Ana Setyowati
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

EFFECT OF YOGA ON DURATION OF THE SECOND STAGE OF LABOR AND PERINEAL RUPTURE IN PRIMIGRAVIDA MOTHERS Setyowati, Ana; Suhartono, Suhartono; Ngadiyono, Ngadiyono; Endang Pujiastuti, Rr Sri; Dyah, Dyah
Belitung Nursing Journal Vol 3, No 6 (2017): November-December 2017
Publisher : Belitung Nursing Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.293 KB) | DOI: 10.33546/bnj.295

Abstract

Objective: To determine the effect of yoga on the duration of the second stage of labor and perineal rupture in primigravida mothers.Methods: This was a Quasy experimental study with posttest group only design. The study was conducted in the Public Health Center of Pekalongan, Central Java, Indonesia from December 2016 until January 2017. There were 50 mothers selected using purposive sampling, which 25 assigned in the experiment and control group. Independent t-test and Chi Square test were used for data analysis.Results: There was a statistically significant difference in the duration of second stage of labor (p=0.000) and perineal rupture (p=0.001) between experiment and control group. Conclusion: There was a significant effect of yoga on the duration of the second stage of labor and perineal rupture in primigravida mothers. Therefore, yoga is recommended for midwife to be included in the antenatal care.
PERBEDAAN EFEK PIJAT OKSITOSIN DAN PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI KOTA PEKALONGAN Jannah, Miftachul; Kusumawardani, Dian; Setyowati, Ana
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 3 (2018): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.207 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol3.iss1.27

Abstract

Masa nifas adalah periode penting seorang ibu yang disertai dengan penambahan tanggung jawabbaru, yaitu pemberian ASI kepada bayi yang dilahirkannya. Namun, masih banyak ibu yang mengalamikesulitan dalam menyusui bayinya karena kurangnya produksi ASI. Perawatan payudara dan pijat oksitosindiketahui dapat membantu ibu nifas mengatasi permasalahan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui perbedaan efek perawatan payudara dan pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas.Penelitian ini dilakukan dengan metode quasi eksperiment dengan memberikan intervensi perawatanpayudara dan pijat oksitosin kepada 30 ibu nifas. hasil uji statistik Wilcoxon untuk data perawatan payudaramenunjukkan nilai p 0.001 dan uji statistik paired t-test untuk data pijat oksitosin dengan nilai p 0.000. keduahasil uji statistik menunjukkan adanya kesamaan peningkatan produksi ASI setelah tindakan perawatanpayudara dan pijat oksitosin pada ibu nifas.
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR-FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL DENGAN KEPATUHAN IBU DALAM PROGRAM IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DESA BANDENGAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS DUKUH KOTA PEKALONGAN Prajayanti, Hilda; Setyowati, Ana
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 1 (2017): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.242 KB)

Abstract

Imunisasi merupakan cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu antigen. Upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka kesakitan, kematian, kecacatan dari penyakit menular dan penyakit tidak menular termasuk penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi adalah dengan meningkatkan kesadaran bahwa kesehatan itu penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara faktor-faktor internal dan eksternal dengan kepatuhan ibu dalam program imunisasi dasar pada bayi di Desa Bandengan Wilayah Kerja Puskesmas Dukuh Kota Pekalongan. Desain Penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 responden dengan tehnik total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan uji Kendall Tau.  Hasil penelitian terhadap 35 responden menunjukkan bahwa sebagian besar ibu yaitu sebanyak 18 responden ( 51.4% ) patuh dan sebanyak 15 responden ( 42.9% ) tidak patuh dan sebanyak 2 responden (5,7 %) kurang patuh dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendidikan ibu berpengaruh terhadap kepatuhan ibu dalam program imunisasi yang ditunjukkan dengan nilai Kendall-Tau 0,025< 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi pendidikan ibu maka semakin patuh dalam program imunisasi. Disarankan meningkatkan peran langsung dalam masyarakat melalui penelitian-penelitian yang lebih actual dan dibutuhkan berbagai pihak..  
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN RESILIENSI PADA SISWA PENGHUNI RUMAH DAMAI Setyowati, Ana; Hartati, Sri; Sawitri, Dian Ratna
Jurnal Psikologi Vol 7, No 1 (2010): April 2010
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.607 KB) | DOI: 10.14710/jpu.7.1.67-77

