Articles

THE EFFECTIVENESS OF CHEMICAL MODULE WITH COMPENDIUM VERSES QURAN IN PESANTREN-BASED SCHOOL Hidayati, Nurul -; Saputro, Sulistyo; Susilowati, Endang
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2, No 2: NOVEMBER 2018
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v2i2.17955

Abstract

This study was aimed at determining the effectiveness of chemical modules with compendium verses Quran to improving student learning outcomes in Pesantren-based school. The study used the research and development method with five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The data show that 99% of students and teachers need comparative science course modules with compendium from the Quran. The modules that have been produced are validated by material experts, linguists, learning experts, media experts, and practitioners. The results show that the module has been feasible to be implemented in classroom learning. The validation results show that the product is valid and feasible to use. The trial is limited and the main test is performed after module revision. The average pretest and posttest results show that with the use of the development module the results increase, so the use of this module is more effective because it improves students? achievement. The significance value of the t-test is 0.001 which means there is an influence on the use of chemical modules with compendium verses from the QuranKEEFEKTIFAN MODUL KIMIA DENGAN KOMPENDIUM AYAT-AYAT ALQURAN PADA SEKOLAH BERBASIS PESANTRENAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas modul kimia dengan dilengkapi kompendium ayat-ayat Alquran dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada sekolah berbasis pesantren. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan lima tahapan yaitu: analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Data menunjukkan bahwa 100% siswa dan guru membutuhkan modul mata pelajaran kimia berkompendium Alquran. Modul yang telah dihasilkan divalidasi oleh ahli materi, ahli bahasa, ahli pembelajaran, ahli media, dan praktisi. Hasil menunjukkan bahwa modul layak diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas. Hasil validasi menunjukkan bahwa produk tersebut valid dan layak untuk digunakan. Uji coba terbatas dan uji coba utama dilakukan setelah dilakukan revisi modul. Hasil rata-rata pretest dan posttest menunjukkan terjadinya peningkatan hasil dengan penggunaan modul pengembangan. Penggunaan modul ini lebih efektif karena meningkatkan prestasi siswa. Nilai signifikansi dari uji-t adalah 0,001. Artinya, terdapat pengaruh pada penggunaan modul kimia dengan kompendium ayat-ayat Alquran.
THE ANALYSIS OF STUDENT’S WRITTEN COMMUNICATION SKILLS IN SCIENCE LEARNING BASED ON GENDER IN THE MIDDLE SCHOOL IN SOUTH TANGERANG REGION Hariyanto, Hariyanto; Yamtinah, S; Sukarmin, Sukarmin; Saputro, Sulistyo; Mahardiani, L
EDUSAINS Vol 11, No 2 (2019): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v11i2.11320

Abstract

ANALISIS KETERAMPILAN KOMUNIKASI TERTULIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) BERDASARKAN GENDER DI SEKOLAH MENENGAH DI WILAYAH TANGERANG SELATAN AbstrakKeterampilan komunikasi tulisan merupakan keterampilan yang sangat penting didalam era globalisasi dan termasuk kedalam salah satu keterampilan belajar abad 21 yang harus diberdayakan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk komunikasi tulisan peserta didik secara real di sekolah berdasarkan gender. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 186 orang dengan rincian 88 orang laki-laki dan 98 orang perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuatitatif. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi dan pedoman wawancara. Data yang didapatkan kemudian dianalisis secara kuantitatif sehingga didapatkan nilai keterampilan komunikasi peserta didik. Hasil penelitian mengungkapkan tidak terdapat perbedaan yang terlalu besar antara nilai keterampilan komunikasi tulisan peserta didik laki-laki dan perempuan. Masing-masing gender(laki-laki dan perempuan) mendapatkan rata-rata nilai 1,44 dan 1,45, namun keduanya masih masuk kedalam kategori nilai huruf D+. Nilai keterampilan komunikasi tulisan peserta didik masih relative rendah dengan nilai rata-rata 1,44 (D+). Hasil ini masih jauh dibawah standar pemerintah dalam Permendikbud No. 104 tahun 2014 yaitu 2,67 (B-) untuk aspek keterampilan. Hal tersebut mengindikasikan perlu ditingkatkannya pelatihan keterampilan komunikasi didalam pembelajaran.AbstractWritten communication skills are essential for the globalization era, and it is one of the 21st-century skills that must be empowered in learning. This study aimed to determine the profile of learners? written communication skills in real terms by gender. The subjects in this study were 186 students, consisted of 88 male and 98 female students in detail. The method used in this research was a descriptive-quantitative research method. The research instrument used was an observation sheet and the form of an interview. The data obtained were then analyzed quantitatively so that the value of the students? communication skills was appropriately obtained. The results of the study had found that there were not too differences in the mean values of male and female written communication skills. Each of them got an average score of 1.44 and 1.45, but both are still in the D+ category of value. The value of the students? written communication skills was still relatively low, with a value of 1.44, interpreted as a D+ category. The results were far below government standards as regulated in the Minister of Education and Culture No. 104 of 2014, which is equal to 2.67 (B-). Further study is needed to improve training in students? written communication skills in learning. 
