p-Index From 2015 - 2020
10.801
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Jurnal Hortikultura Indonesia Sainsmedika Jurnal Sosio Ekonomika Bisnis TRANSMISI Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal YIN YANG TRANSIENT Jurnal Simetris ULUL ALBAB DE JURE LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Psikoislamika : Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam TELKOMNIKA Telecommunication, Computing, Electronics and Control Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi Jurnal Perpustakaan Pertanian Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi Teknik dan Ilmu Komputer Jurnal Teknologi Jurnal Pengembangan Kota PUSTAKALOKA Jurnal Kesehatan Andalas Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Jurnal Farmasi Klinik Indonesia REKAYASA Jurnal Agro Jurnal Ilmiah Teknik Industri Al-Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education Jurnal Ilmiah Pangabdhi UNIVERSUM Muslim Heritage J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Kependidikan Badamai Law Journal Media Riset Bisnis & Manajemen EMPATI Economics Development Analysis Journal EDUDEENA: JOURNAL OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION Edukasia Islamika Pharmaceutical Sciences and Research (PSR) Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Sustinere: Journal of Environment and Sustainability JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak ASKETIK Journal AL-MUDARRIS Jurnal Sains Farmasi & Klinis ELT-Lectura SANGKEP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Jurnal Farmasi Indonesia JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA MUWAZAH: Jurnal Kajian Gender Dialogia: Jurnal Studi Islam dan Sosial JURNAL HUKUM ISLAM PROJECT (Professional Journal of English Education) JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Jurnal HIDROPILAR
Articles

EFEK RAGAM TIANG PANJAT TERHADAP PRODUKSI CABE JAMU Setiawan, Eko; Suryawati, Sinar; -, Subhan
Agrovigor Vol 6, No 1 (2013): MARET
Publisher : University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v6i1.1479

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis tiang panjat yang digunakan dalam budidaya serta hubungannya dengan produksi tanaman cabe jamu (Piper retrofraktum Vahl). Observasi dilaksanakan pada awal musim kemarau, Juni 2009 di sentra budidaya tanaman cabe jamu di Kabupaten Sumenep. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tiang panjat yang digunakan oleh petani cabe jamu di Kabupaten Sumenep terdiri dari 12 species tanaman yang berasal dari 8 famili. Dari persamaan regresi tanaman tiang panjat dengan menggunakan tiga variabel independen (X1: lingkar batang tiang panjat, X2: lingkar kanopi cabe jamu, dan X3: tinggi pohon tiang panjat), diketahui bahwa tinggi tanaman tiang panjat (X3) mempunyai peran yang lebih dominan bila dibandingkan dengan variabel independen lainnya. Juga dilaporkan bahwa tanaman tiang panjat jenis Kelor, Kelandingan dan Jaranan mempunyai konstanta positif.Kata kunci : Piper retrofraktum Vahl, Produksi, Tiang panjat
RELATIONSHIP BETWEEN MANGOSTEEN LEAF NITROGEN CONTENTS AND LEAF SPAD VALUES Setiawan, Eko
Agrovigor Vol 7, No 1 (2014): Maret
Publisher : University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v7i1.1424

Abstract

We investigated nitrogen contents on mangosteen leaf and related on leaf SPAD value. The experiment was conducted using mangosteen trees grown in commercial orchard in Bogor, Indonesia during May to October 2010. Mangosteen trees of 3 different ages, young (20-year-old), middle-aged (35-year-old), and old (50-year-old) trees, each of five trees, were selected for study, and the canopy of each tree was divided into 9 sectors based on height (bottom, middle, top) and width (inner, center, outer). SPAD values had a negative correlation with leaf N content in all ages and could be explained by regressionl equations N level (% DW) = -0.0099 × SPAD + 2.2366; R² = 0.91; N level (% DW) = -0.0177 × SPAD + 2.8001; R² = 0.67; and N level (% DW) = -0.0187 × SPAD + 2.7785; R² = 0.45 in young, middle-aged and old trees, respectively. It is suggested that the SPAD value determined by a portable chlorophyll meter can be used to obtain a quick estimation of mangosteen leaf N status. Keywords: age, fruiting position, Garcinia mangostana L., nitrogen, SPAD
PERBEDAAN DE-ASTRIGENCY TERHADAP LAMA MASA SIMPAN BUAH KESEMEK Setiawan, Eko
Agrovigor Vol 11, No 1 (2018): Maret
Publisher : University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v11i1.4866

