Articles

Found 7 Documents
Search

PERBEDAAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK OUTLINE (KERANGKA KARANGAN) SISWA KELAS V SD NEGERI 161 PEKANBARU Sari, Desi Permata
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 3, No 4 (2019)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.273 KB) | DOI: 10.33578/pjr.v3i4.7426

Abstract

This research was motivated by the low narrative essay writing skills of fifth class students in 161 Public Elementary Schools in Pekanbaru. That is because in Indonesian languange learning, the teacher has feel difficult to finding the right learning method or technique in delivering narrative essay writing material. Based on the above problems, the problem statement is obtained ? whether there are narrative essay writting skills of control class students and experimenttal classes  in narrative essay writing skills of control class students and experimental classes with learning using in class. This research used method of quasy-eksperimental non equivalent control group design. This research carried in two fifth classes of 161 public elementary schools in pekanbaru, namely fifth A class as control and fifth B class as experimental class, with each class has 30 sudents. Based on the posttest results, it was found that the average narrative essay writing skills for students with outline techniques (experimental framework) were higher than the average narrative essay writing skills for students who did not use the outline technique or using conventional learning. After taking action on two classes, the average posttest of the experimental class has a gain average of 0,45 for the moderate category, which means there is an increase above the average and the control class has the average gain is 0,12 or the low category, which means an increase below the average. This proves that the outline technique (essay framework) can further improve students' narrative essay writing skills compared to without outline techniques (essay framework) in fifth grade students in 161 Pekanbaru Public Elementary School.
PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LUWES PADA MATERI LAJU REAKSI Sari, Desi Permata; Rudibyani, Ratu Betta; Efkar, Tasviri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.618 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of problem solving learning model in rate of reaction subject to increase students flexibility thinking ability. The method of the research was quasi experimental with non equivalentpretest-posttest control group design. The population of this research was studentsof class XI SMAN 1 Gedong Tataan on academic semester 2014/2015 whichconsists of XI IPA1, XI IPA2, XI IPA3, XI IPA4, and XI IPA5. Sample was taken by purposive sampling technique. The sample in this research were class X1 IPA2 and XI IPA3. The results showed that the average n-Gain of flexibility thinking skills of control class and experiment class were 0,35 and 0,68 respectively. The result of hypothesis testing (t test) showed that problem solvinglearning model was effective to improve students flexibility thinking ability inrate of reaction subject.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model problem solving pada materi laju reaksi dalam meningkatkan kemampuan berpikir luwes siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan non equivalentpretest-posttest control group design. Populasi pada penelitian ini adalah semuasiswa kelas XI IPA SMA N 1 Gedong Tataan Tahun Pelajaran 2014/2015 yangterdiri dari lima kelas yaitu XI IPA 1, XI IPA 2, XI IPA 3, XI IPA 4, dan XI IPA5. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan diperoleh kelas XI IPA 2 dan XI IPA 3 sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata n-Gain kemampuan berpikir luwes siswa pada kelas kontrol dan eksperimen sebesar 0,35 dan 0,68. Hasil pengujian hipotesis (uji t) menunjukkan bahwa model pembelajaran problem solving pada materi laju reaksi efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir luwes siswa.Kata kunci: kemampuan berpikir luwes,laju reaksi, model problem solving
Pengaruh Pendekatan Pemodelan Matematika Terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Kelas VIII MTs Aisyiyah Palembang Sari, Desi Permata; Darmawijoyo, Darmawijoyo; Santoso, B
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v9i1.12330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pendekatan pemodelan matematika terhadap kemampuan koneksi matematis. Penelitian ini dilakukan di kelas VIII.A dan VIII.B MTs Aisyiyah Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design dan teknik pengambilan sampel dengan random intact group. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes berupa soal kemampuan koneksi matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan antara kemampuan koneksi matematis siswa yang belajar menggunakan pembelajaran pendekatan pemodelan matematika dan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari hasil analisis uji-t menggunakan SPSS yang telah dilakukan, diperoleh t = 3,605 dengan tingkat  signifikansi (Sig-2-tailed) adalah 0,001. Dari hasil  perhitungan tersebut, signifikansi (Sig-2-tailed) yang diperoleh kurang dari taraf signifikansi = 0,05 sehingga berdasarkan kriteria pengujian maka  ditolak. Dari analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan pemodelan matematika berpengaruh terhadap kemampuan koneksi matematis siswa.This research aimed to determine whether there is influence of mathematical modeling approach to mathematical connection ability. This research was conducted in  class VIII.A and VIII.B MTs Aisyiyah Palembang. The method used a quasi-experimental design with Nonequivalent control group design and random sampling technique with intact group. The instrument is used a test of mathematical connection ability. The results showed there is significant differences in improvement between mathematical connectionability of students who learn using mathematical modeling approach learning and student learning using conventional learning. This evident from the results of test analysis t test SPSS, obtained t = 3,605 with a significance level (Sig-2-tailed) was 0,001. The results of these calculations, the significance (Sig-2-tailed) were also less than the significance level of = 0.05 so that based on testing criteria then  was rejected. The conclusion of this research is that learning with mathematical modeling approaches affect the students' mathematical connectionability.