Abstract

Drug abuse in Indonesia is increasingly. Drug users not only adults, but adolescent and children. Many drug users who try to express the reasons as the cause of her fall on the drug early. Place of rehabilitation does not guarantee the student to complete recovery if they are not having their own intentions that he would work well. When he got out of rehabilitation, relapse risk can occur when students return along with fellow drug users. To solve problems and maintain health in a risk situation is the need for resilience. Resilience is the ability of individuals in overcoming life's challenges and maintain good health and energy so it can continue to live healthily. Students need emotional intelligence to develop resilience to survive in the face of challenges during the healing process so that they can return to normal life, and not experiencing relapse. The purpose this research is to know correlation emotional intelligence to resilience residents in House of Peace. This research was conducted on 16 resident in the House of Peace. The data collector used are two scales, that emotional intelligence scale (50 items, ? = 0,946) and resilience scale (70 items, ? = 0,964). Data analysis was performed using simple regression analysis. Results of data analysis showed positive correlation and significant between emotional intelligence to resilience ( = 0,801, p <0,05). The hypothesis of this research is received. The results showed that the effective contribution of emotional intelligence to resilience in this research equal to 64.1%.Keywords : resilience, emotional intelligence, residents House of PeacePermalink :
HUBUNGAN PENGGUNAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF PUZZLE DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 54-72 BULAN DI TK SUDIRMAN 01 KOTA PEKALONGAN Puspaningtyas, Millatin; Setyowati, Ana; Saadah, Ummi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.524 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v9i1.59

Abstract

Dunia anak adalah dunia bermain dan belajar. Dalam dunia anak-anak terdapat berbagai jenis permainan, salah satu jenis permainan yang bermanfaat dan bersifat edukatif adalah puzzle. Media puzzle merupakan media untuk pengembangan kognitif anak karena di dalamnya terdapat angka-angka ataupun gambar dan anak harus mampu menyusun gambar dengan baik. Perkembangan kognitif anak menjadi salah satu penentu dalam pengembangan kecakapan hidupnya di masa yang akan datang. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan penggunaan alat permainan edukatif puzzle dengan perkembangan anak usia 54-72 bulan di TK Sudirman Kota Pekalongan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survey analitik. Populasi penelitian adalah seluruh anak usia 54-72 bulan yang berjumlah 36 responden. Besar sampel dihitung menggunakan total populasi, yaitu sebanyak 36 responden. Pengumpulan data diperoleh melalui kuesioner dan lembar KPSP yang diisi langsung oleh peneliti. Analisis data terdiri dari analisa univariat yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dari masing-masing variabel dan analisa bivariat menggunakan uji statistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden dapat menggunakan alat permainan edukatif puzzle dengan baik yaitu 35 anak (97,2%) dan sebagian besar pula perkembangan anak usia 54 - 72 bulan dikategorikan normal yaitu 33 anak (91,7%). Berdasarkan uji stastistik Rank Spearman menunjukkan bahwa pvalue : 0,048 yang artinya adanya hubungan antara penggunaan alat permainan edukatif puzzle dengan perkembangan anak usia 54 ? 72 bulan di TK Sudirman 01 Kota Pekalongan. Disarankan hasil penelitian ini dapat dijadikan informasi tambahan dan masukan tentang perkembangan anak secara seimbang melalui pemilihan alat permainan edukatif yang sesuai dengan usia anak.Kata Kunci?????????? : Alat Permainan Edukatif, Puzzel, Perkembangan AnakTHE RELATIONSHIP OF THE USE OF EDUCATIONAL GAMES PUZZLE TOOLS WITH THE DEVELOPMENT OF CHILDREN AGED 54-72 MONTH IN KINDERGARTEN SUDIRMAN 01 PEKALONGANThe world of children is a world of play and learning. In the world of children there are various types of games, one type of game that is useful and educative is a puzzle. Puzzle is a medium for cognitive development of children because in it there are numbers or pictures and children must be able to arrange images well. The development of cognitive child becomes one of the determinants in the development of life skills in the future. The purpose of this research is to know the relation between the use of educational puzzle game tools with the development of children aged 54-72 months in Kindergarten Sudirman 01 Pekalongan City. This research is a kind of quantitative research with analytic survey method. The study population was all children aged 54-72 months, amounting to 36 respondents. The sample size is calculated using total population, that is 36 respondents. Data collection was obtained through questionnaires and KPSP sheets filled directly by the researchers. The data analysis consisted of univariate analysis which presented in the form of frequency distribution table from each variable and bivariate analysis using Rank Spearman statistical test. The result of the research shows that most of the respondents can use puzzle game with 35 children (97,2%) and most of the development of children aged 54 - 72 months are categorized as normal (33,7%). Based on Spearman Rank test, it shows that pvalue: 0,048 which means there is a relationship between the use of puzzle game educational tools with the development of children aged 54 - 72 months in Kindergarten Sudirman 01 Pekalongan City. Suggested results of this study can be used as additional information and input on the development of children in a balanced manner through the selection of educational games appropriate to the age of the child.Keywords??????????? : educational game tool, Puzzel, Child development
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN PELAYANAN ANTENATAL CARE TERPADU PADA BIDAN DI PUSKESMAS KOTA PEKALONGAN Setyowati, Ana; Ulya, Ni?matul; Sa?adah, Ummi
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 4 (2018): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.81 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol4.iss2.3