Abstract

Kesemek oriental (Diospyros kaki L.) berasal dari dan sebagian besar telah dibudidayakan di Cina, Korea, dan Jepang, dan saat ini dibudidayakan di Indonesia di daerah Batu, Kuningan, dan Brastagi. Keberhasilan dalam menyebarkan kesemek di Indonesia masih terbatas.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan suhu rendah untuk penyimpanan lama buah kesemek. Penyemprotan buah kesemek dengan alkohol 95% dapat menghilangkan sifat astringency lebih cepat, tetapi kualitas buah menjadi lebih buruk karena kerusakan pada dinding sel buah, gangguan daging kulit dan pembusukan. Buah dengan perlakuan semprotan alkohol 95% meningkatkan pembusukan hingga 50% selama dua minggu pascapanen. Untuk menjaga kualitas kesemek, perlu disemprotkan dengan alkohol 70% untuk kualitas yang baik. Kata kunci: alkohol, astringency, kesemek, kualitas buah.
SUGAR CONTENT AS AFFECTED BY FRUITS SIZE AND SEED NUMBER OF SAPODILLA IN MADURA Setiawan, Eko
Agrovigor Vol 9, No 2 (2016): September
Publisher : University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v9i2.2315

Abstract

Sapota fruits are highly perishable due to their climacteric nature. The rapid softening of fruits is primarily due to high activity of many oxidative enzymes and liberation of ethylene. Harvest maturity plays a crucial role in deciding the marketability of climacteric fruits in general. We investigate sugar contents on sapodilla fruits related on fruits size and seed number. The experiment was conducted using 100 sapodilla fruits harvested from farmer in Madura. Fruit size and weight were recorded. Each fruit was separated into fruit and seed, and then weight was recorded with an analytical balance. The number and weight of seeds were counted. Total soluble solid (TSS; °Brix) was measured using arefractometer (PAL-1, Atago, Tokyo Tech). The number of seed and seed weight of sapodilla have correlation with Total Soluble Solid (TSS). The higher amount of seed equal with increasing seed weight, and effect to decrease TSS in sapodilla fruits. In additional, increasing seed weight have correlation with fruit weight, while TSS was decrease slightly. The average diameter and length of sapodilla fruit were 4.01 and 5.53 cm, respectively.  Keywords: fruit size, Sapodilla, TSS content, seed number.
AMINO ACIDS CONTENT IN MANGOSTEEN FRUIT AS AFFECTED BY TREE AGES Setiawan, Eko
Agrovigor Vol 10, No 1 (2017): Maret
Publisher : University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v10i1.2788

