Articles

Found 18 Documents
Search

PERSEPSI DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PENERAPAN PROGRAM PEMBERDAYAAN DI SEKITAR SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI MIU (KASUS PROGRAM SCBFWM DI DESA SIMORO KECAMATAN GUMBASA KABUPATEN SIGI) Satriani, Satriani; Golar, Golar; Ihsan, Moh.
Warta Rimba Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Warta Rimba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.999 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the public perception and response on the Strengthening Community-based Forest and Watershed Management (SCBFWM) programs. The research was conducted in the Sub DAS Miu, village of Simoro, Gumbasa District, Sigi Regency, Central Sulawesi, from May through Juni 2013. Primary and secondary data were collected by using questionnaires and in-depth interviews on respondents. The total number of respondents were fourty. The main respondent was determined by using purposive sampling method, with the consideration that the respondent is stakeholder that directly involved in the SCBFWM programs. The results showed that communities had high understanding on SCBFWM programs. Further, the perception and response of communities were also categorized in high level. It is indicated that communities were favourable on that programs. Based on the Likert scale, the response of communities on the SCBFWM programs was also classified to strong and very good level. Keywords: Perception, Response, Respondent, SCBFWM, Sub DAS Miu
STUDI MUTU PELAYANAN VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING (VCT) DI PUSKESMAS JONGAYA MAKASSAR Satriani, Satriani; Nurhayani, Nurhayani; Balqis, Balqis
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 9, No 4: DESEMBER 2013
Publisher : Faculty Of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.494 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v9i4.462

Abstract

Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan penyakit yang tergolong new emerging diseases. Berdasarkan Data Profil Kesehatan Nasional tahun 2012, jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS di Sulawesi Selatan sebanyak 3.713 kasus. Salah satu upaya penanggulangan HIV/AIDS adalah deteksi dini untuk mengetahui status seseorang yang sudah terinfeksi virus HIV atau belum melalui konseling dan testing HIV/AIDS sukarela. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mutu pelayanan VCT di Puskesmas Jongaya Makassar tahun 2012. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan deskriptif, menggunakan mixed method. Sampel penelitian diambil dengan accidental sampling sebanyak 64 orang dan informan diperoleh dengan menggunakan purposive sampling sebanyak 7 informan. Hasil penelitian menunjukkan responden menyatakan mutu pelayanan VCT berdasarkan kompetensi teknis petugas kesehatan cukup (93,8%). Data tersebut didukung tingkat pendidikan petugas klinik VCT sudah sesuai standar dan telah mengikuti pelatihan. Responden yang menyatakan mutu pelayanan VCT berdasarkan hubungan antarmanusia cukup (92,2%). Selain itu, observasi dan wawancara mendalam menunjukkan petugas kesehatan bersikap ramah, sopan dan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Responden menyatakan mutu pelayanan VCT berdasarkan kenyamanan pasien cukup (87,5%). Observasi dan wawancara mendalam menunjukkan ruangan yang bersih dan perlengkapan medis dan nonmedis yang cukup. Kesimpulannya adalah mutu pelayanan VCT di Puskesmas Jongaya berdasarkan kompetensi teknis petugas, hubungan antar petugas dengan pasien, kenyamanan pasien cukup.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Rantai Makanan Dengan Menggunakan Metode Picture And Picture di Kelas IV SDN I Labuan Lobo Kabupaten Tolitoli Satriani, Satriani
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 9 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama dalam penelitian adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SDN 1 Labuan Lobo pada mata pelajaran IPA khusussnya Pokok bahasan Rantai Makanan. Salah satu faktor yang menyebabkan kemampuan belajar siswa rendah adalah metode mengajar yang selama ini digunakan cenderung membuat siswa pasif dan berpusat pada guru (teacher oriented). Untuk meningkatkan hasil belajar siswa, maka peneliti menerapkan metode pictur and picture dalam mengajarkan pokok bahasan rantai makanan dikelas IV SDN 1 Labuan Lobo. Penelitian ini dilaksanakan II siklus dengan jumlah siswa 20 orang. Setiap siklus terdiri dari   IV tahap yaitu : Perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Pengamatan, dan refleksi. Dari hasil tindakan siklus 1 diperoleh ketuntasan belajar klasikal sebesar 20% dengan rata – rata nilai siswa 60. Hasil tindakan siklus II diperoleh ketuntasan belajar klasikal 100% dengan nilai rata – rata 85. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Picture and Picture dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 1 Labuan Lobo. Kata kunci: Pembelajaran Picture and Picture, Hasil belajar, materi rantai makanan
PERSEPSI DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PENERAPAN PROGRAM PEMBERDAYAAN DI SEKITAR SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI MIU (KASUS PROGRAM SCBFWM DI DESA SIMORO KECAMATAN GUMBASA KABUPATEN SIGI) Satriani, Satriani; Golar, Golar; Ihsan, Moh.
Jurnal Warta Rimba Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.999 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the public perception and response on the Strengthening Community-based Forest and Watershed Management (SCBFWM) programs. The research was conducted in the Sub DAS Miu, village of Simoro, Gumbasa District, Sigi Regency, Central Sulawesi, from May through Juni 2013. Primary and secondary data were collected by using questionnaires and in-depth interviews on respondents. The total number of respondents were fourty. The main respondent was determined by using purposive sampling method, with the consideration that the respondent is stakeholder that directly involved in the SCBFWM programs. The results showed that communities had high understanding on SCBFWM programs. Further, the perception and response of communities were also categorized in high level. It is indicated that communities were favourable on that programs. Based on the Likert scale, the response of communities on the SCBFWM programs was also classified to strong and very good level. Keywords: Perception, Response, Respondent, SCBFWM, Sub DAS Miu
Inovasi Pendidikan: Metode Pembelajaran Monoton ke Pembelajaran Variatif (Metode Ceramah Plus) Satriani, Satriani
Jurnal Pendidikan Islam Iqra Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.326 KB) | DOI: 10.30984/jpii.v10i1.590

