Articles

Found 59 Documents
Search
Journal : Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer

SISTEM DETEKSI REM MENDADAK DAN TABRAKAN PADA MOTOR MENGGUNAKAN SENSOR AKSELEROMETER DENGAN METODE K-NEAREST NEIGHBOUR BERBASIS ARDUINO Afandi, Musada Teguh Andi; Fitriyah, Hurriyatul; Setyawan, Gembong Edhi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 10 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan merupakan peristiwa yang tidak dapat diduga baik oleh korban maupun saksi. Namun, peristiwa kecelakaan semakin meningkat setiap tahunnya. Hal ini disebabkan oleh semakin meningkatnya unit kendaraan bermotor yang beredar terutama jenis sepeda motor. Pada peristiwa kecelakaan tentunya keluarga korban tidak mungkin mengetahui jika telah terjadi pada keluarganya yang sedang mengendarai motor. Sehingga diperlukan sebuah sistem untuk memberikan informasi kepada keluarga korban yang sedang di rumah. Sistem ini dirancang dengan menggunakan berbagai komponen yaitu arduino mega sebagai pengolah data, sensor akselrometer ADXL345 sebagai pengambil data dan modul GSM SIM900A sebagai pengirim pesan ke keluarga korban. Pada sistem digunakan metode regresi linier sederhana sebagai fitur yang akan digunakan pada metode K-Nearest Neighbour (K-NN) dan metode klasifikasi K-NN untuk mendapatkan kelas peristiwa yang terjadi. Pengujian pada sistem dilakukan dengan cara melakukan akselerasi berupa rem dan tabrakan dan akan diklasifikasikan dengan metde K-NN sehingga mendapatkan nilai akurasi sebesar 90% ketika dilakukan pengereman mendadak dan 60% ketika tabrakan dengan kedua peristiwa tersebut menggunakan variabel K sebesar 3. Sedangkan dengan menggunakan variabel K sebesar 5 didapatkan preentae sistem benar membaca peristiwa sebesar 90% pada saat rem mendadak dan 50% pada saat terjadi tabrakan. Sehingga secara keseluruhan presentase sistem mebaca peristiwa dengan benar sebesar 83,33% ketika variabel K=3 dan 80% ketika variabel K=5.
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kecelakaan Mobil Menggunakan Sensor Akselerometer dan Sensor 801s Vibration Mahfuzhon, Adnan; Tibyani, Tibyani; Setyawan, Gembong Edhi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 12 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.198 KB)

Abstract

Peningkatan infrastruktur, terutama jalan dan jalan tol, akan membuat industri jasa transportasi semakin menjanjikan. Salah satunya adalah bisnis jasa sewa mobil yaitu meningkat hingga 70%. Ada sejumlah alasan, kenapa jasa sewa mobil lebih menjadi pilihan dari pada membeli atau memiliki mobil sendiri, terutama bagi kalangan dunia usaha. Selain menghemat anggaran, menyewa kendaraan bermotor juga menghilangkan sejumlah kerepotan, seperti soal pemeliharaan, perpanjangan surat kendaraan bermotor, bahkan menghilangkan risiko kehilangan kendaraan bermotor. Berdasarkan data yang di dapat dari meningkatnya usaha jasa sewa mobil perlunya upaya menjaga kenyamanan antara pemberi jasa dengan pelanggan, hal yang perlu diperhatikan ketika pemberi jasa harus menjaga asetnya berupa mobil mereka yang sedang disewa. Dan pelanggan harus menjaga mobil yang sedang mereka sewa. Dari permasalahan tersebut diperlukan adanya penelitian yang terkait dengan notifikasi kecelakaan untuk menjaga aset prusahaan dan kenyamanan pelanggan. Proses pengamilan data uji dengan cara manual untuk di jadikan data masukan untuk perhitungan naïve bayes. Penyesuaian data di tetapkan dengan mengacu pada data akselerometer jika data lebih dari 4g maka masuk dalam kondisi kecelakaan. Pengambilan data dari kondisi berjalan di dapat persentase kesesuaian sebesar 90%, lalu pada saat pengambilan dalam kondisi berhenti mendadak sebesar 78%, dan saat kondisi kecelakaan sebesar 98%. Dari hasil data uji dari hasil klasifkasi menggunakan metode naïve bayes didapat degan pengambilan data uji pada masing masing 16 kali pengujian pada setiap skenario, pada kondisi berjalan didapat nilai keakurasian sebesar 98,7 %, kondisi berhenti mendadak didapat nilai keakurasian sebesar 87,5 %, dan kondisi kecelakaan didapat nilai keakurasian sebesar 98,7 %.
Sistem Kendali Navigasi Ar Drone Berbasis Pengenalan Teks Dengan Menggunakan Metode Optical Character Recognition Rizqi, Haqqi; Setyawan, Gembong Edhi; Kurniawan, Wijaya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 11 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1406.261 KB)