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM IMERSI PADA MATA PELAJARAN KIMIA KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 2 KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2011/2012 Wardhani, Ambar Sulistyo; Saputro, Sulistyo; Utami, Budi
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Pencapaian pelaksanaan program imersi di SMAN 2 Karanganyar, (2) Faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan program imersi di SMAN 2 Karanganyar, (3) Upaya-upaya yang telah dilakukan untuk meminimalisir hambatan dalam pelaksanaan program imersi di SMAN 2 Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuisioner. Pemeriksaan data dilakukan dengan cara trianggulasi data dan trianggulasi metode, dengan model evaluasi yang digunakan adalah evaluasi model Context, Input, Process, Product (CIPP). Dari penelitian diperoleh: 1) Pencapaian pelaksanaan program imersi dari tahun 2006/2007 sampai saat ini kurang sesuai dengan tujuan penyelenggaraan imersi karena ada ketentuan dalam Pedoman Penyelenggaraan Kelas Imersi yang tidak terpenuhi, antara lain sistem administrasi, struktur organisasi, perekrutan guru, metode pembelajaran, mata pelajaran yang menggunakan bahasa Inggris, serta proses belajar mengajar, 2) Faktor yang mendukung pelaksanaan imersi di SMA Negeri 2 Karanganyar antara lain adanya sarana dan prasarana yang memadai dengan jumlah rombongan belajar yang tidak terlalu besar per kelasnya. Sedangkan faktor yang paling menghambat dari guru dan siswa yakni faktor bahasa, 3) Upaya yang dilakukan SMA Negeri 2 Karanganyar untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan mengadakan pelatihan bahasa Inggris bagi guru-guru yang akan mengajar di kelas imersi.   Kata kunci: program imersi, mata pelajaran kimia, kelas XI IPA, CIPP.
PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN DAN GUIDED INQUIRY DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIS DAN KREATIVITAS SISWA Rahayu, Atik Puji; Ashadi, Ashadi; Saputro, Sulistyo
Jurnal Inkuiri Vol 3, No 01 (2014): Jurnal Inkuiri
Publisher : Jurnal Inkuiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kimia dengan menggunakan metode eksperimen dan guided inquiry, kemampuan matematis, kreativitas, dan interaksinya terhadap prestasi belajar siswa.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dan dilaksanakan pada bulan November 2012-Juni 2013.Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAN Colomadu tahun pelajaran 2012/2013.Sampel yang diambil 2 kelas yaitu kelas XI IPA 2 dan XI IPA 3 dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Kelas XI IPA 3 diberikan metode eksperimen dan XI IPA 2 diberikan metodeguided inquiry.Data prestasi kognitif dan kemampuan matematis diperoleh melalui tes, data prestasi afektif dan kreativitas diperoleh melalui angket, dan data prestasi psikomotor diperoleh melalui observasi.Hipotesis diuji menggunakan statistik non parametrik.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan 1) ada pengaruh penggunaan metode eksperimen dan guided inquiry terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor, 2) tidak ada pengaruh kemampuan matematis terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor, 3) tidak ada pengaruh kreativitas terhadap prestasi belajar kognitif dan psikomotor namun ada pengaruh terhadap prestasi afektif, 4) ada interaksi antara metode eksperimen dan guided inquiry dengan kemampuan matematis terhadap prestasi kognitif, afektif, dan psikomotor, 5) ada interaksi antara metode eksperimen dan guided inquiry dengan kreativitas terhadap prestasi kognitif, afektif, dan psikomotor, 6) tidak ada interaksi antara kemampuan matematis serta kreativitas terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor, 7) tidak ada interaksi antara metode eksperimen dan guided inquiry, kemampuan matematis, kreativitas terhadap prestasi kognitif, namun ada interaksi terhadap prestasi belajar afektif, dan psikomotor.                                                Kata kunci: Metode eksperimen, metode guided inquiry, kemampuan matematis, dan kreativitas
PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM SOLVING TIPE SEARCH SOLVE CREATE AND SHARE (SSCS) DAN COOPERATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMAMPUAN MATEMATIS Raehanah, Raehanah; Mulyani, Sri; Saputro, Sulistyo
Jurnal Inkuiri Vol 3, No 01 (2014): Jurnal Inkuiri