Abstract

Education is the spearhead of a country. The more developed a country level will make the country more advanced. For that an educator should bias innovation in education. One of them by choosing teaching methods or create new methods appropriate to the learners so that the learning process can take place effectively and deliver results as expected. Teachers are required to have four competency in performing their duties. One of them is professional competence. For that, an educator must have the ability to keep abreast of the times. Today, the world is faced with rapid technological developments. Educators genius should be able to see it and take advantage of technology advances. However, the reality is the majority of educators can not develop their skills, especially regarding his duties as the subject of the learning process. Until finally learning activities becomes a difficult thing. This is evident from the number of educators both teachers and lecturers who use learning methods that are tedious (only one method such as a lecture).Keywords:educator, education, teaching methods and educational purposes.
Pengaruh Kandungan Klorin pada Air Teh Celup Berdasarkan Waktu dan Metode Pencelupan di Kota Makassar Tahun 2014 Damayati, Dwi Santy; Satriani, Satriani
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 7, Nomor 1, Tahun 2015
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.286 KB)

Abstract

Teh merupakan salah satu hasil olahan komoditi pertanian yang dibuat dari daun pucuk tanaman Camellia sinensis. Dengan proses yang berbeda akan dihasilkan jenis teh yang berbeda, diantaranya yaitu teh hijau (diproses tanpa fermentasi) dan teh hitam (diproses dengan fermentasi penuh). Sebagai salah satu minuman yang banyak digemari, teh ternyata mempunyai kelebihan yaitu memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar klorin pada teh celup yang berasal dari air teh celup yang ada di masyarakat Makassar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimen semu yang bersifat analitik yaitu untuk mengetahui kadar klorin pada air teh celup berdasarkan waktu dan metode pencelupan dengan melakukan pemeriksaan laboratorium secara kuantitatif.  Objek penelitian adalah air teh celup yang berasal dari pencampuran  teh celup dengan air minum yang ada dimasyarakat. Pengujian dilakukan di Laboratorium Kesehatan Makassar Ditjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Jalan Perintis Kemerdekaan Tamalanrea Km. 11 Makassar. Hasil dari penelitian ini adalah kandungan klorin mengalami penurunan pada metode pencelupan direndam seiring dengan lamanya waktu pencelupan. Namun kandungan klorin mengalami peningkatan pada metode pencelupan dicelup berulang – ulang seiring dengan lamanya waktu pencelupan. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh bahwa terdapat pengaruh kadar klorin pada metode pencelupan, waktu pencelupan, jenis teh, interaksi jenis teh dan metode pencelupan, namun tidak ada pengaruh antara interaksi jenis teh dan waktu pencelupan. Implikasi penelitian ini adalah : 1) Diharapkan kepada masyarakat bila sering mengkonsumsi teh sebaiknya menggunakan teh seduh dalam mengkonsumsi minuman teh walaupun sedikit repot namun terhindar dari konsumsi klorin. 2) Diharapkan hasil penelitian ini hendaknya menjadi suatu landasan bagi penelitian serupa dan pengembangan penelitian ini sangat diharapkan di masa yang akan datang, baik dari segi perlakuan maupun parameter uji. 
Tren Perkembangan Open Access Institutional Repository pada Perguruan Tinggi di Indonesia Asmad, Chusnul Chatimah; Mathar, Taufiq; Akbar, A. Khaidir; Arifin, Nur; Hijrana, Hijrana; Haruddin, Haruddin; Irmawati, Irmawati; Irawati, Irawati; Satriani, Satriani