Abstract

Quadcopter adalah satu bentuk Unmanned Aerial Vehicle (UAV) yang banyak dimanfaatkan dalam banyak sektor antara lain bidang pertahanan, pertanian dan bidang lainnya. UAV telah membuktikan manfaatnya contoh seperti E-commerce Amazon yang memanfaatkan UAV sebagai media pendistribusian barang kepada customer dengan jaminan pesanan akan sampai dalam waktu kurang dari setengah jam. Selain itu banyak fitur Quadcopter yang telah dikembangkan seperti face recognition, object tracking dan pendaratan pada objek dan medan spesifik. Seiring dengan kemajuan kegunannnya yang semakin meluas dalam berbagai bidang dan sektor, fitur yang dimiliki perlu ditingkatkan lagi seperti fitur untuk melakukan gerakan navigasi otomatis dengan hanya membaca teks pada sebuah gambar. Maka dalam penelitian ini dirancang sebuah sistem navigasi pada quadcopter dengan tipe Ar Drone v2.0 dengan memanfaatkan optical character recognition yang berbasis pada pemrogaman grafik menggunakan LabVIEW. Hasil pengujian yang dilakukan pada pengujian akurasi pembacaan teks dengan didapati jarak terbaik adalah 1 meter dengan keberhasilan sebesar 100%.
RANCANG BANGUN SISTEM PEMBEDA GERAKAN BERLARI DAN BERJALAN UNTUK ATLET LARI MENGGUNAKAN MPU6050 DAN METODE KLASIFIKASI K-NEAREST NEIGHBOR Sanjaya, Agastya Bramanta; Syauqy, Dahnial; Setyawan, Gembong Edhi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 7 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengembangkan kemampuan atlet lari jarak pendek dilakukan pelatihan. Pelatihan pada atlet lari jarak pendek secara konvensional membutuhkan setidaknya 2 (dua) komponen utama yaitu pelatih dan atlet. Sering kali atlet tidak melakukan pelatihan dengan baik seperti berjalan ketika diperintahkan untuk berlari, dan pelatih tidak memperhatikannya, hal ini yang dapat menyebabkan pelatihan lari tidak mendapatkan hasil maksimal. Dari permasalahan tersebut dirancang sistem pembeda gerakan berlari, berjalan dan diam menggunakan modul sensor MPU6050 dengan input nilai sensor gyroscope dan accelerometer dan metode k-nearest neighbor sebagai algoritme klasifikasi. Dengan adanya sistem yang dapat membedakan gerakkan berlari, berjalan dan diam diharapkan dapat membantu pelatih lari untuk memonitoring gerakan dari seorang atlet saat pelaksanaan latihan dengan tidak harus selalu mengamati atlit lari saat latihan serta diharapkan dapat membantu pelatih melakukan pelatihan dengan jumlah atlit lari lebih dari 1 (satu) orang secara bersamaan. Sistem ini berbasis wearable device yang digunakan pada bagian tubuh atlet dan mengirimkan data sensor kepada perangkat lain pada pelatih. Sistem ini memiliki tingkat akurasi sebesar 96,7% dalam membedakan gerakan berlari, berjalan dan diam serta waktu komputasi yang dibutuhkan sebesar 0,922 detik.
Implementasi Kendali Palang Pintu Kereta Api Menggunakan IR Sensor dan NRF24L01 Pangestu, Bagus Priyo; Prasetio, Barlian Henryranu; Setyawan, Gembong Edhi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 4 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1050.058 KB)