Publisher : Jurnal Inkuiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model problem solving tipe Search, Solve, Create, and Share (SSCS) dan Cooperative Problem Solving (CPS), kemampuan berpikir kritis, kemampuan matematis, dan interaksi variabel-variabelnya terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dan dilaksanakan dari bulan Desember 2012 - Juni 2013. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA N 1 Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel diperoleh dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari dua kelas, XI IPA 1 dan XI IPA 3. Kelas XI IPA 1 diberi pembelajaran dengan model SSCS dan kelas XI IPA 3 diberi pembelajaran dengan model CPS. Data dikumpulkan dengan metode tes untuk prestasi belajar kognitif, kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan matematis, angket untuk prestasi afektif, dan lembar observasi untuk psikomotor siswa. Hipotesis diuji menggunakan Anava (Analisis Variansi) dan Kruskal-Wallis one way analysis of variance. Dari hasil analisis data disimpulkan: 1) tidak ada pengaruh penggunaan model SSCS dan CPS terhadap prestasi belajar kognitif siswa, tetapi ada pengaruhnya terhadap prestasi afektif dan psikomotor; 2) ada pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar kognitif, tetapi tidak ada pengaruhnya terhadap prestasi afektif dan psikomotor; 3) ada pengaruh kemampuan matematis terhadap prestasi kognitif, tetapi tidak ada pengaruhnya terhadap prestasi afektif dan psikomotor; 4) tidak ada interaksi antara model pembelajaran SSCS dan CPS dengan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif, tetapi ada interaksinya terhadap prestasi psikomotor; 5) ada interaksi antara model pembelajaran SSCS dan CPS dengan kemampuan matematis terhadap prestasi kognitif dan psikomotor, tetapi tidak ada interaksinya terhadap prestasi afektif; 6) ada interaksi antara kemampuan berpikir kritis dan kemampuan matematis terhadap prestasi kognitif, tetapi tidak ada interaksinya terhadap prestasi afektif dan psikomotor; 7) tidak ada interaksi antara model pembelajaran SSCS dan CPS, kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan matematis terhadap prestasi kognitif dan afektif, tetapi ada interaksinya terhadap prestasi psikomotor. Kata Kunci: problem solving, kemampuan berpikir kritis, kemampuan matematis, prestasi belajar, larutan penyangga
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TIPE SSCS (SEARCH, SOLVE, CREATE AND SHARE) DAN LEARNING TOGETHER BERKOMBINASI PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT INSTRUCTION) DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA Sarjono, Alfiyan Wahyudianto; Ashadi, Ashadi; Saputro, Sulistyo
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh model pembelajaran Problem Solving tipe SSCSdan LT berkombinasi pembelajaran langsung (Direct Instruction) terhadap prestasi belajar siswa aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada pokok bahasan konsep mol, (2) kemampuan matematika terhadap prestasi belajar siswa aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada pokok bahasan konsep mol, (3) interaksi antara model Problem Solving tipe SSCSdan LT berkombinasi pembelajaran langsung (Direct Instruction) dengan kemampuan matematika terhadap prestasi belajar siswa aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada pokok bahasan konsep mol. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA-2 dan X MIPA-3 SMAN 3 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016 yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Analisis data penelitian ini menggunakan uji Anava Dua Jalan dan uji statistik Kruskal Wallis. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan:(1) terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Solving tipe SSCSdan LT berkombinasi pembelajaran langsung (Direct Instruction) terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan, tetapi tidak terdapat pengaruh terhadap prestasi belajar aspek sikap dan keterampilan pada pokok bahasan konsep mol,(2) tidak terdapat pengaruh kemampuan matematika terhadap prestasi belajar aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan pada pokok bahasan konsep mol, (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran Problem Solving tipe SSCSdan LT berkombinasi pembelajaran langsung (Direct Instruction) dengan kemampuan matematika terhadap prestasi belajar aspek keterampilan, tetapi tidak terdapat interaksi pada aspek sikap dan pengetahuan.