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 6, No 2 (2018): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v6i2a8

Abstract

Open Access (OA) atau akses terbuka dapat menjadi jalan alternatif dalam menyebarkan informasi ilmiah kepada seluruh dunia tanpa dibatasi ruang dan waktu. Repositori institusi atau instutional repository (IR) telah banyak diaplikasikan pada beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Tulisan ini mendeskripsikan pemetaan perkembangan repositori institusi perguruan tinggi di Indonesia yang open akses dan perangkat lunak yang digunakannya pada portal OpenDOAR. Penelitian ini terbatas pada repositori institusi perguruan tinggi yang telah terdaftar di OpenDoar saja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan jumlah perkembangan repositori di Indonesia pada OpenDOAR mulai dari tahun 2008 hingga 2018 ini. Sementara perangkat lunak yang digunakan ialah Eprints, Dspace, dan lainnya.ABSTRACT Open Access (OA) can be an alternative way of disseminating scientific information to the globe without limited by space and time. Institutional repositories (IR) have been widely applied to several universities in Indonesia. This paper describes the mapping of the development of open access institutional universities in Indonesia and the software used from the OpenDOAR website. This research is limited to the repository of tertiary institutions that have been registered in OpenDoar only. The results showed that there was an increase in the number of repository developments in Indonesia in OpenDOAR starting from 2008 to 2018. While the software used is Eprints, Dspace, and others.
ANALISIS FISIKO-KIMIA ES KRIM DENGAN PENAMBAHAN JAGUNG MANIS (ZEA MAYS L. SACCHARATA) DAN RUMPUT LAUT (EUCHEUMA COTTONII) Satriani, Satriani; Sukainah, Andi; Mustarin, Amirah
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 4 (2018): Maret Suplemen
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.343 KB) | DOI: 10.26858/jptp.v1i0.6237

Abstract

The purpose of this research to know the effect of additions of sweet corn porridge and seaweed porridge against physical and chemical characteristics of ice cream, as well as to know the best concentration on the addition of sweet corn porridge and seaweed porridge.This research is an experiment research with a  factorial  completely randomized design consisting of two factors, factor A is the sweet corn porridge (0%, 3%, 9% and 15%) and the B factor is seaweed porridge (0%, 0.3%, 0.5% and 0.7%) which done  with 10 thetreatments and 3 time repetitions. The research variables observed were overrun, speed melt, fat content, protein content, carbohydrate content, and organoleptic test include color, taste, aroma and teksture. The analytical technique used in this study is the analysis of variance analyzed using SPSS version 22.0. The results showed the best treatment is the additions of sweet corn porridge 15%  and seaweed porridge 0.7% with  the best quality indicators based on the overrun test parameter (1.11%) ,speeds melt (59.85 minute), fat content (2.13%), protein content (3.72%), carbohydrate content (36.09%), and organoleptic tests include: color (4.21%), taste (4.20%), aroma (4.12%) and teksture (4.24%)
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTERI DI PRODI D-III KEBIDANAN SAMARINDA POLTEKKES KEMENKES KALTIM satriani, satriani
Mahakam Midwifery Journal (MMJ) Vol 1 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.22 KB)