Abstract

Pelayanan antenatal merupakan pelayanan yang diterima wanita selama kehamilan dan sangat penting dalam membantu memastikan bahwa ibu dan janin selamat selama kehamilan dan persalinan. Pendekatan pelayanan antenatal ditekankan pada kualitas bukan kuantitas pada saat kunjungan. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap tingginya angka kematian ibu adalah sikap dan perilaku ibu itu sendiri selama hamil dan didukung oleh pengetahuan ibu terhadap kehamilannya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan ANC terpadu oleh bidan di Puskesmas. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Informasi dalam penelitian kualitatif dikumpulkan dengan menggunakan pedoman wawancara yang tidak dapat dianalisis menggunakan teknik statistic. Sampel dalam&nbsp; penelitian ini bukan dinamakan responden, tetapi sebagai subyek atau informan dalam penelitian. Subyek dalam penelitian ini adalah bidan koordinator di Puskesmas Kota Pekalongan Prosedur&nbsp; pengambilan subyek&nbsp; dalam&nbsp; penelitian&nbsp; ini&nbsp; menggunakan&nbsp; cara atau&nbsp; metode&nbsp; purposive yaitu&nbsp; didasarkan pada suatu pertimbangan tertentu tanpa mengandalkan kriteria-kriteria&nbsp; statistik Hasil wawancara mendalam terhadap 4 informan utama dan 4 informan triangulasi dapat disimpulkan bahwa sebagian bidan mengetahui tujuan dan manfaat dari standar pelayanan antenatal. Adapun tujuan dari standar pelayanan antenatal adalah memudahkan pelayanan antenatal, bekerja sesuai aturan dan standar sedangkan manfaat dari standar pelayanan antenatal adalah kerja dapat terlindungi, ibu dan janin dapat terdeteksi secara dini bila ada kelainan, pelayanan lebih berkualitas, meningkatkan pelayanan dan pelayanan menjadi aman Diharapkan seluruh Puskesmas melaksanakan pelayanan ANC Terpadu&nbsp; yang dilakukan oleh bidan&nbsp; dan dapat memanfaatkan alat yang telah tersedia untuk meningkatkan pelayanan ANC terpadu sesuai dengan standar &nbsp; Pelaksanaan Pelayanan ANC
EFEKTIVITAS KELENGKAPAN PENDOKUMENTASIAN BUKU KIA UNTUK DETEKSI RESIKO TINGGI KEHAMILAN DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA PEKALONGAN Meikawati, Pedvin Ratna; Setyowati, Ana; Ulya, Ni'matul
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 6 (2019): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.993 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol6.iss2.63