KARAKTERISASI SIFAT MEKANIK POLIBLEND LLDP-NR DENGAN ADITIF TiO2 SEBAGAI ALTERNATIF MATERIAL UNGGUL MASYKURI, M.; SUBELO, MAMIEK; SAPUTRO, SULISTYO
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 1, No 1 (2002)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak (ina) :Penggunaan bahan elastomer termoplastik saat ini semakin penting dan meluas. Dengan penambahan zat-zat tertentu, bahan ini menjadi bahan alternatif pengganti logam dan bahan –bahan lain. Poliblend menjadi ujung tombak pengembangan material baru di masa mendatang. Penelitian ini mempelajari pengaruh zat aditif TiO2 terhadap poiblend LLDPE dengan karet alam (LLDPE/NR). Komposisi LLDPE/NR yang diteliti sebesar 60/40. TiO2 yang ditambahkan bervariasi sebesar 0, 1, 2, 3, 4 dan 5%. Poliblend dibuat dengan cara masterbatch process melalui penggilingan dengan laboplastomill. Karakterisasi sifat mekanik dilakukan menggunakan universal testing machine model UCT-5T. Pengujian dilakukan menggunakan metode ISO 527-2. Penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan kuat luluh dan kuat tarik pada penambahan TiO2 sampai kadar 3%, selanjutnya menurun pada penambahan TiO2 4 dan 5%. Kuat luluh dan kuat tarik maksimum terjadi pada kadar TiO2 3%, yaitu sebesar 4,687 MPa dan 11,638 MPa. Regangan puts menunjukkan penurunan dengan semakin bertambahnya kadar TiO2. Regangan puts maksimum terjadi pada poliblend tanpa aditif yaitu sebesar 701,7%.Keyword : Polybend, LLDPE-NR,TiO2, mechanical properties.
KINERJA SISTEM ADSORBEN SURFAKTAN KATIONIK BERPENYANGGA MONTMORILONIT LOKAL UNTUK REMIDIASI LIMBAH SELENAT DALAM AIR Ashadi, Ashadi; Martini, Kus Sri; Masykuri, M.; Saputro, Sulistyo
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 7, No 1 (2008)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memecahkan masalah limbah, khususnya ion selenat dengan mengembangkan suatu absorben surfaktan kationik berpenyangga montmorillonit local. Penelitian ini difokuskan pada karakterisasi material, pengembangan sistem absorben dan optimasi kemampuan absorbs ion selenat pada skala laboratorium. Karakterisasi morfologi struktur permukaan dan analisis kuantitatif montmorillonit dilakukan dengan SEM_EDS Jeol JSM-6360. Kadar ion selenat ditentukan dengan graphite-furnace atomic absorption spectrophotometer (AAS-GF), sedangkan efektivitas perlakuan dalam mengikat polutan ion selenat dianalisis dengan isoterm adsorption. Penelitian menunjukkan bahwa montmorillonit local dari Boyolali mempunyai struktur berlapis dan berongga-rongga dengan diameter 1 until 2 µm dan komponen utamanya adalah silicate/SiO2 69,21% and alumina/Al2O3 14,34%. Kemampuan absorpsi montmorillonit terhadap selenant meningkat dengan kenaikan konsentrasi absorbat dalam larutan dan jenis surfaktan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan  absorbs terhadap ion selenat. Kemampuan asorbsi tertinggi terhadap ion selenat adalah penggunaan sistem absorben montmorillonit/TDTMA-Br yaitu sebesar 7.40 mg/g absorben (pada konsentrasi larutan selenat 80 ppm).