Abstract

Abstrak Masa remaja merupakan periode dari pertumbuhan dan proses kematangan manusia. Pada masa ini terjadi perubahan yang sangat unik dan berkelanjutan. Pada remaja puteri perlu mempertahankan status gizi yang baik, dengan cara mengkonsumsi makanan seimbang karena sangat dibutuhkan pada saat menstruasi. Pada saat menstruasi fase luteal akan terjadi peningkatan kebutuhan nutrisi. Dan bila hal ini diabaikan maka dampaknya akan terjadi keluhan-keluhan yang menimbulkan rasa ketidaknyamanan selama siklus menstruasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan status gizi dengan siklus menstruasi pada remaja puteri di Prodi D-III Kebidanan Samarinda Poltekkes Kemenkes Kaltim Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi, pendekatan yang digunakan yaitu dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian yaitu semua remaja puteri tingkat III yang memenuhi kriteria inklusi. Sampel penelitian ini 43 responden yang didapat dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner siklus menstruasi dan lembar observasi hasil pengukuran berat badan dan tinggi badan yang dilakukan. Hasil uji korelasi spearman didapatkan nilai p= 0,452 ini berarti bahwa nilai p>α (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara status gizi dengan siklus menstruasi. Kata kunci : Status Gizi, Siklus Menstruasi, Remaja Puteri   AbstractAdolescence is a period of growth and maturation process of humans. At this time there is a change that is very unique and sustainable. In adolescence girls need to maintain a good nutritional status, by eating a balanced diet because they were needed at the time of menstruation. At the time of the luteal phase of the menstrual would increase nutritional needs. And if this is ignored then the impact will occur grievances that give rise to a sense of discomfort during the menstrual cycle. The aim of research to determine the relationship of nutritional status and the menstrual cycle in young women at Prodi D-III Midwifery Samarinda Poltekkes Kemenkes Kaltim in 2016. This research is descriptive correlation, the approach used is cross sectional. The study population that all young women level III who met the inclusion criteria. The research sample is 43 respondents obtained from a population that met the inclusion criteria by using purposive sampling technique. The instruments using questionnaires and observation sheets menstrual cycle measurement results of weight and height were performed. The results of Spearman correlation test p value = 0.452 this means that the value of p> α (0.05) so it can be concluded that there is no significant relationship between nutritional status and the menstrual cycle.     Keywords: Nutritional Status, Menstrual Cycle, Young Women    
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PELAYANAN KESEHATAN BAGI PESERTA BPJS DI RUMAH SAKIT LABUANG BAJI KOTA MAKASSAR saleh, muhammad; satriani, satriani
Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : poltekkes kemenkes makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.96 KB) | DOI: 10.32382/mkg.v17i2.768

Abstract

Pemerintah melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)-BPJS bertanggung jawab atas pelaksanaan jaminan kesehatan masyarakat bagi perorangan untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau. Faktor yang mempengaruhi kepuasan pelayanan kesehatan berdasar pada lima dimensi yaitu realibility, assurance, tangible, emphaty dan responsiveness.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS di Rumah Sakit Labuang Baji Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian yaitu seluruh pengunjung BPJS di Rumah Sakit Labuang Baji Kota Makassar dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang.Hasil penelitian menunjukkan semua dimensi pelayanan kesehatan memiliki pengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien dengan kategori puas.?Kata Kunci : Kepuasan Pelayanan Kesehatan, BPJS