Abstract

Kita meneliti perbedaan kandungan dan komposisi asam amino pada buah manggis yang dipanen dari pohon yang berbeda umur dari kebun Manggis di Bogor pada tahun 2012. Pohon manggis dengan umur yang berbeda (muda, sekitar 20 tahun; sedang, sekitar umur 35 tahun; dan tua, sekitar 50 tahun)dipilih untuk diambil buahnya. Buah dari tiap pohon dipanen pada kondisi masak hijau spot kuning-merah. Pada buah dari semua umur pohon, asam amino yang dominan adalah ?-aminobutyric acid dan alanine. Total kandungan asam amino tertinggi terdapat pada buah yang dipetik dari pohon umur muda dari pada  buah yang dipetik dari pohon umur sedang dan tuaKata kunci: asam amino, GABA, kandungan, manggis
EFEK PEMBERIAN IBA TERHADAP PERTAUTAN SAMBUNG SAMPING TANAMAN SRIKAYA Yuliyanto, Achmad Ghoni; Setiawan, Eko; Badami, Kaswan
Agrovigor 2015: Vol 8, No 2 (2015) SEPTEMBER
Publisher : University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v0i0.986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian IBA pada konsentrasi yang berbeda dan mengetahui konsentrasi yang tepat dalam pemberian IBA untuk meningkatkan keberhasilan pertautan sambung samping pada srikaya. Penelitian ini dilakukan pada April - Juli 2015. Penelitian dilakukan di Desa Banyu Ajuh Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial terdiri atas 5 taraf konsentrasi IBA yaitu 0 (kontrol), 50, 100, 150, dan 200 ppm dengan 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian IBA memberikan pengaruh berbeda nyata pada waktu muncul tunas. Pemberian IBA 100 ppm dapat meningkatkan jumlah daun sebanyak 12,43 helai, tinggi tunas 14,62 cm, dan keberhasilan pertautan sambungan sebesar 95%.Kata Kunci : Annona squamosa, IBA, sambung samping.
KANDUNGAN ALKALLOID DAN STEROID PADA TANAMAN KOLESOM ( TALINUMTRIANGULARE (JACQ. )WILLD.) AKIBAT PERBEDAAN DAERAH ASAL TANAMAN Ulfa, Mariya; Suhartono, -; Setiawan, Eko
Agrovigor Vol 10, No 1 (2017): Maret
Publisher : University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v10i1.2829

Abstract

Kolesom merupakan salah satu tumbuhan sekulen dari famili portulaceae  yang berkhasiat obat. Tanaman obat di Indonesia berkembang semakin pesat, sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan kembali menggunakan bahan-bahan obat alami. Bahan obat alami lebih aman dikonsumsi dan memiiki efek samping yang lebih rendah dibandingkan dengan obat-obat sintetik yang terbuat dari bahan kimia. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh perbedaan daerah asal bibit terhadap kandungan alkaloid dan steroid pada tanaman kolesom.  Penelitian ini dilakukan di Universitas Tronojoyo Bangkalan, Madura. Percobaan dilakukan secara non faktorial dengan Rancangan AcakLengkap (RAL). Faktor tersebut yaitu: A1 :  Asal tanaman Kepulauan Kangean, A2 : Asal tanaman Kabupaten Bangkalan, A3 : Asal tanaman Kabupaten Lumajang yang akan diujikan dengan alkaloid dan steroid. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh asal bibit tanaman kolesom terhadap kandungan alkaloid dan steroid pada daun dan umbi. Kata kunci: Tanaman Kolesom, Alkaloid, Steroid.
PERBAIKAN KUALITAS BUAH KESEMEK DENGAN PENYEMPROTAN ALKOHOL (QUALITY IMPROVEMENT OF PERSIMMON FRUIT BY SPRAYING ALCOHOL) Setiawan, Eko
Agrovigor Vol 7, No 2 (2014): September
Publisher : University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v7i2.1449

Abstract

Kesemek (Diospyros kaki) merupakan buah klimaterik dan mempunyai sifat astrigen. Untuk menghilangkan sifat astrigen pada buah kesemek di Indonesia dilakukan dengan perendaman air kapur. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari alternatif lain untuk menghilangkan sifat astrigen kesemek sehingga meningkatkan kualitas buah. Kesemek diberi perlakuan disemprot dengan alkohol 70%, direndam air kapur kemudian dibandingkan kadar gula, tingkat kekerasan serta penampilan warna pada 10 hari setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan dalam sepuluh hari setelah pemeraman, perlakuan penyemprotan dengan alkohol 70% mempunyai kadar gula lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan perendaman air kapur. Tingkat kekerasan buah pada perendaman air kapur lebih tinggi dibandingkan penyemrotan alkohol 70%. Warna buah dengan penyemrotan alkohol 70% lebih bersih dan menarik.Kata kunci: alkohol 70%, Diospyros kaki, air kapur, penyemprotan
REDUCING THE LIKELIHOOD OF ELECTRICAL POWER-RELATED DISASTERS: A FUZZY MCDM APPROACH Setiawan, Eko; Astuti, Septin Puji; Handoko, Handoko
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 9, No 1 (2018): JURNAL SIMETRIS VOLUME 9 NO 1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v9i1.1761