ANALISIS KINERJA KARYAWAN BERDASARKAN KOMUNIKASI, STRES KERJA,KONFLIK KERJA PT. SUMBAR ANDALAS KENCANA POM MUARA TIMPEH KABUPATEN DHARMASRAYA Wahyuni Nengsih, Neni Sri; Sari, Desi Permata; Ramadhanu, Agung
Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Teknologi Dan Sistem informasi Bisnis
Publisher : Prodi Sistem Informasi Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis analisis kinerja karyawan berdasarkan komunikasi, stres kerja dan konflik kerja pada PT. Sumbar Andalas Kencana POM Muara Timpeh Kabupaten Dharmasraya, baik secara parsial maupun secara simultan. Dari hasil analisis regresi didapat Hasil uji hipotesis secara parsial diperoleh bahwa variabel komunikasi, Stress kerja, dan konflik kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji hipotesis secara simultan juga diperoleh variabel komunikasi, Stress kerja, dan konflik kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan bagian produksi pada PT. Sumbar Andalas Kencana POM Muara Timpeh Kabupaten Dharmasraya. Kontribusi ketiga variabel bebas tersebut di atas terhadap kinerja karyawan adalah sebesar 45,2% sedangkan sisanya 54,8% dari variabel lain yang tidak diteliti. Secara parsial terbukti komunikasi memiliki pengaruh yang paling dominan.
PENGARUH KESADARAN SANKSI, PERSEPSI RESIKO TERDETEKSI TERHADAP KEPATUHAN PAJAK DENGAN AKUNTABILITAS SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (STUDI KPP PRATAMA PASAMAN BARAT) Sari, Desi Permata
Jurnal Ekobistek Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Ekobistek UPI "YPTK" Padang April 2017
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.639 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kesadaran sanksi, persepsi resiko terdeteksi terhadap kepatuhan pajak dengan akuntabilitas sebagai variabel pemoderasi. Sampel dalam penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi pada KPP Pratama Pasaman Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simple random sampling. Data dalam penelitin ini diperoleh melalui kueioner. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesadaran sanksi dan akuntabilitas memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan pajak. Sedangkan persepsi resiko terdeteksi tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak, tetapi setelah dilakukan uji moderasi antara persepsi resiko terdeteksi terhadap kepatuhan dengan akuntabilitas, persepsi resiko terdeteksi tidak mempunyai pengaruh terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak. Kata kunci : kesadaran sanksi, persepsi resiko terdeteksi, kepatuhan pajak dan akuntabilitas
Pengaruh Locus Of Control, Motivasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bank Nagari Cabang Simpang Empat Pasaman Barat Sari, Desi Permata
Jurnal Ekobistek Vol 7, No 1 (2018): EKOBISTEK
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapan 1) Pengaruh locus of control, motivasi dan kepuasaan kerja secara simultan terhadap kinerja karyawan Bank Nagari Cabang Simpang Empat Pasaman Barat, 2) Bagaimanakah pengaruh locus of control secara parsial terhadap kinerja karyawan Bank Nagari Cabang Simpang Empat Pasaman Barat, 3) Bagaimanakah pengaruh motivasi secara parsial terhadap kinerja karyawan Bank Nagari Cabang Simpang Empat Pasaman Barat, 4) Bagaimanakah pengaruh kepuasaan kerja secara parsial terhadap kinerja karyawan Bank Nagari Cabang Simpang Empat Pasaman Barat. Populasi penelitian ini adalah semua karyawan bank nagari yang berjumlah 67 orang, hanya 60 responden yang kembali. Menggunakan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian didapatkan bahwa locus of control(X1), motivasI (X2), dan kepuasaan kerja (X3) terbukti berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Bank Nagari Cabang Simpang Empat Pasaman Barat. 