Abstract

Perlintasan kereta api merupakan sebuah persilangan dimana bertemunya jalur kereta api dengan jalan, baik jalan raya atau jalan setapak lainnya. Di Indonesia, banyak kasus kecelakaan pada area tersebut yang disebabkan kurangnya penjagaan dan tidak dilengkapinya fasilitas palang pintu kereta, sehingga sering menimbulkan korban jiwa. Selain itu, terdapat juga beberapa kasus kecelakaan pada area perlintasan kereta api dikarenakan adanya faktor human error seperti pengguna jalan yang kurang disiplin atau kelalaian pada petugas palang pintu yang menyebabkan tidak berjalannya palang pintu sebagaimana fungsinya. Untuk mengurangi faktor kecelakaan diatas, maka dirancanglah sebuah sistem kendali palang pintu kereta api secara otomatis dengan mengkombinasikan beberapa ir sensor atau sensor infrared sebagai hitung kendaraan dan baca kecepatan kereta. Berdasar dua input tersebut, maka dihasilkan sebuah output berupa keputusan pergerakan palang. Keputusan pergerakan palang diatur menggunakan logika fuzzy sugeno yang nantinya menghasilkan pergerakan palang bergerak cepat, sedang atau lama. Untuk komunikasi pengiriman data dilakukan secara wireless menggunakan modul nrf24l01. Dalam eksekusi keseluruhan program ketika dijalankan, didapatkan 9971 sampai dengan 10071 milisecond palang akan menutup cepat, 13031 sampai dengan 13080 milisecond palang akan menutup sedang dan 22461 sampai dengan 22571 milisecond palang akan menutup lama dengan performa pengiriman data secara wireless 460 sampai dengan 580 milisecond dengan kesimpulan sistem bekerja sesuai yang diinginkan dengan eksekusi program dalam melakukan sebuah keputusan kurang dari batas waktu yang ditetapkan yaitu 61,2 detik yang merupakan waktu tempuh kereta sebelum sampai pada pintu perlintasan kereta api dengan kecepatan maksimal 60 km/jam dengan perbandingan error waktu sistem dan waktu realtime 4,6 %.
Sistem Kendali Navigasi Ar.Drone Quadcopter Dengan Prinsip Natural User Interface Menggunakan Microsoft Kinect Hadi, Sabitha Wildani; Setyawan, Gembong Edhi; Maulana, Rizal
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1480.593 KB)

Abstract

Quadcopter merupakan salah satu jenis dari Unmanned Aerial Vehicle (UAV), yaitu robot yangdapat terbang dengan empat baling-baling disetiap ujungnya. Untuk menerbangkan quadcopter padaumumnya digunakan remote control atau smartphone. Namun diperlukan keahlian dan pengalamankhusus untuk dapat menerbangkan quadcopter. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perludikembangkan inovasi dari sistem kendali navigasi pada quadcopter agar lebih mudah digunakan.Sistem yang dibuat pada penelitian ini dibuat menggunakan salah satu bagian dari natural user interfaceberupa gerakan tubuh dari pengguna yang akan dideteksi menggunakan Kinect. Gerakan dari penggunaakan diubah menjadi sceleton tracking. Data sceleton tracking tersebut akan diolah oleh komputerdengan pemrograman javascript dan akan diteruskan menjadi instruksi untuk menggerakan quadcopter.Quadcopter yang digunakan dalam penelitian ini adalah Parrot AR.Drone 2.0. Dari hasil pengujian yangtelah dilakukan didapatkan hasil persentase ketepatan gerakan yang berhasil dilakukan pengguna untukmengendalikan qudcopter sebesar 100%. Selain itu juga diperoleh hasil dari kecepatan gerakan roll,pitch, dan yaw pada quadcopter berbanding lurus dengan nilai input dari gerakan pengguna yang berartikecepatan quadcopter dapat diatur sesuai gerakan yang diberikan oleh pengguna. Untuk delay yangdihasilkan sistem ini pada saat pengguna menggerakan tubuh hingga quadcopter mengikuti instruksiadalah sebesar 0,05 detik.
Sistem Pendaratan Otomatis Quadcopter dengan Pengolahan Citra menggunakan Metode Douglas Peucker Lilian, Cindy; Setyawan, Gembong Edhi; Kurniawan, Wijaya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 11 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.944 KB)

