Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA

Skrining Bakteriosin dari beberapa Galur Bakteri Asam Laktat Isolat Lokal Genus Streptococcus dan Weissella SARI, RAFIKA; ANITA, CESILIA; RADJI, MAKSUM; MALIK, AMARILA
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 9 No 2 (2011): JIFI
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.795 KB)

Abstract

Banyak bakteri asam laktat (BAL) yang telah diketahui memproduksi peptida antimikroba yang dikenal sebagai bakteriosin. Bakteriosin adalah suatu peptida antimkroba yang disintesis oleh ribosom yang mampu membunuh bakteri yang sekerabat. Bakteri yang memproduksi bakteriosin diketahui pula memproduksi protein imunitas bakteriosin (bip). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas bakteriosin yang selanjutnya akan diarahkan untuk mengisolasi bakteriosin dan protein imunitasnya. Di dalam penelitian ini genus Streptococcus and Weissella yang diperoleh dari sumber koleksi BAL telah diskrining menggunakan cara well diffusion agar untuk esei antagonisme. Pengamatan zona hambat pertumbuhan pada esei antagonisme dilakukan dengan menggunakan bakteri-bakteri indikator Leuconostoc mesenteroides TISTR 120, Leu. mesenteroides JCM 6124, Staphylococcus aureus FNCC 0047, Bacillus subtilis FNCC 0061, Escherichia coli FNCC 0183, Salmonella typhi FNCC 0165, Pseudomonas aeruginosa FNCC 0063, dan Listeria monocytogenes FNCC 0156. Setelah esei skrining awal tersebut maka enzim-enzim protease K, katalase dan tripsin digunakan untuk uji konfirmasi. Hasil menunjukkan bahwa baik Strep. macedonicus MBF10-2 maupun W. confusa MBF8-1 mempunyai kemampuan aktivitas bakteriosin walaupun hanya terhadap kedua bakteri indikator Leu. mesenteroides galur-galur TISTR 120 dan JCM 6124.
Efektivitas Gel Anti Jerawat Ekstrak Etanol Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale Rosc. Var. Rubrum) terhadap Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis FISSY, SYF. OCTY NOVY; SARI, RAFIKA; PRATIWI, LIZA
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 12 No 2 (2014): JIFI
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.087 KB)

Abstract

Salah satu penyebab terjadinya jerawat adalah bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Jahe merah (Zingiber officinale Rosc. var. rubrum) telah banyak diteliti memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui konsentrasi hambat minimum ekstrak etanol rimpang jahe merah terhadap bakteri penyebab jerawat dan efektivitas setelah diformulasikan dalam bentuk gel. Simplisia berbentuk rajangan disokhletasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pengujian KHM dilakukan dengan metode difusi. Ekstrak diformulasikan dalam bentuk gel dengan variasi konsentrasi basis HPMC 4000 dan Karbopol 934 dengan perbandingan 70:30 (Formula I), 50:50 (Formula II) dan 30:70 (Formula III). Evaluasi sediaan meliputi pemeriksaan organoleptis seperti bau, warna, bentuk, homogenitas, daya sebar, daya lekat, pH dan antibakteri. Analisis data menggunakan program R-Commander versi 12.4.1. Hasil penelitian menunjukkan nilai KHM ekstrak terhadap P. acnes sebesar 0,45% dan S. epidermidis sebesar 0,5%. Hasil evaluasi menunjukkan sediaan homogen, pH dan daya lekat yang stabil sedangkan daya sebar mengalami peningkatan selama penyimpanan 30 hari. Hasil evaluasi antibakteri gel menunjukkan bahwa formula I memberikan efektivitas paling baik dengan zona hambat sebesar 16,11 mm terhadap P. acnes dan 14 mm terhadap S. epidermidis.