2) secara parsial locus of control (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Bank Nagari, 3) secara parsial motivasi(X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Bank Nagari, 4) secara parsial kepuasaan kerja (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Bank Nagari. Akhirnya penulis menyarankan dari hasil penelitian ini untuk mempertahan kan locus of control dan meningkatkan motivasin dan kepuasaan kerja sesuai dengan indikatornya masing-masing dan bagi peneliti lain dapat melanjutkan penelitian ini agar keterbatasan dalam penelitian ini dapat disempurnakan
PENGARUH KOMPOSISI TEMPURUNG KELAPA, AMPAS TEBU, DAN PEREKAT RESIN EPOKSI TERHADAP SIFAT FISIS DAN MEKANIS PAPAN PARTIKEL Sari, Desi Permata; Mora, Mora
Jurnal Fisika Unand Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.2.264-269.2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi tempurung kelapa, ampas tebu, dan perekat resin epoksi terhadap sifat fisis dan mekanis papan partikel. Partikel tempurung kelapa adalah yang lolos ayakan 100 mesh dan ampas tebu yang lolos ayakan 50 mesh. Hasil ayakan dibagi menjadi lima komposisi dengan rasio persentase dari tempurung kelapa dan ampas tebu sebesar 30:60, 40:45, 50:30, 60:15, dan 70:0. Kadar perekat resin epoksi yang digunakan adalah 10, 15, 20, 25, dan 30. Densitas terendah sebesar 0,90 g/cm3 diperoleh pada komposisi 30:60 sedangkan densitas tertinggi 1,01 g/cm3 pada komposisi 70:0. Kadar air terendah 0,89% pada komposisi 70:0 sedangkan kadar air tertinggi 1,99% pada komposisi 30:60. Daya serap air terendah 15,51% pada komposisi 70:0 sedangkan daya serap air tertinggi 37,61% pada komposisi 30:60. Hasil uji sifat mekanis seperti MOE terendah 526,16 kg/cm2 pada komposisi 30:60 sedangkan MOE tertinggi 817,33 kg/cm2 pada komposisi 70:0 dan MOR terendah 28,35 kg/cm2 pada komposisi 30:60 sedangkan MOR tertinggi 101,43 kg/cm2 pada komposisi 70:0. Sifat fisis dan mekanis papan partikel yang didapatkan pada pengujian telah memenuhi standar mutu SNI 03-2105-2006 kecuali untuk beberapa pengujian densitas, MOR dan MOE. The purpose of this research is to analyze the effect of variations of coconut shell, bagasse, and epoxy resin adhesives on the physical and mechanical properties of particle boards. The particle size used is coconut shell that pass 100 mesh and bagasse that pass 50 mesh. The filler microparticles which procured subsequently separated to five compositions within specified volumetric percentage ratio (coconut shell:bagasse) namely 30:60, 40:45, 50:30, 60:15, and 70:0. The epoxy resin content is 10%, 15%, 20%, 25%, and 30%. The result of physical characteristics show that the lowest density is 0.90 g/cm3 on ratio 30:60 while the highest density is 1.01 g/cm3 on ratio 70:0. The water content has showed that the lowest is 0.89% on ratio 70:0 while the highest water content is 1.99% on ratio 30:60. The lowest water absorption is 15.51% on ratio 70:0 while the highest water absorption is 37.61% on ratio 30:60. The result of mechanical characteristics that shown the lowest MOE value is 526.16 kg/cm2 on ratio 30:60 while the highest value is 817.33 kg/cm2 on ratio 70:0. The lowest MOR value is 28.35 kg/cm2 on ratio 30:60 while the highest MOR value is 101.43 kg/cm2 on ratio 70:0. The physical and mechanical properties of the particle board obtained in the test have met the SNI 03-2105-2006 quality standards except density, MOR and MOE.