sebesar 24, screw sebesar 24 dan main motor sebesar 24. Berdasarkan Logic Tree Analysis (LTA), komponen gear, rantai conveyor transfer, bearing, screw dan main motor perlu dilakukan kegiatan scheduled discard task dan pada analisis karakteristik kegagalan, kelima komponen tersebut termasuk dalam fase laju kerusakan yang cenderung meningkat sehingga perlu dikakukan penggantian komponen. Terkait interval waktu perawatan diambil dari biaya perawatan (Tc) yang paling minimum dan dapat menurunkan biaya perawatan pertahun sebesar Rp 33.304.864 atau sebesar 14,51%. ABSTRACT PT. Bando Indonesia is the company which produce conveyor belt. The company have two departments, v-belt department and conveyor belt department. Based on breakdown data from August 2015 to July 2016, conveyor belt department has higher breakdown percentage than v-belt department. Then, in conveyor belt department, Roller Head machine has highest breakdown frequency. Reliability Centered Maintenance II is one of methods which could use for maintenance act evaluation from each machine components. Implementation from Reliability Centered Maintenance II expected give better maintenance interval so the machine reliability could be better. Based on Critical Priority Number (CPN) score could see if there 5 critical components in roller head machine. The critical components with its CPN score are gear (32), conveyor transfer chain (25), bearing (24), screw (24), and main motor (24). Based on Logic Tree Analysis (LTA) for the 5 critical components, they need to give scheduled discard task activity. Then based on its fault characteristic analysis, the breakdown rate phase tends to increase significantly and need to replace. Based on calculation of maintenance interval time to minimize downtime and minimize maintenance cost (Tc) from each critical component results if maintenance cost each year could decrease Rp. 33.304.864 or 14,51% lower than existing condition.
PENGEMBANGAN RANCANGAN MATERI PELATIHAN BERDASARKAN ADOPSI TEKNOLOGI INFORMASI PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH Putra, Galang Prakoso Saning; Saptadi, Singgih
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berdasarkan penelitian-penelitian terdahulu mengenai adopsi teknologi informasi di Indonesia, Salah satunya mengenai ketidakefektifan pelatihan internet marketing yang diselenggarakan oleh pemerintah dalam hal ini (Disperindag) Jawa Tengah dalam rangka difusi internet di UKM. Dari studi pendahuluan berupa pengamatan terhadap 62 website UKM peserta pelatihan, tampak hanya 6 website yang terbaharui. Kemudian dilakukan wawancara terhadap 35 orang perwakilan UKM peserta pelatihan dari Disperindag. Dalam penelitian tersebut terungkap mengapa UKM tidak menggunakan internet marketing dalam proses bisnis mereka. Faktor tersebut antara lain seperti tingkat keputusan proses adopsi inovasi dan karakteristik inovasi. Kemudian selanjutnya dalam penelitian ini dilakukan wawancara terhadap 53 UKM Manufaktur di Jawa Tengah yang telah mengadopsi teknologi informasi dan tingkat adopsi ecommerce dalam proses bisnis mereka. Hasil ini akan digunakan sebagai dasar untuk menangkap peran teknologi informasi, tingkat adopsi ecommerce serta benefit yang diperoleh bagi UKM yang mengimplementasikan ke dalam proses bisnis mereka
DESAIN SISTEM INFORMASI CREW MANPOWER PLANNING (CMPP) PT. GARUDA INDONESIA TBK. DENGAN INTEGRATED DEFINITION – FUNCTION MODELLING (IDEF0) DAN INTEGRATED DEFINITION – DATA MODELLING (IDEF1X) Istiqobudi, Khoirunisa; Saptadi, Singgih; Rinawati, Dyah Ika
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Business process modelling merupakan sebuah aktivitas yang bertujuan untuk memahami sebuah proses bisnis dari suatu organisasi. Proses bisnis merupakan aktivitas penting di dalam sebuah perusahaan, contohnya pada dunia penerbangan, untuk meningkatkan pelayanan transportasi udara, PT. Garuda Indonesia menyusun rencana penaikan investasi jumlah armada pesawat untuk dioperasikan. Faktor pendukung pengoperasian armada-armada pesawat tersebut adalah cockpit crew manpower planning (CMPP). Dalam penelitian ini, adanya proses bisnis yang terstruktur akan meningkatkan efisiensi dan efektifitas perusahaan dalam mengeksekusi rencana perusahaan terkait CMPP.  