Studi komparasi learning cycle 5E dan learning together dikombinasi dengan drill and practice terhadap prestasi belajar kimia ditinjau dari keterampilan proses siswa Fujiyanti, Mita; Susilowati, Endang; Saputro, Sulistyo
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 4, No 1: April 2018
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.503 KB) | DOI: 10.21831/jipi.v4i1.18640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar antara siswa yang diberikan model pembelajaran Learning Cycle 5E dan Learning Together dikombinasikan dengan Drill and Practice;  siswa yang memiliki keterampilan proses tinggi dan keterampilan proses rendah; serta interaksi antara pembelajaran Learning Cycle 5E dan Learning Together dikombinasi dengan Drill and Practice dengan keterampilan proses siswa terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok hidrolisis garam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas siswa (XI MIA 1 dan XI MIA 3) yang ditentukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Data diperoleh melalui tes tertulis, angket, observasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) siswa yang diberikan penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E memiliki prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan siswa yang diberikan penerapan model pembelajaran Learning Together yang dikombinasikan dengan Drill and Practice; (2) siswa yang memiliki keterampilan proses tinggi memiliki prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan siswa yang memiliki keterampilan proses rendah; dan (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran Learning Cycle 5E dan Learning Together yang dikombinasikan dengan Drill and Practice dengan keterampilan proses siswa. Comparison Study of Learning Cycle 5E and Learning Together Combined With Drill and Practice on Student Achievement in Hydrolysis of Salt Viewed from Process Skill AbstractThe aim of this study were to know differences student’s achievement between Learning Cycle 5E models and Learning Together in combination with Drill and Practice; student’s achievement between higher process skill and lower process skill; and interaction between Learning Cycle 5E and Learning Together in combination with Drill and Practice models with process skill towards student’s achievement. This research is a quantitative research with experimental method. The sample consists of 2 class which taken by cluster random sampling technique. The techniques of collecting data using documentation, test, questionnaire, and observation. Based on result of the research can be concluded that: (1) student’s achievement of chemistry learning use Learning Cycle 5E better than Learning Together in combination with Drill and Practice models; (2) student’s achievement higher process skill better than lower process skill; and (3) there was an interaction between Learning Cycle 5E and Learning Together in combination with Drill and Practice models with process skill towards student’s achievement.
PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN PENDEKATAN INKUIRI DENGAN METODE EKSPERIMEN DAN PROYEK DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA (Pembelajaran Materi Termokimia Kelas XI IPA Semester Gasal SMA 1 Kudus Tahun Pelajaran 2013/2014) Hilmi, Mahmud; Sunarno, Widha; Saputro, Sulistyo
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi kognitif, afektif dan psikomotor pada pendekatan inkuiri melalui metode eksperimen dan proyek, kreativitas, kemampuan berpikir kritis dan interaksinya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Kudus tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling sejumlah 2 kelas. Data dikumpulkan dengan metode tes untuk prestasi belajar kognitif, kemampuan berpikir kritis, angket untuk prestasi afektif dan kreativitas siswa dan observasi untuk prestasi psikomotor. Teknik analisis data menggunakan analisis anava 2x2x2. Hasil pada penelitian ini adalah 1) tidak ada perbedaan prestasi belajar kognitif antara pendekatan inkuiri melalui metode eksperimen dan proyek, namun ada perbedaan antara pendekatan inkuiri melalui metode eksperimen dan proyek terhadap prestasi belajar afektif dan psikomotor. 2) ada perbedaan prestasi belajar kognitif dan psikomotor antara kreativitas tinggi dan rendah, namun tidak ada perbedaan prestasi belajar afektif antara kreativitas tinggi dan rendah. 3) ada perbedaan prestasi belajar kognitif, afektif dan psikomotor antara kemampuan berpikir kritis tinggi dan rendah. 4) ada interaksi antara pendekatan inkuiri melalui metode eksperimen dan proyek dengan kreativitas terhadap prestasi belajar kognitif, namun tidak ada interaksi antara pendekatan inkuiri melalui metode eksperimen dan proyek dengan kreativitas terhadap prestasi belajar afektif dan psikomotor. 5) tidak ada interaksi antara pendekatan inkuiri melalui metode eksperimen dan proyek dengan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar kognitif, afektif dan psikomotor. 6) tidak ada interaksi antara kreativitas dan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi kognitif, afektif dan psikomotor 7) tidak ada interaksi antara pendekatan inkuiri melalui metode eksperimen dan proyek dengan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar kognitif, afektif dan psikomotor.