Saptariana Saptariana
Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

Eksperimen inovasi pembuatan stik bawang substitusi tepung tulang ikan bandeng Muna, Nilnal; Agustina, Titin; Saptariana, Saptariana
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v8i2.8599

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui 1.) perbedaan kualitas inderawi stik bawang hasil eksperimen presentase 30%, 20%, 10% dan 0% ditinjau dari indikator warna, aroma, tekstur, rasa dan bentuk, 2.) hasil eksperimen stik bawang yang terbaik presentase 30%, 20%, 10% dan 0% ditinjau dari indikator warna, aroma, tekstur, rasa dan bentuk, 3.) tingkat kesukaan masyarakat terhadap stik bawang hasil eksperimen presentase 30%, 20%, 10% dan 0% ditinjau dari indikator warna, aroma, tekstur, rasa dan bentuk 4.) kandungan zat gizi kalsium dan protein pada stik bawang hasil eksperimen. Jenis penelitian pre-experimental designs yaitu one-shot case study. Analisis datanya adalah uji normalitas, uji homogenitas, anava, uji tukey. Objek penelitian stik bawang substitusi tepung tulang ikan bandeng dengan presentase yang berbeda yaitu 30%, 20%, 10% dan 0 %. variabel bebasnya adalah substitusi tepung tulang ikan bandeng dengan presentase yang berbeda 30%, 20%, 10%. variabel terikatnya adalah kualitas inderawi, tingkat kesukaan masyarakat, kandungan gizi kalsium, protein. Hasil penelitian menunjukan stik kontrol menunjukan kualitas yang paling baik mencakup semua indikator, sedangkan stik substitusi tepung tulang ikan bandeng presentase 10% menunjukan kualitas paling baik mencakup semua indikator. Hasil uji kesukaan yang paling disukai adalah stik kontrol dan presentase 10%.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI RENGGINANG KETAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PENGERING BUATAN Saptariana, Saptariana; Putri, Meddiati Fajri; Agustina, Titin
Rekayasa Vol 12, No 1 (2014): Juli 2014
Publisher : Unnes Journal. Research and Community Service Institute, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rengginang is one of Indonesian traditional food made from glutinous rice ingredient white or black, generally in the form of a circle of a certain size, taste sweet or savory, and have a crisp texture. Based on surveys and interviews directly to employer partners, pernasalahan which can be grouped into three aspects: 1). The production aspect, for this small entrepreneurs are still using technology rengginang glutinous drying naturally., 2). The quality aspect, drying techniques used in rengginang causing substances do not meet the standard of food in accordance with SNI. In addition, the packaging has not been done properly and the result produced rengginang perishable or quickly fizzled, 3). Aspects of Business Management and Marketing. During this segment of the market rengginang production glutinous mother and mother Kartini Murti Mardiyah about 90% for the traditional market Pecangaan districts, the district of Jepara.
PENERAPAN IPTEK PADA USAHA KUE KERING DESA BUGO KABUPATEN JEPARA Saptariana, Saptariana; Agustina, Titin; S., Hanna Lestari
Rekayasa Vol 13, No 1 (2015): Juli 2015
Publisher : Unnes Journal. Research and Community Service Institute, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partners IbM devotion is home industry pastries “Sri Jaya” and “Flavor of Love” which produces pastries, pia and bread. The problems that arise are: (1) aspects of production where tool to smooth the stuffing in the form of green beans kumbu using a mortar pestle. In addition to cooking kumbu, the tool used is steamed and pan large, (2) the quality aspects of pastries and pia generated needs to be improved to expand marketing, (3) aspects hiegene and sanitation, (4) aspects of business management and marketing. Pursuant to the problems faced by partner activities of science and technology for society (IbM) above, then the solutions offered are: (1) Applied two units grinder to smooth kumbu green beans, (2) be applicable two units of pressure cooker to cook green beans in order to quickly padded, (3) Produced recipe pastries and pia with good quality that can be accepted by consumers at large, (4) Given the results of organoleptic test: in terms of taste, color, aroma and texture as well as known results of testing consumer preferences, (5) Resulting design and the packaging quality pastries and pia more interesting, (6) Given the nutritional content such as: carbohydrates, fat, protein, moisture and ash content, (7) business management (accounting and administration) recorded a complete and tidy, (8) Marketing using brochures and online, (9) Advantage partner increases, (10) Resulting scientific articles in national journals.