Abstract

Unmanned Aerial Vehicle (UAV) telah terbukti sebagai alat yang bermanfaat dalam berbagai bidang. UAV atau quadcopter dilengkapi dengan sejumlah sensor dan sistem pencitraan yang dapat melakukan berbagai hal berbasis citra. Hal ini membuktikan bahwa pemanfaatan quadcopter dapat dialokasikan untuk tujuan tertentu, misalnya tujuan mencapai mekanisme pendaratan. Pendaratan merupakan fase yang dapat menyebabkan kerusakan yang fatal pada quadcopter jika tidak mendarat pada tempatnya. Maka dari itu quadcopter dirancang agar dapat mendarat secara otomatis pada suatu objek dengan berbagai bentuk menggunakan algoritma douglas-peucker. Pertama melakukan konversi ruang warna RGB ke grayscale agar objek mudah terdeteksi lalu menghilangkan noise menggunakan blur. Kemudian mendeteksi tepian objek menggunakan canny dan dilanjutkan dengan pencarian nilai kontur yang sesuai agar mendapatkan tepi-tepi dari objek sehingga quadcopter bisa mengenali masing-masing bentuk objek dari tepian yang didapatkan serta dibantu dengan penghitungan sisi objek menggunakan metode douglas-peucker. Lalu ditampilkan pada sebuah frame yang dibagi menjadi 9 grid dan melakukan pergerakan otomatis sesuai posisi grid hingga pendaratan otomatis. Pengujian dilakukan dengan menguji pergerakan quadcopter untuk mendeteksi objek dengan kecepatan 0,3m/s dan 0,5m/s serta menguji ketepatan pendaratan dengan ketinggian 125cm, 150cm, 175cm dan 200cm. Hasil menunjukan bahwa, pada kecepatan 0,3 m/s didapatkan persentase ketepatan deteksi objek yang baik yaitu 100% dan didapatkan persentase ketepatan pendaratan terbaik yaitu 83,3% pada ketinggian 125cm.
Perhitungan Kapasitas Baterai dan Arus Komponen pada Ar.Drone Quadcopter untuk Estimasi Waktu dan Jarak Terbang Dewantara, Yusril; Setyawan, Gembong Edhi; Prasetio, Barlian Henryranu
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 9 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1448.425 KB)