Abstract

Many of disasters are related to electrical power systems. They affect human life and economy. In order to reduce the negative impacts caused by the failure of electricity power system due to disasters and to create a robust electrical power system, selecting the best relay of electricity power is a must. This study identified the best protective relay of electrical power systems of PLN in Surakarta region by applying analytic hierarchy process (AHP), one of MCDM approaches, combined with fuzzy logic. Extent analysis approach was implemented to derive priorities of various criteria, sub-criteria and alternatives. Three relays being considered in the selection process are electromagnetic relay, digital relay and static relay. Four criteria in this study are techno-economy, fault frequency, protection of transmission line and advantage of relay over others. Meanwhile, five sub-criteria for each criterion are reliability, selectivity, sensitivity, working speed and efficient. Based on the criteria and sub-criteria, it can be inferred that in terms of four working areas of PLN management in Surakarta region, digital relay is seen as the best choice of relays.
KANDUNGAN FLAVONOID DAN SERAT SESBANIA GRANDIFLORA PADA BERBAGAI UMUR BUNGA DAN POLONG Setiawan, Eko
Jurnal Hortikultura Indonesia Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Hortikultura Indonesia
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.489 KB) | DOI: 10.29244/jhi.9.2.122-130

Abstract

ABSTRACTThe vegetable production in Madura islands is very limited due to dry soil conditions. The turi tree (Sesbania grandiflora) planted in Madura as barrier rice fields has the potential to be optimized as a source of vegetable. The objective of the study was to determine flavonoid and dietary fiber contents in flowers and fruits/pods of red and white turi that are picked at different ages. The research was conducted in December 2016 to March 2017 at Bangkalan. The study was arranged is Completely Randomized Design method with two factors and three replications. First factor was namely flower (red and white turi), and second factor is harvest time (turi flowers are harvested at 1, 2, 3, 4, 5, and 6 days; while the fruits/pods are harvested at 1, 2, 3, 4, 5, and 6 weeks after anthesis). The results showed that flavonoid contents in white turi flower ranged from 12.58-211.35 mg.100 g-1, whereas flavonoid contents in red flower ranged from 17.32- 30.05 mg.100 g-1. The highest flavonoid content is produced at 4-day-old flowers for white turi, and 4-5 day-old flowers for red flowers. The dietary fiber content in turi flower was higher in red than white flower ranged from 2.11-2.85% and 1.82-2.55%, respectively. The amount of dietary fiber in the fruits/pods was low, range from 0.013-0.686% and 0.009-0.722% in white and red turi, respectively. The flowers of turi should be consumed at 4-5 day-old flowers, while fruits/pods at 1-3 weeks after anthesis.Keywords: anthesis, functional vegetable, harvest time, Madura islandABSTRAKProduksi tanaman sayuran di Pulau Madura sangat terbatas karena kondisi tanah yang kering. Pohon turi (Sesbania grandiflora) yang ditanam sebagai pembatas tegalan dan sawah di Madura berpotensi untuk dioptimalkan sebagai sumber bahan sayuran. Penelitian bertujuan mengetahui kandungan serat dan flavonoid pada bunga dan buah/polong turi warna merah dan putih yang dipetik pada umur yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di Bangkalan pada bulan Desember 2016 sampai Maret 2017. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor dan diulang 3 kali. Faktor pertama adalah jenis bunga (turi bunga merah dan bunga putih), sedangkan faktor kedua adalah umur panen (bunga turi dipanen pada umur 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 hari; sedangkan buah (polong) dipanen pada umur 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 minggu setelah bunga mekar). Hasil penelitian menunjukkan kandungan flavonoid pada bunga turi putih berkisar antara 12.58-21.35 mg.100 g-1, sedangkan pada turi bunga merah kandungan flavonoid berkisar 17.32-30.05 mg.100 g-1. Kandungan flavonoid tertinggi dihasilkan pada bunga umur 4 hari untuk turi putih, dan bunga umur 4-5 hari untuk turi merah. Kandungan serat turi merah lebih tinggi dibandingkan dengan turi putih masing-masing dengan kisaran antara 2.11-2.85% dan 1.82-2.55%. Kandungan serat pada buah/polong turi sangat rendah berkisar antara 0.013-0.686% pada turi putih dan sebesar 0.009-0.722% pada turi merah. Bunga turi sebaiknya dikonsumsi pada umur 4-5 hari, sedangkan buah/polong pada umur 1-3 minggu setelah anthesis.Kata kunci: anthesis, Pulau Madura, sayuran fungsional, umur panen
Co-Authors - Suhartono Abdul Rahem, Abdul Abdul-Aziz, Mohd-Hafiz Achmad Ghoni Yuliyanto, Achmad Ghoni Adharul Muttaqin Adji Prayitno, Adji Adrianto, Dian Agung Nugroho Alvika Meta Sari Amirul Ulum, Amirul Andreas Kurniadi S Angga Angga Ariana Ariana Bobby Presley, Bobby Ciptaningtyas, Agprasari Cotta, Menino O. Dahnial Syauqy, Dahnial Danang Ali Denny Denmar Djawaria, Dewi Paskalia Andi Djawaria, Dewi Paskalia Andi Dwijayanti, Sharly Eka Mulyo H Ervin Nurhayati, Ervin Fadhilah, Muhammad Kholash Fajar Whedi Andista, Fajar Whedi Felix Hidayat Fuad Muchlis Fumio Fukuda Gembong Edhi Setyawan Hafidh Munawir, Hafidh Halim, Steven V. Halim, Steven Victoria Hamidi, Mochamad Afief Handoko Handoko Hari Prasetyo, Hari Harviana, Putri Hendradi, Wahyu Hirata, Takuya Hodaka, Ichijo Holi Bina Wijaya Hurriyatul Fitriyah, Hurriyatul Ifrani Ifrani, Ifrani Kaswan Badami Krisnanta, I Komang Agus Bayu Kristina Eni Trisnowati Kumalasari, Nunik Dewi Kumalasari, Nunik Dewi Kuniyuki Saitoh Lasi . Lukas, Dwi Lily M. Fadhly Farhy Abbas, M. Fadhly Farhy M.Th. S. R. Retnaningdyastuti, M.Th. S. R. Marpaung, Ferdy Royland Masrul Masrul Masruri, Muhammad Rifqi Radifan Mochammad Facta Mochammad Hannats Hanafi Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi Much Djunaidi Much. Djunaidi, Much. Nani Parfati, Nani Naohiro Kubota Ning Ati Musthofiyah, Ning Ati Nobuo Sugiyama Nugrahadi, Bekti Nurpatria, Yul'aini Osbert Costa, Menino Padmi Dyah Yulianti, Padmi Dyah Rahman, Dian Arif Rika Yulia Rio Yulius Rizanda Machmud Roberts, Jason ROEDHY POERWANTO Roni Kurniawan S Kurniawan, Endro Saputra, Dimas Dwi Saputro, Erwin Adi Sari, Erythrina Permata Septin Puji Astuti Setiadi, Adji P. Setiadi, Adji Prayitno Setiadi, Adji Prayitno Silvia Monica Sinar Suryawati Soleha, Nikmatus Sosilya, Hernycane Subhan -, Subhan Sukandar, Edy Sunyigono, Andrie Kisroh Suranto Suranto Surya Dharma, Candrasa Susaniwati, Susaniwati Susanto, Verlita Evelyn Susilo Ari Wardhani, Susilo Ari Sylvi Irawati, Sylvi Tri Hariyanto ULFA, MARIYA Wardhani, Dian K. Warindra, Taufin Wibowo, Tjipto Wibowo, Yosi I. Widiyastuti, Yesi Widyati, Widyati Wijaya Kurniawan Wijono, Heru Wulan Al Fitra, Wulan Al Y. Titik Haryati, Y. Titik Yamaguchi, Kazuya Yulianti, Elisa