Tujuan dari penelitian ini adalah membuat usulan desain perbaikan sistem informasi untuk aktivitas CMPP PT. Garuda Indonesia. Proses bisnis dimodelkan dengan berdasarkan komponen information system building blocks yang berfokus pada proses dan data. Penyusnan model proses pada sistem informasi dilakukan dengan analisis terhadap proses bisnis aktivitas terkait dan analisis proses bisnis dilakukan dengan desain IDEF0 pada konsisi saat ini (as-is). Perbaikan sistem informasi dilakukan dengan perancangan proses menggunakan IDEF0 to-be. Sedangankan model data disusun berdasarkan model IDEF0 (as-is dan to-be) dalam perencanaan desain data berupa IDEF1X yang memperlihatkan hubungan antar entitas dalam aktivitas terkait.  ABSTRACTINFORMATION SYSTEM DESIGN FOR CREW MANPOWER PLANNING (CMPP) PT. GARUDA INDONESIA TBK. USING INTEGRATED DEFINITION ? FUNCTION MODELLING (IDEF0) AND INTEGRATED DEFINITION ? DATA MODELLING (IDEF1X). Business process modelling is an activity that aims to understand a business process of an organization. Business process is an important activity in a company, for example in the world of aviation, to improve air transportation services, PT. Garuda Indonesia plans to increase investment in the number of aircraft fleets to operate. Supporting factors for the operation of the aircraft fleets were the cockpit crew manpower planning (CMPP). In this study, the existence of a structured business process will improve the efficiency and effectiveness of the company in executing the company's plans related to CMPP. The purpose of this research is to make a design proposal for information system improvement for CMPP activities of PT. Garuda Indonesia. Business processes are modeled by component information system building blocks that focus on processes and data. The preparation of the process model in the information system is carried out by analyzing the business processes of related activities and analyzing business processes carried out with the IDEF0 design in the current condition (as-is). Improving the information system is done by designing the process using IDEF0 to-be. While the data model is arranged based on the IDEF0 model (as-is and to-be) in the data design planning in the form of IDEF1X which shows the relationships between entities in related activities. 
IDENTIFIKASI DAN ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE JSA (JOB SAFETY ANALYSIS) DI DEPARTEMEN SMOOTHMILL PT EBAKO NUSANTARA Umaindra, Maulana Arif; Saptadi, Singgih
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Ebako Nusantara merupakan perusahaan manufaktur yang membuat produk-produk. Pembuatan produk mabel dilakukan dengan menggunakan strategi manusia-mesin. Strategi ini berguna untuk mempercepat pembuatuan suatu produk pesanan yang dipesan oleh pelanggan. PT EBAKO yang merupakan perusahaan pembuat mabel, turut aktif dalam pengekspor produk-produk mabel di bagian asia tenggara dan bahkan sampai kebagian benua eropa. Permintaan yang banyak, mendorong PT EBAKO melakukan strategi manusia-mesin, dimana mesin-mesin yang terlibat dalam pembuatan produk mempunyai risiko pemakaian yang tinggi dan akan menimbulkan bahaya, jika operator salah dalam mengoperasikan nya. agar risiko yang terjadi tidak tinggi yang dapat menimbulkan suatu bahaya, maka diperlukan suatu metode dengan mengidentifikasi dan menganalisis risiko yang terjadi yaitu dengan menggunakan metode JSA (Job Safety Analysis).  JSA (Job Safety Analysis) berisi urutan kerja , potensi bahaya dan upaya pengendalian yang dilakukan dari setiap bahaya yang terjadi. Dengan menggunakana metode tersebut operator dapat mengerti bahaya yang terjadi apabila tidak mematuhi JSA (Job Safety Analysis yang telah dibuat. AbstractIDENTIFICATION AND ANALYSIS RISK OF WORK ACCIDENT WITH JSA (JOB SAFETY ANALYSIS) METHOD IN THE SMOOTHMILL DEPARTMENT PT EBAKO NUSANTARA. PT Ebako Nusantara is a manufacturing company that makes furniture products. Furniture product manufacturing is done by using the man-machine strategy. This strategy is useful to accelerate the creation of a product order placed by the customer. PT EBAKO which is a manufacturer of Furniture, actively involved in exporting products mabel in parts of Southeast Asia and even to go to the European continent. Demand pushes PT EBAKO pursuing the man-machine, where the machines involved in the manufacturing of products having high usage risk and will cause no harm, if one operator to operate it. so that the risk occurring is not high which could pose a hazard, then we need a method to identify and analyze the risks that occur by using methods JSA (Job Safety Analysis). JSA (Job Safety Analysis) contains a sequence of work, potential hazards and control measures carried out from any danger occurred. By using current methods that operators can understand the dangers that occur when no complywith JSA (Job Safety Analysis) have been made.