Abstract

Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan bentuk peran serta aktif keluarga dan masyarakat dalam bidang kesehatan ibu dan anak. Keberhasilan penerapan buku KIA sebagai salah satu alat untuk meningkatkan cakupan pelayanan KIA tidak terlepas dari peran para pihak terkait dengan kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, bayi baru lahir, bayi dan anak balita. Buku KIA memiliki beberapa kegunaan antara lain sebagai pedoman yang dimiliki ibu dan anak yang berisi informasi dan catatan kesehatan ibu dan anak, dan juga buku KIA berfungsi sebagai satu-satunya alat pencatatan kesehatan ibu dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelengkapan pendokumentasian data ibu hamil dari buku KIA di Puskesmas Wilayah Kota Pekalongan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kombinasi kuantitatif dan kualitatif (mixed methodology). Penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian survey (survey research method) dan pendekatan cross sectional yaitu variabel-variabelnya diukur dalam waktu bersamaan. Populasi dalam penelitian ini adalah buku KIA, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah bidan yang sedang berdinas di Puskesmas dengan masa kerja minimal 1 tahun dan ibu hamil yang sedang memeriksakan kehamilannya yang besarnya sampel ditentukan dengan metode incidental sampling dan purposif sampling berdasarkan puskesmas yang digunakan. Hasil uji dengan regresi logistic didapatkan nilai p value &lt; 0,05 dan nilai Exp (B) ? 2 adalah variabel masa kerja . Variabel masa kerja dengan p value 0,095, nilai Exp (B) 10,0 (OR ? 2), sedangkan variabel anamnesa tidak mempunyai p value &lt; 0,05 yaitu dengan p value 0,341, nilai Exp (B) 3,0. Sehingga dapat disimpulkan tidak ada pengaruh masa kerja dan anamnesa secara bersama-sama terhadap kelengkapan pendokumentasian buku KIA untuk deteksi dini resiko tinggi pada kehamilan. Para bidan di Puskesmas Kota Pekalongan disarankan untuk lebih meningkatkan kelengkapan pengisian buku KIA dalam deteksi dini resiko tinggi ibu hamil. Meningkatkan motivasi kepada bidan dengan cara memberi penghargaan bagi bidan yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik.
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TERHADAP PROFESIONALITAS GURU EKONOMI DAN KEBERADAAN FASILITAS BELAJAR DENGAN MOTIVASI BELAJAR DI SMA KARTIKA III-1 BANYUBIRU KABUPATEN SEMARANG Setyowati, Ana; Ismanto, Bambang
Satya Widya Vol 31 No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.sw.2015.v31.i2.p113-119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan persepsi siswa terhadap profesionalitas guru ekonomi dan keberadaan fasilitas belajar dengan motivasi belajar di SMA Kartika III-1 Banyubiru Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Pengumpulan data penelitian ini dengan kuesioner. Penarikan sampel menggunakan teknik proportioned random sampling. Analisis data menggunakan alat analisis korelasi ganda dengan alat bantu SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan hasil perhitungan koefisien korelasi ganda sebesar 0,789 pada katagori tinggi. sehingga terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi siswa terhadap profesionalitas guru ekonomi (X1) dan keberadaan fasilitas belajar (X2) di SMA Kartika III-1 Banyubiru. Hubungan persepsi siswa dengan profesionalitas Guru Ekonomi (X1) menunjukkan koefisien korelasi positif 0,765. Fasilitas belajar (X2) menunjukkan koefisien korelasi positif sebesar: 0,745. Penelitian ini diharapkan agar menjadi bahan pertimbangan bagi guru ekonomi untuk mampu membangun persepsi siswa dengan cara membangun profesionalitas guru, serta bagi kepala sekolah untuk memperhatikan keberadaan fasilitas belajar yang menunjang kegiatan dan motivasi belajar siswa.