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI DENDENG DAN ABON SAPI Hudallah, Noor; Saptariana, Saptariana; Suryanto, Agus
Rekayasa Vol 12, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Unnes Journal. Research and Community Service Institute, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dendeng merupakan salah satu cara pengawetan daging secara tradisional yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia. Dendeng diolah dengan menambahkan bumbu berupa rempah-rempah dan dikeringkan baik menggunakan bantuan sinar matahari ataupun dengan oven. Selain dendeng, abon sapi merupakan salah satu divesifikasi produk olahan dari daging sapi. Abon termasuk makanan yang disukai karena dapat dijadikan lauk dan mempunyai nilai gizi tinggi. Pengabdian IbM ini menggandeng industri dendeng sapi cap “Guci Mas” dan abon sapi cap “Gelatik” yang dimiliki oleh bapak Koko Cahyono, dan industri abon sapi/ayam cap “Rambutan” yang dimiliki oleh ibu Hj. Surini di Salatiga sebagai industri mitra.Lewat pengabdian yang dilakukan diketahui bahwa SDM industri mitra sangat bersemangat menyerap masukan dan implementasi teknologi dan berharap ke depan bisa dijadikan tambahan kemampuan yang bisa diandalkan dalam produksi dan persaingan.Pada industri dendeng sapi, diimplementasikan teknologi “big mixer” dengan kapasitas  15 kg hingga 20 kg untuk campuran bumbu-bumbu dendeng, sedangkan pada industri abon sapi, diimplementasikan “big spinner” dengan kapasitas  10 kg hingga 15kg untuk meniriskan minyak yang ada pada abon.
Meningkatkan Pemahaman Etiket Sehari- Hari melalui Pendidikan Bagi Pengurus dan Anggota PKK Kelurahan Sukorejo Kodya Semarang Kuswardinah, Asih; Setyaningsih, Dyah Nurani; Saptariana, Saptariana
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 7, No 1 (2019): Teknobuga
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan, untuk meningkatkan pemahaman pengetahuan, cara mengantisipasi dan memberikan solusi hal yang berkaitan dengan masalah kenakalan anak usia remaja sampai dewasa bagi keluarga anggota PKK di Kelurahan Sukorejo, khususnya yang memiliki putera- puteri usia sekolah sampai dewasa. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan melalui penyuluhan, metode yang digunakan, ceramah, tanya jawab, demontrasi, diskusi. Jumlah peserta 29 orang terdiri dari pengurus dan anggota PKK kelurahan Sukorejo, kodya Semarang. Hasil menunjukkan, adanya peningkatan pemahaman etiket sehari, rata- rata sangat baik; Hal ini terlihat dari kegiatan diskusi aktif mereka, yang lebih lanjut, berharap ada penyuluhan lanjutan. Kesimpulan, Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan: Meningkatkan Pemahaman Etiket Sehari- hari dan memiliki kontribusi yang tinggi bagi masyarakat setempat. Saran yang diberikan: Untuk ketua tim penggerak PKK Kelurahan Sukorejo: Mohon untuk terus meningatkan kinerja para penggerak PKK dimulai dari tingkat RW, karena mereka memiliki potensi yang tinggi untuk maju dan sebagai kader yang semangat dalam pemberdayaan anggota PKK untuk meningkatkan pemahaman pengetahuan dan implementasi etiket bermasyarakat yang benar dan santun.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI DENDENG DAN ABON SAPI Hudallah, Noor; Saptariana, Saptariana; Suryanto, Agus
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 12, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Unnes Journal. Research and Community Service Institute, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v12i2.10126