Abstract

AR.Drone quadcopter 2.0 adalah salah satu jenis pesawat tanpa awak yang berukuran kecil. Quadcopter sering digunakan oleh praktisi teknologi dibidang aerodinamika, digunakan oleh penghobi RC(remote control), digunakan untuk sarana pada bidang search and rescue, atau digunakan pada bidang militer. Namun tidak jarang terjadi hal yang tidak terduga seperti quadcopter yang tiba tiba jatuh. Salah satu penyebab dari hal tersebut adalah karena kurangnya fitur yang mendukung bagi pengguna untuk melakukan pemantauan kapasitas baterai untuk mengetahui sisa waktu terbang yang dapat dilakukan oleh quadcopter serta seberapa jauh quadcopter dapat terbang. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibuatlah sistem yang dapat membuat quadcopter dapat beroperasi menggunakan keyboard laptop sebagai controller, dapat memantau energi baterai yang digunakan untuk dapat mengestimasi waktu dan mengestimasi perpindahan ketika quadcopter beroperasi. Estimasi waktu terbang quadcopter menggunakan parameter berupa kapasitas baterai, dan arus dari komponen–komponen pada board quadcopter yang dijumlahkan dengan arus pada motor brushless yang dikonversi dari PWM (Pulse Width Modulation). Dan untuk mendapatkan nilai yang menujukkan sisa waktu terbang quadcopter digunakan persamaan hukum coloumb. Untuk estimasi perpindahan dilakukan berdasarkan percobaan pengujian terbang quadcopter yang melakukan operasi terbang dalam waktu satu menit. Hasil dari penelitian ini menginformasikan bahwa kesalahan ketepatan gerakan menggunakan keyboard adalah 0 %, kesalahan ketepatan estimasi waktu adalah 1.14 %, dan kesalah ketepatan estimasi perpindahan adalah sebesar 29.75 %.
Implementasi Wireless Sensor Network Mengunakan Babel Routing Protokol Khulafa, Muhammad Rosyid; Akbar, Sabriansyah Rizqika; Setyawan, Gembong Edhi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.805 KB)

Abstract

Salah satu perkembanan teknologi dibidang komunikasi nirkabel adalah Wireless. Yang dikembangkan saat ini menjadi Wireless Sensor Network(WSN). Sebuah teknologi yang terdiri dari node-node sebagaimana tersebar dalam ruang lingkup sistem menggunakan jaringan nirkabel. Salah satu pemanfaatan teknologi WSN adalah untuk penerapan aplikasi agar mengetahui suhu, cuaca, jarak pada lingkungan sekitarnya, kemudian dapat bertukar data melalui jaringan node node yang telah terhubung. Salah satunya jika terdapat kerusakan pada komunikasi tetap, WSN dapat diterapkan sebagai komunikasi sekunder atau planning lain, sebagai infrastruktur jaringan komunikasi yang diharapkan dapat digunakan pada saat infrastruktur telekomunikasi utama mengalami masalah yaitu menggunakan teknologi Mobile ad hoc network (Manet) yang diterapkan pada Wireless Sensor Network(WSN). Manet dalam hal lain dapat diartikan sebagai node yang terkumpul, lalu bergerak acak(dinamis), kemudian menghasilkan jaringan sementara dengan tidak mengandalkan struktur yang ada. Dengan memanfaatkan Beaglebone Black sebagai node Manet, WSN dapat diterapkan sebagai komunikasi antar node. Beagleboneblack adalah mini computer produk open source-hardware dengan dukungan linux Angstrom ARM, ditambah dengan banyaknya pin header ,pin digital, analog, pwm dan lain-lain akan sangat powerfull. Selain menggunakan OS bawaan, kita juga bisa menggunakan OS Linux Beaglebone board seperti Debian 8.6. Sensor dipasang pada masing masing node, sehingga Manet dapat dibangun sebagai jaringan mobile.
Implementasi Pengendalian Quadcopter Dengan Prinsip Virtual Reality Menggunakan Google Cardboard Pribadi, Dimas Angger; Jonemaro, Eriq M. Adams; Setyawan, Gembong Edhi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 12 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.225 KB)