USULAN REKOMENDASI PERBAIKAN PADA PROSES PENGECORAN (CONCRETE FILLING) DAN PENGELUARAN PRODUK BETON (DE-MOULDING) BERDASARKAN ANALISA KEANDALAN MANUSIA MENGGUNAKAN METODE HUMAN ERROR ASESSMENT AND REDUCTION TECHNIQUE (HEART) DI PT WIJAYA KARYA BETON TBK, BOYOLALI, JAWA TENGAH Astuti, Yana Laras Widyowati; Saptadi, Singgih
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Wijaya Karya Beton Tbk merupakan salah satu anak perusahaan dari PT Wijaya Karya Persero yang bergerak di bidang produksi beton pracetak. Perusahaan ini memilki 2 macam tipe produksi yaitu sistem sentrifugal atau produksi putar dan sistem nonsetrifugal atau produksi nonputar. Perusahaan ini memiliki komitmen untuk menjaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan kualitas produk beton.Berdasarkan laporan kualitas perusahaan tahun 2017,  salah satu produk beton yang memiliki jumlah cacat terbesar adalah tiang pancang, yang terdiri atas tiang pancang bulat dan segiempat. Sebanyak 19 cacat pada tiang pancang 17 diantaranya adalah cacat pada tiang pancang bulat. Hasil dari laporan kualitas beton tahun 2017, menunjukkan bahwa 76,46 % cacat produk dari tiang pancang bulat disebabkan oleh faktor manusia, dan 23,54 % disebabkan oleh faktor alat. Berdasarkan hal diatas akan dilakukan pengukuran keandalan manusia untuk menganalisis human error khususnya pada proses pengecoran dan pengeluaran  produk beton tiang pancang bulat di PT Wijaya Karya Beton.  Metode yang digunakan dalam pengukuran human error adalah Human Error Assesment and Reduction Technique (HEART). HEART merupakan metode yang dirancang sebagai Human Reliability Assesment (HRA) yang cepat dan sederhana dalam menguantifikasi resiko human error. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa membersihkan bibir cetakan pada proses pengecoran dan memiliki nilai HEP paling tinggi yaitu  0,958 selanjutnya task  mengangkat cetakan dari trostel uap atau bak uap pada proses pengeluaran produk beton mendapat urutan kedua yaitu dengan nilai HEP sebesar dan 0,9216. Sehingga diperlukan rekomendasi perbaikan seperti penggantian alat untuk membersihkan bibir cetakan, pemasangan visual display, memaksimalkan fungsi supervisor dalam pengawasan, penerapan konsep build in quality di masing-masing proses, dan penggantian alat dalam mengeluarkan produk beton.Abstract PT Wijaya Karya Beton Tbk is one of the subsidiaries of PT Wijaya Karya Persero which is engaged in precast concrete production. The company has 2 types of production: centrifugal system or rotary production and non-spin or non-spin production system. The company is committed to maintaining Health and Safety (K3) and quality of concrete products. Based on the company's 2017 quality report, one of the largest concrete products that has the largest number of defects is a pile, consisting of round and rectangular piles. A total of 19 defects in piles of 17 of them are defects in a round pole. Results from the 2017 concrete quality report show that 76.46% of product defects from round piles are caused by human factors, and 23.54% are caused by appliance factors. Based on the above will be done the measurement of human reliability to analyze human error, especially in the process of casting and expenditure of concrete pile products round in PT Wijaya Karya Beton. The method used in measuring human error is Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART). HEART is a method designed as a Human Reliability Assessment (HRA) that is fast and simple in quantifying the risk of human error. The calculation results show that cleaning the printed lips in the casting process and has the highest HEP value of 0.958 then the task of lifting the mold from steam or steam boiler steam on the process of removing the product of concrete gets second order with the value of HEP and 0.9216. Therefore, recommendation of improvement such as replacement tool to clean the print lips, visual display installation, maximizing supervisory function in supervision, application of build in quality concept in each process, and replacement of tool in removing concrete product.
PENINGKATAN PERFORMANSI UTILIZATION OF AVAILABILITY DISTRIK ADRO DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN FAULT TREE ANALYSIS Yuwanti, Sukma Putri; Saptadi, Singgih
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Key Performance Indicator (KPI) merupakan indikator kunci yang benar-benar mampu mempresentasikan kinerja atau performansi organisasi secara keseluruhan. PT. Pamapersada Nusantara (PAMA) merupakan perusahaan kontraktor yang bekerja pada perusahaan batubara. Utilization of Availability (UA) merupakan salah satu Key Performance Indicator (KPI) yang digunakan dalam sistem produksi sebagai alat ukur untuk memantau performansi dari sistem produksi pertambangan batubara PAMA. Utilization Of Availability mempunyai 18 jenis loss time. Namun untuk saat ini perusahaan tidak mengetahui apa yang menjadi akar penyebab (root cause) dari tingginya loss time sehingga mengakibatkan turunnya nilai performansi dari Utilization Of Availability. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui root cause dari  nilai performansi Utilization Of Availability. Root Cause Analysis merupakan metoda pemecahan masalah yang akan digunakan pada penelitian ini untuk tujuan mengidentifikasi akar-akar masalah suatu masalah atau kejadian (event). Hasil dari penelitian Tugas Sarjana ini adalah Standard Operating Procedure (SOP) untuk mencegah timbulnya akar permasalahan (root cause) yang telah diidentifikasi pada kemudian hari dan meminimalisir loss time yang terjadi pada PT. Pamapersada Nusantara, Distrik ADRO, Kalimantan Selatan khusunya pada kategori  Utilization of Availability (UA) wait equipment.