Abstract

Dendeng merupakan salah satu cara pengawetan daging secara tradisional yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia. Dendeng diolah dengan menambahkan bumbu berupa rempah-rempah dan dikeringkan baik menggunakan bantuan sinar matahari ataupun dengan oven. Selain dendeng, abon sapi merupakan salah satu divesifikasi produk olahan dari daging sapi. Abon termasuk makanan yang disukai karena dapat dijadikan lauk dan mempunyai nilai gizi tinggi. Pengabdian IbM ini menggandeng industri dendeng sapi cap Guci Mas dan abon sapi cap Gelatik yang dimiliki oleh bapak Koko Cahyono, dan industri abon sapi/ayam cap Rambutan yang dimiliki oleh ibu Hj. Surini di Salatiga sebagai industri mitra.Lewat pengabdian yang dilakukan diketahui bahwa SDM industri mitra sangat bersemangat menyerap masukan dan implementasi teknologi dan berharap ke depan bisa dijadikan tambahan kemampuan yang bisa diandalkan dalam produksi dan persaingan.Pada industri dendeng sapi, diimplementasikan teknologi big mixer dengan kapasitas 15 kg hingga 20 kg untuk campuran bumbu-bumbu dendeng, sedangkan pada industri abon sapi, diimplementasikan big spinner dengan kapasitas 10 kg hingga 15kg untuk meniriskan minyak yang ada pada abon.
PENERAPAN IPTEK PADA USAHA KUE KERING DESA BUGO KABUPATEN JEPARA Saptariana, Saptariana; Agustina, Titin; S., Hanna Lestari
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 13, No 1 (2015): Juli 2015
Publisher : Unnes Journal. Research and Community Service Institute, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v13i1.5597

Abstract

Partners IbM devotion is home industry pastries Sri Jaya and Flavor of Love which produces pastries, pia and bread. The problems that arise are: (1) aspects of production where tool to smooth the stuffing in the form of green beans kumbu using a mortar pestle. In addition to cooking kumbu, the tool used is steamed and pan large, (2) the quality aspects of pastries and pia generated needs to be improved to expand marketing, (3) aspects hiegene and sanitation, (4) aspects of business management and marketing. Pursuant to the problems faced by partner activities of science and technology for society (IbM) above, then the solutions offered are: (1) Applied two units grinder to smooth kumbu green beans, (2) be applicable two units of pressure cooker to cook green beans in order to quickly padded, (3) Produced recipe pastries and pia with good quality that can be accepted by consumers at large, (4) Given the results of organoleptic test: in terms of taste, color, aroma and texture as well as known results of testing consumer preferences, (5) Resulting design and the packaging quality pastries and pia more interesting, (6) Given the nutritional content such as: carbohydrates, fat, protein, moisture and ash content, (7) business management (accounting and administration) recorded a complete and tidy, (8) Marketing using brochures and online, (9) Advantage partner increases, (10) Resulting scientific articles in national journals.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL DENGAN MEDIA KLIPING PADA SISWA SMK IBU KARTINI SEMARANG Rohman, Noor; Saptariana, Saptariana
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 7, No 2 (2019): Teknobuga
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari perbedaan hasil belajar media audio visual (video) yang akan digunakan pada pembelajaran, serta untuk mengetahui perbedaan hasil belajar setelah diterapkannya media audio visual (video) dalam mempelajari kompetensi melayani makanan dan minuman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode quasi experimental design dengan model non equivalent control group design. Desain ini terdapat dua kelompok yang sudah dipilih, kemudian diberikan pretest dan posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII Tata Boga SMK IBU KATINI, sampel yang digunakan adalah kelas XII BOGA 1 dan kelas XII BOGA 2. Teknik dan instrumen pengumpulan data menggunakan instrumen tes dan instrumen angket validasi kelayakan alat peraga.. Hasil uji validasi kelayakan media diperoleh hasil sebesar 85,55%, dan hasil uji validasi kelayakan materi diperoleh hasil sebesar 80% atau dapat disimpulkan bahwa media audio visual (video) untuk mata pelajaran melayani makanan dan minuman ?layak? digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil analisis pretest dan posttest menerangkan bahwa hasil belajar kompetensi melayani makanan dan minuman mengalami perbedaan. Kelas kontrol dari hasil rata-rata pretest sebesar 39,33 pada posttest meningkat menjadi 66,00 atau mengalami peningkatan sebesar 26,67. Kelas eksperimen dari hasil rata-rata pretest sebesar 39,44 pada posttest meningkat menjadi 74,11 atau mengalami peningkatan sebesar 34,67. Kelas eksperimen mempunyai nilai rata-rata posttest yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji t posttest juga menyimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar antara kelas kontrol dan kelas eksperimen.