Abstract

Quadcopter merupakan RC craft yang sangat diminati oleh manusia baik dalam penggunaan secara pribadi, maupun sebagai objek penelitian untuk pengembangan teknologi quadcopter. Salah satu quadcopter yang sering menjadi objek penelitian adalah Parrot AR.Drone. Parrot AR.Drone merupakan perangkat yang bisa dikendalikan menggunakan android, di mana drone lain masih menggunakan remote control. Selain menggunakan android , Parrot AR.Drone juga bisa dikendalikan dengan menggunakan perangkat lain seperti kinect, joystick, oculus rift dan masih banyak lagi. Hal ini dikarenakan Parrot AR.Drone bersifat sumber terbuka yang dapat dikembangkan oleh semua orang. Minat penulis pada penelitian ini adalah mengendalikan Parrot AR.Drone dengan prinsip virtual real­ity menggunakan gerakan kepala. Penelitian ini bertujuan untuk membuat program kendali quadcopter menggunakan input gerakan kepala dengan perangkat google cardboard, yang akan memberikan pen­galaman first person view (fpv) pada pengguna seakan pengguna berada di dalam quadcopter tersebut. Pada penelitian ini google cardboard digunakan sebagai perangkat pendukung virtual reality untuk mengendalikan pergerakan Parrot AR.Drone. Hasil penelitian ini adalah program kendali quadcopter drone dengan menggunakan gerakan kepala. Pengujian dilakukan dengan menguji setiap gerakan kepala untuk mengetahui respon dari pergerakan Parrot AR.Drone. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, didapatkan hasil tingkat akurasi kendali sebesar 97% dan waktu yang berbeda dari respon pergerakan drone ketika dikendalikan.
Co-Authors Adharul Muttaqin Aditya Rachmadi, Aditya Adiwijaya, Benny Afandi, Musada Teguh Andi Agung Setiabudi, Agung Ahmad Fauzi, Reza Tanjung Akbar, Muhammad Fajaruddin Amroy Casro Lumban Gaol, Amroy Casro Lumban Andianto, Riko Ardhana, Andyan Bina Ardiansyah, Faizal Aryo Pinandito, Aryo Bagus Priyo Pangestu, Bagus Priyo Barlian Henryranu Prasetio Dahnial Syauqy, Dahnial Dewantara, Yusril Dharmawan, Muchamad Rafi Eko Setiawan Eriq M. Adams Jonemaro, Eriq M. Adams Faisal Natanael Lubis, Faisal Natanael Fajar Pradana, Fajar Fantara, Fungki Pandu Farizal, Fahmi Faviansyah Arianda Pallas, Faviansyah Arianda Fitri Utaminingrum, Fitri Handi, Handi Hendra Hendra Hurriyatul Fitriyah, Hurriyatul Issa Arwani Jatmiko, Dimas Bagus Kasim, Abdurrahman Arif Khulafa, Muhammad Rosyid Khumairoh, Ayu Dewi Kurniadi, Sunu Dias Widhi Kurniawan, Okke Rizki Lilian, Cindy Mahfuzhon, Adnan Maulana, Randy Mochammad Hannats Hanafi Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi Mulyana, Arycca Septian Nainggolan, Frans Herbert Nugraha, Reza Ridlo Oktama, Rimas Oktaria, Enno Roscitra Prana, Tadya Adi Pribadi, Dimas Angger Putra, Mohammad Kholili Adi Putri, Ayang Setiyo Ramadhan, Zakky Ricky Prasetya Santoso, Ricky Prasetya Rizal Maulana, Rizal Rizki, Andi Mohammad Rizqi, Haqqi Rodhi, Moh. Zainur Rosada, Amrin Sabitha Wildani Hadi, Sabitha Wildani Sabriansyah Rizqika Akbar Samura, Ayu Sandy, Irma Asri Kartika Sanjaya, Agastya Bramanta Saputra, Didik Wahyu Setyawan, Arista Budi Soritua, Rinaldi Albert Susanty, Khurinika Cahyaning Susilo, Faizal Andy Sutejo, Muliyahati Suwito, Wahyu Hari Syarif Hidayatullah Tamsar, Mesra Diana Tibyani Tibyani, Tibyani Tumonglo, Anata Ula, Fajar Miftakhul Wijaya Kurniawan Wijaya, Putra Yanuar, Rahmat Naharu Zain, Achmad Baichuni Zulfikar Ardi, Muhammad Tri Buwana